Kisah Cinta di Balik Lukisan Himawari
Disclaimer: Naruto/Boruto belongs to Masashi Kishimoto, Mikio Ikemoto, and Pierrot Studio. I don't own any profit with this fanfiction.
Warning: Canon, OOC, dl.
Tema: Draw Your Dream!
Lagu yang dipilih: Taylor Swift-Love Story.
Interpretasi tema: Cinta adalah sebuah seni dan setiap seni ada sebuah cerita yang tersirat di dalamnya. Banyak sekali kisah cinta yang terjadi di setiap perjalanan kita. Setiap kita berjalan kaki satu langkah, pasti kita akan menemukan sekiranya satu pasangan yang sedang memadu kasih. Pasangan yang memadu kasih itu, pasti tengah mengukir sebuah cerita di balik kebersamaan yang tengah mereka lakukan. Cerita yang mereka ukir adalah sebuah kisah yang menarik dan indah, cerita yang mereka ukir adalah sebuah cinta yang nantinya akan menjadi sebuah kenangan. Dengan kanvas dan kuas berwarna-warni, kisah cinta setiap insan yang aku temui adalah seni yang kutuangkan dalam lukisan.
Sumarry: [#LibrettoNoUta] Di balik lukisan Himawari, di sana terdapat sebuah kisah cinta yang sangat indah di dalamnya. Kisah cinta antara setiap sepasang insan yang berada di Desa Konoha, kisah cinta yang terdapat pahit-manis di dalamnya/Borusara, NaruHina, KonoHana, SasuSaku, MitsuSumi, dll.
Chapter 7: Penutup
Setelah menatap dan mengingat semua kisah cinta di balik lukisannya, Himawari pun mengambil kemoceng dan membersihkan semua lukisan yang tertempel di dinding itu. Ia mengelus satu per satu lukisan itu, tak menyangka ia telah mengumpulkan berbagai kisah cinta dari berbagi cerita-cerita indah.
Himawari memejamkan kedua matanya, mencoba menghayati berbagai kisah cinta dari berbagai orang termasuk dirinya sendiri. Ia ingin mengetahui lebih dalam tentang apa itu cinta dan makna yang tersirat di dalam satu kata perlambang hati itu?
Ia berjalan menuju jendela dan menghirup udara segar dari luar. Gadis itu memejamkan kedua matanya, mendengarkan aliran musik indah dengan angin sepoi-sepoi sebagai instrumen indahnya.
'Apa itu cinta?' batin Himawari penuh penghayatan.
Bisikan puisi itu terdengar, sebuah puisi yang berasal dari diri Himawari sendiri.
Bagaikan sebuah bunga
Ada yang harum, ada yang berduri
Itulah cinta
Tak selamanya berakhir indah, terkadang juga menduri
Cinta itu sebuah seni
Yang indah dengan segala kisahnya
Sedih sendu juga cinta
Senyum tawa juga cinta
Setelah mendengar bait-bait puisi indah itu, Himawari membuka kedua matanya. Menatap dua pasang kupu-kupu yang tengah hinggap di atas bunga matahari miliknya. Kini, Himawari telah sadar tentang makna cinta yang sebenarnya. Cinta itu rumit, sama seperti lukisan yang tak semudah itu kau warnai.
'Cinta adalah sebuah seni, di dalam seni ada sebuah cerita. Tak selamanya cinta itu tawa, terkadang juga disertai air mata. Namun, itu semua membuat seni lebih berwarna dengan berbagai kisah yang ada dibaliknya. Karena tak ada seni yang indah, jika hanya ada satu warna dalam lukisan.'
Himawari tersenyum dan mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari galeri.
Indahnya sebuah kisah cinta
Tak hanya ada suka
Tak hanya ada duka
Ada seni pula di dalamnya
Bagaikan sebuah lukisan monalisa
Indahnya sebuah cinta
Adalah seni yang mahal nan berharga
Tak ada yang bisa mengalahkannya
Sebuah seni penuh cerita
Sebuah seni penuh warna
Itulah cinta
Lukisan indah nan mahal harganya
-TAMAT-
A/N: Hallo, guys ceritanya sudah tamat! Thankyou banget ya buat kalian yang sudah ikuti fanfic ini dan maaf kalau penutupannya singkat karena gak ada lagi konflik yang mau dimunculin hehe. Aku juga minta maaf kalau pairing "dan lain-lain" cuma sampai InoHima. Awalnya aku pengen masukin SaiIno sama ShikaTema tapi, gak ada ide jadilah cuma sampai InoHima hehe. Segitu dulu ya, sampai jumpa di cerita selanjutnya ^^.
