BOSS

...

Main Cast:

Jung Daehyun

Yoo Youngjae

...

Other Cast:

Kim Himchan

Bang Yongguk

Moon Jongup

Nahyun (Sonamoo)

Jinyoung (Got7)

...

Rated M

...

#Banyak typo

...

-Happy Reading-

...

"Mereka tidak kuat dengan sikap keras Daepyonim, apalagi jika dia marah" ujar Jin membuat Youngjae menelan ludahnya

Tiba-tiba dia teringat dengan perkataan Daehyun waktu mereka di Milan "Kau belum mengenal siapa aku sebenarnya" kata-kata itu terngiang di telinganya

"Youngjae kau tidak apa-apa?" tanya Jin mencoba menyadarkan Youngjae dari lamunannya

"Tidak apa Jin" ujar Youngjae tersenyum tipis, dia melirik jam tangannya dan kembali menghabiskan makanannya

"Aku kembali ke atas dulu Jin" ujarnya lalu berdiri

"Bersama saja, aku juga sudah selesai" ucap Jin ikut berdiri dan berjalan bersama Youngjae.

Mereka bercanda dan tertawa bersama sepanjang perjalanan dari kantin menuju lift tanpa sadar sedari tadi Daehyun terus memperhatikan mereka

"Ekhemm" namja tan itu berdehem untuk menghentikan mereka

"Da-Daepyonim" sahut mereka berdua terkejut lalu sedikit membungkuk, namja tan itu menatap tajam Youngjae dan Jin

"Apa kalian akan terus bercanda? Ini sudah waktunya untuk kembali bekerja" ujar Daehyun dingin lalu masuk ke dalam lift yang sudah terbuka diikuti Youngjae dan Jin, mereka berdua berdiri dibelakang Daehyun tanpa bersuara

"Kenapa auranya jadi mencekam seperti ini?" batin Youngjae

Ting

Lift yang dinaiki mereka berhenti di lantai 10 "Saya turun duluan Daepyonim" ujar Jin membukukkan badannya sedikit

"Sampai jumpa lagi Youngjae-ah" ujar Jin pada Youngjae lalu menepuk pundak namja manis itu pelan sebelum turun

Daehyun merasa panas melihat kedekatan mereka apalagi setelah melihat Jin menepuk pundak Youngjae lewat pantulan kaca lift, dia mengeratkan genggaman tangannya sendiri

Setelah sampai di lantai 20 Daehyun langsung menarik tangan Youngjae saat pintu lift terbuka. Namja manis itu terkejut tiba-tiba Daehyun menariknya dia mencoba melapaskan tangannya dari Bossnya itu

"Ya Daehyun-ah apa yang kau lakukan pada Youngjae? Lepaskan dia" ujar Himchan saat melihat Daehyun sedang menarik Youngjae, dia mendekat dan mencoba untuk melepaskan tangan namja manis itu

"Jangan ikut campur Hyung ini urusanku dengannya. Minggir" ucap Daehyun lalu kembali menarik Youngjae ke ruangannya

Daehyun langsung mengunci pintu setelah mereka masuk, namja tan itu mendorong Youngjae ke dinding samping pintu dan mengunci kedua tangannya di samping kepala kemudian menatap tajam Youngjae membuat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa

"Da-Daepyonim lepaskan saya" ujar Youngjae takut, dia menunduk saat melihat mata tajam itu menatap dirinya

"Hebat sekali kau bisa langsung sedekat itu dengan namja lain di hari pertamamu bekerja" ujar Daehyun dingin

"Saya hanya tidak ingin memberi kesan buruk pada teman sekantor yang baru" jawab Youngjae

"Apapun alasanmu aku tetap tidak suka kau dekat dengan namja atau yeoja lain. Kau milikku Yoo Youngjae" ujar Daehyun tegas

Daehyun melepas sebelah tangannya lalu menggenggam dagu Youngjae membuat namja manis itu mengangkat wajahnya, tanpa mengatakan apa-apa dia langsung mencium bibir Youngjae dengan ganas untuk melampiaskan perasaannya. Youngjae yang terkejut langsung berontak karena ciuman Daehyun yang terasa kasar dan menuntut, dia terus berontak sampai ketukan pintu membuat namja tan itu melepas ciumannya

Daehyun berdecak lalu membuka pintu "Ada apa?" tanyanya

"Apa yang kau lakukan pada Youngjae?" tanya Himchan orang yang mengetuk pintu

"Bukan urusanmu" ujar Daehyun jengkel dengan sikap ingin tau Himchan

"Kau tidak apa-apa Youngjae?" tanya Himchan tanpa memperdulikan Daehyun

Daehyun memutar matanya kesal lalu menatap tajam Youngjae, merasa ditatap namja manis itu berdehem sebentar lalu menjawab pertanyaan Himchan

"Aku tidak apa-apa Busajangnim"

"Kau yakin?" tanya Himchan kembali

"Dia sudah menjawab Hyung sekarang keluarlah" usir Daehyun

Himchan menatap Daehyun tajam lalu keluar dari ruangan tersebut. Youngjae yang melihat itu ikut melangkah tapi baru akan membuka pintu tangannya kembali di tarik Daehyun

"Aku tidak main dengan ucapanku tadi. Jauhi namja itu jangan sampai aku melihatnya bersamamu lagi" ujar Daehyun

Tanpa menjawab Youngjae keluar dari ruangan Bossnya. Dia tidak habis pikir dengan sikap Daehyun, sikapnya yang sekarang sangat terbalik dengan sikapnya waktu mereka di Milan

"Dia tidak mengidap DID atau semacamnya kan?" tanyanya dalam hati, lalu menggelengkan kepalanya dan kembali mengerjakan tugasnya

.

.

.

Baru 3 hari Youngjae bekerja sebagai sekertaris Daehyun, dia selalu terkejut dengan sikap temprament namja tan itu dia tidak segan membentak orang yang lebih tua darinya

"Dia benar-benar lebih cocok jadi mafia" ujarnya pelan tapi masih di dengar Himchan yang berdiri di sampingnya, mereka baru saja selesai rapat

"Itulah kenapa banyak yang tidak betah menjadi sekertarisnya" bisik Himchan membuat Youngjae terkejut

"Maaf Busajangnim, saya tidak bermaksud tidak sopan" balas Youngjae pelan

"Tidak apa, aku paham jika kau seperti ini" ujar Himchan menghilangkan keformalan mereka "Sebenarnya sikap Daehyun tidak seperti yang kau kira, dia bisa menjadi seseorang yang hangat dan juga penyanyang jika dengan orang yang benar-benar dia sayangi" lanjutnya membuat Youngjae berpikir

"Apa yang kalian bicarakan?" tanya Daehyun saat dia membalikan badan dan melihat mereka masih berada dekat dengan lift

"Tidak ada. Aku hanya mengajaknya datang ke pestaku besok malam" jawab Himchan membuat Youngjae bingung

"Dia akan datang bersamaku" ujar Daehyun lalu menatap Youngjae "Sekertaris Yoo aku ingin review rapat yang tadi, usahakan buat dengan singkat dan jelas" lanjutnya dengan nada halus lalu masuk ke ruangannya, membuat Himchan mengerutkan alisnya

"Baik Daepyonim" jawab Youngjae "Busajangnim pesta apa yang anda maksud?" tanyanya setelah Daehyun masuk

"Ulang tahunku besok malam, aku akan mengadakan pesta sederhana di rumahku" jawab Himchan "Tidak perlu repot bawa apa-apa, kau hanya perlu datang" lanjutnya saat melihat Youngjae berpikir

"Baik Busajangnim, terima kasih telah mengundang saya" ujar Youngjae

"Panggil aku Hyung jika hanya berdua, mengerti?" ujar Himchan

"Oh ya apa yang kau berikan padanya hingga dia bisa bicara dengan halus seperti itu? Apa kopi yang kau buat punya ramuan khusus?" tanya Himchan

"Tidak Busajangnim, kopi yang saya buat hanya kopi biasa" ujar Youngjae

"Hng.. tidak biasanya dia akan bersikap seperti itu" ucap Himchan bingung lalu pergi

Melihat itu Youngjae kembali ke mejanya lalu mengerjakan review yang diminta Daehyun. Dia mengetiknya dengan teliti agar tidak dimarahi Bossnya itu, selesai dengan laporannya dia masuk ke ruangan Daehyun setelah mengetuk

"Daepyonim ini review yang anda minta" ucap Youngjae setelah masuk, dia melihat Daehyun baru saja selesai menelpon

Namja tan itu berjalan ke arahnya dan mengambil laporan yang dibuat Youngjae, dia membacanya dengan cermat lalu menutup laporan itu. Baru saja akan membuka mulut pintu ruangannya sudah dibuka oleh seorang yeoja yang tiba-tiba datang dan langsung memeluk Daehyun erat membuat Youngjae terkejut

"Nahyun-ah ada apa?" tanya Daehyun khawatir

"Hikss.. oppa" bukannya menjawab yeoja yang bernama Nahyun itu malah menangis

"Youngjae keluarlah" ujar Daehyun tanpa melirik Youngjae, dia sibuk mengurusi Nahyun yang mulau menangis kencang

Youngjae menurut dia keluar lalu menutup pintu ruangan Daehyun, dia penasaran siapa yeoja bernama Nahyun itu

"Ck kenapa aku merasa seperti ini" ujarnya, dia merasa tidak suka saat melihat Daehyun dipeluk seorang yeoja

Ckleck

Namja manis itu tersadar saat pintu ruangan Daehyun terbuka

"Sekertaris Yoo, aku akan pergi dengan Nahyun dan mungkin tidak akan kembali ke kantor" ujar Daehyun

"Oppa ayo pergi" ujar Nahyun lalu menarik lengan Daehyun tidak sabaran. Namja tan itu menurut dan pergi bersama Nahyun, dia memeluk pinggang yeoja itu sama seperti dia memeluknya saat di Milan

Youngjae yang melihat itu merasa cemburu dengan perlakuan Daehyun "Apa dia harus seperti itu?" tanyanya

Namja manis itu mencoba fokus mengerjakan tugasnya tapi tidak bisa pikirannya hanya tertuju pada Daehyun

"Aish, kenapa aku jadi seperti ini?"

.

.

.

Sabtu malam Youngjae sedang menonton tv sambil memakan cemilan sebelum ponselnya berbunyi, dia mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelpon

"Hallo" sapanya

"Kau sudah siap?" tanya orang yang menelponnya membuatnya menyerit bingung

"Siapa?" tanya Youngjae

"Bossmu sekertaris Yoo. Apa ini termasuk hobimu juga? Mengangkat telpon tanpa melihat siapa yang menelpon?" ujar Daehyun

"Y-Ye. Maaf Daepyonim aku sedang menonton tv" ujar Youngjae

"Berarti kau memang belum siap hmm" ucap Daehyun

"Siap untuk apa Daepyonim?" tanyanya bingung

"Ck apa kau lupa dengan undangan Himchan Hyung?" ucap Daehyun "10 menit aku akan sampai, pergunakan waktu itu sebaik mungkin Yoo Youngjae" lanjutnya lalu mematikan telponnya

Youngjae langsung berlari ke dalam kamar dan mempersiapkan dirinya, bel apartementnya berbunyi saat dia masih mengancingi kemejanya

"Jinyoung-ah buka pintunya" teriaknya pada sahabatnya yang berada di dapur

"Ne" ujar Jinyoung sambil melangkah membuka pintu, namja itu tercengang melihat siapa yang ada didepannya

"Apa Youngjae ada?" tanya Daehyun membuat Jinyoung tersadar

"Ya dia sedang ganti baju. Silahkan masuk Daepyonim" ujar Jinyoung sopan, dia mempersilahkan Daehyun duduk lalu pergi ke kamar memanggil Youngjae

"Jae-ah, Jung Daehyunmu sudah datang" ujar Jinyoung

"Siapa yang kau maksud eoh? Dia Bossku" jawabnya

"Kata-katamu tidak ada bedanya denganku" goda Jinyoung membuat Youngjae menatapnya kesal

"Ck sudahlah aku pergi dulu" ujar Youngjae, dia keluar dan terpana melihat Daehyun sedang duduk di sofa. Namja tan itu memakai kaos putih v-neck polos dilapisi blazer biru dan celana hitam yang robek di kedua lutut

"M-maaf lama Daepyonim" ujar Youngjae setelah tersadar

Daehyun memperhatikan Youngjae dari ujung kaki sampai atas kepala, namja tan itu memakai pakaian yang senada hampir dengannya kemeja biru gelap dan celana hitamnya. Daehyun tersenyum tipis

"Ayo pegi" ajaknya

.

Mereka sampai di rumah Himchan setelah 20 menit perjalanan, sebenarnya jarak apartement Daehyun lebih dekat dari rumah Himchan hanya 5 menit jika membawa mobil tapi dia sudah mengatakan akan datang bersama Youngjae makanya dia menjemput namja manis itu dulu

Daehyun turun setelah memakirkan mobilnya, namja tan itu memeluk pinggang Youngjae dan menarik namja manis itu lebih dekat padanya saat berjalan bersama seperti waktu di Milan. Youngjae terkejut tapi entah kenapa dia tidak menolaknya

"Akhirnya kau datang juga" sapa namja yang terlihat garang di samping Himchan

"Tidak ku kira kau membutuhkan pantauan polisi untuk pestamu Himchan Hyung?" ujar Daehyun sambil bercanda

"Ya aku datang sebagai kekasihnya bukan polisi" ujar namja itu

"Sudahlah berhenti bertengkar. Youngjae-ah kenalkan ini Bang Yongguk, dia kekasihku" ujar Himchan memperkenalnya Yongguk

"Annyeonghaseyo, saya Yoo Youngjae" ujar Youngjae memperkenalkan diri

"Santai saja Youngjae tidak perlu seformal itu, panggil saja aku Hyung" ujar Yongguk, dia baru saja akan mengusap kepala Youngjae tapi terhenti karena suara deheman Daehyun

"Jangan sembarangan menyentuh Hyung" ujar Daehyun membuat Yongguk tertawa

"Kau posesif sekali Daehyun" kata Yongguk membuat Youngjae sedikit malu

"Selamat ulang tahun Himchan Hyung" ucap Youngjae

"Gomawo Youngjae, silahkan nikmati pestaku" balas Himchan tersenyum

"Daehyun-ah sepertinya kau sudah bisa melepas rangkulanmu itu" ujar Yongguk sambil melirik tangan Daehyun, Youngjae yang sadar langsung melepas rangkulan namja tan itu dengan sopan

"Kalau begitu saya akan bergabung dengan yang lain" ujar Youngjae lalu pergi dari sana

Daehyun yang melihat Youngjae pergi terus memperhatikannya, itu membuat Himchan dan Yongguk tersenyum

"Sepertinya ada yang jatuh cinta disini" ujar Himchan

Daehyun yang sadar dirinya sedang menjadi bahan ledekan mereka langsung duduk di sofa lalu menyalakan rokoknya

"Kau belum berhenti merokok juga?" tanya Himchan

"Aku belum berniat berhenti" ujar Daehyun

"Jadi ada apa dengan namja manis itu?" tanya Yongguk

"Kau belum menceritakan apa-apa padaku kenapa kau memaksaku untuk menjadikannya sekertarismu" ujar Himchan

"Aku bertemu dengannya di Milan" ujar Daehyun membuat Himchan terkejut

"Mwoya? Jadi namja yang menghabiskan malam denganmu itu Youngjae?" tanya Himchan memperjelas

"Iya. Kenapa?"

"Tidak aku hanya kasihan padanya. Kenapa dia bisa bertemu dengan namja mesum sepertimu" ujar Himchan

"Ck, bukankah seharusnya dia beruntung bisa bertemu dengan namja kaya sepertiku" ujar Daehyun, matanya menatap tajam pada Jin yang tiba-tiba datang dan langsung merangkul pundak Youngjae

"Kau mengundang namja itu juga?" tanya Daehyun pada Himchan

"Aku mengundang hampir semua pegawai HRD" jawab Himchan sambil meminum winenya

"Matamu bisa keluar jika seperti itu" ucap Yongguk lalu melempar sesuatu pada Daehyun

Namja tan itu membulatkan matanya melihat apa yang dileparkan Yongguk padanya

"Aku tidak menyangka seorang polisi membawa barang seperti ini" ujarnya pada Yongguk

"Aku membawanya untuk ku pakai dengan Himchan, tapi sepertinya malam ini kau lebih membutuhkannya" jelas Yongguk sambil tersenyum miring

"Lihatlah mereka ternyata bisa sedekat itu" ujar Himchan mencoba memanas-manasi Daehyun

Daehyun kembali melihat kearah Youngjae dan Jin, posisi keduanya sangat dekat dengan Jin yang mulai memeluk pinggang namja manis itu sambil tertawa. Daehyun berdiri dan menghampiri mereka, dia langsung menarik tangan Youngjae membuat pelukan Jin terlepas

"Ayo pulang" ujarnya lalu menarik namja manis itu keluar

Youngjae mulai berontak saat genggaman tangan Daehyun semakin erat "Daepyonim lepas ini sakit" ujar Youngjae

Daehyun baru melepas tangan Youngjae saat mereka sampai di samping mobilnya "Kau lupa apa yang ku katakan waktu itu? Jauhin Kim Seokjin ini terakhir kalinya aku memperingatimu jika sampai aku melihat kalian bersama lagi maka aku akan langsung memecatnya secara tidak terhormat" ujarnya manatap tajam Youngjae

"Kenapa kau melarangku untuk berdekatan dengan teman-temanku?" tanya Youngjae

"Karena kau milikku Yoo Youngjae" jawabnya

"Aku bukan milikmu Daepyonim, aku bukan barang yang seenaknya bisa kau miliki" balas Youngjae dia lelah dengan sikap Daehyun yang seperti ini

"Berhentilah bersikap seper..Hmmmp" ucapan Youngjae terhenti saat Daehyun menciumnya

Namja tan itu mengigit bibir Youngjae hingga membuatnya terbuka, dia memasukan lidahnya dan memlilit lidah Youngjae tanpa namja manis itu sadari Daehyun mendorong masuk pil kecil yang entah kapan sudah berada di dalam mulutnya hingga tertelan oleh Youngjae

Youngjae berhenti berontak dia sadar jika dia terus beronak maka Daehyun akan semakin berbuat lebih. Benar saja Daehyun berhenti setelah Youngjae diam dia melepas ciuman mereka

"Masuk" ucap Daehyun lalu membuka pintu

Youngjae hanya diam menatapnya "Apa kau tidak ingin pulang heh?" tanyanya dingin tanpa bantahan namja manis itu masuk lalu diikuti Daehyun

Daehyun membawa mobil dengan kecepatan sedang padahal jalan sedang dalam keadaan sepi "D-Daepyonim bisa lebih cepat sedikit shh" ujar Youngjae setengah mendesah membuat namja tan itu meliriknya lalu tersenyum miring

"Cepat juga obat itu bereaksi" batin Daehyun. Dia melihat Youngjae yang gelisah di sampingnya, namja manis itu meremas kemeja bagian bawahnya erat dahinya mulai berkeringat

"Kenapa hmm?" tanya Daehyun lalu mulai mengelus leher Youngjae dan membuat namja manis itu semakin terangsang, Youngjae menutup matanya dan mengigit bibirnya

"Ada apa denganku? Kenapa tubuhku bereaksi seperti ini hanya dengan sentuhannya?" batin Youngjae sambil menahan desahannya

Daehyun membelokan mobilnya ke gedung apartement mewah, dia memakirkan mobilnya di lantai bawah tempat parkir yang hanya berisi beberapa mobil mewah

...

Warning NC

...

"Turunlah" ujarnya

"D-dimana ini?" tanya Youngjae saat mereka turun

"Apartementku" jawab Daehyun, dia merangkul pundak Youngjae memasuki lift. Saat mereka masuk tangan Daehyun mulai turun mengusap punggung hingga ke pinggang, dia mengusapnya lembut lalu meremasnya

"Eunghhh" desah yang sedari tadi di tahan Youngjae akhirnya keluar "D-Daepyonim" panggilnya

"Hmm.. apa sayang" jawabnya lalu mengeciumi belakang telinga Youngjae, membuat namja manis itu mengerang dia meremas ujung blazer Daehyun

"Ahhh" Youngjae yang sudah terpengaruh obat mulai memiringkan wajahnya kearah Daehyun dan langsung mencium bibir namja tan itu, otak dan tubuhnya sudah tidak sejalan dia ingin berhenti tapi tubuhnya menolak dia menginginkan sentuhan Daehyun

Namja manis itu semakin menggila saat ciuman panasnya disambut lembut Daehyun membuatnya semakin tidak sabaran, Youngjae mendorong tubuh Daehyun ke dinding lift lalu menciumnya penuh gairah, tangannya bermain di dada bidang namja tan itu. Daehyun mencoba menghentikan Youngjae yang semakin liar

"Tunggulah sebentar, aku akan membuatmu menjerit sampai suaramu habis malam ini" ujar Daehyun lalu menjilati belakang telinga Youngjae, dia menariknya keluar lift dan memasuki apartement mewahnya

Namja tan itu menarik tengkuknya kembali mencium dan menyesapnya setelah masuk ke apartementnya. Daehyun mendorong Youngjae hingga terbaring di sofa ruang tamu, namja manis itu membuka mulutnya mempersilahkan lidah Daehyun masuk dan menjilati lidahnya lalu menghisapnya hingga kering membuat namja manis itu mengerang

Tangan Daehyun membuka kancing celana Youngjae dan langsung meremas dan memajakan juniornya pelan "Ahh Daehpyonimhh lebihhh cephatthh oohh" desah Youngjae saat namja tan itu melepas ciumannya dan beralih ke leher jenjang miliknya

"Panggil namaku jika sedang bercinta sayang" ujar Daehyun lalu mempercepat gerakan tangannya

"Ahhh ohh Daehh hyunnh akh"

"Aku menyukai wangi tubuhmu Youngie hmmm" ucap Daehyun sambil meninggalkan tanda di sekitar leher dan bahu

"Ahhn shh enghh"

"Lebihh eung cephat aakhhu akanh sampaiihhh"

Mendengar itu Daehyun menarik keluar tangannya membuat Youngjae kecewa, Daehyun mengenggam kerah kemeja Youngjae dan membukanya dalam saku tarikan membuat kancing kemejanya lepas dari tempat. Jari telunjuknya menelusuri dada turun hingga pusar, dia memainkan jarinya pada pusar Youngjae lalu mengelus secara melingkar dan menekannya dengan satu jari sementara tangan lainnya mencubit kecil nipplenya yang sudah menegang

"Ahh Daehhh akuhh tidak tahanhh"

Daehyun berhenti lalu membuka blazernya dan membuangnya, dia berlutut di depan sofa "Angkat pantatmu" ujarnya Youngjae menurut Daehyun langsung melepaskan celana beserta dalam Youngjae

Daehyun mengelus paha dalam namja manis itu membuatnya mengerang kemudian mengangkat kaki Youngjae ke sofa dan melebarkannya, dia memanjakan junior Youngjae sebentar kepala namja tan itu mulai turun lalu menjilati ujung junior Youngjae kemudian memasukannya ke dalam mulutnya

"Ahhhh Daehyunhhh" desah Youngjae lalu merapatkan pahanya tapi di tahan Daehyun, namja tan itu juga memasukan dua jarinya ke dalam hole Youngjae yang masih kering

"AKHH sakit" erangnya sambil meremas rambut Daehyun acak, namja tan itu tidak memperdulikannya dan tetap mengeluar masukan jari-jarinya semakin cepat

"Ohh ahhh shh lebihhh dalamh aaahhh" desahnya mulai keenakkan lalu mendorong kepala Daehyun

Daehyun menggulum juniornya dia menusukan jari-jarinya lebih dalam lalu membuat gerakan menggunting membuat Youngjae mendesah keras

"Ahh ahh dihh sanahh Daehh oohh" Daehyun menemukan spot Youngjae dengan cepat menusuk tempat yang sama berulang-ulang membuat Youngjae semakin lupa diri tidak lupa dengan mengisap kuat junior yang sudah mengeluarkan precumnya

"Aahh akuhh inginn keluarhhh ohhhh" Daehyun menarik keluar jarinya lalu berhenti mengulum junior Youngjae

"Daehyunieeh" panggil Youngjae dengan wajah memerah. Namja tan itu hanya tersenyum miring melihat penampilan Youngjae yang sudah berantakan, tubuhnya yang mengkilat karena keringat serta rambut yang acak-acakan setengah basah membuat nafsunya semakin naik

Daehyun berdiri lalu membuka celana beserta dalamannya lalu mengeluarkan juniornya dan menusuknya dibibir Youngjae "Manjakan dia" ujarnya langsung dituruti namja manis itu

Youngjae memasukan junior besar Daehyun lalu mengisapnya, menjilat dan mengulumnya tangannya juga mengurut bagian yang tidak masuk ke dalam mulutnya membuat junior besar namja tan itu lebih tegang lagi

"Shhhh lebih cepat" pinta Daehyun memaju mundurkan pinggangnya, dia lalu meremas rambut Youngjae dan membantunya mempercepat gerakannya

"Shh ahh mulutmu nikmat Jaehh" Daehyun mendesah lalu mendorong kepala Youngjae hingga juniornya hingga masuk lebih dalam dan membuat Youngjae tersedak, namja manis memukul perut Daehyun karena merasa kehabisan nafas mengerti dia mengeluarkan juniornya dari mulut Youngjae

"Hahh ahh" desah Youngjae terengah-engah saat junior Daehyun keluar, namja tan itu melihat wajah memrah dan mata yang sedikit berair karena ulahnya tadi

Daehyun kembali duduk di sofa lalu menganggat Youngjae ke pangkuannya dengan posisi membelakangi dirinya dan langsung memasukkan juniornya dengan sekali hentak

"Akhh Daehyunhh shh pelanhh ahh" Youngjae tersentak saat milik Daehyun masuk

"Terus mendesah sayang akhh" desah namja tan itu sambil membantu Youngjae naik turun diatasnya, dia menaikan kedua kaki namja manis itu ke sofa membuatnya terbuka lebar

"Aah hahh euungghh"

"Daehyunhhh euungg aaahh disanahh ohh" desah Youngjae saat namja tan itu menabrak spot, mendengar itu Daehyun terus menumbuk kuat dan dalam spot Youngjae

"Lebihh cepathh ooh aahhh" ujar Youngjae meminta lebih

Tangan kanan Daehyun pindah ke junior tegang Youngjae mengurut lalu mengocoknya dengan cepat sedangkan tangan kirinya menarik bahu namja manis itu agar menempel pada dadanya. Bibir Daehyun bermain di belakang telinga dan mengigit kecil telinga Youngjae sedangkan tangan kirinya tadi berada di bahu pindah ke nipple, dia terus merangsang namja manis itu

"Ahh shh Daehh ahh hahh"

"Ssebentar eungg lagihh AKKHHH" jeritnya, dia akan sampai tapi Daehyun malah menutup lubang juniornya dengan jari jempolnya tanpa berhenti mengocok juniornya

"Daehh lepashh aahhh biarkanhh akuhh keluarhh shhh" Youngjae meremas lengan kanan Daehyun, namja tan itu tidak memperdulikannya dia menaikkan pinggangnya dan menghentak kasar hole Youngjae

"Kau tidak boleh keluar sebelum aku keluar"

"Akhh haahhh Daehyunhh akhhh"

"Shh sebentar lagihh ohh AKHHH" desah namja tan itu saat dirinya keluar

"AAKHHH" jerit Youngjae saat dirinya orgasme kering

Daehyun mengeluarkan juniornya membuat cairannya ikut keluar, dia lalu membaringkan namja manis itu di sofa, dia melihat Youngjae membuka matanya dan menatap dirinya sambil mengigit bibir

"Daehyun hh" panggil Youngjae lalu menarik kaos basah yang belum sempat dilepas namja tan itu

Daehyun tau jika Youngjae masih menginginkannya, namja manis itu masih dibawah pengaruh obat perangsang yang di berikannya apalagi dia baru saja orgasme kering

"Kau tidak berpikir aku akan membuatmu keluar segampang itu kan? Kau sama sekali tidak mendengarkan aku untuk menjauhi namja itu Youngjae" ujar Daehyun

"Aaku minta maaf Daehyun sekarang masuki aku dan biarkan aku kaluar kali ini" pinta Youngjae

"Memohonlah jika kau ingin, secara liar Youngjae"

"Aku mohon masuki aku Daehyun buat aku berteriak sampai suaraku habis dan keluar berkali-kali" ujar Youngjae frustasi membuat Daehyun tersenyum puas

"Berbalik" ujarnya namja manis itu berbalik dengan posisi menunggik

Plak

"Ahhh Daehh" desahnya saat Daehyun menapar pantatnya bukanya merasa sakit dirinya malah merasa semakin panas

"Lagi?" tawarnya, hanya dijawab dengan anggukan Youngjae

Plak..plak..

"Aahh aahhh eunghh"

Daehyun kembali menapar pantatnya lalu meremasnya sampai memerah, dia melebarkan kedua sisi pantat namja manis itu tanpa berkata apa-apa Daehyun langsung memasukkan juniornya masuk ke dalam hole Youngjae

"Akkhhh haahhh Daehyunn aaahhh" desah Youngjae dia mencoba meremas sofa saat Daehyun menggerakannya dengan tempo yang cepat

"Eungg ahhh haahhh lebihh dalamhh eunghh"

"Oohh ohh aaahh disanaahhh ahhh" desahnya. Daehyun kembali menusuk tempat yang dimaksud Youngjae berulang-ulang

Tangan Daehyun tidak tinggal diam dia mengocok junior Youngjae secepat dia menusuk hole namja manis itu, tangan Daehyun yang lain mengangkat dagu Youngjae untuk mendongkak

"Ohhh kau menjepitku asshhh" Daehyun mendesah kepalanya mendongkak ketika Youngjae mengetatkan holenya

"Haahhh aaakhhh Daeehh ohh"

Daehyun mencium, menjilat dan menggigit punggung telanjang Youngjae membuatnya semakin menggila

"Daehyunhh kumohhonnh lebihh cepathh aahh haahhh" desah Youngjae lalu mengigit jari jempol Daehyun yang berada di depan bibirnya, dia mengisapnya kuat saat jari tangan Daehyun semakin cepat mengocok miliknya selaras dengan tusukan namja itu pada holenya

"Akkuh inginn keluarhh Daehyunn"

"AAKHHH" cairannya keluar banyak mengotori sofa dan tangan Daehyun

"Hahh hahh" Youngjae terengah-engah saat keluar

"Daehyun-ah mmh" panggil Youngjae holenya masih berkedut, Daehyun mengerti jika namja manis itu belum puas dia mencabut juniornya dari hole Youngjae dan membalikan tubuhnya

"Penganggan kita akan pindah ke kamarku" ucapnya lalu menggendong Youngjae seperti koala

Mereka berjalan sambil berciuman, dia menurunkan Youngjae di ranjangnya lalu melepas ciumannya dan membuka kaosnya. Daehyun menaikan kedua kaki namja manis itu ke pundaknya dan kembali memasukkan juniornya

"Hhh ahhh ahhh shhh"

"Anghh ohh Daeh hahhh aaaahhhh"

"Kenapah kau shh semakin sempit oohh" tanya Daehyun saat mendesah

"Ohh Daehyunniehh haahh ahhh" desah Youngjae saat Daehyun menghetaknya kuat

Daehyun menurunkan kaki Youngjae dan membukanya lebar

"Akhh sial kau menjepitku terlalu kuat Youngjaehhh" ujar Daehyun, dia hampir ambruk karena namja manis itu menjepitnya begitu erat

"Ahhh aahhh Daehh shh terushh aahh disanaahhh"

Dia mendekatkan wajahnya dengan siku menopang di samping kepala Youngjae "Kau milikku Yoo Youngjae. Ingat itu" ujarnya penuh penekanan dan semakin mempercepat gerakannya

"Hahh ahh yah akuh milikmuh ahh Daehyunhh eeunghh" balas Youngjae suaranya mulai serak tangannya meremas sprei kuat saat Daehyun menaikkan tempo tusukannya, namja tan itu kembali mencium Youngjae penuh gairah saat merasa dia akan sampai

"Emmhh eungg hhh" desah tertahan Youngjae dia lalu meremas lengan berotot Daehyun dirinya juga akan sampai

"DAEHYUN/YOUNGJAE" mereka menjerit nama masing-masing saat klimaks, Youngjae bergetar ketika merasa cairan Daehyun tumpah banya didalamnya. Mereka saling diam hanya suara helaan nafas yang terengah-engah terdengar

"Tidurlah" ujar Daehyun setelah lama saling diam, Youngjae tidak menjawab dia langsung tertidur saat tangan Daehyun mengusap kepalanya

.

.

.

.

TBC