Ttt Takdir kah?

Disclamber : Masashi Kishimoto

Genre : Romanatis

Pair : Sasuhina, ItaKonan

"Apa kau bersedia Hyuga Hinata" ulang sang pendeta?.

"A--aku" memejamkan matanya sejenak, Hinata berusaha meyakinkan dirinya sendiri untuk keputusan yang ingin dia ambil.

"A--aku"

《 PLAN 》

"Tunggu!"

Tahan pemuda bermarga Uchiha yang tidak lain adalah Uchiha Sasuke, datang dengan wajah yang memar sekaligus jas yang sedikit berantakkan, dan hal tersebut tentu saja membuat Sasuke menjadi pusat perhatian diacara pernikahan Itahina.

"Konan-nee!" Gumam Hinata saat melihat keberadaan Konan di gandengan Sasuke, Konan yang terlihat sedikit menolak akan tarikan Sasuke ketika menariknya menuju altar pernikahan Itahina.

"Sapertinya aku hampir melewatkan acara utamanya, apa masih bisa diulang?" minta Sasuke pada sang pendeta.

"Iya pendeta, dia adik dari Itachi, jadi penting untuknya melihat proses pernikahan kakaknya." Timpal Mikoto meyakinkan dengan langsung mendapat anggugkan kepala dari sang pendeta.

"Bersediakah kau Uchiha Itachi me-"

Dan kata-kata selanjutnya sama sekali tidak di didengar lagi bagi Hinata, itu karena Hinata terlalu sibuk memperhatikan Konan yang berada di dekat altar yang berdiri disamping Sasuke.

"Aku sudah tidak bisa melakukan ini Sasuke, jadi biarkan aku pergi" bisik Konan yang hampir tidak bisa menahan air matanya ketika mendengar Itachi mengatakan kata 'Bersedia' pada sang pendeta.

"Bertahanlah sedikit lebih lama" balas Sasuke yang juga berbisik disaat masih menahan tangan Konan agar tidak meninggalkan acara pernikahan sedang berlangsung.

"Apa Konan-nee menangis?" Kaget Hinata saat melihat Konan tengah memalingkan wajahnya, dan menghapus jejak air mata dengan punggung tangannya.

"Apa yang sudah kulakukan? Apa aku sudah menghancurkan kebahagian Konan-nee" batin Hinata yang masih memperhatikan Konan dari altar pernikahannya.

"Hinata!" Panggil Itachi yang seketika membuyarkan semua lamunan Hinata.

"Jawablah!" sambung Itachi yang menatap Hinata terus diam disaat pendeta menanyainya.

"Hyuga Hinata apa kau bersedia?" ulang sang pendeta.

"A--aku-!"

"Aku tidak bisa melihat Konan-nee menangis hanya untuk kebahagianku" batin Hinata.

"A--aku" dengan menggelengkan kepalanya sekaligus mengalihkan pandangannga dari sang pendeta Hinata kembali meneruskan kalimatanya.

"Aku tidak bersedia"

sambung Hinata yang sontak membuat semua tamu yang menghadiri acara sakral itu terkejut.

"Apa maksudmu Hinata" heran Itachi dengan menatap Hinata yang berada disampingnya.

Pertanyaan Itachi membuat Hinata kembali mengingat akan kata-kata Itachi yang tidak akan membatalkan pernikahanya kecuali Hinata mau memberitahu ayah dari bayi yang dia kandung.

"Hanya Ini yang bisa aku lakukan untuk menyelamatkan hubungan Itachi-nii dan Konan-nee, Gomen Sakura-chan" batin Hinata dengan memejamkan matanya sekilas dan kemudian menarik nafas panjang.

"Ka-karena Sasuke-san lah--! Ti-tidak maksudku a-aku dan Sasuke-"

"SALING MENCINTAI" Sambung Sasuke dengan memotong perkataan Hinata. Dengan melepaskan genggamanya dari pergelangan Konan, Sasuke berjalan menuju altar pernikahan menempatkan dirinya disamping Hinata.

Peryataan SALING MENCINTAI yang Sasuke ucapkan sukses membuat semua orang yang menghadiri pernikahan tersebut kembali terkejut termasuk Hinata. Pasalnya Hinata tidak habis pikir kenapa Sasuke mengatakan hal tersebut didepan semua orang.

"Kau sudah berusaha keras Hime, sekarang biar aku yang menjelaskan" ucap Sasuke dengan sekilas membelai rambut Hinata, dan sekligus Sasuke menatap tajam kearah Itachi.

"Menjelaskan? Apa yang akan Sasuke-san jelaskan disini." Binggung Hinata.

"Kau sudah mendengarnya kan Aniki, Hinata tidak ingin menikah denganmu! Karena dia mencintaiku" kata Sasuke saat sudah menggenggam tangan Hinata.

"Cih! aku tidak mendengarnya, itu hanya pengakuan sepihakmu" balas Itachi yang tidak mau kalah.

"Baiklah!" sekilas mengeluarkan seringaiannya Sasuke kembali malanjutkan kalimatnya.

"Apa kau serius ingin menikahi Itachi, Hime?" Tanya Sasuke dengan memandang wajah Hinata serius.

Hening!

Sekarang semua orang yang berada di acara pernikan itu sedang terdiam menunggu jawaban dari sang Hiyuga.

"Jika aku memilih untuk menikah dengan Itachi-nii, itu sama aku telah menghancurkan kehidupan Konan-nee, tapi jika aku hanya terus diam Itachi-nii pasti akan melakukan hal ini lagi." batin Hinata yang masih dalam kebimbangan.

"Apa kau akan memisahkan dua orang yang saling mencintai" bisik Sasuke membuyarkan pemikiran Hinata.

"Hinata! jika kau tidak ingin menjawab, kau tidak per-" perkataan Itachi sontak terhenti ketika Hinata melangkahkan kakinya lebih mendekat ke arah Sasuke.

"A--aku mencintai Sasuke-san, jadi tolong izinkan kami menikah Itachi-nii" mengalihkan pandangannya dari Itachi, sekarang tangan Hinata benar-benar bergetar karena kegugupannya. Tapi hal itu tidak bertahan lama karena Sasuke seketika menggengam tangannya dengan erat.

"Gomen Sasuke-san! Aku malah memanfaatkanmu, tapi hanya ini yang bisa aku lakukan untuk memastikan agar Itachi-nii tidak mamaksa untuk jadi ayah dari bayi ini lagi" batin Hinata sedih.

"Sekarang kau sudah mendengarnya, jadi sebaiknya biarkan kami memulai awal dari kehidupan kami"

Menatap wajah Itachi sekilas, kemudian Sasuke mengeluarkan seringiannya.

"Kau yakin dengan apa yang kau katakan Hinata?" Selidik Itachi dengan suara lembutnya, dan di jawab Hinata dengan anggukan.

"Baiklah kalau begitu" meninggalkan Sasuke dan Hinata di altar, sakilas Itachi tersenyum lega dan kemudian dengan langkah santainya Itachi mendatangi Konan yang menanpakkan wajah terkejut.

"Apakah acara pernikahan ini masih dilanjutkan?" Tanya pendeta yang merasa bingung dengan keadaan di depannya kini.

"Tentu saja" kata Sasuke dengan santai.

Setelah jawaban Sasuke pada sang pendeta memulai upacara pernikahan kembali dengan Uciha Sasuke sebagai mempelai pria dan Hyuga Hinata mempelai waitanya.

Dan pernikahan terjadi dengan sakral tanpa ada ganggunan lain yang datang.

《 SKIP TIME 》

Seusainya pernikahan Sasuke dan Hinata, Konan yang tidak lagi bisa menahan rasa bingungnya, dan tanpa memikirkan apapun lagi langsung meninggalkan tempat pernikahan itu dengan sedikit berlari disusul Itachi yang menyadari akan perubahan sikap Konan.

"Konan!" Panggil Itachi yang sudah berhasil menggapai tangan sang kekasih.

"Ada apa denganmu?" Tanya Itachi yang melihat Konan sekarang sedang menangis.

"Kenapa? hisk! Kenapa kau biarkan Hinata menikah dengan Sasuke? Hisk! Apa menurutmu Hinata akan bahagia?" Tanya Konan yang tidak bisa menahan air matanya.

"Hinata pasti akan bahagia jika bersama Sasuke, berbeda jika dia menikah denganku, dia mungkin hanya akan merasa bersalah karena beranggapan telah menghancurkan hubungan kita"

"Bagaimana mungkin Hinata akan bahagia jika menikah dengan Sasuke, disaat Sasuke bahkan tidak banyak mengetahui tentang Hinata" Frustasi Konan yang masih sangat khawatir.

"Kau salah Konan, Sasuke bahkan sangat mengenal Hinata tanpa kita sadari, dan hal Itulah yang menyebabkan pernikahan mereka sampai terjadi" Sambung Itachi dengan nada seriusnya.

"Maksudmu Itachi-kun?" Heran Konan yang tidak mengerti dengan apa yang Itachi bicarakan.

"Kau lihat luka di sudut bibirku, ini terjadi beberapa jam sebelum upacara pernikahan dimulai" Itach memperlihatkan lukanya.

FLASBACK ON

"Mau kemana kau?" Tanya Sasuke dengan nada emosi ketika melihat Itachi sudah mengenakan setelan jas pernikannya.

"Tentu saja menemui pengantinku" ucap Itach dengan seketika melewati Sasuke.

Beberapa langkah setelah Itachi melewatinya, Sasuke memegang pundak Itachi dan langsung membalikkan badan Itachi dengan paksa tanpa membuang waktu Sasuke langsung memberikan sebuah tinju kearah pipi Itachi.

Bugh!

Satu pukulan dari Sasuke sukses membuat Itachi mundur beberapa langkah, tidak membiarkan Itachi lepas darinya! sekarang Sasuke sudah kembali mencengkram kerah baju Itachi.

"Bukankah kau sudah melihat fotoku yang tidur bersama Hinata? Jadi kenapa kau masih ingin menikahinya? Disaat sudah jelas anak di kandungan adalah anakku" Emosi Sasuke yang masih mencengkram kerah Itachi.

"Cih! akhirnya kau mengakuinya, tapi itu tidak ada artinya sekarang, karena aku akan tetap bertanggung jawab terhadap Hinata" Sambung Itachi dengan menatap tajam kearah sang adik.

"Bertanggung jawab kau bilang, kau pikir aku tidak akan bertanggung jawab terhadap Hinata, tentu saja aku akan bertanggung jawab setelah Hinata memintanya padaku" jawab Sasuke dengan nada serius.

Mendengar jawaban Sasuke membuat Itachi tidak dapat lagi menahan emosinya dengan satu tarikan kuat Itachi melepaskan cengraman Sasuke pada kerah bajunya dan kemudian disusul satu hantaman dari Itachi yang mendarat indah di pipi Sasuke.

"BERENGSEK! Apa yang kau pikirkan Sasuke? kau pikir Hinata akan menangis dan memohon padamu untuk menikahinya?" Emosi Itachi dengan mendatangi Sasuke yang hampir terjatuh karena pukulan pertamanya dan kemudian memberikan pukulan kedua.

Bugh!

"Kau tau seberapa banyak Hinata menangis karenamu?" Amarah Itachi yang sama sekali tidak berhenti memukul sang adik.

Mendengar semua yang dikatakan Itachi membuat Sasuke diam tanpa memberikan perlawanan sedikitpun terhadap perlakuan Itachi.

Puas memukuli sang adik Itachi berdiri dengan sedikit merapikan kemejanya yang berantakkan, dengan melangkah meninggalkan Sasuke, tapi tiba-tiba langkah Itachi terhenti ketika mendengar Sasuke yang mengatakan Sesuatu.

"Akan ku pastika kau akan membatalkan pernikahanmu" ucap Sasuke dengan mengusap kasar sudut bibir yang berdarah dengan punggung tangannya.

"Aku tidak akan membatalkan pernikahan ini selama Hinata masih bungkam dengan kebenaramu" kata Itachi yang kemudian meninggalkan Sasuke yang masih terduduk.

"Baiklah! akan kupastikan acara pernikahan tetap terjadi tapi bukan kau yang menjadi mempelai prianya" dengan menatap kepergian Itachi, Sasuke bangkit dengan mengeluarksn seringaiannya

FLASBACK OFF

"Jadi itu kah sebabnya Sasuke membawaku ke sini" Sambung Konan yang mulai mengeti penjelasan Itachi.

"Sudah kukatakan Sasuke sangat mengenal Hinata, dan dengan membawamu kesini, Sasuke yakin Hinata tidak mungkin menyetujui pernikahan ini ketika dia melihatmu"

"Gomen Itachi-kun! Seharusnya tadi aku tidak usah datang" dengan sedikit menunduk Konan menyesali akan perbuatannya.

"Baka!" Menyentik dahi sang kekasih pelan.

"Apa kau memang berharap agar aku menikah dengan Hinata?" Sambung Itachi tidak terima.

"Tapi jika kau benar-benar tidak datang mungkin akan ada tontonan yang menarik" dengan menyeringai Itachi menggiring Konan pada tempat duduk terdekat.

"Maksudmu? aku tidak mengerti Itachi-kun" heran Konan dengan sedikit menyeryitkan dahinya.

"Ya jika kau tidak datang maka kupastikan Sasuke akan mengatakan semua kebenarannya di hadapan tamu, demi menikahi Hinata"

"Bagaimana mungkin kau seyakin itu terhadap Sasuke" kata Konan masih dengan banyak pertanyaan

"Sebenarnya Sasuke bukan tidak Ingin menikahi Hinata, hanya saja dia tidak ingin jika ada yang mengetahui perasaannya terhadap Hinata, dengan langsung menikahi Hinata tanpa paksaan itu sama saja jika Sasuke sudah mengakui perasaannya. Oleh karena itu kuputuskan untuk tetap menikahi Hinata agar Sasuke mau mengatakan kebenaran yang sesungguhnya pada Hinata, tapi sayangnya dia malah berhasil menikah dengan Hinata dan sekarang malah terlihat seperti seorang korban." Jelas Itachi panjang lebar

"Jadi seperti itu tapi Itac-" perkataan Konan terhenti ketika Itachi bangkit dari duduknya dan memeluk Konan dengan erat.

"Gomen!" Kata Itachi yang mesih memeluk Konan.

"Kenapa k-kau meminta maaf" gugup Konan yang sedikit khawatir dengan pelukkan Itachi, pasalnya saat pelukan terakhir mereka Itachi malah mengatakan hal yang menyakiti perasaan Konan.

"Maaf karena membuatmu menangis, padahal aku sudah berjanji tidak akan membuatmu menangis" peluk Itachi yang semakin mengerat dan kemudian mendapat balasan yang hangat dari Konan.

"A-aku tidak menangis" sangkal Konan masih di pelukkan Itachi

"Aku melihatnya, kau menangis saat upacara pernikahan tadi" Sambung Itachi yang masih setia memeluk sang kekasih

KEDIAMAN UCHIHA

"Apa Itachi belum pulang?" Tanya Fugaku yang masih manatap tajam kearah Sasuke.

"Anata tenanglah, Itachi pasti akan segera datang" Suara lembut dari Mikoto sama sekali tidak bisa menenangkan kemarahan sang suami.

"Tadaima!" Memasuki kediaman Uciha seketika membuat Itachi menjadi pusat perhatin didalam rumahnya.

"Bugus lah kau sudah datang, sekarang saatnya kau dan Sasuke memberikan penjelasan tentang semua yang sudah terjadi" Tegas Fugaku dengan memandang seius kedua anaknya.

"Mikoto pergilah temani Hinata di kamar Sasuke" kata Fugaku yang langsung dipatuhi Mikoto tanpa bersuara sedikitpun.

"Apa yang sudah kulakukan, apa aku sudah melibatkan Sasuke-san dalam masalah besar" gumam Hinata yang sekarang sedang berada di kamar Sasuke.

"Tadi Fugaku-jisan terlihat sangat marah ketika melihat Sasukke-san" batin Hinata yang masih merasa khawatir akan Sasuke.

"Sebaiknya akan lebih baik jika kuceritakan saja kebenarannya jika akulah yang bersalah disi bukan Sasuke-san" dengan memantapakan pemikiranya Hinata melangkahkan kakinya untuk keluar kamar.

"Iya aku harus melakukanya ini untuk kebikan semuanya orang " tanpa ragu Hinata langsung membuka pintu kamar yang sudah dia tempati sedari tadi.

TBC

Gomenasai Chapter ini belum ada moment Sasuhina. Di next chapter udah ada momentnya ko, Arigatou yang udah vote and comment

KOMENTAR kalian semangat menulisku

Typo merajalela

Arigatou yang sudah nyempatin membaca

30-09-2018

See You Next Chapter