BOSS

...

Main Cast:

Jung Daehyun

Yoo Youngjae

...

Other Cast:

Kim Himchan

Bang Yongguk

Moon Jongup

Nahyun (Sonamoo)

Jinyoung (Got7)

...

Rated M

...

#Banyak typo

...

-Happy Reading-

...

"Sepertinya aku pernah melihat mobil itu sebelumnya?" tanyanya membatin, dia mulai curiga

"Daehyun ayo kita bisa terlambat"

Suara Youngjae menyadarkannya, namja tan itu mengangguk dan langsung memasuki mobilnya dan pergi ke kantor

"Aku turun di halte dekat kantor saja" ucap Youngjae

"Wae?" tanya Daehyun bingung

"Apa kau lupa kemarin kita beberapa kali terlihat pergi dan pulang bersama, orang kantor akan kembali curiga jika kita datang bersama lagi" ujar Youngjae

Daehyun menghela nafas "Lagipula kenapa kita harus bersembunyi seperti ini? Kita bisa mengatakan kalau kita sepasang kekasih"

"Aku tidak ingin menjadi bahan perbicaraan. Kau belum lupakan ceritaku kemarin, aku dipecat karena digosipkan berhubungan dengan GM perusahaan tersebut hingga membuat banyak pegawai kantor yang iri padaku dan memfitnahku. Aku tidak ingin seperti itu lagi Dae" jelas Youngjae

"Aku mengerti Jae, jika suatu saat itu terjadi maka aku yang akan berdiri paling depan dan membelamu, lagipula kita juga tidak bisa terus merahasiakan ini kan"

"Iya aku tahu tapi jangan sekarang aku belum lama bekerja di perusahanmu"

"Ya sudah jika itu maumu, aku tidak akan memaksamu setidaknya untuk sekarang" ujar Daehyun pasrah lalu mengelus rambut kekasihnya

Namja tan itu menurunkan kekasihnya di halte dekat kantor sesuai keinginan kekasihnya "Hati-hati telpon aku jika terjadi sesuatu" ujar Daehyun

"Halte ini hanya beberapa meter dari kantormu Daepyonim, tidak usah berlebihan seperti itu" balas Youngjae tersenyum geli dengan sikap protective kekasihnya, dia mencium pipi Daehyun lalu turun

Setelah melihat Youngjae berjalan namja tan itu kembali menjalankan mobilnya, dia berhenti di tempat parkiran khusus untuknya dan turun

"Pagi Jung Daepyonim" sambut Himchan saat mereka bertemu di depan lift, namja tan itu hanya meliriknya tanpa membalas sapaan wakilnya itu

"Apa kau mendadak bisu? Tidak bisakah kau menjawabku" ujar Himchan

"Tidak bisakah kau diam? Ini masih pagi jangan membuat moodku hancur dengan kelakuanmu" ujar Daehyun lalu memasuki lift

"Huh yang ada malah kau yang membuat moodku hancur" balas Himchan mengikuti Daehyun masuk

"Mana Youngjae? Kau tidak berangkat bersamanya? Kalian bertengkar?" tanya Himchan tidak berhenti merecoki Daehyun

Namja tan itu menutup matanya mendengar pertanyaan Himchan, untung saja di lift hanya ada mereka berdua. Daehyun membuka mata dan menatap tajam "Youngjae turun di halte dekat kantor, dia tidak ingin membuat orang curiga kalau kami mempunyai hubungan" jawabnya

"Mungkin dia malu jika ketahuan punya hubungan dengan Boss yang temprament seperti yeoja yang sedang mendapat bulanannya" ucap Himchan asal membuat Daehyun kesal

Benarkan Hyungnya itu hanya membuat moodnya benar-benar hancur

"Tidak bisakah kau diam saja Hyung" ujar Daehyun dingin membuat Himchan bergedik dengan aura gelapnya

"O-oke maaf"

Mereka keluar dari lift dan berjalan bersama ke arah ruangan mereka masing-masing

"Bagaimana dengan persiapan pesta ulang tahun perusahaan?" tanya Daehyun

"Berjalan lancar, tempatnya sudah diatur hanya tinggal membagikan undangan saja" jawab Himchan

"Pastikan tidak ada yang kurang Hyung"

"Oke dan jangan lupa 15 menit lagi kita ada rapat" ujar Himchan

"Ya aku ingat" ujar Daehyun

Ting

Pintu lift terbuka membuat mereka mengalikan padangannya pada 2 orang yang datang sambil bercanda satu sama lain

"Mana ada atasan yang sampai lebih dulu dari sekertarisnya" ujar Himchan pada Youngjae dan Jieun

Daehyun memutar matanya "Dia mulai lagi" batinnya

"Maaf Busajangnim, tapi baru kali ini kami terlambat" ujar Jieun membalas Himchan sementara Youngjae hanya diam dan tersenyum tipis. Himchan dan Jieun memang sudah dekat sejak kuliah, dia juga yang memperkenalkan Himchan pada Yongguk kebetulan Jieun adalah tetangga Yongguk

"Sekertaris Yoo sebaiknya kau ikut aku, kita ada rapat sebentar lagi" ujar Daehyun memanggil Youngjae ikut dengannya

"Hati-hati dia sedang datang bulan" bisik Himchan bercanda pada Youngjae, namja manis itu hanya tertawa tipis mendengar candaan Himchan lalu kembali berjalan mengikuti Daehyun

.

.

Ruang rapat

Mereka membahas rencana pembangunan hotel yang baru akan mereka bangun dengan kontraktor

"Bagaimana Jung Daepyonim? Apa ada yang kurang?" tanya kepala proyek

"Kurasa tidak, tapi aku ingin meninjau langsung tempat hotelnya akan dibangun" ujar Daehyun

"Baik Daepyonim. Kapan anda punya waktu untuk itu?"

"Setelah pesta perusahaan aku akan menghubungimu" jawab Daehyun lalu berdiri melihat itu yang lain ikut berdiri dan saling menjabat tangan, lalu mengatar mereka keluar

Daehyun kembali ke ruangannya bersama Youngjae "Jae kosongkan jadwalku dan punyamu setelah acara perusahaan, kita akan melakukan peninjauan ke daegu" ujar Daehyun

"Baik Daepyonim" jawab Youngjae

Daehyun duduk di kursinya dan memeriksa beberapa berkas-berkas penting, namja tan itu berkutat dengan serius membuat Youngjae yang masih berdiri disampingnya terpana namja manis itu terus memperhatikan kekasihnya tanpa mengedipkan matanya

"Dia terlihat jauh lebih tampan jika sedang serius seperti ini" batinnya

"Aku tau jika aku tampan tapi jangan terus memperhatikanku seperti itu. Kedipkan matamu sayang" ujar Daehyun tanpa menoleh

Youngjae tersentak saat mendengar suara Daehyun, wajahnya memerah malu karena ketahuan sedang memandangi kekasihnya

"S-saya keluar dulu Daepyonim" pamitnya, Daehyun tersenyum geli melihat kekasihnya keluar dengan tergesa-gesa

Setelah memeriksa beberapa berkas namja tan itu keluar dari ruangannya dengan membawa berkas yang tadi di periksanya

"Aku akan pergi menemui Minwoo ahjussi dulu. Tidak perlu ikut ini bukan pertemuan penting" ujarnya saat melihat Youngjae akan berdiri

"Kau jangan lupa makan siang dan ingat jauhi namja itu"

"Iya Jung Daepyonim, aku akan makan siang bersama Jieun Noona" ucap Youngjae

Daehyun tersenyum lalu melangkah pergi, melihat itu Youngjae kembali mengerjakan pekerjaannya

Drrt..drrtt..

Tidak lama ponselnya bergetar namja manis itu melihat ibunya yang menelpon tanpa menunggu lagi dia langsung mengangkatnya

"Halo umma?"

"Youngie. Bagaimana kabarmu sayang?"

"Aku baik-baik saja umma. bagaimana dengan umma dan appa?"

"Umma baik tapi appamu sedang sakit, tadinya appamu melarang menelpon tapi umma rasa tidak ada salahnya jika kau tau"

"Sakit? Penyakit appa kambuh lagi?" tanya Youngjae panik

"Ya begitulah, tapi appamu sudah mendingan setelah minum obat"

"Syukurlah" ujar Youngjae

"Youngjae-ah apa kau tidak akan pulang? Sudah 3 bulan kau belum pulang Youngie kami merindukanmu"

"Aku tidak bisa pulang sekarang umma lusa ada acara ulang tahun perusahaan tapi mungkin setelah itu, aku akan mencoba untuk minta izin pada Bossku dulu umma"

"Baiklah kalau begitu. Kami akan menunggumu pulang sayang, kembalilah berkerja"

"Iya umma"

Youngjae menaruh ponselnya di meja setelah ummanya menutup telponnya "Apa Daehyun akan mengizinkanku cuti? Aku kan baru mulai berkerja" batinnya

"Jae? Youngjae" panggil seseorang membuat Youngjae tersadar

"Ne Busajangnim? Maaf aku sedang melamun"

"Kau ini, memangnya apa yang kau pikirkan?" tanya Himchan

"Aku sedang berpikir untuk meminta cuti, ayahku sedang sakit dan ibuku memintaku untuk pulang" ujar Youngjae

"Ya sudah bilang saja pada kekasihmu itu, dia tidak mungkin menolakmu kan"

"Busajangnim, jangan keras-keras bagaimana jika ada yang dengar"

"Siapa yang akan mendengar? Hanya kita yang ada disini" ujar Himchan mengingatkan

Youngjae lupa hal itu, dia terlalu takut jika hubungannya terlalu diumbar

"Kemana Daehyun?" tanya Himchan

"Daepyonim keluar menemuin Minwoo ahjussi katanya" jawab Youngjae

"Lagi?" ucap Himchan

"Hyung. Memangnya siapa Minwoo ahjussi?" tanya Youngjae penasaran setelah melihat ekspresi wajah Himchan

"Apa Daehyun belum bercerita?" tanya Himchan namja manis itu menggeleng

"Mian Jae aku tidak bisa mengatakannya padamu, mungkin kau bisa bertanya pada Daehyun langsung" ujar Himchan membuat Youngjae kembali berpikir yang tidak-tidak tentang kekasihnya

"Hei jangan berpikir yang tidak-tidak pada kekasihmu, kau hanya perlu membuatnya lebih terbuka padamu. Dia punya banyak masalah dengan ayahnya dari dulu" lanjut Himchan tidak ingin membuat Youngjae meragukan Daehyun. Namja yang lebih tua itu pergi setelah Youngjae mengaggukan kepalanya

"Aku harus bisa mengertinya, bukankah aku sudah berjanji" batin Youngjae

.

Sementara itu di restoran tempat Daehyun bertemu dengan namja bernama Minwoo

"Apa ada bukti baru ahjussi? Jujur saja aku masih meragukan jika kematian umma adalah murni sebuah kecelakaan masih banyak yang janggal di bukti-buktinya" ujarnya pada Minwoo

Minwoo adalah seorang detektive dia senior Yongguk, namja paruh baya itu tangan kanan Daehyun dia yang memengang kasus kematian ibunya

"Belum ada Daehyun, aku masih mencoba mencari tau tentang kecelakaan malam itu dan ini akan lebih sulit lagi karena atasanku sudah memintaku untuk menutup kasus ini" ujar Minwoo

"Tidak ahjussi, aku tidak akan membiarkan mereka menutup kasus ummaku begitu saja"

"Tenang saja aku akan berusaha mencari bukti lain masih ada yang belum lengkap dengan laporannya, jika aku sudah menemukannya aku akan meminta Yongguk untuk segera menghubungimu" ujar Minwoo

"Gomawo ahjussi" ujar Daehyun

"Aku harus kembali ke kantor lagi sekarang, masih banyak laporan yang belum ku buat" ucap Minwoo

Daehyun hanya mengangguk dan ikut keluar dari restoran, mereka berpisah saat menuju tempat parkir. namja tan itu kembali melihat mobil yang tadi pagi dilihatnya berada tidak jauh dari tempatnya

"Mobil itu mengikutiku lagi" batinnya

Merasa curiga Daehyun mencoba berjalan mendekat tapi mobil langsung pergi saat tahu dia mendekat, namja tan itu berhenti lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan ponselnya, dia mendial nomor seseorang

"Jongup datang ke apartementku malam ini"

"Baik Hyung aku akan datang setelah makan malam" jawab Jongup

Daehyun memasuki mobilnya dan kembali ke kantornya

.

.

.

"Kau darimana saja?" tanya namja paruh baya

"Aku sedang mengawasi Jung Daehyun appa" jawab namja blonde itu

"Sudah ku bilang jangan bertindak gegabah jika kau ketahuan maka rencana kita akan gagal" ujar namja paruh baya itu pada anaknya

"Tenang saja appa aku akan berhati-hati"

"Jung Daehyun tidak seperti ayahnya, namja itu lebih pintar dari ayahnya yang sudah tua bangka itu dia memiliki banyak koneksi yang bisa saja memusnakan kita"

"Baik aku mengerti" jawab anaknya

.

.

.

Tok..tok..tok

Youngjae mengetuk pintu ruangan Bossnya, setelah mendengar jawaban Daehyun dia masuk ke dalam

"Daepyonim" panggilnya

"Ada apa?" tanya Daehyun tanpa mengalihkan matanya dari macbooknya

"Apa bisa saya ingin meminta cuti setelah acara ulang tahun perusahaan?" tanya Youngjae

Namja tan itu beralih menatap Youngjae dengan alis yang saling bertautan

"Kau mau kemana?"

"Tadi ibuku menelpon jika appa sedang sakit, dia memintaku pulang" jawab Youngjae

Daehyun tesenyum mendengar penjelasan kekasihnya "Apa seminggu cukup?" tanyanya

"Kau mengizinkanku?" tanya Youngjae

Daehyun berdiri lalu duduk di pinggiram meja, dia menarik Youngjae mendekat dan memeluk pinggang kekasihnya "Kenapa tidak? Lagipula kau akan bertemu dengan kedua orang tuamu kan" ujarnya

"Terima kasih Daehyun seminggu itu lebih dari cukup" ujar Youngjae tersenyum lalu mengecup pipi kekasihnya

"Kenapa hanya di pipi? Cium aku dibibir, kau belum pernah menciumku dibibir sayang" pinta Daehyun

Youngjae tersenyum lalu mengalungkan tangannya di leher Daehyun dan mencium bibir kekasihnya. Mereka berciuman dan saling melumat sebentar lalu Youngjae menarik dirinya untuk menghetikan kegiatan mereka, dia cukup hafal dengan hormon kekasihnya yang sering meledak-ledak

"Sudahkan" kata Youngjae

"Sebenarnya aku masih ingin tapi nanti saja setelah kita sampai di apartement" ujar Daehyun membuat Youngjae memukul pundaknya

"Tapi sepertinya malam ini aku tidak bisa menginap. Aku akan berangkat setelah pesta itu dan aku akan membereskan barang-barangku karena besok kita akan sibuk untuk mempersiapkan semuanya" jelas Youngjae

"Baiklah jika itu maumu tapi nanti jatahku double ya" goda Daehyun membuat kekasihnya malu

"Dasar mesum"

"Wajar aku mesum padamu sayang. Apa kau ingin jika aku mesum pada orang lain heumm?"

"Awas saja jika kau berani menggoda yang lain lagi" ancam Youngjae membuat Daehyun tersenyum puas

"Aku suka melihatmu cemburu sayang" goda Daehyun

"Siapa yang cemburu? Aku tidak seperti itu" elak Youngjae lalu berbalik dan berjalan keluar dari ruangan Bossnya

.

.

.

Daehyun sampai di apartementnya setelah mengantar kekasihnya pulang dulu, namja tan itu langsung masuk ke kamarnya dan membersihkan dirinya lalu keluar kamar. Dia melihat Jongup baru saja sampai, Daehyun mengkode adiknya itu ke arah balkon

"Ada apa Hyung?" tanya Jongup langsung setelah mereka di balkon

"Aku ingin kau mencari tahu tentang mobil yang mengikutiku akhir-akhir ini"

"Sejak kapan Hyung merasa di ikuti?"

"Sudah 2 hari ini aku terus melihat mobil yang sama, awalnya ku pikir hanya kebetulan tapi hari ini semakin membuatku curiga" jelas Daehyun

Jongup mengangguk mengerti "Akan ku coba cari tau. Hyung tenang saja"

"Pastikan kalau orang itu tidak menganggu Youngjae. Dia sudah beberapa kali melihat kami bersama" ucap Daehyun

"Apa aku perlu menyuruh orang untuk berjaga di sekitar Youngjae?" tanya Jongup

"Tidak perlu, kau hanya perlu mengawasi dan mencari tau tentang orang itu dulu. Untuk sekarang Youngjae akan aman bersamaku" Daehyun berucap sambil menatap langit

Jongup mengangguk "Aku akan segera mencari tau, besok aku akan mengabarimu Hyung"

.

Keesokkan harinya

Jongup datang ke kantor Daehyun untuk melaporkan hasil dari pencariannya apa yang di ketahui diminta Hyungnya itu

"Hyung" ujar Jongup setelah membuka pintu ruangan Daehyun tanpa mengetuk membuat kedua orang di dalam terkejut dan melepas pelukan mereka

"Oh maaf mengganggu" Jongup menggaruk tengkuknya merasa tidak enak mengganggu Daehyun dan Youngjae

"Tidak apa. Jae keluarlah dulu" pinta Daehyun

Youngjae mengangguk dan keluar dari ruangan Bossnya setelah tersenyum pada Jongup, mereka berdua saling membungkuk sebentar

"Apa sudah ada hasilnya?"

"Plat nomor yang Hyung berikan ternyata plat nomor palsu" lapor Jongup pada Daehyun

"Berarti orang itu memang menginginkan sesuatu dariku" gumam Daehyun pelan

"Tetap lanjutkan sesuai kata-kataku kemarin Jongup-ah aku masih ingin fokus dengan pesta perusahaan dulu"

Jongup mengangguk dan keluar dari ruangan Daehyun, saat keluar dia bertemu dengan Youngjae

"Kau pasti Youngjae Hyung kan?" tanya Jongup

"Iya, saya Youngjae tuan" jawabnya

"Jangan memanggilku seperti itu Hyung aku lebih muda darimu. Namaku Moon Jongup aku harap Hyung bisa bertahan dan memahami sikap Daehyun Hyung yang suka seenaknya ya" ujar Jongup sambil tersenyum lalu pergi dari sana membuat Youngjae sedikit bingung

Namja manis itu memilih tidak mengambil pusing dan kembali masuk ke ruangan Bossnya untuk mengatar berkas-berkas, Youngjae menaruh berkas di meja Daehyun

"Siapa yang tadi?" tanya Youngjae

"Adik angkatku" jawab Daehyun tanpa menoleh

"Kau punya adik angkat juga?"

"Iya, aku bertemu dengannya 3 tahun lalu di club dia mencari uang untuk biaya sekolahnya jadi aku menawarkannya pekerjaan dan membiayai kebutuhannya" ujarnya

"Ternyata masih banyak yang masih belum ku ketahui darimu dan aku tidak menyangka jika kau bisa berpikir melakukan hal seperti itu" ucap Youngjae

Daehyun menatap Youngjae dan menarik kekasih manisnya itu duduk di pangkuannya "Kau bisa bertanya sayang, aku janji akan menjelaskannya pelan-pelan padamu"

Youngjae mengangguk "Jadi apa sering pergi ke club malam" tanyanya

"Dulu sering sebelum aku bertemu denganmu" jawab Daehyun

"Apa kau masih akan pergi lagi ke tempat itu lagi?" Youngjae bertanya dengan tatapan penuh penasaran

"Jika kau mengizinkan aku akan pergi"

Puk..puk

"Aww.. Sakit sayang" Youngjae memukul lengan Daehyun keras membuatnya mengaduh sakit

"Awas saja jika kau pergi aku bisa menghajarmu lebih kuat lagi" kesal Youngjae

Daehyun tertawa melihat raut kesal kekasihnya "Kau menggemaskan sekali jika seperti ini. Aku suka melihatmu cemburu seperti"

Namja tan itu mendekatkan wajah mereka dan mencium bibir kekasihnya dia menyesap bibir bawahnya sensual membuat namja manis itu terbuai, Youngjae memeluk leher Daehyun dan ikut membalas ciuman kekasihnya. Tangan kanan Daehyun menekan tengkuk Youngjae membuat ciuman mereka semakin dalam, sementara tangan kirinya mengelus pinggang namja manis itu

Youngjae mendorong Daehyun untuk menyudahi ciuman mereka, sebelum Bossnya itu berbuat lebih dari sekedar ciuman

"Jung Daepyonim kita masih di kantor, harap anda tidak lupa" ujar Youngjae

"Aku hanya ingin morning kissku sayang" kata Daehyun

"Sekarang sudahkan? Kita harus kembali berkerja" kata Youngjae berdiri lalu keluar dari ruangan Bossnya setelah mencium pipi Daehyun membuat namja tan itu tersenyum

.

.

.

Jung Corp party

Daehyun mengajak Youngjae datang bersama di pesta ulang tahun perusahaan, dia menyambut para kliennya yang datang dan mulai berbincang dengan mereka sebelum ayahnya naik ke podium dan membuka acaranya

"Itu ayahmu?" tanya Youngjae karena dia belum pernah melihat pendiri Jung Corp selama ia bekerja

"Ne" jawab Daehyun singkat

"Dimana Nahyun?" Youngjae kembali bertanya karena dari tadi namja manis itu tidak melihat adik Daehyun sejak mereka datang

"Tidak datang, Nahyun tidak menyukai acara seperti ini" jawab Daehyun

"Daepyonim sepertinya kolega anda dari jepang datang" kata Youngjae saat melihat mereka

"Ayo kesana" ajak Daehyun

Youngjae menemani Daehyun berbincang dengan kolega dari jepang itu, namja tan itu berbicara dengan mereka menggunakan bahasa jepang dengan lancar. Lagi Youngjae semakin terpesona Bossnya, namja tan itu tidak hanya pintar dan tampan tapi juga sangat berwibawa

"Daehyun Hyung" sapa Jongup setelah mereka menyapa kolega dari jepang, namja itu hadir di pesta itu bersama kekasihnya

"Annyeong Hyungdul" sapa Junhong kekasih Jongup

"Annyeong Junhong-ah. Kenalkan ini Youngjae kekasihku dan Jae ini Junhong kekasih Jongup" ujar Daehyun memperkenalkan keduanya

"Annyeong Youngjae Hyung salam kenal" ujar Junhong tersenyum

"Ya salam kenal juga Junhong-ah" balas Youngjae tersenyum manis

"Aku tidak menyangka Daehyun Hyung bisa mempunyai kekasih secantik Hyung" seru Junhong

Daehyun hanya tersenyum tipis melihat tingkah gemas bocah di depannya ini, sementara Youngjae mengerutkan bibirnya

"Aku tampan bukan cantik Junhong-ah" cibir Youngjae membuat mereka tertawa

"Oh ya Hyung, ahjussi tadi mencarimu" kata Jongup

Daehyun menangguk lalu mengajak Youngjae "Ayo. Kami pergi dulu" pamitnya

Namja tan itu menarik Youngjae mendekat pada ayahnya yang sedang menunggunya

"Appa kenalkan ini Youngjae" ujar Daehyun memperkenalkan kekasihnya

"Ah sekertaris barumu. Annyeonghaseyo Youngjae-ssi" sapa Tuan Jung ramah

"Ne. Annyeonghaseyo Sajangnim senang bertemu dengan anda" balas Youngjae sedikit membungkuk

Tuan Jung tersenyum "Ne. Aku juga Youngjae-ssi"

"Youngjae adalah kekasihku appa" ucap Daehyun menatap lurus mata ayahnya

Youngjae dan Tuan Jung terkejut mendengar ucapan Daehyun, namja manis itu menyikut lengan Daehyun tapi namja tan itu hanya menatap dan tersenyum kecil pada Youngjae

Tuan Jung tersenyum melihat interasksi keduanya "Appa senang akhirnya kau bisa punya kekasih dan memperkenalkannya pada appa" ujarnya

"Youngjae aku harap kau bisa memahami sikap Daehyun ne" kata Tuan Jung pada Youngjae kemudian dia kembali menatap Daehyun "Daehyun jaga Youngjae jangan seperti appa yang membuat kesalahan pada ummamu" lanjutnya

"Tenang saja meskipun aku anakmu aku tidak pernah menirumu dan mengecewakan apalagi menyakiti orang yang ku sayangi" ujar Daehyun dingin

"Apa yang terjadi sebenarnya" batin Youngjae mulai merasa tidak enak saat melihat raut sedih Tuan Jung, dia hanya bisa terdiam memandangi keduanya dan tidak ingin ikut campur dengan urusan keluarga mereka karena dia belum memahami apa yang sedang terjadi diantara ayah dan anak ini

Tuan Jung hanya menatap sedih Daehyun sebelum seorang namja paruh baya menginterupi mereka "Lama tidak bertemu Jung Donghan" sapa orang itu membuat Jung Donghan appa Daehyun terkejut melihatnya

"K-Kim Gilhoon apa yang kau lakukan disini" tanya Tuan Jung

"Kau mengadakan pesta tanpa mengundang teman lamamu" kata Kim Gilhoon dengan senyum tipis

Daehyun yang melihat appanya gelisah saat melihat namja itu mulai merasa curiga. Dia merasa pernah melihat orang di depannya itu tapi entah dimana

"Siapa?" tanya Daehyun pada appanya

"Teman appa.. Kami permisi dulu" ujar Tuan Jung pamit pada Daehyun lalu pergi keluar bersama orang itu

Daehyun terus menatap mereka yang berjalan keluar ruangan sampai keduanya menghilang

"Daehyun?" panggil Youngjae membuatnya kembali menoleh ke arahnya

"Kau tidak apa-apa?" tanya Youngjae

"Ya aku baik. Maaf aku tidak bermaksud mengacuhkanmu"

"Tidak apa. Kau mengenalnya?" tanya Youngjae merasa heran dengan sikap namja tan itu

"Aku merasa mengenalnya tapi aku tidak ingat dia siapa?" jawab Daehyun mencoba mengingatnya tapi suara seseorang membuat lamunanya buyar

"Daehyun-ah Youngjae-ah" panggil Himchan

Keduanya mengalihkan tatapan mereka ke arah Himchan yang datang mendekat bersama Yongguk di sampingnya

"Annyeong Hyungdul" sapa Youngjae membuat mereka berdua tersenyum padanya

"Lama tidak bertemu Youngjae-ah" Yongguk balas menyapa Youngjae

"Yongguk Hyung aku ingin bicara denganmu" kata Daehyun lalu pamit pada kekasihnya berjalan ke belakang gedung bersama Yongguk

"Ada apa?" tanya Himchan pada Youngjae

"Tidak tau Hyung, Daehyun mulai aneh sejak bertemu dengan teman appanya" jawab Youngjae

.

.

.

TBC