Little Garden Of The World
By
Lang
Publish And Update
By
(Special Thanks)Inuzuura Naraku(Makasih udah bantu )
Summary ::
Ini adalah sebuah kisah sederhana. Kisah mengenai dunia Magic yang sudah marak didunia FFN, tapi tahukah kamu? Bahwa sesungguhnya dunia ini adalah mainanku? Dunia ini ada dalam genggamanku. Anak Manusia yang memegang kemampuan Special Reality Marbel King Of Treasury dan Magic Persepsi yang dianggap tidak terlalu berguna dalam pertempuran. Tapi apakah benar begitu? Akan aku tunjukan pada mereka betapa berbahayanya Seluruh Hartaku! Gate Of King Treasure.
.
Wrait, Fury, Lust, dan Wrath.
4 monster yang setara dengan kelas malapetaka bagi dunia tengah. Kemampuan mereka meningkat sangat drastis dari pada yang awal dan ini semakin menambah ketakutan mengingat ini hanyalah jendralnya saja. Lantas seberapa kuat bos/Moryuu sebenarnya? Itu adalah pertanyaan bagi para Knight dan anggota Kiseki No Hassei.
Pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh 2 orang dan 1 zat paling mulia yaitu Naruto, Lang(Author) dan sosok zat paling tinggi serta mulia didunia ini(Tuhan). Tapi sayangnya Author tak bisa memberiahu, tuhan tetap bisu, dan Naruto malah menghilang pada saat seperti ini. Tapi setidaknya dia telah menetralkan Chaos Tide agar tidak mengganggu pertarungan atau peperangan lebih tepatnya.
Para Knight yang dikerahkan dalam pertahanan membentuk barisan diatas dan didepan gerbang. Para Bel Lahmu menyerang dengan kuat dalam bentuk pohon dan hewan mengerikan. Mereka yang paling rendah diolongkan dalam Rank C+, sedangkan yang paling kuat digolongkan dalam Rank A.
Senjata para Knight yang sudah diberkati oleh energi suci dari Order Of Freya menebas dengan kuat, menusuk jantung, dan mengoyak dengan kebrutalan dan rasa ingin melindungi. Para Knight yang merupakan pasukan penuh harga diri dan sifat tak kenal takut menghadapi para Bel Lahmu dengan perasaan melindungi rakyat Britania.
Sementara itu, para Kiseki No Hassei sedang dilanda kebingungan karena Naruto yang memutuskan membatalkan rencana penyerangan dan karena faktor lainnya berupa kemampuan musuh yang mengerikan, belum lagi fakta bahwa Naruto secara tiba – tiba menghilang entah karena apa.
"Kita pikirkan itu nanti saja. Aku akan mengabil alih komando karena Naruto menghilang."
Ozymandiaz mengangkat dirinya sendiri sebagai pemimpin menggantikan Naruto. Pemimpin adalah seseorang dengan kecerdikan dan kemampuan untuk mengalokasikan kemampuan bawahan secara effisien melawan musuh yang tepat. Dalam hal ini Naruto dan kemudian Ozymandiaz adalah yang terbaik, jadi tak ada yang Protes.
"Pemilik serangan AOE Atalanta akan membantu pasukan Knight melawan makhluk bernama Bel Lahmu itu. Aku, adikku, serta Erza akan mengurusi Monster kelas malapetaka Lust. Angelica, Arthuria, dan Alexander melawan Wrath. Siegfried, Leaticia, dan Asuna akan melawan Wraith. Hessian, Illyasviel, dan-."
Swush
"Rongomyniad!"
Blarrrr
Pillar cahaya menerjang dalam kehancuran luar biasa saat 8 buah segel Ron dilepaskan dan menghantam Fury menjadi berkeping – keping tak tersisa, bahkan abunya tak terlihat sama sekali. Pillar itu terus melaju melubangi langit menuju luar angkasa dan mengintrupsi komando Ozymandiaz.
Itu sangat gila! Seekor monster malapetaka dihabisi dengan sekali terjang. Tapi segera mereka tersadar kembali mengingat saat ini bukan waktunya mengagumi ssesuatu seperti itu. Lebih baik mereka fokus pada pertarungan serta memikrkan cara bagaimana bisa memenangkan pertempuran absur ini.
"Kurasa cukup itu saja. Sisanya akan melawan Bel Lahmu, aku berpesan agar tidak teralu All Out saat melawan Bel Lahmu karena musuh utama Moryuu belum muncul dalam pertunjukan itu. Kalian mengerti!"
"Baik!"
"Bagus! Kita langsung mulai pentas ini."
Ozymandiaz menghentakkan tongkat Pharaoh miliknya ketanah dan seketika lingkaran sihir raksasa muncul membawa Mesektet dalam kondisi membara. Ozymandiaz, Nitocris, dan Erza dalam kondisi Full Armor segera menaikinya dan Mesektet mengudara dalam kecepatan menuju Lust yang melayang dengan angkuh menunggu lawan yang pantas.
"Kita pergi."
Kemudian Team Alexander ikut pergi menggunakan kereta perangnya. Mengikuti yang lain, masing – masing makhluk dalam team penakluk Moryuu itu menuju pos masing – masing untuk melakukan tugas yang diberikan oleh Ozymandiaz.
.
.
Naruto menurunkan Rhongomyniad miliknya setelah melepaskan 8 segel hingga membuat lontaran pillar energi cahaya kehancuran dunia. Mata berbeda warna miliknya menatap kearah Lust yang diserang oleh Mesektet dan sihir skala luar biasa.
Naruto saat ini sedang berada ditengan pasukan Bel Lahmu tanpa diserang karena perintah langsung dari Moryuu/Tiamat/Black Tomoe. Black Tomoe sadar bahwa menyerang Naruto menggunakan Bel Lahmu tak berguna sama sekali dan hanya merugikannya, lagipula Black Tomoe juga tahu jika Bel Lahmu tak menyerang Naruto maka Naruto tak akan bertindak sama seperti Fury.
"Hahhh! Mengesalkan sekali. Kenapa bisa dua iblis kecil itu akan datang kesini? Yah setidaknya Demon King Of Sixth Heaven tidak bisa kesini. Benar – benar tingkahnya sangat mengesalkan untuk diingat."
Gumam Naruto sambil menggaruk belakang kepalanya memikirkan sosok yang dijuluki sebagai Demon King Of Sixth Heaven. Dia adalah manusia paling kacau dan mengesalkan dengan kemampuan mengerikan terhadap makhluk dengan Trait Divine dan Mysteri tinggi. Hanya Naruto(pemilik Divinity tertinggi setara dewa) yang mampu menahannya karena Naruto memiliki proteksi dari Chaos.
Swushh
"Apakah kau menunggu lama?"
Naruto membalikkan badannya ketika mendengar deruan angin yang mengantarkan suara dan kehadiran yang nyata. 5 meter didepannya, Naruto melihat sosok gadis suram yang menatapnya diam sambil memegang katana dan naginata dengan kuat. Sikap waspada penuh terhadap dirinya dan Naruto tak akan menganggap enteng hal itu.
"Kau terlihat menarik walau dengan wujud itu, Mother Of Destiny. Apakah kau benar – benar berpikir ingin mengulangi siklus hidup dengan kematian makhluk didunia ini?"
"Jika iya maka kau tidak akan percaya dan jika tidak kau juga tidak akan percaya. Bukankah kau bisa mengetahui tujuanku sebenarnya?"
Naruto menghela nafas sejenak mendengar perkataan ambigu dari Tiamat. Dia tahu apa yang diinginkan tiamat, tapi bisakah dia menyadrai bahwa sekarang Naruto berusaha memperpanjang Word untuk fic ini? Berkompromilah sedikit agar gajimu dalam Fic ini mendapatkan bonus memuaskan!
"Hanya basa – basi biasa, tapi lupakan karena kau pasti tak mengerti maksudku."
Naruto menghilangkan Ron dan menarik pedang yang digunakan dewa Susanoo untuk memenggal 7 buah kepala Orochi. Nama pedang ini adalah Ama No Murakumo atau bisa dibilang sebagai Kusanagi No Tsurugi, katana yang mempu memenggal apapun dan didalamnya tersegel kekuatan petir suci yang mempu membelah petir dari Mjolnir milik dewa Thor.
Srinkk
Katana itu berkilauan diselimuti oleh petir emas akibat konsentrasi energi milik Naruto mempengaruhi kekuatan petir. Ini adalah katana yang dia dapatkan setelah menghancurkan muka Susanoo menjadi berkeping – keping dan kemudian mengoyak dunia Mitologi Shinto dengan Enki Full Power.
Srinkk
Katana Purgatory milik Black Tomoe juga mengeluarkan sinar kesakitan diujungnya. Sebenarnya Purgatory dimiliki oleh Okita, melihat katana itu ditangan Tiamat membuat Naruto menaikan alisnya sesaat sebelum akhirnya kembali normal, ternyata Tiamat mencurinya dari garis dunia. Benar – benar dewi terkuat yang mengesalkan.
"Walau kekuatanmu sekarang tak seberapa dibandingkan dulu, kau tetap mengesalkan."
"Terima kasih."
"Hmm."
Gumam Nruto singkat dan masih mengawasi setiap gerakan Tiamat, dia tak ingin kecolongan sedikitpun dan kalah. Dia adalah raja terkuat didialam semesta melebihi ayahnya, mau ditaruh mana mukanya jika kalah dalam pertempuran melawan sosok dewi yang tidak sempurna wujudnya seperti ini?
.
.
Swushhh
Dash Dash Dash
Belasan leser cahaya keluar dari samping Mesektet menggetarkan udara menuju kearah Lust yang dengan lincah terbang kesana kemari diawan gelap. Ozymendiaz yang melihatnya berdecih pelan karena lawannya sangat gesit dan selalu menghilang dalam awan gelap.
"Walau kekuatannya dibawah yang lain. Pemikirannya melebihi 4 monster yang lain. Benar – benar mengesalkan.
Gumam Ozymandiaz mengamati sekeliling, sementara itu Nitocris sedang menulis Rune Primal ditengan Mesektet untuk bisa mempercepat dan membuat Mesektet lebih `terang` agar menyingkirkan awan gelap disekitarnya. Cahaya ini juga akan menetralkan energi yang terkandung diawan.
Aktifasinya membutuhkan energi cukup banyak, namun untuk Nitocris itu bukanlah masalah besar. Regenerasi mana miliknya berada ditingkat yang gila akibat Artifac kerajaan bernama Pharaoh Heart yang memberikan pasokan mana tanpa batas serta pemulihan luka terbatas 5 kali dalam 1 kali pertarungan. Ini adalah alasan kenapa Naruto menganggap Nitocris setara dengan penyihir tingkat atas didunianya dulu jika terus fokus pada sihir sampai 10 tahun kedepan.
Wunggg
"Fire!"
Blastt
Lecutan energi suci berputar dari pedang Erza menuju gumpalan awan hitam dan melubanginya seperti donat yang enak. Erza mendecih pelan karena Lust sudah lebih dulu menghindar dari serangannya. Sebenarnya dia bisa menyerang dengan terbang dan berduel diudara menggunakan sayap armornya, tapi akan berbahaya dimedan gelap seperti ini.
"Apakah masih belum? Jika seperti ini terus, kita tak bisa mendesaknya lebih lama dan kita akan diserang."
"Tu-tunggu dulu! Sebentar lagi akan selesai!"
Nitocris langsung berjengit ketika mendengar suara keras dari Erza dan dengan segera menyelesaikan rune miliknya.. rune yang dia pelajari dari kitap milik leluhurnya sendiri, Amun`Ra. Cahaya rune bersinar teranng saat selesi dan saat Nitocris mengaktifkannya, cahaya menyebar keseluruh bagian kapal hingga wujud agungnya menghilangkan kegelapan awan sekitar.
Rune yang berfungsi sebagai penghilang De-Buff serta pemberi Buff itu bersinar cemerlang layaknya matahari jika dilihat dari bawah. Ini membuat para Knight bersorak dan moral mereka melonjak lebih tajam lagi. Sementara itu, Alexander menddengus melihatnya dan menebaskan pedang amarah miliknya hingga membuat guntur yang ditangkis oleh Wrath menggunakan dinding api hitam.
Dashh
"Hyattt!"
Blar
Pukulan bertenaga Monster dilayangkan oleh Angelica tanpa menahan Outpun mana kaarena suplai Dragon Necklace pemberian kakaknya, tapi Wrath dengan kapasitan monster malapetaka menahannya dengan pukulan juga hingga menimbulkan kehancuran kearea sekitar.
Srinkk
"Lawanmu bukan hanya satu saja!"
Arthuria muncul ditengah pukulan menebas perut Wrath dengan Excalibur yang bermandikan cahaya cemerlang, namun Wrath menghilang menjadi gumpalan api sebelum akhirnya muncul diudara. Alexander yang menunggangi Chariot memberikan salam manis berupa sambaran petir yang melukai sayapnya hingga membuat Wrath terjatuh.
"Ngooaahhhhh!"
Wrath berteriak dengan keras hingga menimbulkan ledakan sihir api hitam kesegala arah. Arthuria yang akan melakukan tebasan penghabisan harus menundanya dan kabur menghindari seranga gila itu. Sementara api hitam yang meledak dari Wrath yang terjatuh dari atas membakar para Bel Lahmu sekitar.
Untungnya pertarungan dilakukan agak jauh dari benteng hingga korban jiwa Knight tak muncul. Ini adalah keuntungan karena ternyata para Bel Lahmu tak bangkit kembali setelah terkena api hitam milik Wrath. Menunjukan bahwa selain Holy, Hell Fire juga bisa digunakan untuk membunuh Bel Lahmu.
Aaauuuuuuu!
Lolongan keras terdengar saat benteng terbuka. Pada saat itu pula, api biru melonjak keras dari gerbang dan membakar Bel Lahmu menjadi abu. Kemudian dari gerbang, sosok anak kecil beusia 14 tahun menunggangi serigala sebesar singa dan ditangannya sebuah kalung salib bersinar dengan sinar magis yang redup, Noble Phantasm Anti-Evil Incarnate Anthem.
Thunder Magic : ThunderBolt
Blarrr
Petir menyambar dengan kuat hingga menghancurkan Bel Lahmu dalam satu garis lurus. Ini adalah kekuatan petir suci dari Illyasviel Von Einzbern, kekuatan Holy Thunder yang menyambar iblis dalam kehancuran. Illya kemudian muncul disamping Hessian dengan melayang dalam Caster Form miliknya.
Swushhh
Blarrr
Ledakan besar terjadi dari bagian lain pertempuran, lebih tepatnya pertempuran antara Siegfried melawan Wraith. Pertempuran sangatlah kacau akibat Wraith merupakan Jendral terkuat melawan Siegfried yang memegang pedang Gram. Pedang warisan orang tuanya dan dikatakan terbuat dari pecahan senjata luar biasa.
Siegfried memegang Gram dengan erat menatap sang lawan yang dengan santainya telah membelokkan Beam Gram. Gram memiliki sifat pembunuh iblis yang kuat, jadi walaupun tidak memiliki energi suci, Gram masih dapat digunakan untuk melawan makhluk Bel Lahmu bahkan Moryuu.
Srinkk
Blarr
Ledakan energi suci melecut kuat dari ujung tombak-bendera Leaticia yang kemudian ditangkis oleh Wraith dengan santai. Kekuatan Wraith benar – benar diluar akal sehat! Dia bahkan lebih kuat dari pada yang lain. Apa yang sebenarnya terjadi disini? Batin Leaticia dalam balutan armor putih miliknya.
Bendera miliknya disiagakan dalam balutan energi suci. Wraith yang melihat wajah Leaticia terlihat tertarik, dia adalah iblis dengan kualifikasi nafsu. Jadi melihat perempuan yang bening sedikit membuat birahinya naik dengan pesat.
"Hoo kau cukup can-Blask."
"Berisik!"
"Ka-kau,,,"
Wraith melirik kearah belakang dengan pandangan membunuh karena telah menusuknya tepat dijantung. Asuna yang merupakan pelakunya langsung menghilang dan muncul disamping Siegfried, ditangan kanannya sebuah pedang suci Loa Sword terbalut darah iblis terkutuk.
Wraith memuntahkan darahnya dan memegang dadanya yang terus megucurkan darahnya. Ini adalah kecerobohan yang parah! Saat seorang iblis tertarik pada sesuatu mereka akan cenderung terlalu fokus hingga melupakan appapun yang seharusnya menjadi prioritas pertama. Jadi tanpa Wraith sadari, pertahanan mana miliknya memudar saat fokus pada Leaticia hingga Asuna yang bersembunyi dibalik bayangan sanggup menusukkan dalam sekejap menggunakan Loa Sword.
"Kalian! Ini semua adalah rencana kalian bukan?!"
"Kau benar sekali. Team Kiseki No Hassei memang tidak setara dengan kalian, tapi melihat sifat kemampuan dan prilaku kalian. Kami tak akan bisa kalian kalahkan walau kekuatan kalian diatas kami."
Siegfried menurunkan pedangnya dan menjawab dengan dingin. Rencana ini telah dibicarakan dengan Naruto saat pertemuan pertama, bedanya anggota dalam melawan Wraith lebih banyak saja. Tapi inti dimana membuat Wraith terlalu fokus masih digunakan dan itu berhasil tanpa mengeluarkan keringat.
Leatician menghilangkan tombak-bendera miliknya dan mengambil pedang yang tersarung rapi di pinggangnya. Ini adalah Noble Phantasm milik Jeanne D`Arc didunia Naruto dulu. Sosok perempuan suci yang taat pada agamanya sampai akhir hayatnya yang dibakar dialun – alun.
Pedang ini terkristalisasi dari peristiwa dimana sosok Saint Joan Of Arc dibakar hidup – hidup menjadi abu. Didalam pedang itu sebuah kekuatan penghancur yang tak bisa dibentengi bahkan oleh perisai terkuat milik Naruto sekalipun. Ini bisa dibilang adalah Noble Phantasm terkuat milik Naruto yang sayangnya tak bisa dia gunakan.
Hanya Leaticia yang bisa menggunakan Noble Phantasm ini karena kecocokkan dengan Joan Of Arc entah mengapa. Rank Noble Phantasm ini diturunkan oleh Naruto menjadi A++ agar efek samping berupa kematian bagi siapa saja yang menggunakannya dapat dihilangkan, tapi walaupun begitu kekuatannya masih sanggup melelehkan Rhongoymniad sekalipun.
Tapi ada fakta lebih mengejutkan lagi, dimana Leaticia dapat mengontrol intensitas api yang dikeluarkan dari Noble Phantasm berwadah pedang itu. Jadi Leaticia dapat mengeluarkan tebasan api kuat yang sanggup melehkan apapun dihadapannya. Sebuah serangan yang tak terbendung!
"Makhluk sepertimu tak pantas untuk bisa hidup!"
Leaticia menundukkan tubuhnya dan memegang Noble Phantasm berkekuatan luar biasa itu. Lantunan doa pengaktifan yang diajarkan Naruto dikeluarkan oleh Leaticia dengan sedikit `penyimpangan`, ini adalah bukti betapa berpengaruhnya Naruto dalam hidupnya.
"Wahai tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang, jawablah doaku ini."
Doa yang indah ini dilantunkan hingga membuat Wraith panik. Wraith mencoba kabur, namun secara tiba – tiba rantai emas muncul dari tanah dan mengikatnya dengan erat. Rantai itu terlihat terhubung dengan gelang rantai yang diberikan oleh Naruto sebelum menaiki Vimana, Enkidu.
"Ghahhh! Rantai macam apa ini?"
Wraith berusaha melepaskan diri, namun rantai Enkidu semakin kuat mengikat tubuhnya. Semantara itu disekitar tubuh Leaticia, udara panas melonjak dengan kuat membentuk pusaran. Ditengahnya Leaticia memegang pedang dengan tangan yang terluka hingga mengeluarkan darah kebilah tajamnya.
"Ini adalah wujud doa terkuat milikku! Doa untuk Naruto-kun!"
"Le Pucelle!"
Wushhh
Dengan alunan doa yang terdengar suci diawal dan absur diakhirnya, Le Pucelle-The Crimsont Saint diaktifkan hingga membuat udara panas menghilang dan menunjukan sosok Leaticia yang menggenggam pedang yang mungepulkan energi panas luar biasa. Diatas gagang pedang bunga Lotus mekar dengan warna merah darah siap menembakkan `meriam`.
Swushhh
Lotus itu melebur masuk kembali kedalam pedang hingga membuat pedang kristalisasi sejarah akhir yang menyedihkan dari Joan Of Arc berubah menjadi lebih keren. Modelnya berubah menjadi Badas dan pas untuk Leaticia, ditambah dengan pakaian Leaticia yang mulai memiliki corak merah api. Ini adalah mode terkuat ala Leaticia saat mengenakan Le Pucelle versinya.
Srett
Leaticia bangkit dari acara menundukknya dan memegang pedang Noble Phantasm terkuat dengan wajah dingin. Aura merah menguar dengan kuat hingga membuat rambut pirang panjangnya berkibar dengan penuh kecantikan yang luar biasa. Pesona dari seorang Leaticia menguar dengan kuat!
"Hyaahhh matilah dalam doaku, Iblis!"
Blarrrr
Pertarungan singkat antara Wraith dan Team Sieg dimenangkan dengan mudah dan setelah itu, 3 orang diTeam Sieg mulai membantai para Bel Lahmu. Tapi apakah kalian kira ini akan berakhir semudah itu? Ini belumlah berakhir. Ini akan menjadi pertempuran besar sebentar lagi karena sebenarnya para Jendral belumlah mencapai kekuatan malapetaka akibat sosok Moryuu belum memfokuskan energi miliknya lebih jauh.
TBC
