Just enjoy and hope you like it

Twisted Love

by

Kris_8

I own nothing, Kris_8 has

Summary : Setelah Perang Besar, semua siswa tahun ketujuh diundang kembali ke Hogwarts untuk menyelesaikan tahun ajaran mereka dan mengambil N.E.W.T.s. Ketika mereka semua kembali, beberapa diantaranya telah berubah. Ron dan Hermione masih menjadi sepasang kekasih tetapi Hermione merasa bahwa Ron mengabaikannya. Ikatan Ginny dan Harry masih kuat seperti sedia kala. Apa yang akan terjadi ketika mereka kembali untuk menyelesaikan tahun terakhir mereka?

Chapter Seven

Aku menatap kearah lemari dinding dan sangat terkejut serta patah hati dalam waktu bersamaan. Aku melihat Ron mencumbu gadis sepertiku dan Draco juga berada tak jauh dariku. Kaki gadis itu melingkar pada tubuh Ron, dia menghimpit tubuh gadis itu ke dinding. Aku terperangah dan pada saat itu juga Ron menatapku,

"Oh my god"

Aku menatapnya dengan berurai air mata,

"Bagaimana bisa kau?! Aku mencintaimu! Apa-apaan ini?! Kita berakhir Ron! Aku tidak percaya kau melakukan ini semua padaku!"

Aku berlari menjauh, merasa sangat kecewa dan patah hati. Aku mencintai Ron dan aku tahu dia menjauhi diriku dan sekarang aku tahu apa alasan yang sebenarnya. Sudah berapa lama dia telah berselingkuh dibelakangku? Aku terus berlari sampai ke kamarku dan aku merebahkan tubuhku keatas ranjang.

Draco POV

Aku melihat semuanya, saat Weasley mencumbu seorang gadis dan menghimpitnya ke dinding, dengan segera aku menatap Hermione. Dia terlihat sangat terkejut, seperti hatinya telah tercabik-cabik. Dia mulai menangis tapi aku tahu dia tak akan mengatakan apapun mengenai dia yang melihat mereka berciuman. Saat dia kembali pada kenyataan, dia terperangah dan membuat Ron dengan segera menatap Hermione dan terlihat ketakutan. Aku tidak mengerti bagaimana dia melakukan semua ini pada Hermione, Hermione adalah gadis yang luar biasa dan dia memperlakukannya seperti ini.

"Oh my god"

Hermione mulai berteriak pada Ron, dia sangat histeris, dia menangis dan air mata beruraian di wajahnya. Aku ingin memukul Ron dan memeluk Hermione sampai dia berhenti menangis. Dia berlari sambil menangis dan Ron berlari dibelakangnya. Aku menariknya dan meninjunya.

"Bagaimana kau bisa melakukan itu padanya?! Dia mencintaimu dan kau sangat tahu! Kau pergi dan melakukan ini yang menghancurkan hatinya, dia berhak mendapatkan yang terbaik!"

Aku memukulnya beberapa kali sebelum berlari mengikuti Hermione. Dia mungkin pergi ke kamarnya dan menangis. Aku berjalan ke asrama kami dan mendengarnya menangis, aku sangat terluka mendengarnya. Aku berjalan menaiki tangga dan mengetuk pintu kamarnya.

"What Malfoy?!"

"Aku hanya ingin tahu bahwa kau baik-baik saja"

"I'm not ok, hanya tinggalkan aku sendiri!"

Aku memilih untuk kembali kebawah sebentar. Aku menuju dapur yang berada dekat dengan aula besar dan mendapatkan beberapa coklat panas dan berjalan kembali ke asrama ketua murid. Seiring bergulirnya waktu, kedua coklat panas yang ada di dalam cangkir mulai mendingin. Aku berjalan naik sampai ke kamar Hermione dan membuka pintunya. Aku masuk kedalam dan melihat wajahnya terbenam diatas bantal, dia menangis dan bergetar sesenggukan.

Aku berjalan kearah ranjangnya dan meletakkan cangkir diatas meja kecil disampingnya. Aku mulai duduk dan menariknya dalam pelukanku. Dia membalas pelukanku dan meringkuk seperti sebuah bola. Aku menariknya kedalam pangkuanku dan aku merebahkan pungggungku ke kepala ranjangnya. Aku mendekapnya dan dia meringkuk kedalam dadaku. Aku tahu bahwa dia sangat menginginkan seseorang sekarang dan aku ingin membantunya, hanya jika dia tahu bagaimana perasaanku tentangnya.

Hermione POV

Aku menangis selagi Draco memelukku. Aku merasa aman dan terlindungi dalam pelukannya. Dia terus menghiburku walaupun aku berteriak padanya. Aku duduk dipangkuannya dan menghapus air mataku perlahan.

"Mengapa kau melakukan ini?"

Dia menggapai meja disamping ranjang dan memberikanku secangkir coklat panas,

"Kau membantuku pada malam itu saat aku menangis, jadi aku membalasnya tapi aku tidak berpikir Weasley akan mengerti sebagaimana besar kau mencintainya dan dia menyingkirkanmu. Kau berhak mendapatkan yang terbaik disbanding dia, dan disamping kau sangat berbakat, pintar dan penyihir yang cantik, lelaki mana yang tidak mencintaimu".

Dia menyingkirkan beberapa anak rambut dibelakang telingaku, aku sedikit merona. Dia menyebutku cantik. Aku duduk disampingnya dan kami berdua meminum coklat panas kami masing-masing. Setelah aku selesai, aku memeluknya, dia meletakkan lengannya disekeliling tubuhku dan menarikku mendekat.

"Stay with me tonight"

Aku memintanya

"Of course"

Dia mencium puncak kepalaku dan membiarkanku menangis jika aku ingin. Aku mengharapkan Ron seperti ini, melindungi dan menghibur tapi juga protektif. Aku tertidur di pelukan Draco dan aku merasa dia adalah satu-satunya orang yang untukku sekarang ini.

Semalaman aku bermimpi tentang apa yang terjadi dan aku akan terbangun dan menangis, setiap kali aku melakukannya, Draco bangun dan memelukku sampai aku tertidur lagi. Saat hari mulai pagi aku terbangun dan berjalan menuju kamar mandi untuk melihat mataku yang ampak memerah dan wajahku bengkak. Draco masuk dan mendekapku di dadanya saat aku mulai menangis lagi. Ron meninggalkanku patah hati dan terluka, Draco membantu memperbaikinya kembali.

Kami memilih melewatkan beberapa kelas hari ini dan hanya berbaring diatas ranjangku sambil memeluk satu sama lain. Saat hari mulai siang, aku mendengar ketukan pintu pada pintu masuk asrama kami, aku meminta Draco membukanya karena keadaanku yang menyedihkan. Dia kembali dengan Ginny dan Harry, saat mereka menatapku mereka dengan segera memelukku dan Ginny mulai menangis.

"Aku tidak percaya dia melakukan ini padamu".

Kami berpelukan untuk beberapa saat sampai aku menceritakan segalanya kecuali apa yang kulakukan dengan Draco beberapa saat yang lalu, Harry menatap Draco,

"Apakah kau telah membantunya?"

"Ya, aku melihat apa yang terjadi dan aku memastikan Ron tahu apa yang telah dilakukannya dengan memukulnya beberapa kali".

Harry berjalan menjauh dan menepuk punggungnya, mereka pergi untuk mengikuti kelas selanjutnya, aku dan Draco kembali berbaring diatas ranjang. Mungkin ini adalah yang terbaik.

To be continue

How's this chapter? Please leave the review, so I know what you think. Thank you for the favourites, follows, reviews, silent riders, and so on.

Ido Nakemi and ayuniejung