~5 tahun kemudian~

.

.

.

"Mingi-ah, oppa lelah" ujar anak laki-laki tampan berkulit pucat. Yang terengah karena sudah berlari lumayan jauh menurutnya.

"Mwo? Oppa lelah? Ini belum sebelapa jauh dari lumah kita oppa!" gerutu anak perempuan cantik yang sudah pasti adalah sang adik dari laki-laki berkulit pucat bahkan kulit mereka sama.

"Tapi ini thudah jauh mingi-yaaa" rengek anak laki-laki yang lebih tua beberpa menit dari anak perempuan yang sungguh sangat periang.

"Dasal oppa payah! Nanti akan ketahuan Taehyungie samchon. Dan kita akan dimalahi kalena sudah merusak hadiah yang akan dibelikan pada Kookie imo" jelas si bungsu dengan penuh aeygo nya yang sudah pasti diturunkan dari ibu cantiknya.

"YAK! Minki-ya! Mingi-ya! Kembali kalian! Akan samchon adukan pada kedua orang tua kalian karena sudah merusak hadiah imo kalian" teriak pria tampan yang sudah lelah mengejar lari kedua bocah kecil itu.

"Aniyoo~ Jika samchon beljanji tidak akan memalahi kami. Aku dan Minki oppa akan belhenti. Bleee~" ejek sicantik mungil yang meneruskan larinya dengan tangan yang menarik lengan sang kakak.

Bukannya menuruti kemauan adiknya untuk berlari Minki malah menarik kembali lengannya dari gengaman Mingi dan membuat sikecil yang lebih muda darinya tersentak dan terjatuh menindih tubuhnya.

"YAK! Oppa! Apa-apaan kau ini?" kesal Mingi yang langsung bangun dan membantu kakaknya untuk berdiri. Ya, itu lah sifat dan tingkah mereka berdua. Sekesal apapun salah satu dari mereka karena tingkah kembarannya. Mereka akan tetap saling membantu dan memperthatikan satu sama lain.

"Thudahlah Mingi-ah, toh ini themua thalah kita. Dan theharuthnya kita meminta maaf pada thamchon" dengan susah payah ia memaksa kembarannya kearah Taehyung. Dan tersenyum setelah melihat kearah belakang yang ia pikir Mingi akan menangis tetapi hanya menggerutu kesal dengan kelakuannya.

"Hehe~ untung kau baik tidak seperti adikmu yang jahil itu Minki-ah" cengir Taehyung yang melihat keponakan laki-laki kesayangannya menarik sang adik dengan susah payah.

Berbeda dengan Mingi sang adik cantik kembarannya yang memiliki sifat yang jahil, periang, ceria, cerdik, hyperaktif (sepertinya ini diturunkan oleh sang ayah), pemberani dan menyebalkan. Minki lebih menjadi anak laki-laki harapan keluarga yang akan menjadi pria bijaksana disuatu hari kedepannya. Dengan sifat yang sedikit pendiam, cerdas, penurut, dan sangat peka pada hal apapun disekitarnya.

"Mingi-ah, oppa tau kau kesal. Tetapi minta maaflah pada Taehyungie thamchon. Dan oppa akan berjanji akan merayu Appa untuk membelikan mu kathet DVD 'The Conjuring 2' dan aku akan menemanimu menonton nya" rayu sang kakak yang sangat ampuh hingga membuat Mingi terloncat senang dan memeluk sang kakak dan membungkukan badannya pada paman tampannya dan meminta maaf. Dan membuat Taehyung sang paman tersenyum senang melihat kejadian yang baru saja terjadi didepannya.

Tetapi ada kalanya semua orang yang melihat tingkah mereka berdua sebagai adik kakak, akan tercengang penuh ketidak percayaan dengan apa yang terjadi. seperti salah satunya adalah sifat perayu handal (sifatnya ini diturunkan dari sang ibu) yang dimiliki Minki sang kakak yang dapat membuat Mingi terdiam dan menjadi sangat penurut padanya.

"Samchon, maafkan aku ne" ujar Mingi yang segera memeluk Taehyung.

Merasa kaki jenjangnya dipeluk oleh sang ponakan Taehyung pun merendahkan tubuhnya untuk mensejajarkan tubuhnya dengan ponakan cantiknya. Dan membalas pelukan Mingi dan mengusak rambut hitam lebat Minki.

"Jja~ karena samchon sudah memaafkan kalian. Saatnya kita kembali kerumah. Dan menunjukan kedekatan kita pada seluruh keluarga. Minki-ah apa kau mau digendong?" tanya Taehyung dan hanya dibalas gelengan oleh Minki. Dengan wajah polosnya ia menunjuk Mingi dan berharap Taehyung mengerti maksudnya.

Melihat bagaimana tingkah sisulung kembar itu Taehyung pun tersenyum dan mengangguk mengerti dengan isyarat yang diberikan ponakan laki-lakinya. Dan segera menggendong Mingi yang tertawa bahagia karena digendong paman tampannya. Terlebih lagi sepertinya paman tampan tidak mempermasalahkan kesalahannya. Minki yang melihat adiknya tertawa bahagia segera mengikuti langkah sang paman serta menggenggam jemari telunjuk pamannya.

.

.

.

TBC

HAHAHA,, aku kembali loh yah kembali dengan penuh permintaan maaf. Karena kemarin file ff ini dan yang lain hilang. Jadi aku buat ulang semuanya. Dan chap ini untuk pembukaan dari FF Bad Girl Good Girl lanjutannya.

Moga kalian ga kecewa yah?

Ahh aku mau tanya gimana FF remake "Like Father Like Son" nya? Apa kah kalian sedikit terhibur? Haha berdosanya aku karena lagi bulan puasa gini malah publish ff M-Preg Yaoi NC hahaha~

Dan kaget pas liat review dari kalian ada beberapa review yang buat aku kaget dengan CAPS LOCK JEBOLnya!

Yaudah dulu yah~

Review jusseeeeyyoooooo~