BACKSTREET

CAST : KANG DANIEL

KIM JAEHWAN

ONG SEONGWU

HWANG MINHYUN

ALL MEMBER WANNA ONE

GENRE : ROMANCE AND HURT/COMFORT

RATED : T

WARNING : NIELHWAN, BOYS LOVE, MXM, DON,T LIKE DON,T READ.

SUMMARY : Kang Daniel dan Kim Jaehwan adalah sepasang kekasih. Bagaimanakah kisah keduanya saat Ong Seongwu tiba-tiba mulai menunjukan rasa sukanya pada Daniel? Apakah mereka bisa tetap backstreet ataukah mereka akan mengungkap segalanya! Atau malah di ungkap?.

~~~HAPPY READING~~~

#Jaehwan POV

Waktu berlalu dengan cepat, tak terasa kami kini telah menjadi idol grub yang bernama Wanna One. Ini adalah impian kami semua, Namaku Kim Jaehwan umurku 22th. Aku termasuk HyungLine di Wanna One. Aku sekamar dengan Minhyun-hyung, Jihoonie, Woojinie dan Guanlinie. Kami nmenentukan kamar dengan game agar semua bisa adil itu yang dikatakan Jisung-hyung leader kami. Aku juga seumuran dengan Daniel, kami sama-sama 96line. Saat di acara Produce 101 dulu setelah battle posission Daniel bilang bahwa dia menyukaiku sejak awal kami bertemu! Awalnya aku menolak karena kukira Daniel menyukai Seongwu-hyung! Tapi dia menyakinkanku bahwa dia hanya menganggap Seongwu-hyung sebagai Hyung bukan yang lain karena dia merasa punya figur seorang Hyung pada diri Seongwu-hyung sama sepertiku yang menganggap Minhyun-hyung sebagai Hyung kandungku sendiri bahkan setelah Daniel menyatakan itu aku langsung mendatangi Minhyun-hyung bercerita padanya mengenai jawaban apa yang harus aku berikan pada Daniel!.

#flasback

" Hyung! Aku harus memberikan jawaban apa pada Daniel!" kataku pada Minhyun-hyung yang sedang membaca buku.

" Bukannya kamu juga menyukai Daniel! Kenapa kamu bingung?" kata Minhyun-hyung to the point.

" Kan pacaran dilarang hyung?" kataku lagi.

" Jaehwan-ah selama kalian bisa menjaga hubungan kalian dari publik kurasa tidak akan ada masalah!." Kata Minhyun sambil mengelus kepalaku.

" Jadi jika aku berpacaran dengan Daniel kami hanya perlu menjaga rahasia itu!." Kataku mulai paham.

" Itu benar Jaehwan-ah! Sudah sana temui Daniel dan bilang jika kamu juga menyukainya!." Kata Minhyun-hyung sambil mengusirku dari tempat tidurnya.

" Haah! Baiklah aku pergi dulu hyung! Dan hyung tolong rahasiakan ini ya? Aku takut jika nanti akan timbul masalah karena hubunganku dengan Daniel!." Kataku pada Minhyun-hyung kali ini dengan sedikit rasa takut.

" Percayalah pada Hyung! Hyung akan selalu disisi kalian berdua apapun yang terjadi! Ini akan menjadi rahasia kita bertiga!." Kata Minhyun-hyung sambil memegang tanganku berusaha menyakinkanku bahwa apapun pilihanku Minhyun-hyung akan selalu disisiku.

" Gomawo hyung~." Kataku sambil memeluk Minhyun-hyung.

#flasback end.

Setelah kejadian itu aku dan Daniel resmi berpacaran. Kami berusaha sekuat mungkin agar kami tidak terlalu memperlihatkan perasaan kami masing-masing jika berada di depan kamera maupun trainee yang lain. Saat aku memberi tahu Daniel bahwa aku sudah menceritakan hubungan kami pada Minhyun-hyung! Dia terlihat kaget sekali tapi setelah aku jelaskan diapun memakluminya. Bahkan dia juga sudah memberitahu Jisung-hyung tentang hubungan kami. Aku sangat berterima kasih pada Daniel yang memberiku cinta, Minyhun-hyung dan Jisung-hyung yang selalu mendukung hubungan kami.

#Jaehwan POV end

" Jjaen! Apa yang sedang kamu pikirkan?" kata Daniel pada Jaehwan yang sedang duduk di ruang TV sendirian padahal ini sedah sangat larut malam jika ingin menonton TV.

" Aku hanya memikirkan saat-saat masa Produce!." Kata Jaehwan sambil tersenyum.

" Kamu pasti sedang memikirkan saat-saat kita awal berpacaran dulu kan?." Kata Daniel menggoda Jaehwan.

" Tidak tuh! Kenapa juga aku harus memikirkan itu! Aku hanya sedang berpikir apakah kita bisa menyembunyikan hubungan kita terus!." Kata Jaehwan sambil menyandarkan kepalanya di pundak Daniel.

" Kita mungkin tidak bisa bersembunyi terus! Tapi kita sudah berusaha dengan baik selama ini, untuk sekarang bagaimana kalau kita memikirkan yang sekarang saja! Untuk terbongkar atau tidaknya itu kita pikirkan nanti! Ok!." Kata Daniel mengelus kepala Jaehwan.

" Baiklah! Kali ini aku akan menuruti kamu!." Kata Jaehwan lagi.

" Jjaenie memang pacar yang pengertian!." Kata Daniel mencium kening Jaehwan.

" Ihhhh! Apaan sih! Tiba-tiba cium kening segala?." Kata Jaehwan sambil mempoutkan bibirnya.

" Habis kamu imut sih! Kan aku jadi makin sayang! Apalagi pipinya bikin aku gemes banget deh!" kata Daniel sambil mencubit pipi Jaehwan.

" Sudah ahh! Aku mengantuk, aku mau tidur dulu!." Kata Jaehwan ngambek.

" Jae, kita kan baru bertemu...!." Rengek Daniel.

" Niel-ah, Setiap hari juga kita selalu bertemu! Kan kita satu Dorm!." Kata Jaehwan dengan polosnya.

" Kita memang satu dorm, setiap hari bertemu tapi aku kan tidak bisa bermesraan lama-lama!." Kata Daniel lagi

" Terus kamu mau apa?." Tanya Jaehwan.

" Memang kamu tidak mau bermesraan denganku?." Kata Daniel merajuk.

" Mau sih! Tapi kan besok kita ada schedule?." Kata Jaehwan.

" Ok, tapi sebelum pergi nightkiss dong!." Kata Daniel sambil memajukan wajahnya ke arah Jaehwan.

" Apaan sih! Nanti gimana kalau ada yang lihat?." Kata Jaehwan sambil menjauhkan wajah Daniel.

" Tidak akan ada yang lihat Jae! Hanya ada kita berdua!." Yakin Daniel.

" Tapi..."

Sebelum Jaehwan melanjutkan kata-katanya, Daniel sudah lebih dulu menarik dagu Jaehwan mendekat kearahnya. Jarak mereka semakin dekat hingga tinggal 1cm tiba-tiba,

"Kreek.."

Pintu salah satu kamar tiba-tiba terbuka dan dengan reflek yang bagus Daniel dan Jaehwan langsung menjauhkan wajah mereka berdua.

" Apa yang Daniel-hyung dan Jaehwan-hyung lakukan tengah malam begini?." Tanya Guanlin yang kaget melihat Daniel dan Jaehwan yang belum tidur padahal sudah malam.

" Kami tidak melakukan apa-apa kok!." Kata Jaehwan gugup.

" Kami hanya sedang berbincang kok! Guanlin-ah!." Kata Daniel yang sudah bisa mengendalikan rasa gugupnya.

" Owh!." Kata Guanlin singkat.

" Kamu sendiri mau apa Guanlinie?." Tanya Jaehwan.

" Aku lapar hyung!." Kata Guanlin.

" Mau Hyung buatkan ramyun?." Tanya Jaehwan lagi.

" Boleh hyung!." Kata Guanlin senang.

" Kamu juga mau Niel-ah?." Kata Jaehwan menawari Daniel.

" Iya Jae, aku mau!." Kata Daniel tersenyum, meskipun gagal berciuman Daniel sudah sangat senang karena perhatian yang selalu diberikan Jaehwan padanya.

Jaehwan pun pergi ke dapur untuk membuatkan Daniel dan Guanlin ramyun. Sedangkan Guanlin dan Daniel duduk-duduk di ruang tengah sambil mengobrol.

" Hyung ngobrol apa dengan Jaehwan-hyung?." Tanya Guanlin tiba-tiba.

" Kami hanya membicarakan schedule besok!." Kata Daniel sambil memainkan Hp.

" Tapi kalau aku lihat hyung dan Jaehwan-hyung sangat dekat bahkan sejak di produce!." Kata Guanlin lagi.

" Itu karena kami seumuran! Bukankah aku juga dekat dengan yang lain juga ya?." Kata Daniel menjelaskan.

" Iya juga sih!." Kata Guanlin lirih.

" Ini ramyun buat kalian!." Kata Jaehwan sambil membawa 2 piring ramyun dan langsung menyerahkan pada Guanlin dan Daniel.

" Kamu/hyung tidak makan?." Tanya Daniel dan Guanlin bersamaan.

" Aku tidak lapar kok!." Kata Jaehwan sambil tersenyum.

" Bukankah tadi waktu makan malam hyung tidak makan?." Kata Guanlin yang sontak membuat Daniel dan Jaehwan kaget.

" Kamu belum makan malam Jae?." Kata Daniel kaget karena memang hari ini dia ada jadwal sampai malam jadi tidak bisa makan malam dengan member lain.

" Aku hanya tidak lapar Niel-ah!." Kata Jaehwan sambil melirik Daniel takut.

" Kalau begitu sekarang kamu makan sama aku?." Kata Daniel dengan tegas.

" Aku beneran tidak lapar Niel-ah!." Kata Jaehwan lagi.

" Makan Kim Jaehwan!." Kata Daniel lagi kali ini dengan menyuapkan ramyun ke arah Jaehwan dan tentu saja membuat Guanlin kaget karena dia tidak pernah melihat Daniel marah.

Akhirnya Jaehwan memakan ramyun yang disuapkan Daniel. Jaehwan tahu jika Daniel sudah menyebut nama lengkapnya itu berarti Daniel sangat marah dan Jaehwan tidak ingin membuat Daniel semakin marah karena keras kepalanya

" Kamu juga makan!." Kata Jaehwan lirih.

" Iya aku makan!." Kata Daniel sambil memakan ramyunnya sambil bergantian menyuapi Jaehwan. Daniel tahu Jaehwan adalah orang yang sangat bekerja keras bahkan dia bisa mengabaikan makan siang dan malam hanya untuk latihan vokal dan menari maka dari itu terkadang dia harus tegas pada Jaehwan. Bahkan Minhyun-hyung, Sungwoon-hyung dan Jisung-hyung sudah sangat lelah memberi tahu Jaehwan agar tidak telat makan.

' Sebenarnya apa hubungan Daniel-hyung dan Jaehwan-hyung?." Batin Guanlin.

" Hyung, aku sudah selesai makan! Aku pergi dulu hyung!." Kata Guanlin pada Jaehwan dan Daniel yang masih suap-suapan.

" Iya!, Ahh! Guanlin-ah! Piringnya kamu taruh saja di dapur biar hyung cuci nanti!." Kata Jaehwan pada Guanlin.

" Nde hyung!." Kata Guanlin yang langsung pergi meninggal Jaehwan dan Daniel di ruang tengah.

Setelah yakin Guanlin sudah masuk ke kamar, Daniel langsung memarahi Jaehwan karena tidak makan.

" Kenapa kamu tidak makan malam Jae? Kamu mau bikin aku kwatir kalau seandainya nanti kamu sakit?." Kata Daniel marah.

" Bukan begitu Niel-ah tapi memang aku sedang tidak lapar!." Kata Jaehwan.

" Kali ini aku maafkan tapi jangan diulangi lagi? Aku tidak mau kamu sakit!." Kata Daniel sambil mengelus rambut Jaehwan.

" Iya Niel-ah~." Kata Jaehwan sambil menunjukan wajah imutnya.

" Dasar!." Kata Daniel lagi sambil mengecup bibir manis Jaehwan.

Hanya ciuman singkat namun hangat seakan saling menyalurkan seluruh perasaan yang ada. Setelah itu Jaehwan dan Daniel pun pergi ke kamar masing-masing setelah mencuci piring dan panci yang tadi pakai untuk memasak ramyun.

Malam pun berganti pagi semua member Wanna One bersiap-siap untuk melakukan schedule yang sudah di tetapkan hari ini.

" Hyung, hari ini kita cuma syuting sampai jam 2 kan?." Kata Daniel pada Minhyun.

" Iya, memangnya kenapa Niel-ah?." Tanya Minhyun balik.

" Aku mau izin pergi dengan Jaehwan! Bolehkan hyung~~~?." Rengek Daniel,

" Sehari aja hyung~~~!." Kata Daniel lagi.

" Memangnya kamu sudah bilang Jaehwan?." Tanya Minhyun to the point.

" Nanti aku bilang hyung! Jadi bolehkan hyung!." Tanya Daniel lagi.

" Asal jangan pulang kemalaman!." Celetuk Jisung yang baru saja keluar dari kamar.

" Siap Eomma~~!." Kata Daniel sambil memeluk Jisung, sedangkan yang dipeluk hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala seakan itu sudah biasa terjadi.

" Mau pergi kemana Niel-ah?." Kata Seongwu sambil tersenyum manis.

" Aku mau pergi jalan-jalan hyung dengan Jaehwan!." Kata Daniel tersenyum balik.

" Boleh aku ikut?." Kata Seongwu yang sontak membuat Minhyun, Jisung dan Daniel kaget.

" Aku..." Kata Daniel sambil melirik Jisung meminta pertolongan. Bukanya Daniel tidak mau Seongwu ikut tapi Daniel ingin berduaan dengan Jaehwan atau lebih tepatnya kencan, mereka hanya pernah kencan sekali saat masa produce dan setelah debut pun mereka sibuk dengan schedule yang sangat padat.

" Yah! Ong Seongwu bukannya kau bilang padaku bahwa kau akan bertemu teman-temanmu nanti?." Kata Jisung seakan mengerti keinginan Daniel. Jisung sudah menganggap Daniel sebagai adiknya sendiri, dia tahu jika Daniel ingin kencan dengan Jaehwan bahkan meskipun satu dorm pun mereka tidak bisa menunjukan rasa cinta pada satu sama lain. Terkadang Jisung merasa kasihan pada mereka berdua.

" Iya sih hyung!." Kata Seongwu lirih.

" Kalau begitu jangan ganggu mereka!." Kata Jisung lagi.

" Minhyun-ah dimana Jaehwan?." Tanya Jisung pada Minhyun.

" Dia tadi sedang mandi hyung!." Jawab Sungwoon yang baru keluar kamar setelah berdandan.

" Ayo kita masak Sungwoon-ah! Dan kalian bertiga bantu kami menyiapkan bahan makanan dan siapkan meja makannya!." Kata Jisung memberikan perintah.

" Nde hyung!." Sahut mereka bertiga bersamaan.

Para hyung line minus Jaehwan pun sibuk menyiapkan masakan untuk mereka dan adik-adik mereka yang sudah berkumpul di ruang tengah untuk memakan bersama. Jaehwan yang sudah selesai dengan urusannya pun langsung membantu hyung yang lain untuk memasak.

" Woojin-ah tolong kamu taruh makanan yang sudah matang ke meja!." Perintah Jisung. Tapi bukan hanya Woojin semua magnae line pun ikut membantu menaruh makanan dan ikut menata meja. Setelah itu mereka makan dengan nikmat dan tenang.

Sesudah makan mereka pun siap-siap keluar gedung dan berangkat ke acara yang akan mereka datangi.

~To be continued~

180415

Ps: Ini cerita yang aku bikin karena kebanyakan liat Nielhwan moment bertebaran. Maaf buat Ongniel shipper