BLISSFUL DAYS
...
Jung Daehyun x Yoo Youngjae
...
#Banyak typo
-Happy Reading-
...
The Wedding Day
"Ya bisakah kau tenang sedikit. Kau membuatku pusing saja" seru Himchan saat melihat Daehyun sedang tegang dan terus mondar mandir
"Hyung diamlah aku sedang tegang. Bagaimana jika nanti aku membuat kesalahan" ujar Daehyun
"Hilangkan pikiran burukmu itu membuatmu semakin tidak tenang. Cobalah rileks" ujar Yongguk menenangkan. Daehyun mengangguk lalu menarik nafasnya dan membuangnya pelan
Tok..tok..tok
Ckleck
"Tuan Muda sudah waktunya anda keluar"
Daehyun mengangguk lalu merapikan penampilannya dan berjalan keluar, dia bertemu ayahnya berdiri di ujung koridor
Tuan Jung tertawa saat melihat wajah tegang anaknya "Kau gugup?"
"Huft.. iya appa aku tidak pernah tau jika akan segugup ini"
"Itu wajar appa juga seperti itu waktu menikah dengan ummamu"
"Benarkah?" tanya Daehyun
Tuan Jung mengangguk "Dengar anakku setelah kau melangkah masuk dan mengcapkan janji suci hidupmu akan berubah, tanggung jawabmu akan lebih besar karena kau akan menjadi kepala keluarga yang harus mampu mengayomi rumah tangga kalian. Jangan seperti appa yang membuat ibumu sakit dan menangis di akhir hidupnya belajarlah dari masa lalu appa dan buatlah Youngjae menjadi orang yang paling bahagia dengan cintamu"
Daehyun menarik nafasnya dalam dan membuangnya pelan dia merasa sedikit tenang setelah mendengar pesan ayahnya "Nde aku akan melakukannya. Gomawo appa mau menerima Youngjae"
.
Sementara itu di ruangan Youngjae, namja manis itu juga tidak kalah gugupnya tangannya sampai berkeringat dingin
"Umma apa rasanya memang seperti ini? Aku gugup sekali" ujar Youngjae
Nyonya Yoo tersenyum "Memang begitu rasanya sayang. Coba tarik nafasmu dan buang perlahan" Youngjae melakukan apa yang di bilang ibunya tapi kegugupannya belum menghilang juga
Ckleck
"Ayo. Sudah waktunya kau keluar Youngjae" ujar Tuan Yoo membuat Youngjae semakin menegang jantungnya berdetak cepat
Youngjae keluar bersama ayahnya saat berada di depan pintu namja manis itu meremas lengan Tuan Yoo dan menundukan kepalanya
"Jangan tundukan kepalamu Youngie, angkatlah dan lihat ke depan calon suamimu sudah menantimu dari tadi" ujar Tuan Yoo
Youngjae mengangkat kepalanya dengan pelan setelah mendengar ucapan ayahnya, namja manis itu tertegun melihat Daehyun yang berdiri di depan altar jantungnya semakin berdetak tidak karuan saat melihat kekasihnya yang sebentar lagi akan menjadi suaminya. Youngjae tersadar saat ayahnya menyerahkan tangannya pada Daehyun karena sibuk menganggumi namja tan itu dia sampai tidak menyadarinya
"Kau cantik sayang" bisik Daehyun menggoda
Youngjae memutar matanya dan membalas dengan bisikan "Jangan menggodaku di saat seperti ini"
Pendeta berdehem menyadarkan keduanya dan meminta para tamu untuk tenang lalu menuntun Daehyun mengucapkan janjinya, namja tan itu mengucapkan janjinya dengan penuh ketegasan dan ketulusan. Kemudian menuntun Youngjae mengucapkan janji yang sama, namja manis itu dengan lembut mengucapkan janjinya. Terdengar suara riuh terpuk tangan saat pendeta mengatakan keduanya telah sah menjadi suami-istri
Daehyun menatap Youngjae lalu maju menangkup kedua pipi dan mencium kening istrinya penuh perasaan. Setelah di kening ciumannya turun ke bibir manis yang menjadi candunya namja tan itu mengulumnya lembut, merasa cukup dia melepas ciumannya dan mengusap bibir bawah Youngjae
"Aku mencintaimu istriku"
"Aku juga mencintaimu suamiku"
Keduanya tersenyum manis setelah mengatakan itu. Selesai pemberkatan keduanya melanjutkan dengan resepsi di hotel bintang lima dan menyalami para tamu undangan yang datang, acara resepsinya selesai menjelang pukul 9 malam hari setelah selesai Daehyun langsung mengajak istri manisnya pergi ke bandara mereka akan langsung pergi berbulan madu hari itu juga
Youngjae membulatkan matanya saat pesawat jet mewah yang terparkir disamping mobil mereka, Daehyun membuka pintu mobilnya"Ayo turun sayang"
"Jet ini milikmu?" tanya Youngjae
"Milikmu juga, sekarang apa yang menjadi milikku adalah milikmu" jawab Daehyun lalu menggendong Youngjae masuk ke pesawat
"Kita akan kemana?" tanya Youngjae penasaran
"Kau akan tahu nanti sayang. Bersiaplah untuk terkejut" jawab Daehyun dengan senyum menggoda membuat Youngjae bergedik dia memilih memandang ke luar jendela saat mereka sudah take off
"Kau lelah?" tanya Daehyun setelah melihat istrinya terus menguap
Youngjae menangguk "Aku tidak bisa tertidur semalam karena terlalu gugup" jawabnya
Daehyun mengusap kepala istrinya "Tidurlah dulu kita akan sampai sekitar besok sore" ujarnya
"Bangunkan aku jika sudah sampai"
"Iya sayang"
Daehyun membantu menyetel tempat duduk dan menyelimuti Youngjae agar posisi tidur istrinya nyaman, tidak lama dia juga ikut tertidur. Daehyun terbangun saat seorang pramugari pesawat itu membangunkannya dan mengatakan jika mereka sudah sampai, namja tan itu melirik ke samping dimana istrinya masih tertidur pulas tanpa membangunkannya dia menggendong Youngjae turun dan memasuki mobil yang sudah menanti mereka
"Eung.. dimana ini?" tanya Youngjae saat terbangun dan mengucak matanya lucu membuat Daehyun jadi gemas sendiri
"Jalan menuju hotel" jawab Daehyun lalu mengusap rambut istrinya
"Kenapa tidak membangunkanku setelah mendarat tadi?"
Daehyun mengusap rambut istrinya "Kau tidur terlalu pulas aku jadi tidak tega membangunkanmu"
"Scusa disturbare il nostro padrone all'hotel" (Maaf menganggu Tuan kita sudah sampai di hotel) ujar sang supir
"Grazie, rimuovi i nostri oggetti nel bagagliaio" (Terima kasih, tolong keluarkan barang-barang kami dibagasi)" balas Daehyun
Youngjae menyeritkan dahinya saat mendengar bahasa yang digunakan mereka dia merasa tidak asing dengan bahasa itu. Merasa penasaran dia membalikan badannya dan melihat keluar, matanya membulat saat melihat hotel yang sudah tidak asing dimatanya dia bahkan tidak sadar jika Daehyun sudah keluar dari mobil
"Ayo turun sayang" ujar Daehyun saat membuka pintu mobil untuk istrinya, namja tan itu tertawa melihat ekspresi terkejut Youngjae
"K-kita di Milan?" Daehyun hanya mengangguk sebagai jawaban
"Ke-kenapa kau memilih hotel ini?" tanya Youngjae gugup. Bagaimana dia tidak gugup hotel yang di booking suaminya adalah hotel yang di inapnya waktu dia berlibur kesini
"Ini hotel milikku jadi akan lebih mudah membookingnya. Ayo masuk" jawab Daehyun membuat Youngjae membulatkan matanya lalu menarik tangan istrinya masuk ke dalam lift hotel
"Pantas saja waktu itu banyak yang melirik ke arahmu saat kau menjemputku"
Daehyun tersenyum "Kau terkejut?" tanyanya
"Sangat" balas Youngjae
"Bagus.. Kalau begitu bersiaplah untuk terus terkejut" ujar Daehyun dengan senyum miring lalu membelai punggung istrinya. Youngjae semakin was-was setelah mendengar itu apalagi saat melihat tatapan mata Daehyun
Ting
Lift yang mereka naiki berhenti dan terbuka, Daehyun segera menarik tangan istrinya keluar dan menuju kamar mereka. Jantung Youngjae serasa ingin keluar dugaannya benar-benar tepat suaminya juga meminta kamar yang waktu itu dia tempati
"Astaga namja ini benar-benar penuh kejutan" batinnya
"Ayo masuk" Daehyun mempersilahkan istrinya masuk duluan. Youngjae masuk kedalam kamarnya masih sama dengan yang pertama dia kunjungi hanya saja suasananya lebih terlihat romantis saat ada taburan bunga mawar berbentuk hati di tengah ranjang juga lampu yang sedikit remang
Youngjae berbalik menatap Daehyun "Kau benar-benar merecanakan ini dengan baik rupanya"
"Aku memang sudah lama merencanakan ini sayang" jawab Daehyun lalu membuka coatnya dan coat Youngjae
...
Warning NC & Dirty Talk
...
Sedetik kemudian namja tan itu menunjukan seringaiannya lalu membalikan tubuh Youngaje berbalik menatap ranjang, dia memeluk perut istrinya dan menyandarkan dagunya di bahu sang istri
"Lihat kesana sayang. Apa kau masih mengingat apa yang kita lakukan di ranjang malam itu?" bisik Daehyun tepat di telinga istrinya lalu meniupnya pelan
"Da-Daehyun" gugup Youngjae dia menelan ludahnya dengan susah payah, wajahnya memerah saat ingatannya kembali mengingat kejadian malam itu apalagi suara suaminya yang terdengar rendah dan memberat tepat di telingannya
"Aku masih bisa mengingat dengan jelas saat pertama kali aku menyentuh kulitmu yang lembut"
Cup
"Wajahmu yang merona"
Cup
"Tubuhmu yang mengkilat dipenuh keringat"
Cup
"Lalu suara desahan yang keluar dari mulut indahmu"
Daehyun mengatakannya sambil menciumi telinga turun ke rahang, leher dan bahu Youngjae diikuti dengan tangannya yang membuka baju istrinya kemeja yang digunakannya terlepas
"Ahh Da-Daehyunie enghh" desah Youngjae dengan mata tertutup saat merasakan lidah basah suaminya di bahunya, namja tan itu membuat tanda cinta untuk pertama kali kepada sang istri yang baru kemarin dinikahinya
Daehyun memutar tubuh Youngjae dan mencium bibir bawah istrinya lembut lalu dengan perlahan dia mendorong sang istri ke ranjang membuatnya terbaring di atas bunga-bunga mawar, tangan Youngjae meremas rambut Daehyun lalu menekan kepalanya agar memperdalam ciuman mereka
"Mpckk nghh cppkkk"
Youngjae membuka mulutnya dia membiarkan lidah Daehyun mengabsen isi mulutnya dengan sensual. Tangan suaminya mengusap tinjolan di dadanya, memainkan jari-jarinya di nipple yang sudah menegang
"Hahh nghhh Daehh aah" desah Youngjae saat Daehyun melepas ciuman mereka, bibir seksi namja tan itu turun ke rahang leher bahu lalu berhenti di nipple istrinya dia menjilati dan mengulumnya
"Eunghh aahhh aahhhh" Youngjae mendesah saat kaki Daehyun menyelinap di antara kakinya lalu dengan sengaja lututnya menekan dan menggesekan junior Youngjae membuatnya menegang. Ciuman Daehyun turun ke perut lalu memainkan lidahnya di pusar Youngjae, namja manis itu merasa udara disekitarnya semakin panas tubuhnya semakin berkeringat
"Eungghhh Daehh geli ahhh"
Tangan Daehyun membuka celana jeans serta dalaman milik Youngjae, dia bisa melihat junior namja manis itu sudah menegang sempurna
"Dia sudah bangun rupanya" ujar Daehyun dengan nada menggoda membuat wajah merah Youngjae semakin memerah lagi. Tangan namja tan itu mulai mengguncang milik Youngjae dengan pelan sesekali meremasnya lembut
"Aahhh ahh nghhhh"
"Ahh l-lebihh ahh cepathh Daehyunieehh ahh" Daehyun tersenyum miring mendengar permintaan Youngjae, dengan cepat dia mengguncang junior namja manis di bawahnya itu membuatnya semakin kacau
"Ahh aahhh nghh oohw Daehyun haah" Youngjae mengadahkan kepalanya saat Daehyun memasukkan miliknya ke dalam mulut, lidahnya ikut memanjakan juniornya di dalam sana. Youngjae menekan kepala Daehyun hingga membuat suaminya menelan miliknya semakin dalam
"Hahhh ahhh cepathh lebih ahh cepat nghhh"
"Owh Daehh aahhh" desah Youngjaae menggila saat tangan Daehyun ikut meremas bola-bola kembarnya
"Ahh haahhh Daehyuniehh akuh inginn keluarr haahh"
Plop
Youngjae membuka matanya saat Daehyun melepas kuluman dari juniornya, namja tan itu menarik Youngjae terduduk di ranjang membuat beberapa bunga mawar menempel di tubuhnya yang mulai berkeringat
"Telanjangi aku sayang" ujar Daehyun membuat namja manis itu membulatkan matanya
"A-aku.."
"Ini bukan pertama kalinya kita melakukannya dan kali ini aku ingin kau yang menelajangi diriku" ujar Daehyun dengan tatapan yang menatap lurus ke dalam matanya "Tidak perlu gugup aku suamimu sekarang" lanjutnya lembut
Youngjae mengangguk dia memberanikan dirinya lalu mencium dan menggulum bibir atas Daehyun, namja tan itu membuka mulutnya membiarkan lidah Youngjae masuk ke dalam dan mengabsen isi mulutnya. Tangan namja manis itu mulai membuka kemeja navi dia melepas ciuman mereka sebentar lalu melepas kaos putih polos yang di pakai Daehyun. Youngjae mendorong tubuh Daehyun untuk berbaring dan duduk di atas perutnya
"J-jangan menatapku seperti itu. Tutup matamu" gugup Youngjae
"Aku bisa rugi jika melewatkan kesempatan ini, lagi pula aku tidak yakin jika mataku bisa tertutup" balas Daehyun dengan senyum menggoda
"Tapi aku gugup Daehyunie"
"Baiklah cari sesuatu yang bisa kau gunakan untuk menutup mataku" Daehyun mengalah
Youngjae dengan cepat beranjak turun dari atas Daehyun lalu mengambil coat milikya, dia mengeluarkan sapu tangannya lalu melipatnya. Daehyun tersenyum miring saat Youngjae kembali naik ke atasnya dan dengan tidak sabaran mengikat sapu tangan itu di matanya
"Jangan terburu-buru sayang" goda Daehyun
"Diamlah dan nikmati ini" bisik Youngjae lalu mengecup telinga Daehyun turun ke rahang dan berhenti di lehernya, dia melakukan seperti yang namja tan itu sering lakukan padanya
Namja manis itu menjilati dan menggigit kecil leher suaminya hingga meninggalkan tanda keunguan, dia mengarahkan bibirnya pada jakun Daehyun menjilat dan menghisapnya lembut lalu perlahan berubah kuat membuat namja tan itu menahan nafasnya saat Youngjae melakukan itu sambil menggerakkan pingganya mencoba menggoda milik suaminya yang masih terbungkus celana
Daehyun menahan desahannya dengan mengigit bibirnya sendiri karena ulah Youngjae, tubuhnya mulai mengeluarkan keringat juniornya mulai bereaksi
Youngjae menurun ciumannya ke bahu lalu melakukan hal yang sama bibirnya terus turun hingga ke dada, dia mengecup bekas operasi suaminya lama lalu kembali turun nipple tegang dan mengulumnya. Youngjae tersenyum kecil saat matanya melirik wajah Daehyun yang mulai memerah
"Shh Youngjaehh hh" desah Daehyun keluar saat tangan Youngjae turun lalu meremas juniornya yang mulai menegang di balik celananya, namja manis itu tersenyum mendengar desahan suaminya. Tangan Daehyun meremas sprei saat Youngjae melepas kulumannya dari nipple suaminya lalu membuka celana Daehyun dan langsung mengguncang juniornya dengan cepat
"Hahh kulum sayanghh" Youngjae menurut memasukkan junior Daehyun ke dalam mulutnya lalu mengulumnya sangat pelan
"Lakukan lebihh cepat sayang hhh"
Youngjae semakin bersemangat saat mendengar desahan rendah namja tan itu, dia mempercepat kulumannya sesekali menjilati lubang junior Daehyun semakin menggoda suaminya
Tangan namja tan itu pindah dan meremas rambut Youngjae membantunya memanjakan miliknya. Bisa Daehyun rasakan jika juniornya semakin menegang dan membesar di dalam sana apa lagi tangan namja manis itu ikut meremas bola kembarnya
"Terush sayang nghh mulutmuh hh hebat sekalihh" puji Daehyun membuat Youngjae semakin bersemangat lagi
"Akkh Youngjae aahhh" teriak Daehyun saat namja manis itu dengan sengaja menghisap kuat junior suaminya hingga tulang pipinya terlihat menonjol tidak lupa meremas bola kembar miliknya
"Ahh cukup sayang aahhh" pinta Daehyun tapi bukannya berhenti Youngjae malah memainkan juniornya dengan lidah panasnya, namja manis itu menjilati precumnya yang mulai keluar dan memainkan lidahnya di kepala junior Daehyun sesekali mengigitnya
"Shh Youngjaeh aahh hentikan akuh akan keluarrh" Daehyun meremas rambut Youngjae dan menariknya pelan
Plop
Youngjae menghentikan aksinya lalu menatap suaminya yang terengah-engah, dia bisa melihat dengan jelas wajah Daehyun yang memerah hingga ke telinga. Namja tan itu mencoba menetralkan nafasnya yang memburu, tangannya membuka ikatan sapu tangan di matanya lalu duduk menatap Youngjae
"Dari mana kau belajar yang tadi?" tanya Daehyun
"Darimu dan juga video yang ku tonton" jawab Youngjae lalu duduk di pangkuan Daehyun membuat keduanya mendesah karena junior mereka saling bersentuhan, namja manis itu membenamkan wajahnya di leher Daehyun lalu mengecupnya
"Shh kau menonton video porno? Dari mana kau mendapatkan itu?" Daehyun mengusap punggung telanjang Youngjae dengan pola abstrak
"Eugnhh Jinyoung yang memberikannya karena aku juga ingin memuaskanmu" jawab Youngjae masih tidak menghentikan kecupannya, pinggulnya mulai bergoyang semakin membuat keduanya panas
Daehyun meremas pinggang Youngjae yang bergoyang "Nghhh k-kau sudah bisa memberikan tanpa menontonnya sayang"
Namja manis itu mengangkat wajahnya menatap Daehyun "Benarkah? Apa yang tadi itu nikmat?" tanyanya dengan wajah menggoda
"Hell yes kau membuatku gila sayang. Jadi apa kita bisa melanjutkannya?"
"Aku ingin mencoba dengan berada di atasmu" ujar Youngjae sambil memainkan nipple Daehyun membuat suaminya mengerang
"Lakukan apapun yang kau inginkan sayang. Aku milikmu" balas Daehyun
"Kau bawa lubenya?" tanya Youngjae, Daehyun mengangguk lalu menunjuk ke coatnya
Youngjae tersenyum lalu mengambil lube dari saku dalam coat milik Daehyun, dia mendorong tubuh suaminya kembali tidur di ranjang. Dengan telaten Youngjae mengoles junior Daehyun sesekali meremasnya lalu dengan perlahan memasukkan junior besar suaminya ke dalam holenya, namja manis itu mengadahkan kepalanya dengan mulut sedikit terbuka saat junior besar Daehyun masuk seutuhnya
"K-kenapa kau masih sempit saja shh" tanya Daehyun heran, juniornya masih saja terjepit saat memasuki hole Youngjae
Namja manis itu membuka matanya dan tersenyum menggoda "Bukankah kau menyukai holeku yang sempit" ujarnya nakal
Daehyun tersenyum miring mendengar itu "Kenapa kau menjadi nakal seperti ini Jung Youngjae?" lalu menampar pantat Youngjae
Plak
"Ahh kenapa apa kau tidak menyukainya?"
"Aku sangat menyukainya, aku ingin melihat Youngjae yang liar malam ini" ujar Daehyun dengan menggoda lalu meremas pantat Youngjae
"Nghh bisa kita mulai sekarang?"
"Mulailah sayang. Aku menunggumu" jawab Daehyun dengan nada menantang. Youngjae menaruh tangannya di dada Daehyun lalu mulai bergerak naik turun dengan pelan dan acak
"Ahh nghhh" Youngjae terpekik lalu mengigit bibir bawahnya saat tusukan ke empat mengenai spotnya, dia kembali bergerak naik turun di tempat yang sama dengan tempo yang semakin cepat
"Ahhh ahh ohh aahhh"
"Daehyuniee nghhh hahh ahhh"
"Owhh sayang kau menjepitku" ringis Daehyun miliknya yang besar terasa terjepit
"Inihh nikmathh Daehh aaaahhhh"
Daehyun memegangi pinggang Youngjae dan membantu namja manis itu bergerak semakin cepat di atasnya sesekali meremas pantat berisinya
"Aahhh nghhh ahhh Daehyunhh hahh ahhh"
"Nghhhh ughh ahhh ohhhhhhh"
"Aaaahhhhhh haaahh oohhhh ahhh Daemmmppppp" desah tertahan Youngjae saat Daehyun mencium bibirnya, dia semakin tidak tahan mendengar desahan Youngjae apalagi wajah merona dan bibir bengkaknya yang terbuka. Daehyun ingin sekali mengambil alih permainan mereka tapi dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang langkah ini dimana Youngjae berada di atasnya menguasi dirinya
"Mmmpppp hmmppck nghhh" Youngjae merasa akan sampai, dia menuntun tangan Daehyun untuk mengguncang juniornya yang semakin membesar. Youngjae melepas ciuman mereka mengadahkan kepalanya dia berteriak nama Daehyun
"Aaaaahhhhhh Daehyunnhh hhaahhhh aaahh" Youngjae langsung ambruk setelah klimaksnya, cairannya tumpah di perut keduanya namja manis itu terengah-engah mencoba mengatur nafasnya
"Eunghh Daeh ahhh" Youngjae menempatkan kedua tangannya di samping kepala Daehyun saat namja tan itu menarik kakinya yang tadi menekuk menjadi setengah berjongkok di atasnya
"Aku belum keluar sayang" Youngjae mengagguk mengerti lalu mulai bergerak naik turun lagi
"Akh nghh ahhh" desah Youngjae ketika Daehyun ikut menaikkan pinggangnya dan mendorong miliknya semakin dalam saat namja manis itu menurunkan dirinya
"Ahh ahhh disanahh hahh Daehh" pekik Youngjae saat suaminya menumbuk spotnya
"Ahh terushh aaahhh jangan ngh berhentihh aahhh"
"Holemu nikmat sayang"
"Milikmu jugahh nghh ahhh"
Mereka saling memuji satu sama lain di tengah hentakan, itu membuat keduanya semakin bersemangat bergerak. Daehyun memainkan nipple Youngjae dengan tangannya membuat desahan namja manis itu semakin menjadi, jari tangannya yang lain menusuk masuk ke dalam hole sempit Youngjae membuatnya semakin menggila
"Ohh aaahhhh Daehyuniehhh aahhhh"
"Ahh Jaehh sayang shh"
"Nghhh ahhh oohhh Daehh kulum hahh nipplekuhh" namja tan itu menurut dia menggulum dan mengisapnya kuat sesekali mengigit
"Aaahhhh terus hahh sepertih itu nghhh jarimuhh jugah aahhh" Daehyun mempercepat gerakan jari-jarinya keluar masuk bergantian dengan juniornya
"Lebihh cepath aahhhh Daehyuniee aaahhhhh" Youngjae meremas rambut Daehyun yang basah dan mendorong kepalanya semakin dalam mengulum nipple bengkaknya
"Ahh aaaahhhh Daehh akuh ahh lelahh sepertih iniihh ahhh" ujar Youngjae disela desahan
Mendengar itu Daehyun mengeluarkan jari-jarinya lalu membalikan tubuh mereka dan menidurkan Youngjae, dia menekukkan kaki namja manis itu sampai ke dadanya membuat hole yang memerah dan berkedutnya semakin melebar
"Aahhh Daehyuniee haaahhhh ahhhh" teriak Youngjae tangannya meremas sprei hingga kusut
"Kau dan hole sempitmu aahh semakin membuatku gila sayang mpphh" ujar Daehyun lalu menjilati dan menusuk telinga Youngjae membuatnya mendesah keras
"Ngahhh ahhhh aaahhhh" tubuh Youngjae semakin bergetar karena ulah suaminya
"Daehyuniehh teruss aahhh disituhh aah aaahhhh" Daehyun mengabulkannya dengan terus menumbuk tempat yang sama berulang-ulang. Namja tan itu memeluk Youngjae menenggelamkan wajahnya di leher istrinya
"Daehyunie hahh aahh lebihh ngh cepathh ahh" Youngjae dengan sengaja mendesah tepat di telinga Daehyun membuat suaminya semakin menggila, apalagi suara kulit yang saling bertabrakan dan suara decitan ranjang mereka di tambah dengan aroma tubuh Youngjae terpadu dengan aroma bunga mawar membuat gerakannya semakin liar
"Aahh Daehh aahhhh t-terlalu cepathh aahh pelankan aaahh aahhhhhh" teriak Youngjae holenya terasa panas
"Kau nikmat sayang shh ahh"
"Oohhh aahhh nghhh aahhh Daehyunhh" desah Youngjae tubuhnya tersentak karena gerakan gila Daehyun
"Akuh hampirr ahhh sampai aahhh"
"Aku juga hh" bisik Daehyun
"Nghh Daehyunn ahh oohhh" Youngjae membenamkan kepalanya ke dalam bantal tangannya berpindah meremas lengan Daehyun
"Barsamaahh" pinta Daehyun
"AAHH DAEHYUNN/YOUNGJAE" keduanya berteriak saat klimaks datang, tubuh Youngjae langsung lemas sedangkan Daehyun ambruk menindih tubuhnya. Selama beberapa menit tidak ada suara yang keluar dari mulut keduanya mereka sibuk mengumpulkan nafasnya
Daehyun mengangkat tubuh menatap Youngjae sambil mengusap peluh di kening istrinya "Kau lelah?"
"Ya tapi aku masih ingin lagi" jawab Youngjae dengan wajah memerah saat membuka matanya, ucapanya itu membuat namja tan itu kembali menyerigai mesum
Tanpa melepas tautan mereka Daehyun membaringkan tubuh Youngjae dengan posisi menyamping, dia memposisikan dirinya di belakang istrinya lalu mengangkat sebelah kaki Youngjae dan mulai menggerakan dirinya keluar masuk
"Ughh ohh aahhhh"
"Aahhh Daehyun ngghhh ahhh"
"Ohh holemu sangat panas hh dan licin sayang ahh juniorku semakin betah berada di dalam sanahh"
Daehyun berucap kotor tepat di telinga Youngjae membuat namja manis itu semakin terangsang dan menyempitkan holenya, tangan kiri Daehyun memainkan nipple tegang Youngjae kian merangsangnya tidak lupa memberi kecupan dan lumatan di belakang telinga istrinya
"Nghh Daehyunn ahh ahh"
"Aaahhh disana aahhh lagih ahhh lebiih dalam nghhh" pinta Youngjae tangannya meremas sprei yang sudah kusut
"Lagi? Disini hmm" goda Daehyun sambil menusuk kuat tempat yang diminta Youngjae
"Nghhh yahh disanahh ahhh lebih kuath ahhhhh"
"Seperti ini sayang?" ujar Daehyun sambil menghentak kuat miliknya
"Aaahh yahh aahhhh Daehyunn aaahhhhh"
"Apa ini nikmat sayang?" tanya Daehyun lalu menjilati telinga Youngjae
"Nikmathh sekalihh aaahhhh lakukan teruss ahhh jangan nghhh berhentiihhh owhhh" desah keenakan Youngjae sambil memutar kepalanya ke belakang
"Daehh cium akuhh hmmpp" Daehyun langsung mencium bibir Youngjae saat mendengarnya dia mengulum bibir istrinya dengan ganas
"Hmmcpkkk nghhh cpkkk" Youngjae meremas rambut Daehyun dan menekan kepalanya memperdalam ciuman mereka
"Nghh hhh mphh hmpck"
Youngjae terus mendesah dalam ciuman mereka tangannya menuntun tangan Daehyun untuk mengguncang miliknya yang sudah membesar lagi, namja tan itu langsung meremas dan mengguncang junior Youngjae dengan cepat diikuti gerakan keluar masuknya semakin cepat membuat Youngjae tersentak
Youngjae melepas ciumannya dan mendesah keras "Ahhh aaaahhhh akuhh inginh keluar Daehyun ahhh"
"Sebentar lagih sayang shh" ucap Daehyun dengan gerakan yang semakin cepat dia meremas paha dalam istrinya
Youngjae menggeleng kepalanya "Akuhh aaahhhh sudahh tidak ahh tahann aahhhh"
"Ahhh ahhh nghh hahhhh"
"Nghhh Daehyun akuh keluaaarrr aaaahhhhhhhh" teriak Youngjae saat keluar lagi untuk ke tiga kalinya dan mengotori sprei berserta mawar yang ada
"Ahhh Jae-ahhhh" Daehyun ikut menyemburkan ke dalam Youngjae setelah tusukkan ke empat
Cup
Daehyun mengecup bahu istrinya "Gomawo sayang" ucapnya
"Apa aku membuatmu puas Daehyunie?" tanya Youngjae saat membalikan tubuhnya menatap suaminya
"Ya sayang kau sangat membuatku puas malam ini. Aku mencintaimu" jawab Daehyun lalu mencium bibir istrinya
"Aku juga mencintaimu" balas Youngjae
"Ayo kita tidur sayang" ujar Daehyun lalu menarik selimut menutupi tubuh polos mereka berdua
"Jaljayo" ucap Youngjae lalu memeluk suaminya dan memejamkan matanya, Daehyun membalas memeluk istrinya lalu memejamkan matanya
.
.
.
Youngjae terbangun saat sinar matahari hari masuk di sela-sela gorden kamar hotel mereka, dia tersenyum melihat wajah tidur suaminya lalu mengusap rambut Daehyun yang berantakan
"Tampan" batinnya. Namja manis itu melepas pelukan Daehyun di perutnya lalu bangun dengan perlahan, dia mengambil jam tangannya di nakas waktu sudah menunjukan jam 10 waktu Milan
"Ughh lengket sekali" ujarnya sambil melihat tubuhnya. Dia berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai Youngjae membangunkan Daehyun yang masih tertidur pulas
"Daehyunie bangun"
"Eung sebentar lagi sayang" balas Daehyun dengan mata tertutup
"Ayo bangun ini sudah siang" ujar Youngjae masih mengguncang tubuh suaminya
"Jam berapa ini?" Daehyun bertanya dengan mata yang masih tertutup
"Jam sebelas, ayo bangun" jawab Youngjae lalu menekan kedua pipi Daehyun dengan tangannya yang dingin
Daehyun membuka matanya "Shh dingin sayang" ujarnya
"Makanya bangun, ayo makan dan jalan-jalan" ujar Youngjae manja lalu menarik tangan Daehyun agar duduk bersandar di ranjang
"Cuaca diluar masih dingin lagipula kita sudah pernah jalan-jalan disini kan. Dari pada kedinginan diluar lebih baik kita saling menghangatkan saja" balas Daehyun lalu menarik pinggang Youngjae membuat namja manis itu duduk di pangkuannya
"Da-Daehyun" mata Youngjae membulat saat tau kemana arah kata-kata suaminya
"Olahraga pagi tidak masalah kan sayang" ujar Daehyun sambil menaik turunkan alisnya
"Apa kau masih belum puas semalam?"
"Itu semalam sayang, pagi ini berbeda dan kita kesini untuk Honeymoon jadi aku ingin menikmatimu sepuasnya" jelas Daehyun lalu membuka bathrobe Youngjae lalu mengibahkan selimut yang di pakainya membuat bunga mawar berjatuhan dari ranjang
"Tu-tunggu Dae aku sudah mandi" seru Youngjae mencoba menghentikan suaminya
"Salahmu sendiri sayang"
"Daehyun jangan nghh ahh" desah Youngjae saat Daehyun menyatukan junior besarnya dengan junior mungil Youngjae, namja tan itu mengguncang kedua junior mereka dengan satu tangan bersama-sama dia membenamkan wajahnya di leher istrinya
"Ahhh Daehh ahhh" Youngjae meremas pundak Daehyun saat guncangan tangan besar suaminya semakin cepat
"Shh Jae apa kau merasakan nikmatnya?" tanya Daehyun sambil menjilati leher istrinya membuat kissmart yang dibuatnya semalam semakin terlihat jelas, dia menggaruk kepala junior Youngjae
"Daeh nghh ahh ahhhh"
"Ohh Daehyunie ahh lebihh cepat ahhh"
Daehyun tersenyum miring mendengarnya dia memelankan gerakan tangannya lalu menatap Youngjaae "Tadi kau tidak mau dan sekarang kau memintaku melakukan lebih" godanya
"Nghh ku-kumohon la-lakukan saja" ujar Youngjae dengan wajah memerah
"Apa kau ingin seperti ini sayang?" tanya Daehyun dengan gerakan tangan yang semakin cepat
"Yaah Daehyunie ahhh teruss nghhh aaahh" Daehyun tersenyum melihat ekspresi kenikmatan Youngjae, dia terus mengguncang milik mereka makin cepat lalu memajukan wajahnya dan menjilat nipple Youngjae
"Aahhh Daehyunhh aahhh ahhhhh" Youngjae mengadahkan kepalanya dan menekan kepala Daehyun, dia meremas rambut namja tan itu membuatnya semakin berantakan
"Aahhh oouhh aahhh"
"Hmpp slurp nghh"
Youngjae semakin terangsang saat mendengar suara desahan terendam Daehyun saat menggulum nipplenya
"Daehh akuh aahhh akan keluar ahhhhh"
"Keluarkan sayang" Daehyun mengguncang milik mereka semakin cepat
"Aaahhhhh" desah Youngjae saat klimaks, cairan lengketnya mengotori di perut dan dada keduanya. Youngjae terengah-engah dia menyandarkan kepalanya di bahu Daehyun
"Aku belum selesai sayang" Daehyun mengangkat pinggang Youngjae dan memasukkan juniornya setelah melumurinya dengan cairan cinta istrinya
"Akhhhh"
"Aahhh aahhh nghh ahhh" desah Youngjae saat Daehyun menuntunnya untuk bergerak naik turun
"Eungghhh ohhh Daeh ahhh" Youngjae memekik saat junior Daehyun menusuk spot miliknya
Youngjae menegakkan tubuhnya dan menaruh tangan di pundak Daehyun lalu menaik turunkan dirinya sendiri makin cepat
"Ahhh aahh haahh nghhh"
"Shh Jaehhh holemuh nikmat" mendengar erangan Daehyun namja manis itu merapatkan holenya yang berkedut, dia juga ingin memuaskan suaminya yang mesum ini
"Ahhh Daeh aaahhhh oouhh"
"Terus lakukan seperti itu sayang ahh"
"Daehyuniehh ahhh" panggilnya dengan manja menggoda, Daehyun mengadah dan menatap Youngjae yang menggigit bibir bawahnya
Plak
"Nghh ahhh lagihh" desah Youngjae saat Daehyun menampar pantatnya
"Kau ingin lagi hmm?"
Youngjae memberikan tatapan menggoda tangannya membelai dada Daehyun "Yahh Daehyunh nghh lakukan lagihh akuh ingin ahh lebih ahh keras"
Plak..plak..
"Aahhh yaahhh nghh aahhhh" Youngjae mengadahkan kepalanya dengan mulut terbuka
"Lagi?" tawar Daehyun
"Yah nghh ahhh"
Plak..plak..plak..plak
"Ahhh ahhhh ahhhhh" desah Youngjae bersemangat saat Daehyun menampar pantatnya lebih keras dari sebelumnya, namja tan itu bukan hanya menampar pantatnya tapi juga meremasnya sensual membuat dia semakin mengetatkan holenya
"Ahh Jae sayanghh" Daehyun ikut mendesah
"Nghhh Daehh aahh akuh ingin keluar"
Daehyun membaringkan tubuh Youngjae lalu melebarkan kedua kakinya, tangan namja tan itu mengangkat pinggang Youngjae dan menariknya membuat miliknya terbenam semakin dalam lalu menghentaknya keras
Youngjae membusungkan dadanya dan berteriak "Akkhhhh Daehyun kauh aahh masuk terlaluh dalam nghhh"
"Ohh semakin dalam semakin nikmat sayanghh" erang Daehyun semakin menghentakan miliknya dengan keras dan cepat
"Ahh aaahhhh Daeh ssebentar lagihh nghh ahh"
"Tunggu akuh sayanghh" Daehyun meremas pinggang Youngjae dan membuatnya menyikuti hentakannya
"Cepathh Daeh ahh akuh sudahh ahh tidak tahhannn" pinta Youngjae meremas tangan Daehyun yang berada di pinggang. Namja tan itu semakin mempercepat gerakkannya saat merasakan dirinya juga akan sampai
"Daehyunie ahhh akuh keluarrr aaaahhhhh"
"Aku juga aahhhh"
"Eunghhh" tubuh Youngjae bergetar saat Daehyun menusuknya 3 kali hingga cariannya keluar sepenuhnya. Namja tan itu mengusap keringat di keninga Youngjae membuatnya membuka mata
"Sudah puas Tuan Jung?" tanya Youngjae dengan suara seraknya
Daehyun tersenyum mesum lalu mengusap perut Youngjae yang penuh dengan cairan lengketnya "Sekarang waktunya mandi. Tubuh kita lengket sayang" ujarnya lalu mengangkat tubuh Youngjae tanpa mengeluarkan juniornya
"Enghh Daehyun keluarkan milikmu ahhh"
"Sstt jangan berteriak sayang, simpan suaramu untuk ronde kedua dalam kamar mandi" bisik Daehyun mesum
"Andwae aku lapar turunkan aku aahhhh" Youngjae mendesah di akhir kalimatnya saat suaminya mulai melancarkan aksinya setelah menutup pintu kamar mandi. Mereka melakukannya di dalam kamar mandi hingga 2 jam lebih jika saja Youngjae tidak merengek lapar maka Daehyun tidak akan berhenti menusukkan juniornya
Daehyun setelah mengeringkan tubuh basah keduanya dan memakaikan istrinya baju, lalu menidurkan Youngjae di ranjang "Aku akan menyuruh mereka membawa makanan" ujarnya namja manis itu hanya mengangguk lemah tenggorokkannya sakit karena telalu banyak berteriak tadi
"Consegna il pranzo nella mia stanza" (Antarkan makan siang ke kamarku) kata Daehyun pada seseorang di telpon, namja tan itu menutup telponnya setelah mendengar jawaban dari orang itu
Daehyun menatap istrinya yang terbaring "Maaf aku membuatmu lelah sayang" sesalnya
"Sekarang kau sudah memenuhi keinginanmu dengan mengurungku di kamar seharian jadi besok temani aku jalan-jalan" ujar Youngjae dengan suara serak dan mencoba duduk, Daehyun membantu istrinya agar nyaman bersandar di kepala tempat tidur
"Kita hanya tinggal hari ini kita disini sampai besok pagi saja lalu.." balas Daehyun
"Mwo? Kita hanya sehari disini?" tanya Youngjae memotong ucapan Daehyun
"Iya. Aku kemari hanya ingin melakukan malam pertama denganmu saja" jawab Daehyun dengan senyum lebar
Youngjae membulatkan matanya tidak percaya "Kau benar-benar ya.. lalu besok kita akan pulang begitu?"
"Siapa bilang? Honeymoon kita baru mulai besok dengan tur eropa di mulai dari Paris" jawab Daehyun
Mata Youngjae semakin melebar "Memangnya berapa lama kita libur?"
"Sebulan. Lagi pula aku juga butuh liburan sayang dan appa tidak masalah dengan itu, selama ada Himchan Hyung yang mengurusi perusahaan" ujar Daehyun dengan senyum jahil
Youngjae tertawa mendengarnya "Himchan Hyung akan menghajarmu setelah ini"
"Itu urusan nanti yang terpenting adalah senyum senang dari istriku ini. Lagi pula kau dari dulu ingin sekali mengelilingi eropa kan?"
"Kau tau dari mana?" heran Youngjae
Daehyun tersenyum "Apa yang tidak ku ketahui darimu sayangku" jawabnya
Youngjae tersenyum senang lalu memeluk Daehyun "Gomawo Daehyunie, kau memang suami yang terbaik. Saranghae"
"Sama-sama sayangku. Nado saranghae" balas Daehyun lalu mencium bibir Youngjae dengan mesra
.
.
.
THE END
...
Lap keringet 2 hari 2 malem bikin ini chap ini
Gomawo para reader yang setia baca ini sampai akhir 😊
C.u di ff lainnya 3
Stay Love BAP
