Tittle : My Nerd Umbrella Girl
Author : Winter Soldier (Nyolong Nama temennya captain America :v)
Cast :
-Kim Jongin
-Do KyungSoo (GS)

Other Cast : Park Chanyeol & lihat sendiri nanti
Rate : Bisa T bisa M (Tapi pengennya sih rada M dikit)
Warning : Absurd, Aneh, Gaje, Bahasa Formal yang amburadul, SasuNaru kadang nyempil (FF KaiSoo Ane nggak nyempil SasuNaru? Nggak Greget!)

.

.

Hai hai gaes! Ane bawa lanjutannya nih :v

Makasih ya buat yang udah review :D

Nggak nyangka ada yang masih doyan(?) sama ini FF

Oke! Pokoknya…

.

.

Happy Reading

.

.

DEG

'Suara itu...' Jongin memandangi gadis itu lekat lekat! Wajah cantiknya mengingatkan Jongin pada seseorang yang sejak tadi membuatnya uring-uringan. Dan suara-nya juga sangat mirip. Tapi apa mungkin gadis itu adalah orang yang sejak tadi menghantui pikirannya? Jongin mengamati gadis itu dari atas kebawah. Seragam tim berwarna putih biru super ketat, rok berwarna senada yang panjangnya hanya setengah paha... oh! Pemandangan indah yang belum pernah Jongin lihat dari semua perempuan yang menjadi Umbrella Girl-nya selama ini.

.

.

BLETAK

"Akh!" Jongin mengusap kepalanya yang mendadak nyeri karna pukulan tangan besar Chanyeol (yang baru datang). Jongin berdiri dan melayangkan deathglare mematikan pada Chanyeol yang hanya berekspresi datar. Apa apaan -teman baiknya ini? sudah datang telat! membuat Jongin kepanasan, dan sekarang dengan seenak jidat memukul kepala jongin.

"Berhentilah menatap KyungSoo dengan tatapan mesummu Kim Jongin! Nanti kau bisa tidak fokus saat balapan" Jongin mengangkat tangannya, bersiap membalas pukulan Chanyeol dikepalanya. Tapi tunggu! Apa kata Chanyeol tadi? KyungSoo? Apakah...

Jongin membalik tubuhnya, menghadap pada gadis pembawa payung yang kini tersenyum manis padanya.

DEG

'Senyumnya... Manis…. A-Apa Dia benar benar si Dokter nerd?' Batin Jongin terpesona untuk kesekian kalinya. Jongin berbalik dan menatap curiga Chanyeol yang tersenyum bangga. Jongin menjewer telinga lebar Chanyeol agar mendekat padanya.

"Dia si Dokter Nerd? Bagaimana bisa dia yang menjadi Umbrella Girl-ku? Dan kenapa dia mau melakukannya?" Tanya Jongin berekspresi horor. Chanyeol mengusap tengkuknya dan nyengir.

"Hehehe... "

.

.

.

Flashback

"Apa? Kau Gila? Aku tidak mau!" KyungSoo menatap tajam Chanyeol yang duduk didepannya. Tangan gadis itu menyilang didepan dada, pertanda dia menolak keras permintaan pemuda yang baru saja mengajaknya berkenalan itu. Ekspresi wajah memelas yang sejak tadi ditunjukkan Chanyeol terlihat semakin memelas saja mendengar penolakan keras KyungSoo.

"Ayolah KyungSoo! Kumohon! Aku tak ingin melakukannya. Ini bisa menjatuhkan harga diriku sebagai seorang laki laki sejati"

"Yak! kau fikir jika aku melakukannya, itu tidak akan merendahkan harga diriku?"

"Tapi setidaknya kau perempuan Kyung. Jadi kau pasti cocok jika dibandingkan denganku. Ayolah! Kau hanya perlu memayunginya, memberikannya minuman, dan mengajaknya mengobrol sebelum balapan. Pokoknya kau hanya perlu melakukan hal yang membuat Jongin merasa nyaman. Itu saja!"

"Tidak! Aku tidak mau! Menjadi Umbrella Girl? yang benar saja! Aku ini seorang dokter yang punya etika dalam berpakaian. Bukan seorang model yang terbiasa menggunakan pakaian yang ketat dan minim bahan"

"Kyung! Ayolah! kau satu-satu nya perempuan yang tidak Jongin tolak selain Xiu Noona dan Sukkie Ahjuma" KyungSoo menatap Chanyeol tak mengerti.

"Maksudmu?"

" Apa kau tidak sadar! Jongin sama sekali tak menolak saat kau mengobati lukanya tadi. Padahal kau tau sendiri Jongin alergi pada perempuan" KyungSoo ber'oh ria dan mengangguk angguk paham.

"HAAHH! POKOKNYA AKU TIDAK MAU! TUGASKU DISINI HANYA SEBAGAI DOKTER PENGGANTI! MENGERTI?" Chanyeol menunduk, semakin memelas, berharap KyungSoo akan merasa kasihan dan berubah pikiran. Namun KyungSoo tetap bersikukuh dengan keputusannya. Chanyeol memutar otak, mencari cara meluluhkan gadis dihadapannya. Tiba tiba sesuatu terintas dipikirannya. Wajahnya kini menampilkan senyum miring.

"Hei Kyung! kau tau alasan Jongin tidak suka perempuan selain Kakak dan Ibu-nya?"

"Kenapa?" Balas KyungSoo cepat. Chanyeol tersenyum lebar, dalam hati dia memuji otaknya yang dia anggap sangat jenius.

"Yaaa.. kau tau, sejak Jongin menjadi juara dunia pertama kali dikelas Moto 3 dia menjadi sangat terkenal, apalagi karna wajahnya yang tampan, walau tak setampan aku. Dia punya fans dimana mana. Terutama para perempuan. Banyak gadis yang ingin menjadi pendampingnya atau sekedar menjadi Umbrella Girl-nya dalam satu seri" KyungSoo diam ditempatnya, mendengar semua yang dikatakan Chanyeol. Tentang para gadis yang pernah menjadi Umbrella Girl Jongin yang selalu bertingkah berlebihan. Bukannya memayungi Jongin, mereka malah menggoda pemuda berkulit tan itu. Tak jarang juga setelah balapan selesai mereka meminta ditiduri oleh Jongin. Sudah pasti Jongin menolaknya mentah mentah. Hal itu membuat Jongin merasa tak nyaman. Bahkan gadis terakhir yang menjadi Umbrella Girl Jongin nekat memberikan obat perangsang pada Jongin, yang beruntungnya bisa dicegah oleh Chanyeol. Sejak itulah Jongin tidak pernah mau berurusan dengan manusia ber-gender perempuan kecuali yang memiliki ikatan keluarga dengannya. Dia tak bertoleransi sama sekali. Saat mendapat tawaran iklan dia akan memilah(?) terlebih dahulu, apa akan ada perempuan diiklan tersebut. Jika diundang disebuah acara, sebisa mungkin dia menjauh dari MC perempuan atau bintang tamu lain yang ber-gender perempuan. Jongin bahkan memohon pada kakak perempuannya Xiumin untuk menjadi Umbrella Girl-nya di semua balapan agar dia bisa terhindar dari gadis gadis yang sudah pasti akan menggodanya. Agak berlebihan memang - _-! . Tapi sepertinya itu cukup wajar jika Jongin ingin tetap berstatus(?) perjaka sampai dia menikah nanti -_-!

"Ya begitulah Kyung! Itu sebabnya aku sangat terkejut melihat kau dan Jongin tadi. Ini pertama kalinya setelah hampir 6 tahun aku melihatnya diam saja dengan seorang gadis disampingnya" KyungSoo terdiam. Otaknya masih berusaha mencerna cerita panjang yang baru dia dengar. Baiklah.. sekarang dia tau alasan kenapa Jongin tidak suka pada perempuan.

'Tapi dia bersikap biasa saja saat denganku' batin KyungSoo. Dia tak merasa ada yang aneh dengan sikap Jongin saat bersamanya. Jika selama ini Jongin selalu menolak semua perempuan disekitarnya, kenapa Jongin biasa saja dengannya? Bahkan tadi Jongin sendirilah yang menghampiri-nya dan mendekatkan wajah mereka hingga hampir berciuman.

"Emm... ini cuma kesimpulanku saja, tapi.. menurutku Jongin menyukaimu Kyung"

DEG

Kalimat itu sukses membawa KyungSoo kembali kedunia nyata. Mata bulat gadis itu semakin membulat. Wajah KyungSoo memanas, semburat merah terlihat dipipi chubby-nya. Jantungnya berdetak dua kali lebih cepat dari seharusnya.

Jongin menyukai gadis nerd seperti dirinya? Mana mungkin?

"A-apa? Kau pasti bercanda! Mana mungkin dia menyukaiku? Maksudku.. kau tau sendiri! tak ada yang menarik dariku!" bantah KyungSoo. Namun kenyataannya, walau bibirnya membantah, hatinya kini bersorak gembira. Chanyeol berdiri dari duduknya dan menghampiri KyungSoo.

"KyungSoo!" Tangan besar Chanyeol meraih kedua pundak KyungSoo dan ditatapnya dengan serius mata bulat KyungSoo yang terhalang kacamata minus.

GLEK

KyungSoo menelan ludahnya kasar. Dia merasa agak menyesal karna bersikukuh menolak permintaan Chanyeol. Sekarang dia harus berhadapan dengan Chanyeol yang terlihat seperti hendak memakannya hidup hidup.

BRUG

"HUEE..! KYUNGSOO KUMOHON TOLONG AKU! AKU TIDAK MAU MELAKUKANNYA!"

GUBRAK

KyungSoo bergubrak ria dan menatap cengo Chanyeol yang kini mewek layaknya Tuan Krab yang nggak pengen ibu-nya nikah sama Plankton. KyungSoo membatin pemuda tinggi ini benar benar ajaib. Baru beberapa saat yang lalu dia membuat suasana sangat serius seperti seseorang yang sedang melamar kekasihnya. Tapi kini pemuda itu malah duduk ngesot dibawah kakinya sambil mewek dengan ekspresi wajah melas seperti gembel nggak dikasih makan yang seketika membuat penulis cerita ini terserang muntaber selama seminggu berturut turut. :v :v (Cerita mulai ngaco #DiBakarReaders )

KyungSoo menghela nafas dan berfikir sejenak. Sebenarnya dia merasa kasihan juga pada Chanyeol. Dia tak habis pikir, bisa bisanya Jongin menyuruh Chanyeol mengantikan Umbrella Girl. Bukankah akan tampak menggelikan jika pembalap paling terkenal dipayungi oleh seorang laki laki? -_-!

KyungSoo kembali menatap Chanyeol yang berada dibawah kakinya. Sepertinya dengan sangat sangat terpaksa dia harus membantu Chanyeol. Dan lagi! Ada perasaan tidak nyaman dihati KyungSoo jika nantinya Chanyeol akan nekat menyuruh gadis lain menjadi Umbrella Girl Jongin.

"Haish! iya iya baiklah! Aku akan melakukannya. Tapi hentikan tangismu itu" Ekspresi Chanyeol berubah menjadi sangat cerah mendengar kata kata KyungSoo. Dia segera berdiri dan menunjukkan cengiran bahagianya. Tidak sia sia rupanya dia berakting sangat menyedihkan -_-!

"Baguslah.. Aku akan mengatur semuanya. Ahh! aku juga akan carikan softlens untukmu"

"Tapi..."

"Tunggu disini sebentar! aku harus mengatur semuanya" Chanyeol pergi begitu saja dari ruangan itu tanpa menghiraukan KyungSoo yang sepertinya ingin protes. KyungSoo menghela nafas untuk kesekian kalinya. Dia harap tidak akan ada masalah karna hal ini.

.

.

.

Flashback END

.

"Hehehe..." Kai sweatdrop mendengar cerita absurd sahabatnya itu. Apalagi saat mengetahui Chanyeol sampai ngesot ngesot di kaki Dokter nerd'nya' hanya untuk melepaskan diri dari perintah memayunginya.

"Hhhh.. kau sudah gila"

"Yakk! setidaknya itu lebih baik daripada aku harus menggantikan kakakmu. Lagipula mengaku saja! Kau pasti senang kan KyungSoo yang memayungimu hari ini?" Jongin mendelik tajam pada Chanyeol dibalas tatapan yang tak kalah mengerikan oleh pemuda tiang itu.

"Diam Kau!" Jongin mendengus sebal. Berdebat dengan Chanyeol tidak akan ada habisnya jadi lebih baik dia hentikan saja. Jongin mencoba melirik kearah KyungSoo yang masih (berusaha) memasang senyum manisnya.

DEG

Entah ini sudah keberapa kalinya Jongin terpesona dengan senyum yang tercetak dibibir berbentuk hati itu. Pandangan Jongin seolah terpaku pada wajah cantik KyungSoo yang begitu menarik dimatanya. Dia merasa seolah ada efek bling bling yang menguar setiap kali KyungSoo mengeluarkan 'senyum imut no-jutsunya' (oke ini mulai lebay -_-! ). Jongin terdiam memandangi KyungSoo dengan senyum gaje yang terlihat sangat aneh.

"Jongin! Kau kenapa? Apa kau sakit? Kenapa melamun?" Tanya KyungSoo khawatir dengan perubahan sikap Jongin.

"Ha-hah? A-aku baik baik saja" Jongin gelagapan. Dia segera kembali menaiki motornya, mencoba mengalihkan perhatian pada hal lain. Chanyeol melirik KyungSoo memberi isyarat agar gadis itu melangkah sedikit kedepan, karna posisinya yang berada di bagian belakang motor. KyungSoo mengerti dan melangkah sedikit kedepan hingga kini dia berada tepat disamping Jongin. Jongin tidak bisa tenang diposisinya. Berada dekat dengan KyungSoo membuatnya mendadak salah tingkah. Jari-jarinya mengetuk ngetuk body motornya. Sebenarnya dia tak tahan ingin bicara pada KyungSoo, tapi dia merasa gugup entah karena apa.

"Huft..." Jongin menghela nafas mencoba menormalkan detak jantungnya yang kacau.

"Dokter N..." Ucapan Jongin terhenti. Matanya terbelalak saat kepalanya menoleh kearah KyungSoo yang ada disampingnya. Dia tadinya berniat bicara pada KyungSoo tanpa menatap gadis itu, jadi dia menoleh dengan kepala yang agak menunduk kebawah. Tapi itu justru menjadi keputusan yang buruk mengingat Jongin sedang berada diatas motornya sedangkan KyungSoo berdiri disampingnya yang membuat KyungSoo sedikit lebih tinggi darinya. Karna kepalanya yang menunduk, pandangan Jongin jadi berpapasan(?) langsung dengan dada KyungSoo.

GLEK

Jongin menelan ludahnya kasar. Pakaian KyungSoo yang super ketat memperlihatkan setiap lekuk tubuh KyungSoo termasuk bagian dadanya.

"J-Jongin? Apa tadi kau memanggilku?"

"Emm.. i-iya! Ta-tapi tidak jadi" Jongin mengalihkan perhatiannya ke-belakang, menghindari bertemu pandang dengan KyungSoo. Sungguh! yang dilihatnya tadi membuat pikirannya mendadak blank. KyungSoo menggidikkan bahunya dan kembali memasang senyum manisnya. Jongin melihat ke grid 2. Terlihat pembalap lain dari tim Repsol Honda. Seorang pembalap asal Indonesia yang menjadi rival terberatnya selama 2 tahun ini. Pembalap yang kini memiliki jarak poin terdekat dengannya. 83 poin. Jarak yang cukup jauh! Tapi tidak menutup kemungkinan bisa terkejar jika Jongin sampai tidak finish. Berbagai kemungkinan bisa terjadi bukan? Suasana hati Jongin mendadak berubah mendung begitu pula suasana lintasan yang berubah mencekam saat Jongin bertemu pandang dengan rival-nya itu. Kedua-nya saling menatap tajam satu sama lain.

'Kim Jongin' Jongin bisa membaca gerakan bibir sang rival yang menggumamkan namanya.

'Kim JongDi' :v :v Jongin balas menggumamkan nama sang rival #AuthorNumpangNyempil (Harap maklum, saya adalah cewek aneh yang terobsesi jadi pembalap, cuma nggak yakin bakal kesampean. Orang naik motor aja kagak bisa! Jadi harap izinkan saya berkhayal) Chanyeol menyadari aura tidak menyenangkan yang terasa diantara kedua rival aneh itu. Dia mendekat pada KyungSoo dan membisikkan sesuatu pada gadis itu. KyungSoo mengangguk dan kembali menatap Jongin. Ditepuknya pelan pundak si pembalap muda.

"Jangan bersitegang begitu! Chanyeol bilang itu bisa membuatmu tidak fokus. Ini! Kau mau minum dulu?" KyungSoo menyodorkan minuman yang baru diberikan oleh Chanyeol. Minuman dengan sedotan panjang yang lebih cocok disebut selang daripada sedotan.

Jongin tersenyum! perasaannya kembali cerah melihat senyum manis KyungSoo. Jongin menerima minuman itu. Namun memang dasar modus! bukannya mengambil alih minuman ditangan KyungSoo, Jongin malah dengan sengaja menggenggam tangan KyungSoo yang membawa minuman itu. Jongin membawa sang minuman(?) mendekat yang otomatis membuat tangan KyungSoo juga tertarik kearahnya. Wajah KyungSoo memerah, menyadari Jongin memang sengaja melakukannya.

"J-Jong-in.. K-kau bisa melepaskan tanganku sekarang"

"hihihi.. kau malu Dokter Nerd?" Goda Jongin dengan wajah ala remaja playboy yang dapet mangsa baru (Oke! Jongin mulai OOC. Nggak kayak diawal)

"Ti-tidak! Ha-hanya saja ini ditempat umum! Lagipula..."

"Iya iya aku lepaskan" Jongin terkikik geli melihat KyungSoo yang nampak salah tingkah. Semua yang dilakukan KyungSoo tampak sangat menarik dimatanya.

"mmm… jongin! Apa kau…" Beberapa saat kemudian KyungSoo mulai mengajaknya mengobrol tentang berbagai hal. Obrolan santai yang membuat Jongin merasa sangat nyaman dengan 'Dokter'nya itu.

Chanyeol menyeringai melihat Jongin yang tampak mengobrol akrab dengan KyungSoo. Tak jarang mereka terkikik kecil dengan apa yang mereka bicarakan. Bahkan Jongin menghiraukan begitu saja kamera yang ingin mengambil gambarnya. Chanyeol mulai mendekati Jongin dan menepuk pundaknya.

"Ada apa?" Tanya Jongin ketus. Sepertinya pembalap kebanggaan kita ini kesal karna acaranya diganggu saudara-saudara.

"Kau mau bertaruh?"

"Bertaruh apa?"

"Jika kau menang disini, kau sudah pasti akan menjadi juara karna poinmu tidak mungkin terkejar di 3 seri tersisa bukan?"

"Ya! kenapa?"

"Jika kau menang dan mendapat gelar ke-3 mu hari ini, aku akan berikan hadiah spesial untukmu" Jongin berdecak sebal. Jadi Chanyeol mengganggu-nya hanya untuk mengatakan ini? Membuang waktu saja.

"Ck! Aku tidak tertarik" Sentak Jongin ingin kembali berbalik pada KyungSoo. Namun Chanyeol kembali menarik kepalanya dan berbisik

"Bagaimana jika kubilang hadiah ini ada hubungannya dengan KyungSoo?" Seketika Jongin membeku. Chanyeol menaik turunkan alisnya seolah menantang Jongin agar menerima tawarannya.

"Apa yang kau inginkan jika aku kalah?" Sepertinya Jongin berubah pikiran karna mendengar sesuatu yang berhubungan dengan KyungSoo.

"Mudah saja! Jika kau gagal. Kau hanya perlu berteriak dipodium, bahwa aku jauh lebih tampan darimu" Jongin tersenyum remeh mendengar hal konyol itu.

"Baiklah! Kita sepakat!" kedua-nya beradu kepalan tangan tanda mereka sepakat tentang taruhan aneh itu.

"Kalian bicara apa?" Tanya KyungSoo saat Jongin kembali berbalik padanya. Jongin tersenyum dan sedikit mengacak rambut hitam KyungSoo yang tergerai.

"Hanya taruhan kecil"

"Ayo bubar! Sebentar lagi warm up lap! kembali ke pit" Jongin berdecak. Padahal dia masih ingin lebih lama bersama KyungSoo. Dia merasa sangat nyaman dengan KyungSoo.

"Jongin! berjuanglah! Aku berdo'a agar kau menang" KyungSoo menyemangati Jongin dengan mengepalkan tangan kanannya yang tidak memegang gagang payung. Jongin kembali tersenyum dan memakai helm-nya. Kalimat KyungSoo membuatnya tenang dan yakin. Para kru membubarkan diri kembali ke pekerjaan masing masing. Chanyeol menyeret KyungSoo kembali ke pit. Para pembalap mulai membawa motornya memutari sirkuit 1 putaran. Jongin tersenyum kecil dibalik helm-nya mengingat KyungSoo yang tersenyum manis padanya. Dia juga mengingat taruhannya dengan Chanyeol.

'Aku akan meraih gelar ketiga-ku hari ini' Batinnya penuh keyakinan. Para pembalap kembali kegaris start. Balapan akan segera dimulai.

pit

"Duduklah disitu Kyung! Aku harus memberi tanda untuk Jongin" KyungSoo duduk disalah satu kursi bersama beberapa kru yang menatap fokus pada layar monitor diatas. Chanyeol segera berlari kembali menuju garis start. KyungSoo ikut menatap monitor yang menampilkan para pembalap yang sudah kembali ke garis start. Kamera terfokus pada Jongin yang sedikit membenarkan sarung tangannya. Beberapa saat kemudian balapan 24 lap pun dimulai. Jongin langsung melesat menjadi pemimpin balapan diikuti oleh rival anehnya. KyungSoo menatap cemas monitor melihat jarak Jongin begitu dekat dengan rivalnya. Entah kenapa dia merasa takut jika Jongin akan dilewati oleh pembalap asal Indonesia itu. Dan benar saja, baru 4 lap Jongin memimpin balapan, sang rival sudah berhasil merebut posisi pimpinan balapan. Kedua-nya masih saling menempel satu sama lain, memperebutkan posisi pertama. Tak peduli dengan pembalap lain yang jaraknya semakin jauh dibelakang mereka. Lap 7 Jongin kembali merebut posisi pertama, namun tak berselang beberapa menit posisinya diambil alih kembali oleh sang rival. Menit demi menit berlalu. Kedua pembalap itu masih saja saling bersitegang. Hingga akhirnya pada lap ke 17 Jongin melebar entah karena apa.

KyungSoo berdiri dari kursinya dan pindah ke paddock, ruangan yang didatanginya saat pertama kali datang kemari. Dia mendudukkan dirinya disofa, mengeluarkan smartphone-nya dan mencoba mengalihkan perhatiannya agar tak memikirkan balapan yang sedang berlangsung. Melihat Jongin yang tiba tiba melebar dan otomatis membuat jaraknya jadi menjauh dari sang rival membuat KyungSoo merasa tidak ingin melihat balapan itu lagi (padahal ini mah kebiasaan ane kalo liat Lorenzo kalah :v ). Beberapa puluh menit berlalu. Suasana ruangan itu masih sunyi. Hanya suara benturan layar ponsel dengan jari KyungSoo yang terdengar. Mendadak KyungSoo dikejutkan dengan suara para penonton yang bersorak sangat keras. Tunggu! Itu sorakan kemenangan Jongin atau rivalnya?

BRAKK

KyungSoo terlonjak dari tempatnya duduk saat pintu dibuka (didobrak lebih tepatnya) dengan keras oleh pemuda tiang yang hari ini membawa masalah pada hidupnya.

"KYUUUNGGG! JONGIN MENANG! " seketika mata KyungSoo.

.

Diluar

Jongin memarkirkan motornya ditempat pertama yang langsung disambut meriah oleh para penonton dan seluruh kru tim-nya. Dia turun dari motornya yang langsung dihadiahi pelukan hangat dari manager tim.

"Selamat Jongin! Kau memberikan kami gelar lagi" Sang manager menepuk nepuk helm Jongin.

"Terima kasih" Jongin melepaskan pelukan manager tim dan menghampiri para kru-nya. Dia langsung diserang membabi buta oleh para kru saking bahagia-nya mereka. Ucapan selamat terus dilontarkan pada Jongin.

"Chanyeol! Kau mau membawaku kemana?" Sebuah suara lembut terdengar ditelinga Jongin ditengah ribuan sorakan heboh yang ditujukan padanya.

"Ikut saja! Jangan membantah!" Terlihat Chanyeol yang menyeret KyungSoo menuju kearahnya. Jongin menjauh dari kerumunan, menghampiri Sahabat dan Dokter-nya itu.

"Hei Jongin selamat! Kau berhasil! Kau memenangkan taruhan kita! Kuberikan hadiah pembuka. Hadiah yang sebenarnya akan kusimpan untuk nanti" Chanyeol mendorong KyungSoo kearah Jongin. KyungSoo menunduk, tak berani mengangkat kepalanya.

"Se-selamat Jongin! kau sudah juara 3 kali" KyungSoo mengulurkan tangannya memberi selamat. Jongin melepas helm-nya dan melemparkannya pada Chanyeol yang langsung ditangkap dengan sigap oleh si pemuda tiang.

"Terima kasih"

GREP

Suasana menjadi semakin riuh tatkala Jongin menarik KyungSoo kedalam pelukannya. Teriakan protes banyak terdengar dari para fans Jongin yang ber-gender perempuan. Sementara para fans laki laki merasa bangga sekaligus iri pada idola mereka karena bisa mendapatkan gadis secantik KyungSoo. KyungSoo diam, tak membalas pelukan Jongin. Tangan mungilnya memegang lengan Jongin yang melingkar dipinggangnya. KyungSoo ingin balas memeluk leher Jongin. Tapi dia tak mungkin melakukannya didepan ribuan penonton yang sebagian besar adalah para fans Jongin. Lagipula dia bukan siapa siapa Jongin. Dia hanyalah Dokter pengganti (dan umbrella girl pengganti) untuk Jongin. Dia tak punya hak memeluk pemuda berkulit tan itu.

"Terima kasih! Kau-lah alasan aku bisa menang hari ini" Jongin memeluk KyungSoo begitu erat. Menumpahkan segala kebahagiaan yang dia rasakan karna mendapat gelar ke-3 nya.

"A-apa? tidak Jongin! Kau menang karna kerja kerasmu dan tim. Aku tidak..." Jongin mengeratkan pelukannya pada KyungSoo, seolah meminta gadis itu untuk berhenti bicara. Kepala Jongin menggeleng.

"Tidak.. kau-lah alasan terbesarku" Gumam Jongin pelan. KyingSoo tersenyum. Ada perasaan bahagia yang KyungSoo rasakan mendengar ucapan Jongin.

"KYAA! APA YANG KAU LAKUKAN JONGIN?" Teriakan KyungSoo terdengar ditengah keriuhan yang semakin menjadi. Jongin mendadak mengangkat tubuh mungil KyungSoo hingga wajah cantik itu berada tepat didepan wajahnya. Tangan KyungSoo yang tadi enggan membalas pelukan Jongin, secara reflek langsung memeluk leher sang Juara Dunia. Jongin menatap dalam mata KyungSoo yang membulat dan...

CUP

Jongin mengecup sekilas bibir KyungSoo yang membuat sang Dokter mematung dengan mata membulat lucu dan wajah yang memerah.

"KYAA..! JONGIN! LEPASKAN GADIS ITU!"

"JONGIN! KENAPA KAU MENCIUMNYA?"

"PEREMPUAN SIALAN! AKU AKAN MEMBUNUHMU"

"MENJAUH DARI JONGINKU!"

"JONGIN! KENAPA KAU TEGA SEKALI PADAKU!" Suara riuh dari teriakan kaum hawa semakin keras terdengar. Banyak kalimat penuh rasa iri yang dilontarkan pada KyungSoo lantaran bisa menaklukan si pembalap anti-wanita, Kim Jongin. Jongin menurunkan tubuh KyungSoo dan kembali memeluknya (kali ini pelukan itu dibalas oleh KyungSoo). Para Kru tim Jongin akhirnya tidak tahan untuk tidak men'cie-cie(?) kedua manusia berbeda gender yang sudah terlihat seperti pasangan kekasih itu.

.

.

SKIP (Udah kepanjangan ini!)

.

Malam harinya

.

Suara riuh terdengar di restoran sebuah hotel bernama 'Namikaze Hotel(?)'. Kalian tau apa yang sedang terjadi? Tempat itu sudah disewa khusus untuk merayakan gelar juara ke-3 Jongin.

"Selamat Jongin! Kau benar benar anak emas kami"

"Benar! ini baru tahun ke-3 kau bergabung dengan Movistar Yamaha dan kau sudah memberikan kami 3 gelar beruntun" Jongin tersenyum kecil mendengar pujian yang sejak tadi dilontarkan oleh para petinggi tim. Walau dia merasa agak bosan karna selalu mendengar ucapan selamat sejak tadi siang. Jika bisa, dia sangat ingin menulikan telinganya untuk beberapa hari kedepan. Karna dia yakin akan mendengar kalimat yang sama setiap harinya.

"Ah.. tidak! bukan aku yang hebat. Tim bekerja sangat keras. Mereka-lah yang hebat" Ucap Jongin merendah. Dia menatap sekeliling. Banyak sekali orang yang datang ke pesta itu, mulai dari para pembalap, Para Kru tim balap, bahkan orang biasa yang kebetulan menginap dihotel itu. Jongin kini sedang berbincang dengan para petinggi tim yang sedari pesta dimulai terus memberinya pujian atas keberhasilannya.

"Jangan merendah begitu! Kemampuanmu itu luar biasa. Oh iya... ngomong-ngomong siapa gadis yang tadi siang kau cium didepan umum? kekasihmu?"

"Ah benar! Siapa gadis beruntung itu. Kau tau? Kejadian tadi siang menjadi trending topic dibeberapa negara! Para fansmu mengamuk dimedia sosial"

"A-a-ah! a-anu! i-itu... itu..." Jongin mengusap tengkuknya kikuk mengingat kelakuannya mencium KyungSoo didepan umum. Para petinggi yang tadi menggoda jongin terkikik geli melihat Jongin yang salah tingkah.

"itu apa Jongin? Jadi siapa gadis itu? Kekasihmu? Ah! aku yakin dia pasti kekasihmu"

"Benar! Kau tidak mungkin menciumnya jika bukan kekasihmu! karna setau kami, mendekat pada perempuan saja kau tak pernah!" Sepertinya orang orang itu semakin samangat menggoda Jongin.

"I-itu itu..! A-aku harus menyapa para tamu! A-aku permisi" Jongin segera pergi dari sana meninggalkan para petinggi yang tertawa keras karna berhasil menggodanya. Jongin menghela nafas lega karna berhasil kabur dari para petinggi. Namun itu tak berlangsung lama saat dia menyadari ternyata banyak perempuan yang datang ke pesta ini. Hampir semua Umbrella Girl sirkut Motegi hadir disini ternyata. Dan jangan tanya bagaimana penampilan mereka! Mereka memakai pakaian serba minim dan ketat yang membuat Jongin agak risih melihatnya. Banyak dari mereka yang menyapa Jongin sambil mengedipkan mata genit. Jongin hanya membalas mereka dengan senyum kecil (yang sangat tidak ikhlas). Bahkan ada yang dengan PD-nya merangkul lengan Jongin dan bermanja manja disana, berniat menggoda sang juara dunia. Tentu saja Jongin langsung melepas paksa rangkulan gadis itu dan mengangkat salah satu tangannya sambil mengucapkan maaf seolah mengatakan 'bukan muhrim' :v

Jongin kembali berjalan, Matanya menjelajah kesegala arah, seperti mencari keberadaan seseorang.

'Apa dia tak datang keacara ini? Atau mungkin dia masih malu karna kejadian tadi siang? Kenapa dari tadi dia tidak ada?' Batinnya. Tebak siapa yang sedang dicari Jongin!

Benar! KyungSoo! Sejak kejadian tadi siang, Jongin sama sekali tak melihat gadis itu. Dia bahkan menghilang sejak Jongin naik podium untuk menerima trofi. Ah! ada satu orang lagi yang menghilang begitu saja setelah balapan selesai! Chanyeol!

'hhh... entah kenapa perasaanku mengatakan hilangnya Dokter Nerd ada hubungannya dengan tiang listrik itu' Batinnya jengah. Jongin mengeluarkan smartphone-nya dan segera menulis pesan untuk sahabat tiangya.

'Hei Yeol! Kau dimana? Kenapa tidak ada dipesta?' Jongin segera mengirim pesan itu. Perasaannya mengatakan semakin cepat dia menemukan Chanyeol, semakin cepat juga dia akan menemukan KyungSoo. Jongin melangkah keluar dari tempat diadakannya pesta dan kini dia berada dilorong hotel. Dia memasukkan kembali smartphone-nya kedalam saku celana. Tiba tiba matanya melihat seonggok(?) pemuda berambut raven yang mojok diujung lorong. Jongin yang langsung mengenali pemuda itu sebagai rekan se-timnya segera berlari kecil menghampiri si pemuda raven.

"Hei Menma!" (Anak SasuNaru numpang nyempil :v ) Pemuda asal Jepang bernama Uchiha Menma itu menoleh dengan tangan kanan yang menahan ponsel ditelinga-nya.

"emm... tunggu sebentar ya Ka-san" gumam Memna pada seseorang diseberang telepon yang Jongin yakini adalah Ibu Menma. Jongin mengerti bahasa jepang, jadi dia tau apa yang Menma katakan.

"Ada apa Jongin nii-san? Apa ada masalah?" Tanya Menma menggunakan bahasa korea, tapi tetap menggunakan panggilan kakak dalam bahasa jepang. Tangan kanan Menma menutupi layar ponselnya, seolah menghalangi agar tak ada suara yang akan terdengar diseberang telepon.

"Tidak apa apa. Hanya saja... apa kau melihat Chanyeol? Aku sama sekali tak melihatnya di pesta"

"Chanyeol nii-san? Aku melihatnya lewat sini beberapa menit yang lalu. Saat ku-tanya, dia bilang sedang menyiapkan hadiah karna kalah taruhan darimu"

"Oh... baiklah! aku akan mencarinya sendiri. Tapi ngomong ngomong, apa yang sedang kau lakukan disini?"

"Ka-san menelpon! dia menyuruhku pulang malam ini mentang mentang aku sedang ada di Jepang" Gerutu Menma mengeluarkan ekspresi wajah kesal. Dia bahkan menunjuk-nunjuk ponsel ditangannya saking kesalnya ia pada sang Ibu yang belum memutuskan sambungan telepon. Jongin terkekeh geli dengan tingkah Menma yang seperti anak kecil.

"Oh ya.. selamat ya Nii-san atas gelar-mu yang ke-3! Kau benar benar luar biasa" Menma mengacungkan jempolnya pada Jongin, tak lupa dengan cengiran khas-nya.

"Ahh! Kau sendiri juga hebat! Kau baru naik kelas MotoGP musim ini, tapi sudah berada di peringkat 3 klasemen" Jongin meraih kepala Menma dan mengacak surai raven pemuda yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri itu.

"Tapi tidak sehebat dirimu yang langsung mendapat gelar juara dunia sejak pertama kali naik dikelas MotoGP. Aku iri padamu" Menma menyilangkan kedua tangannya sambil mengerucukan bibirnya, pura pura merajuk. Jongin tekekeh. Dia tau Menma tidak serius merasa iri dengannya. Karna Menma menjadi pembalap bukan mengincar gelar, tapi hanya karena hobi.

"Sudahlah.. aku harus segera mencari tiang berjalan itu. Sampaikan salamku pada Naru Ahjumma dan Sasuke Ahjussi" :o #PenyakitSasuNaruLoversKumat

"Siap Jongin-nii! Sudah, sekarang kau pergi sana! hus! hus! aku harus bicara lagi dengan Ka-san" Menma mengusir Jongin layaknya mengusir ayam yang membuat sang juara dunia radak gondok.

"Yak! apa hakmu mengusirku bocah?"

"Hotel ini milik Kakek dan Nenekku! Aku bebas mengusirmu! Sudah sana! hus! hus!" Menma kembali mengusir Jongin layaknya mengusir ayam. Jongin mendengus dan berjalan menjauhi Menma, berniat kembali ke-pesta. Namun...

Drrttt.. drrrtt..

Getaran ponsel menghentikan langkah Jongin yang baru akan membuka pintu. Dia mengambil kembali ponsel disaku celananya.

'From : Park Tiang

Hei Jongin! hadiahmu sudah kusiapkan! Datanglah ke-kamar hotelmu sekarang! Kau akan menemukan hadiahmu disana' Jongin langsung mengurungkan niatnya kembali ke-pesta. Dia berbalik dan berlari cepat kearah lift. Sesampainya didalam lift, dia segera menekan tombol ke lantai paling atas. Jongin bergerak gerak gelisah. Dia tak sabar menunggu pintu lift tebuka. Dia merasa sangat penasaran dengan hadiah yang dijanjikan Chanyeol berhubungan dengan KyungSoo. Perasaanya mengatakan dia akan mendapat jackpot(?) malam ini.

Ting

Akhirnya dia sampai dilantai paling atas. Jongin segera keluar dan berlari cepat menyusuri lorong hotel. Matanya menyusuri setiap pintu mencari kamar nomor 234.

231... 232...233...

ah.. itu dia 234! Jongin berhenti. Kepalanya menoleh kesekeliling, mencari keberadaan Chanyeol. Tak ada siapapun! Hanya lorong yang sepi! Diraihnya gagang pintu dan...

Krieett...

DEG

Jongin membeku ditempatnya. Apa ini hadiah yang dimaksud Chanyeol?

itu...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

Nah! Ini chapter 2-nya.

Gimana? Makin Absurd? Vastinya!

Makasih buat yang masih mau baca dan review :D

Dan maaf typo bertebaran dimana mana :D

Tinggalkan jejak kalian ya gaes :D

.

Balasan review

Yul Yulia

Lanjut chingu... buat banyak kaisoo mommentnyay ya... rindu Kaisoo banget. Udh jrang Ff Kaisoo sekarang. Ditunggu update an nya ya... Fighting!

-Ini udah ada lanjutannya. Makasih ya udah mau baca & review :D

ChocoSoo ff nya fresh karena baru keluar dari panggangan kkkkk
maksudnya karena aku baru pertama kali baca ff yg genrenya balapan motor jadi exited buat bacanya apalagi kaisoo hahaha

hwaiting!
jJang!

-berasa kayak roti ya baru keluar dari panggangan. Haha… ini FF muncul cuma karna ane hobi nonton balapan & ngebayangin yang jadi umbrella girl mak KyungSoo. Makasih ya udah ngeluangin waktu buat baca & review

dosarang12

aduh thorr .. kalau para pembalap itu semuanya ganteng kayak exo oppa , aku rela tukar impian menjadi umbrella girl . cepat update ya

-waduhh…. Saya ngerusak impian orang dong :v . ini udah update :D . Makasih udah ninggalin jejak

Soonini

dibuat rate M aja hehehehhh

nexttt nexttt

-Ntar di chapter 3 udah berubah M kok :v . Ini udah next. Makasih udah review

2ndsoo

lanjuttt, jongin lucuuuuu lanjut lagi yah authornim, semangat

-bukan lucu, ini mah disini absurd. Maklum authornya spesialis komedi gagal :v. Makasih ya udah review

nikyunmin

Lanjuttt..! Ceritanya oke.. Cuman kalo bisa disela2 cerita nggak usah pake tambahan kata2nya author.. Hehe.. Peace.. Maksudnya biar bacanya enakan aja..

-Ini udah next :D .Aduh maaf banget ya kalo agak mengganggu kata kata dari saya, ini udah kebiasaan saya kalo nulis FF soalnnya. Maklumlah… saya orangnya humoris tapi humornya garing. Hehehe.. btw, makasih reviewnya

serius, nih ff ceritanya bagus, gw jadi penasaran kyung kek gimana penampilannya, kgk sabar bwt nunggu kelanjutannya, lanjut yak, fast update, serius, gw suka nih ff

-ini udah fast update. Coba bayangin gimana penampilan KyungSoo kayak dekskripsi diatas. Makasih udah review :D

kyung1225

ditunggu banget chapter selanjutnya authornim

-ini udah lanjut :D . makasih ya udah ninggalin jejak

firawati9

Huwaaaa~ aku udah pernah baca ff ini di fb , tapi sayang di gantungin(?) Huhuhu :'( udah nungguin banget nih epep.

Seneng deh epepnya di posst ulang , nexxtt thor FIGHTING ;)

-Bukan gantung beb, tapi waktu ane mau post chapter 6 part 2 kan tau sendiri grup dibajak. Mau tak post di grup baru chapter 5 nya masih belum ketemu. Yaudah post yang ada dulu aja.

DBSJYJ

Lanjuttttt..ini pasti bakal seru wkwkwkwk xD dan aku penasaran kenapa sih jongin alergi sama perempuan? apakah dia punya trauma sama perempuan gitu/?

-Ini udah lanjut :D . Nah sekarang terkuak kan kenapa Jongin alergi sama perempuan. Btw, makasih udah ninggalin jejak

ripusi1288

waaaaaa syukaaaaakk nexxxtttt authornimeuuuu 3

-Haha… nggak nyangka saya kalo masih ada yang doyan sama ini FF. ini udah lanjut :D . makasih ya udah ninggalin jejak

Skymoebius

fic GP!AU ! sebenernya aku juga ada niatan buat bikin fic GP!AU gegara hobi nonton GP tapi belom terealisasikan jadi kalo ada fic yang sama latarnya tentang moto gp jangan nganggep plagiat ya kak, lagian plot sama cast nya juga beda hheheh
ini unik banget, jarang jarang ada fic yang ngangkat plot ini
next jangan lamalama ya, aku tunggu banget :D

-Haha… nggak papa kok . lagian mungkin banyak kok yang ngangkat cerita dari balapan. Kan sesuai sama imajinasi masing masing. Ini udah update. Makasih ya udah ninggalin jejak

Kaisooship

ahh suka lorenzo ya? sama hehe tapi marquez bikin galau kkk
seru nih, jangan lama2 ya updatenya jangan lama2 ya

-Iya.. saya fans Lorenzo sama Marquez. Sama berarti. Saya ngefans Lorenzo 10 tahun kalo marquez baru tahun lalu. Hahaha…. Ini udah update. Makasih udah ninggalin jejak :D

ssuhoshnet

Nice story
Keep writing!

-makasih udah ninggalin jejak

EyiLy

keren lahh meskipun buta banget soal balapan haha maklum gaksuka.. semangat buat lanjutnya hwaiting

-hahaha… coba bayangin aja kayak gimana ceritanya. Makasih udah review :D

babytaaa

ayo di nextt. buat jongin klepek2 sama kyungsoo *hadeh bahasaku kkkk

-ini udah next kok. Udah pasti lah Jongin klepek klepek sama pesona Mak KyungSoo. Makasih udah review :D

Eunmi88

kereeeennnn... seru bangeeettt fast update dong! penasaran!

-ini udah update. Lumayan cepet kan? Maklum tinggal nge-share. Soalnya ini ff lama :D

Oke… saya udah bales semua komennya.

Jangan sungkan untuk memberikan kritik dan saran

.

.

.

Kim JongDi alias Author Winter Soldier