Little Garden Of The World
By
Lang
Publish And Update
By
(Special Thanks)Inuzuura Naraku(Makasih udah bantu )
Summary ::
Ini adalah sebuah kisah sederhana. Kisah mengenai dunia Magic yang sudah marak didunia FFN, tapi tahukah kamu? Bahwa sesungguhnya dunia ini adalah mainanku? Dunia ini ada dalam genggamanku. Anak Manusia yang memegang kemampuan Special Reality Marbel King Of Treasury dan Magic Persepsi yang dianggap tidak terlalu berguna dalam pertempuran. Tapi apakah benar begitu? Akan aku tunjukan pada mereka betapa berbahayanya Seluruh Hartaku! Gate Of King Treasure.
.
Blar Blar Blarrr
Ledakan kuat terus bergema didaerah Ryuudo. Pasukan Bel Lahmu mulai dipukul mundur oleh pasukan Knight yang dibantu oleh para generasi keajaiban. Lontaran sihir, pukulan, tendangan, tebasan, tusukan, dan lemparan bom cahaya memenuhi bagian dalam kota karena Bel Lahmu berhasil masuk kedalam kota.
Ditengah alun – alun, sebuah lingkaran sihir berwarna biru yang didalamnya terdapat 5 buah lingkaran sihir yang lebih kecil serta ukiran sihir yang begitu rumit. Itu adalah ukiran sihir rumit yang diajarkan oleh Naruto kepada Illya yang memiliki element petir suci, sihir yang kuat karena merupakan sihir yang ada saat Age Of The Gods didunia Naruto dulu.
Ditengah lingkaran magis itu, Illya sedang mengisi energi mana kepada lingkaran sihirnya. Dengan adanya Ruby, masalah mana akan dipecahkan karena Ruby membawa kapasitas mana tanpa batas yang bisa diakses oleh Illya kapanpun. Jadi Illya dapat terus menggunakan sihir tanpa kehabisan mana akibat adanya Ruby.
Sementara dialun – alun Illya sedang mengisi mana pada lingkaran sihirnya. Hessian Lobo mengamuk menghancurkan Bel Lahmu didalam kota menggunakan Noble Phantasm Anti-Evil. Asuna, Atalanta, dan yang lain menggunakan segala upaya dalam menghalangi para Bel Lahmu untuk menyerang alun – alun yang dipersiapkan ritual sihir skala besar.
Rencananya adalah membiarkan para Bel Lahmu memasuki kota dan menghancurkannya sekaligus dalam dentuman besar. Walau ini akan menjadi kerugian materi yang besar, kota Dwarten akan bersedia memperbaikinya secara gratis karena mereka tidak berpartisipasi dalam perang. Tentunya jika perang dimenangkan, jika tidak maka semuanya akan ruyam.
Atalanta menarik tali busurnya hingga sebuah panah sihir suci muncul dibusurnya secara otomatis. Panah itu melecut dengan cepat mengenai dahi makhluk dungeon yang menjadi Bel Lahmu hingga membunuhnya dalam sekejab dalam ledakan sedang.
Srinkk
3 anak panah muncul dan dalam satu lesatan setiap anak panah menimbulkan korban jiwa. Pemanah muda terbaik dari ras Elf memang luar biasa! Kemampuan membidik dan interval pada setiap bidikannya sangat cepat. Apalagi pada saat melihat panah sihir yang diluncurkan berbelok sendiri mengenai musuhnya.
Brakk Drak Drak Drak
Tanah bergoncang dengan kuat saat sosok Bel Lahmu kelas Monster Bos A+ muncul menembus gerbang yang tertutup satu. Bel Lahmu berbentuk beruang hitam itu mengaum dengan keras dan dengan gilanya menuju kearah depan dan mengincar tepat kearah alun – alun.
Hessian Lobo yang melihatnya tak tinggal diam dan melesat dalam kecepatan tinggi. Hessian memegang Sword Hook dan menunggangi Lobo melesat dengan kecepatan luar bisa dan dengan mudah memenggal kepala beruang kelas A+ itu. Tak sampai disitu saja, dinding benteng bergetar dengan kuat dan akhirnya runtuh!
Kejadian ini mengejutkan yang melihatnya, apalagi para Knight yang melawan didalam kota(para Knight udah gak ada diatas benteng). Mereka tak percaya benteng setinggi 20 meter dihancurkan dengan begitu mudah. Tapi kemudian ribuan sosok mengerikan muncul dari balik dinding yang hancur.
Mereka adalah 1.000 monster bawahan 5 Jendral Moryuu! Kekuatan mereka meningkat tajam dari yang sebenarnya walau masih jauh jika membandingkannya dengan Lobo. Para Monster itu hanyalah monster Rank A+ tingkat puncak, namun masih jauh dari monster tingkat S seperti Lobo.
Auuuuuuu!
Lobo melolong dengan kuat hingga tanah didepannya hancur berkeping – keping. Hessian yang mengerti maksud Lobo mengenakan Noble Phantasm miliknya, ini adalah saatnya untuk membiarkan Lobo mengamuk melawan musuh – musuhnya.
Hesssian turun dari punggung Lobo dan memegang dahi Lobo. Secara khusus ikatan antara master dan servant membuat sebuah Link. Ini membuat kemampuan Master dapat digunakan oleh Servantnya dalam kondisi terbatas. Jadi Hessian memberikan ½ kemampuan Incarnate Anthem kepada Lobo agar bisa mengalahkan para Bel Lahmu.
Srink
"Pergilah Lobo! Aku akan mengatasi bagian ini."
Lobo menggeram pelan dan akhirnya menghilang dari tempatnya. Hessian yang melihat Lobo sudah pergi memasang posisi siaga, Hook Blade berada ditangannya siap memenggal para Bel Lahmu yang kurang beruntung bertemu dengannya sebagai lawan. Sosok Hessian akan menunjukan kemampuannya saat ini.
"Wahai besi yang bersinar dibawah timpaan cahaya matahari."
"Wahai permata yang berkilau dalam gelapnya dunia."
Body Magic : Shining Skin!
Kulit Hessian bersinar redup layaknya permata. Ini adalah magic yang meningkatkan pertahanan secara signifikan terhadap serangan benda tumpul. Hanya Monster Rank B saja yang mampu mendorong mundur Hesssian saat mengenakan sihir ini sebagai pertahanannya.
"Selentur anak panah."
"Secepat peluru."
Body Magic : OverSpeed!
Magic yang memperkuat kecepatan dan reflek otot kaki dan lebih unggul dari pada memperkuatnya dengan mana biasa. Ini adalah Body Magic andalan Hessian karena kecepatannya akan 3 kali lebih cepat karena otot kakinya diperkuat , belum lagi penggunan mana dalam magic ini memakai mana yang relatif sedikit.
"Hyaaa!"
Jrash
Hessian mendorong kedepan dalam kecepatan luar biasa bagi anak seusianya dan menghantam musuh hingga kepala mereka terputus. Hook Blade miliknya dan sebagian baju serta wajahnya ditutupi darah hitam dari para Bel Lahmu yang muncrat saat kepala mereka ditebas.
Blar
Swush Swush
Dua buah benda atau bisa makhluk melesat diudara dan jatuh dengan keras di dalam kota. Tanah mencuat keatas akibat bobot puluhan Ton menghantam tanah dan puluhan bangunan disekitar tempat jatuhnya 2 benda itu runtuh seperti debu yang tertiup angin.
2 buah benda itu salah satunya mengeluarkan raungan besar dan mengeluarkan aura panas yang luar biasa. Energi merah api berputar disekelilingnya hingga sekitarnya meleleh, bahkan besi dalam jarak 30 m meleleh dengan cepat seperti es krim yang dibawa di tengah gurun pasir saat siang hari.
2 makhluk besar itu adalah Magical Phantasm milik Ozymandiaz yang salah satunya menimpa Lust dan menghancurkannya sampai berkeping – keping. 2 Magical Phantasm unik Rank S itu menghentikan luapan energi mereka dan segera berlari menerjang 1.000 monster yang kocar – kacir dihajar oleh Lobo.
"Bakemono!"
Blar
Sakura meninju sosok Bel Lahmu sampai hancur menggunakan sarung tangan suci. Sarung tangan yang dipinjamkan oleh Ozymandiaz kepadanya agar bisa mengalahkan Bel Lahmu. Disamping Sakura, Menma mengayunkan pedang miliknya dengan lihai dalam balutan cahaya senja. Ini adalah alasan kenapa julukan Menma adalah Evening Light.
Setiap ayunannya sungguh mematikan. Element Menma adalah Magic DimensionMaker berupa padang pasir emas. Disana Menma dapat mengendalikan pasir emas dan melemahkan musuhnya. Menma sebenarnya cukup kuat dan sedikit melebihi Angelica, namun akibat atribut suci miliknya berupa Artifac Light Sword cukup lemah, akan beresiko melawan musuh kegelapan kuat yang tidak bisa mati kecuali dengan atribut suci kuat.
Menma tahu itu, jadi dia tak protes hanya karena ditempatkan melawan kroco. Sebenarnya ini lebih menantang karena musuhnya begitu banyak serta Menma tak boleh membiarkan satupun lolos menuju Illya. Jadi Menma tak merasa bosan ataupun kesal melawan Bel Lahmu seperti ini.
Zudooonnn!
"Huh!"
Energi gelap meledak dari gunung Hiei hingga menerpa para Bel Lahmu. Kekuatan mereka secara signifikan menjadi lebih kuat dan taring mereka akan ditunjukan mulai sekarang. 1.000 monster yang sekarang berkurang sampai 100 saja akibat melawan Wehem-Mesut dan Lobo mengaum dengan keras dan menyerang balik dengan ganas.
Kekuatan mereka meningkat tajam sampai Rank S tingkat rendah dan dengan jumlah luar biasa memukul mundur 3 Magical Phantasm Rank S tingkat atas. Sosok monster jelek mengangkat cakarnya untuk menebas Lobo dan membunuhnya. Tapi sebelum itu terjadi Hessian muncul dan mengayunkan Hook Blade miliknya dengan kuat hingga memenggal kepala monster itu.
Jrashh
"Lobo! BANGUN, KITA HARUS BERTARUNG DENGAN KERAS! JANGAN SAMPAI LEATICIA NEE-CHAN TIDAK BISA MELIHAT KITA LAGI!"
Hessian berteriak dan membangunkan Lobo yang tubuhnya penuh luka dikroyok para Bel Lahmu yang kekuatannya melonjak dengan gilanya. Melihat kecerobohan Hessian, sosok Bel Lahmu lain mencoba mengoyak leher Hessian menggunakan taring tajam miliknya.
Swushh Stap Blarr
Ledakan dari anak panah mengenai sosok Bel Lahmu sekuat Rank S bawah itu dan membuatnya mundur. Tak ada kerusakan berarti padanya karena kulitnya sangat keras sesuai dengan Rank kekuatannya. Sekarang 100 kurang Bel Lahmu bawaha 5 Jendral monster memiliki kemampuan yang tak bisa diremehkan!
Dzinkk Srettt
"Phoebus Castratope!"
Swusshhh
Anak panah menembus udara dan membentuk lingkaran cahaya diatas langit. Lingkaran itu mengeluarkan hujan anak panah berkekuatan tak main – main dan menghantam para 100 Bel Lahmu terkuat didalam kota ini sampai hancur berkeping – keping.
Yah setidaknya itu adalah harapan Atalanta yang mengeluarkan serangan tadi. Nyatanya perisai merah muncul dan melindungi para Bel Lahmu itu dari serangannya. Perisai itu jelas sangan kuat karena dapat pertahan dari serangan AOE Atalanta.
2 Wehem-Mesut meraung dengan kuat dan mengangkat cakar mereka yang merah membara seperti pedang leser. Mereka mengayunkannya dengan kuat kearah pertahanan 100 Bel Lahmu dan secara mengejudkan serangan itu terpental seperti anak 7 tahun memukul dinding beton yang tebal dan kuat.
2 Wehem-Mesut terus menyerang, tapi perisai yang ada tak membiarkan mereka melukai para Bel Lahmu. Orang – orang yang melihatnya melotot karena serangan Magical Phantasm Rank S atas tak mampu menembus pertahanan itu sama sekali, menggoresnya saja tidak bisa.
Dzinkk
Lingkaran sihir raksasa muncul dilangit dalam balutan cahaya perak yang indah. Dari lingkaran sihir itu sebuah Beam badai melesat dalam kehancuran yang luar biasa hingga menembus pertahanan kuat 100 Bel Lahmu. Sosok yang merupakan pembuat sihir tadi melayang dengan anggunnya dan mengarahkan tongkat Pharaoh kearah bawah, tepat kearah targetnya tadi.
"Kankara Formula : Deadly Storm!"
Gumam Nitocris dingin. Wajah pemalu dan manisnya menghilang digantikan oleh wajah dingin dan kejam dari sosok Nitocris dalam mode serius. Dibelakangnya kemudian muncul Mesektet yang dikendarai oleh Ozymandiaz serta Erza yang sedang tepar kehabisan mana. Melawan jendral monster Moryuu yang cepat dan licik itu benar – benar menguras tenaga sangat banyak.
"Sekarang giliranmu, Illyasviel."
Nitocris menatap kearah energi mana besar yang terkumpul cukup dialun – alun. Para Knight dan anggota Kiseki No Hassei didalam kota langsung mundur, bahkan Ozymandiaz menghilangkan Wehem-Mesut agar tidak terkena serangan skala luas dari Illya.
Crrttttttt
Energi petir suci mengamuk diatas langit hitam. Pusat energi terkumpul diatas Illyasviel yang memejamkan matanya dengan kedua tangan menggenggam Ruby dalam wujud berbeda dari biasanya. Suplay mana telah mencukupi untuk dilakukan pergerakan serangan langsung.
"Buat Kekkai!"
Suara teriakan muncul beserta suara derapan langkah yang sangat banyak. Dari berbagai jalan menuju alun – alun, para Knight dan anggota Kiseki No Hassei berlari menuju tempat dimana Illya berada dan pada saat sudah sampai para Knight spesialis pertahanan serta Sakura yang memiliki Artifac khas miliknya.
"Earth Bind!" "Lightning Field!" "Fire Wall!" "Earth Wall!"
Setiap jalan menuju alun – alun yang dipenuhi manusia terblokir kecuali langit. Para Bel Lahmu yang tak bisa terbang dengan marah mencoba menghancurkan pertahanan yang dibuat para Knight.
"Cih TAHAN SEBENTAR LAGI! PARA MONSTER ITU BELUM MEMENUHI KOTA!"
Menma berteriak dengan kencang agar terdengar oleh para Knight. Situasi cukup genting karena pertahanan mulai mengikis dan serbuan pasukan Bel Lahmu terjun seperti longsor memenuhi kota Ryuudo yang dipenuhi oleh Bel Lahmu.
Atalanta melambung tinggi keatas setelah dilempar oleh Hessian keatas. Atalanta menatap kearah sekitar kota yang sudah penuh dengan makhluk mengerikan berwarna hitam. Atalanta menatap kebawah dan mengacungkan jempolnya.
"SUMUANYA SUDAH SIAP!"
Mendengar aba – aba Atalanta, Sakura yang memegang perisai berwarna Pink dengan ukiran bunga sakura yang cantik segera mengalirkan kekuatannya pada Artifac miliknya. Tepat pada saat Atalanta jatuh dan kakinya menyentuh tanah, Sakura melemparkan perisainya keatas seraya berteriak mengeluarkan kemampuan Artifacnya.
"Goddess Flower : Miracle Protection!"
Perisai berwarna dan berukiran Anti-Mainstream itu pecah menjadi butiran energi Pink dan menyebar menjadi perisai yang melingkupi seluruh alun – alun penuh manusia. Perisai ini sukses membuat serangan Bel Lahmu yang hampir menjebol sihir pertahanan ditahan dengan sempurna.
"Hahh!"
Illya mengeluarkan teriakan menggelegar saat mengaktifkan magic miliknya. Ruby mengeluarkan suara mekanik mengatakan bahwa Aria telah dipenuhi energi dalam jumlah cukup. Lonjakan mana putih melecut dari aria menuju amukan petir diawan.
Jlegarrrr
Craattttt
Energi petir terkumpul menjadi satu tepat diatas awan yang ditembak mana oleh Aria milik Illya. Dari kumpulan petir itu, lingaran Aria sama seperti ditengah alun – alun muncul dalam ukuran yang melebar sampai keseluruh kota Ryuudo yang dipenuhi oleh Bel Lahmu.
Illya menghentakkan Ruby mode Staff keatas tanah hingga menimbulkan percikan petir suci kecil disekitarnya. Mulut mungilnya mengeluarkan ucapan terakhir untuk melakukan Finishing dalam melemparkan sihir terbaiknya itu.
Machia Hecatic Graea!
Blarrrrrr
Pilar energi petir menjulang dengan gila kelangit hingga bahkan menyentuh luar angkasa! Energi terkonsentrasi dalam Aria kelas Magic 8 didunia Naruto mengeluarkan serangan yang amat dahsyat! Menunjukan betapa superiornya magic milik dunia Naruto. Ini bahkan belum mencapai level True Magic yang diklaim Naruto mampu mengubah alam semesta. Naruto pernah melihat ini sekali saat Solomon ingin menghilangkan eksistensinya, tapi gagal karena perisai Yasaka No Magatama melindunginya.
Ledakan besar mereda dalam waktu 20 detik dan pada saat selesai sebuah `kuali` raksasa tercipta diatas bumi. Dengan dalam 1 Km dan lebar mencapai seluruh kota Ryuudo tanpa melebar sedikitpun. Uniknya dialun – alun para manusia selamat dengan pijakan yang utuh tak tergores sama sekali.
Srink Bruk
"huh huh huh huh!"
Illya jatuh dan mode Caster miliknya berubah menjadi semula. Pakaian Magical Girl miliknya menghilang dan Artifac Ruby kembali menjadi kalung permata dilehernya. Konsentrasi selama 1 jam lebih benar – benar membuat tubuh Illya kelelahan disamping mana miliknya tak terkuras sedikitpun.
"Illya Nee-chan! Apakah kau tidak apa – apa?"
Illya menoleh kearah samping dan mendapati Hessian yang berlari kearahnya. Seluruh tubuh Hessian diwarnai darah Bel Lahmu, tapi raut kekhawatiran masih terlihat jelas hingga membuat Illya tersenyum melihatnya. Memiliki adik kecil tak buruk juga, apakah ini rasa yang dirasakan oleh Naruto? Batin Illya.
Sementara itu, pertempuran diluar kota Ryuudo tak terganggu oleh sama sekali. 1 Jendral Monster yang dilawan oleh team Angelica sedang kesusahan melawan Wrath yang secara tiba – tiba menjadi kelas Malapetaka bawah. Mereka dibantu oleh Leaticia dan Siegfried, tapi mereka masih belum bisa mengalahkannya.
Gerakan Wrath sangatlah gesit walau dengan tubuh besar. Kemampuan bela diri dan insting pertempurannya diatas rata – rata walau Wrath sebenarnya bodoh dalam berpikir tentang strategi peperangan. Wrath adalah (perumpamaan) sosok Barbarian, dia tak akan memikirkan strategi pada saat menyerang, cukup pukul dan tendang!
Brak Cesss
Wrath memijak tanah setelah menghindari tebasan mematikan Excalibur. Luka gores panjang tercetak jelas di dadanya, tapi energi hitam sekitar mulai masuk kedalam tubuhnya dan menyembuhkaannya. Sepertinya harus sebuah serangan penghancur Anti-Struktural berupa Excalibur kekuatan penuh yang mempu melenyapkannya.
Tapi sayangnya, Wrath terlalu cepat hingga akhirnnya sangat sulit mengenainya dengan serangan Excalibur skala penuh miik Arthuria. Wrath melihat 5 lawannya dengan pandangan murka khas miliknya, api merah menari dengan kuat ditubuhnya dan membuat tanah pijakannya secara perlahan menjadi lava pijar.
"Kalian memang sangat kuat! Jika saja aku tidak mendapatkan kekuatan dari Tomoe-sama aku pasti akan kalah melawan kalian."
"Tomoe?"
Wrath menatap kearah Angelica yang berdiri dibantu oleh Leaticia karena kaki kanan miliknya terkena luka bakar parah. Wrath mengeluarkan dengusan pelan hingga menimbulkan nafas api kuat mencapai tempat musuhnya, kemampuan monster malapetaka memang gila. Mendengus saja sampai seperti itu.
"Kalian memanggilnya dengan sebutan Moryuu, tapi kami memanggilnya Tomoe-sama. Sekarang dia pasti melawan teman pirang kalian itu.
"Naruto! Dia sedang bertarung melawan Moryuu! Dimana mereka sekarang?"
Angelica terkejud dan berteriak kepada Wrath. Wrath menatapnya dalam diam dan menoleh kebelakang, dia berusaha mendeteksi tuannya, tapi tak bisa sama sekali. Semenjak gelombang energi tadi, jejak tuannya menghilang bersama dengan sosok yang diincar tuannya.
"Aku tidak tahu, mereka menghilang semenjak ledakan energi tadi. Tapi yang jelas teman kalian itu akan menjadi milik Tomoe-sama! Dia adalah makhluk yang pantas memimpin bersama Tomoe-sama."
Angelica dkk menatap raungan Wrath dengan pandangan horor. Yang benar saja! Naruto diincar oleh Moryuu/Tomoe itu sebagai pendampingnya? Bagaimana itu bisa terjadi. Apakah ada sesuatu yang spesial hingga Naruto menarik seorang monster malapetaka seperti Moryuu/Tomoe?
"Apa maksud-Ckrak!"
Angelica tak bisa meneruskan ucapannya akibat suara retakan keras terjadi dilangit. Wrath yang merasakan energi sang tuan bentrok dengan energi agung luar biasa menatap langit dengan wajah khawatir walau itu tak terlihat jelas akibat memang dari lahir mukanya selalu menampilkan ekspresi murka.
"Tomoe-sama!"
Wrath terbang dengan cepat menuju retakan dilangit sambil meneriakan nama tuannya. Tapi pada saat akan sampai pada retakan, sebuah bola api raksasa menjebol retakan dan mengahncurkan Wrath seperti Tank melindas tahu dijalanan.
Swoshhhh
"What The F*ck!"
Para Knight dan anggota Kiseki No Hassei mengumpat tanpa pandang bulu melihat bola api layaknya meteor dengan konsentrasi mana gila melesat keluar dari retakan menuju kearah team Angelica. Bola api itu menerjang dengan kecepatan gila hingga membuat semua yang melihatnya langsung melotot.
"Yare yare,,, mata kalian akan keluar jika terus seperti itu. Segel api kecil itu Yasaka-chan~."
Srink
Dwosshhhh
Perisai yang terlihat seperti cermin raksasa muncul didepan bola api dan dengan mengejutkan, perisai itu menyedot bola api raksasa menuju Nothingness. Ini adalah Harta Mulia yang direbut Naruto dari tangan Susanoo sama seperti Kusanagi, sekaligus Harta Mulia paling merepotkan karena dapat menghilangkan serangan apapun menuju Nothingness.
Swushhh
Angin bertiup pelan dan Naruto muncul dengan hanya memakai celana saja. Tangan kanannya menggenggam Kusanagi yang mengeluarkan percikan petir kuat sedangkan tangan kirinya dimasukkan kedalam saku celananya. Wajah santai miliknya bersinar bersama dengan tato merah ditubuh bagian atasnya.
Naruto mendarat diatas lantai mana yang dia manipulasi sedemikian rupa dan tatapan matanya melirik kebelakang-bawah, dimana mata berbeda warna miliknya sedikit berkilat saat menemukan luka parah dikaki adiknya. Naruto melompat kebelakang dan memutar tubuhnya dengan anggun hingga mendarat didepan Angelica dan menghadap langsung kearahnya.
"Nii-sama!"
Angelica langsung menerjang kearah pelukan Naruto dan membuat Naruto mengeluarka suara `Uohh` dan melangkan beberapa langkah kebelakang. Naruto tersenyum pelan melihat tingkah Angelica dan membalas pelukannya, energi emas disalurkan dan dalam sekejab luka dikaki Angelica disembuhkan.
"Ught Nii-sama,,,, bagaimana dengan Moryuu? Apakah dia sudah dikalahkan?"
"Maaa."
Naruto melepaskan pelukan Angelica dan tertawa gugup, Angelica yang melihat ekspresi kakaknya mengeryitkan dahinya. Naruto menoleh kearah belakang dan menunjuk dengan jemponya hingga membuat perhatian orang disana teralih.
Diarah yang ditunjuk oleh jempol Naruto, sosok perempuan berambut hitam yang tergletak tak berdaya diatas tanah. Setelah mengeluarkan serangan Anti-Nation yang membuat retakan membesar, Moryuu/Tiamat/Black Tomoe terjatuh dari retakan dan mendarat dengan keras diatas tanah keras.
"Dia masih hidup. Tentunya dengan kondisi cukup buruk. Zashu sepertinya tak akan bisa menyentuh kakakmu errr lebih tepatnya di tak bisa melukaiku."
Zuuosss
Brukk
Naruto menoleh ketika kupingnya menangkap suara jatuh, dimatanya Naruto melihat Leaticia yang kembali dalam mode normal dan terjatuh.
"Yare yare kalian sangat keras berusaha. Bahkan sampai mengeluarkan Machia Hecatic Graea, efeknya tak akan selesai hanya dengan menyembuhkannya menggunakan Heal Potion."
TBC
Yo! Disini Naraku yang ambil alih. Saya hanya memberikan beberapa pesan untuk para pembaca sekalian bahwa Lang-san pemilik cerita Little Garden Of The World. Mengalami sebuah musibah, dia tertabrak sepeda motor yang mana harus dilarikan kerumah sakit, beliau chapter ini adalah chapter terakhir yang sempat ia tulis dan teman sekolahnya ngirimin kelanjutan fic ini padaku. Beliau berpesan jika kemungkinan terburuk Lang-san tak dapat menyelesaikan story ini. Jadi atas nama Lang-san saya minta maaf jika selama ia jadi author pernah melakukan perbuatan yang menyinggung prasaan kalian mohon dimaafkan dan saya minta doa dari para pembaca sekalian untuk kesembuhan dari author hebat kita.
.
.
#prayerforLang
Inuzuura Naraku.
