Just enjoy and hope you like it

Twisted Love

by

Kris_8

I own nothing, Kris_8 has

Summary : Setelah Perang Besar, semua siswa tahun ketujuh diundang kembali ke Hogwarts untuk menyelesaikan tahun ajaran mereka dan mengambil N.E.W.T.s. Ketika mereka semua kembali, beberapa diantaranya telah berubah. Ron dan Hermione masih menjadi sepasang kekasih tetapi Hermione merasa bahwa Ron mengabaikannya. Ikatan Ginny dan Harry masih kuat seperti sedia kala. Apa yang akan terjadi ketika mereka kembali untuk menyelesaikan tahun terakhir mereka?

Chapter Two

Draco POV

Semua terasa sangat kacau di rumahku semenjak perang besar usai, Father ditangkap dan segera akan menjalani sidang.

Mother sering menangis dan kadang-kadang marah terhadap ayahku yang kemungkinan besar akan menghadapi kematian, aku mencoba untuk menenangkannya tapi tidak mengubah apapun. Jika teman-temanku mengatakan bagaimana keadaanku sekarang, aku dapat menjamin mereka tak akan dapat mengenaliku. Aku bukan lagi Slytherin yang suka menyiksa muggleborn pada tahun pertama.

Aku seperti kerangka dari jiwa tuaku. Aku sangat terlihat berbeda, cahayaku memudar dan rambutku tak lagi lurus mengkilap seperti dahulu, kini terlihat berantakan dan mulai berwarna gelap. Aku berharap untuk melarikan diri dari keadaan ini. Aku menuruni tangga setelah Mother memberitahuku bahwa ada seekor burung hantu untukku. Ia mematuk didepan jendela, aku membukanya dan ia menjatuhkan sebuah surat lalu terbang menjauh.

"Stupid bird"

Aku mengambil surat yang terjatuh di lantai dan membukanya. Surat dari Hogwarts

Dear Mister Malfoy

Anda menerima surat ini untuk memberitahu bahwa semua siswa dari tahun ketujuh dan dibawahnya dapat kembali ke Hogwarts pada September ini untuk menyelesaikan tahun ajaran dan mengambil N.E.W.T.s. Jika anda memutuskan untuk kembali ke Hogwarts, pastikan berada di Platform 9 ¾ pada tanggal 1 September. Saya sangat berharap dapat melihat anda kembali. Saya juga ingin memberi tahu, bahwa anda telah terpilih menempati posisi Head Boy untuk tahun ini.

Selamat.

Sincerely Head Master McGonagall

Oh Great! Aku dapat kembali ke Hogwarts lagi setelah beberapa lama. Aku yakin jika aku akan bahagia untuk melarikan diri atau mengkhawatirkan bagaimana pandangan semua orang jika melihat perubahan pada diriku. Aku kembali keatas untuk menemukan Mother yang sedang menatap kosong keluar jendela yang menghadap ke kebun.

"Mother, aku mendapatkan surat undangan kembali ke Hogwarts untuk menyelesaikan tahunku"

Ia menoleh

"That's great dear"

Ia kembali menatap keluar

"aku juga menjadi Head Boy"

Ia benar-benar mengabaikanku sekarang. Aku memutuskan untuk memulai berkemas, aku berjalan keluar ruangan menuju kekamarku. Aku menuju kearah lemari dan mengambil semua jubahku dan menempatkannya kedalam koper. Aku memutuskan untuk pergi berjalan-jalan keluar sebentar, mungkin itu dapat membantu melupakan segalanya untuk sementara waktu.

Aku pergi keluar dan mendengar kicauan burung serta merasakan angina segar yang menerpa wajahku, ini terasa sangat lama semenjak aku merasa nyaman dan tidak perlu mengkhawatirkan apapun. Selama perang, rumahku dipenuhi oleh pelahap maut dan aku sama sekali tidak bisa menjadi remaj normal seperti lainnya. Aku harus bertingkah layaknya pria dewasa, Aku tidak dapat menunjukkan perasaanku sebenarnya, dan aku harus menaati semua peraturan. Jika tidak, aku akan menghadapi kematian atau keluargaku yang akan akan dibunuh.

Aku menyingsingkan lengan bajuku dan melihat tanda kegelapan yang tak akan pernah bisa menghilang. Tanda itu akan selalu menemaniku, kesalahan dan kesakitan kurasakan setiap saat aku menatapnya. Aku tidak terlalu berharap bahwa semuanya akan dapat kembali normal seperti sedia kala, aku selalu bermimpi buruk dan semua suara itu menakutkanku.

Aku kehilangan banyak sekali pada saat perang tapi aku sama sekali tidak dapat berdukacita sampai sekaang, aku kehilangan teman-temanku dan keluarga yang telah berperang disampingku, beberapa seperti aku, hanya untuk melindungi keluarga masing-masing. Banyak diantara teman-temanku tidak mempunyai tanda kegelapan tetapi mereka menjadi pendukung pangeran kegelapan, Father memaksaku untuk merasakan kesakitan itu dan sekarang ini menghantuiku selamanya.

Saat matahari perlahan tenggelam aku kembali berjalan ke manor. Aku tidak merasa lapar dan hanya menyuruh salah satu peri rumah untuk memastikan bahwa Mother telah memakan makan malamnya. Aku berjalan menaiki anak tangga dan berganti pakaian untuk tidur. Aku tidak pernah merasakan tidur yang nyenyak selama beberapa bulan ini, mungkin mala mini akan terasa berbeda. Biasanya aku terbangun ditengah tidur dengan berteriak karena mimpi buruk yang terus menghantui, yang kuharapkan adalah tak ada satu orang pun yang mendengarnya ketika aku kembali ke Hogwarts. Aku merebahkan tubuhku ke ranjang dan untuk pertama kalinya aku benar-benar tertidur.

to be continue

How's this chapter? Please leave the review, so I know what you think. Thank you for the favourites, follows, reviews, silent riders, and so on.

Guest, Hana, and nuruko03