Just enjoy and hope you like it

Twisted Love

by

Kris_8

I own nothing, Kris_8 has

Summary : Setelah Perang Besar, semua siswa tahun ketujuh diundang kembali ke Hogwarts untuk menyelesaikan tahun ajaran mereka dan mengambil N.E.W.T.s. Ketika mereka semua kembali, beberapa diantaranya telah berubah. Ron dan Hermione masih menjadi sepasang kekasih tetapi Hermione merasa bahwa Ron mengabaikannya. Ikatan Ginny dan Harry masih kuat seperti sedia kala. Apa yang akan terjadi ketika mereka kembali untuk menyelesaikan tahun terakhir mereka?

Chapter Nine

Hermione POV

Setelah kemarin aku benar-benar berharap bahwa seseorang akan mengajakku untuk menghadiri pesta dansa, aku, Ginny dan Pansy sekarang telah mendapatkan topeng yang kami inginkan masing-masing. Kami memilih topeng berwarna hitam dengan desain yang elegan diatasnya. Topeng milikku mempunyai lingkaran yang berwarna silver di sudutnya dengan garis luar berwarna merah. Aku mendapatkan sepatu berwarna hitam yang cocok dengan gaunku. Aku mendapatkan apa yang kuinginkan lebih dulu dan aku ingin melanjutkan mengerjakan tugas, sehingga aku memutuskan untuk cepat-cepat kembali ke asrama setelahnya.

Aku berjalan menuju asrama ketua murid dan melihat Draco duduk diatas lantai dengan beberapa kertas yang tergeletak disekelilingnya.

"Hey"

Dia mendongak mengalihkan pandangan dari kertas-kertas itu.

"Hey"

"Aapa yang kau lakukan?"

Aku berjalan mendekat kearahnya kemudian duduk.

"Homework, seperti biasanya"

"Oh"

Aku menyandarkan kepalaku di pundaknya. Setelah aku putus dengan Ron, aku menjadi sangat dekat dengan Draco. Dia selalu ada saat aku benar-benar membutuhkannya dan aku harus mengatakan bahwa aku mulai jatuh cinta dengannya tapi aku belum siap. Kami menghabiskan beberapa hari dengan pergi berjalan-jalan dan mengerjakan tugas atau belajar.

"Jadi apakah kau mendapatkan sebuah gaun untuk pesta dansa?"

"Yeah. Apakah kau juga sudah mendapatkan jas?"

"Yeah"

Ini merisaukanku, jadi jika dia telah mendapatkan jas yang tepat, apakah dia sudah mendapatkan pasangan? Aku tidak ingin terdengar aneh tapi aku hanya ingin dia mengajakku.

"Dengan siapa kau akan pergi?"

Aku memilih untuk bertanya

"Aku tidak mengajakknya sampai saat ini"

"Benarkah?"

"Tidak tapi aku akan mengajaknya secepatnya"

"Oh"

Aku berjalan menaiki tangga dan mengambil semua tugasku untuk bergabung dengannya. Kami menghabiskan waktu selama beberapa saat hanya untuk menyelesaikan tugas-tugas kami dan berbincang mengenai akhir pekan kami masing-masing. Draco memberitahuku tentang dia yang berbelanja dengan Blaise dan aku juga menceritakan sesi berbelanjaku dengan Ginny dan Pansy.

"Jadi kau dan Pansy sekarang menjadi teman baik?"

Yeah aku tau ini sangat mengejutkan, aku juga tak tahu bahwa kami akan bisa menjadi teman seperti sekarang ini."

"Yeah saat kau mengenailnya, dia gadis yang cukup baik"

Kemudian Draco menatapku tepat dimata

"Hermione apakah kamu mempunyai pasangan untuk pergi ke pesta dansa?"

"No, tapi aku berharap seseorang sekarang mengajakku"

"Benarkah? Siapa?

"Kau tahu siapa dia"

"Ron?!"

"No!"

"Lalu siapa?"

Aku bergerak lebih mendekat kearahnya

"Well, dia murid Slytherin"

"Apaa!?"

Aku terkejut seketika melihat dia marah

"Well…aku penasaran jika kau akan mengajak menghadiri pesta dansa denganku?"

Aku menatap tepat dimatanya

"Apakah kau serius?"

Aku melihat beberapa luka dimatanya

"Yeah"

Aku terperangah dan tidak tahu harus melakukan apa dan responku hanya

"Yes"

Apakah kau serius?"

"Yeah aku akan senang pergi denganmu"

Dia mulai bersandar kearahku dan seketika aku membeku, dia akan menciumku. Dia semakin mendekat dan kemudian bibir kami bersentuhan. Selama dia menciumku aku menutup mataku dan mengendalikannya. Aku merasa kilatan cahaya, tapi taka da kembang api!

Ini menakjubkan. Beberapa waktu bibir kami bergerak bersama dengan sempurna, dia menangkup wajahku untuk memperdalam ciumannya. Aku melingkarkan lenganku disekeliling lehernya. Saat kami mulai melepaskan diri, aku terengah-engah. Kami menyandarkan dahi ke dahi dan menatap manik mata satu sama lain.

"So on another note"

Dia berkata dengan kekurangan napas. Aku terkikik

"Apa warna gaunmu jadi aku bisa menyamakannya denganmu?

"Kau tak perlu membeli jas baru hanya untuk menyamakannya denganku, it's fine"

"Aku ingin"

"Gaunku berwarna abu-abu"

"Ok jadi aku sudah senada denganmu, jasku berwarna abu-abu dan silver".

"Ok"

Dia bersandar lagi dan memberiku kecupan kilat.

"Jadi mengenai ciuman tadi?"

Draco menatapku

"Well..aku harus mengakui sesuatu. Aku mempunyai perasaan padamu sejak tahun kelima"

"Really?"

"Yeah. Aku pikir bahwa kau adalah gadis paling cerdas dan paling cantik yang pernah kutemui dan sampai saat ini aku masih merasakannya"

"Aku merasa tersentuh dengan apa yang dikatakannya

"Hal yang lucu adalah aku mulai jatuh cinta padamu"

"Ok. Jadi aku ingin tahu. Maukah kau memberikanku kesempatan?"

"yang kau maksud menjadi pacarku?"

"Yeah. Aku janji aku tidak akan menyakitimu seperti yang Ron lakukan. Jika aku melakukannya aku akan membunuh diriku sendiri. Setelah melihatmu menangis pada malam itu, aku tahu aku ingin melindungimu dari apa yang akan menyakitimu lagi. Kumohon berikan aku kesempatan itu".

Aku menyandarkan diriku padanya dan menciumnya cepat. Aku berbisik ditelinganya

"Of course"

"Benarkah?"

"Yeah"

Dia menarikku kedalam ciuman memabukkan yang bertahan selama beberapa detik

"Hanya satu hal penting bahwa kita harus menyembunyikan hubungan ini dari semua orang dahulu. Aku tidak tahu bagaimana reaksi mereka mengenai hal ini sampai mereka memahami bagaimana dirimu yang sebenarnya".

"Anything for you love"

Malam itu aku jatuh tertidur di lengan lelaki yang kucintai. Aku berharap bahwa semua orang akan mengerti dan jika mereka tidak menyetujuinya, tidak ada yang akan memisahkan kami berdua.

To be continue

How's this chapter? Please leave the review, so I know what you think. Thank you for the favourites, follows, reviews, silent riders, and so on.

Renzki, lililala2499, aquadewi, Ido Nakemi, azurazhfr, hyeon hee kim, and puma178.