-= Serpentin's Consort =-

~ Sherry Dark Jewel Present ~

Disclaimer: mereka milih Kisimoto-sensei…

Author : Yuki

Rate : T

Pairing : OroNaru.. Khu..Khu..Khu..

Genre : Romance / Crime

Warning : OC, OOC, AU, Typo(s), Gak sesuai EYD, Alur maju mundur. Sho-ai.. Yaoi.. MaleXMale

Summary : Apa yang terjadi jika Iruka tak datang pada Naruto saat Mizuki ingin membunuh Naruto, tapi yang datang malah Sosok yang tak terduga... Khu Khu Khu...

.

Don't Like Don't Read

.

Cerita ini hanya Fiksi belaka

.

Gak Suka..?

Ya...

Jangan Baca...

Gampangkan..

.

Buat yang tetep mau Baca...

.

Happy Reading..

.

Chapter 2 : You're Mine and I'm Yours.

.

Kau membuka mataku. Masih gelap seperti saat kau menutup mata tadi. Hanya diterangi sebuah lilin saja. Kau tersenyum saat kau merasakan sepasang lengan yang masih memelukmu dari belakang. Kau semakin mendekatkan diri pada tubuh yag terbaring dibelakangmu.

Kau semakin tersenyum saat lengan itu semakin erat memelukmu. Kau juga merasakan wajah pria yang memelukmu menelusup dilehermu. Kau bisa merasakan hembusan hangat nafasnya. Dan surai hitam panjang juga ikut mengelitik lehermu.

"Kau sudah bangun My Little Kitsune.." kau semakinterlena saat bibir dingin menciumi lehermu. Kau hanya mengangguk sambil menutup mata, menikmati perlakuannya padamu.

Lama ia menciumimu, kau pun membalik badanmu. Ingin melihat wajah itu, wajah orang yang menolongnya. Kau bisa melihat kulitnya pucat hampir putih ada tanda ungu di sekitar matanya dan surainya hitam panjang. Kau semakin terpesona saat melihat mata nya yang bagai ular. Kau menyukainya.

Dia mengelus surai pirangmu dengan senyum yang masih terpampang di paras pucat itu. "Kuharap tidurmu nyenyak My Kitsune"

"Orochimaru-sama?"

"Tidak My Little Kitsune.. jangan mengunakan sama padaku." Dia mencium keningmu lembut, kau hanya mengangguk dan menikmati ciuman itu. "Ku tak ingin kau memanggilku seperti itu My Little Kitsune. Cukup Orochimaru.."

"Ya.." Kau telusupkan wajahmu didadanya. "aku nyaman bersamamu Orochimaru. Jangan tinggalkan aku." kau berucap jujur padanya.

Dia mengelus suraimu lagi. "Kalau begitu, jangan pernah meninggalkanku My Little Kitsune. Dan aku akan selalu bersamamu My little Kitsune."

"Aku berjanji akan selalu bersamamu My Serpent.." kau eratkan pelukanmu.

"My Serpent..? aku suka panggilan itu My Kitsune" Dia mencium puncak kepalamu, kau bahagia saat merasakan kecupan itu. "Tidurlah lagi My Kitsune. Ini masih terlalu pagi."

Kau hanya mengangguk menyamankan dirimu di pelukannya. "tetaplah bersamaku.."

"tentu.."

.

.

.

Kau melangkahkan kaki kecilmu mengikuti kabuto. Kau ingin menemui dia yang menolongmu, kau kecewa saat kau bangun tadi di tak lagi disisimu. Kau tak suka sendirian disana kau ingin dia memelukmu hingga kau bangun lalu mengucapkan selamat pagi padamu.

"Disini..Orochimaru-sama menunggumu." Kabuto membukakan pintu yang lebih besar dari pada pintu yang lainnya. Kau menenangkan dirimu, jantungmu berdetak keras. Kau gugup sekarang. "Masuklah Naruto-kun" Kau masuk kedalam. Tempat itu pun hanya diterangi beberapa cahaya lilin saja.

Dia memandangmu dengan senyum dibibirnya. "Kabuto lanjukan penelitian, aku akan menyusul nanti" kabuto membungkuk hormat lalu ia pergi dari ruang itu tak lupa menutup pintu.

Kau diam memandang dia yang sekarang tengah duduk di singahsananya. Kau terpesona padanya, ia duduk angkuh dengan kaki kirinya yang bertumpu pada kaki kanannya dan tangan kanannya menopang wajahnya. "mendekatlah My Little Serpent"

Matamu tak lepas pada pemandangan didepanmu. Kau bagai tersihir saat melihat mata itu. Kau langkahkan kakimu mendekati dia. kau terpikat saat mendengar suara dia yang dingin dan mendesis bagai ular.

Dia menurunkan kaki kirinya yang ia topang, menegakkan badannya yang tadi bertopang. Dia menepuk pahanya memintamu untuk duduk di pangkuannya.

Kau menurut. Kau duduk di pangkuannya dengan susah payah, kau memandangnya kedua tangan kecilmu mengengam erat bagian depan kimono hijau kekuningan yang dia pakai.

"My Little Kitsune" dia mengelus suraimu dan mengecup dahimu lembut. Kau tutup matamu, kau sangat suka saat dia memanjakanmu. Karena selama ini hanya dia yang memanjakanmu.

"My Serpent" kau memeluknya erat. "mengapa kau meninggalkanku sendirian?" kau telusupkan paras manismu ke dadanya, tanganmu semakin erat mengengam kimononya.

"Maafkan aku My Little Kitsune" dia memalas memelukmu. "Aku harus menemui anak buahku tadi."

Kau mengangguk, lalu mengankat wajahmu memandangnya "My Serpent. Jelaskan padaku semuannya" pintamu. Tentu saja dia menyanggupinya.

"Apa yang ingin kau tanyakan?"

"Ini dimana?"

"ini adalah desa kecil bernama otogakure, disini para monster seperti kita bisa diterima."

"Benarkah" kau sangat antusias saat mendengar ucapannya.

"Ya. Aku memiliki kelompok yang menampung para monster seperti kita ini." Dia mencium keningmu lagi.

"Kita sama?"

"Ya My Little Kitsune.. akupun berasal dari Konoha. Sama sepertimu, tapi aku sudah pergi dari desa itu."

"kenapa?" kau memeluknya erat menyamanka dirimu dipelukannya.

"Hemm.. aku mencintai seseorang. Seseorang wanita yang cantik dan baik, meski kami tak kenal dekat dan umur kamipun terpaut jauh. Aku selalu memperhatikannya, tapi ia memilih orang lain."

Kau semakin mengeratkan pelukanmu, kau tak suka mendengar Dia membicarakan wanita lain dihadapannya. Entah mengapa kau merasa ingin memilikinya untukmu seorang. Apa karena ia menyelamatkanmu? Kau tak tahu, dan kau tak perduli. Yang kau pikirkan hanya kau akan selalu bersamanya, dan membuatnya bersamamu selamanya.

"Aku ninja yang jenius menurut Sandaime."

"Sandaime-jiji?"

"Ya..dia guruku, dia senang dengan semua yang kulakukan, bisa dibilang aku adalah murit kesayangan Sandaime. Tapi saat itu perang dunia ketiga terjadi, Ayah dan ibuku tewas saat perang. Setelah itu aku teropsesi untuk menjadi kuat dan abadi. Aku ingin kuat dan melindungi orang yang kusayang, melindungi wanita itu" kaumengeratkan pelukanmu. Kau tak suka ucapannya yang terakhir,

"khu khu khu..hei jangan cemburu dulu My Little Kitsune, aku belum selesai cerita" dia terktawa kecil, kau memerah apa benar kau cemburu. Kau bahkan tak sadar jika perasaan itu namanya cemburu. Lalu kau mengangguk meminta melanjutkan ceritannya.

"Ya aku melakukannya karena ingin melindungi Wanita itu, satu-satunya yang kusayang. meski harus melindunginya dari bayang-bayang. Lalu setelah itu, aku terpilih menjadi kandidat untuk posisi hokage ke empat. Kukira aku akan menjadi hokage, perjuanganku untuk di akui orang-orang. Dulu saat aku kecil, penampilanku yang seperti ini membuat odrang-orang takut padaku. Tapi aku tak terpilih menjadi hokage ke empat, yang terpilih adalah Namikaze Minato. Aku masih bersabar, menerima semuanya. Tapi puncak dari semua itu adalah saat wanita itu.."

Kau mengerat kan pelukanmu penasaran dengan lanjutannya tapi juga tak suka mendengar tentang wanita yang Orochimaru sukai.

"-hei..tenanglah My Little Kitsune." Dia terkekeh pelan, kau memerah saat mendengarnya. Malu rasanya digoda begitu. " Wanita itu memilih orang yang berhasil mengalahkanku di pemilihan hokage keempat." Kau terteguh "Dia bernama Uzumaki Kushina"

Jantungmu berdetak kencang. Entah menapa kau bergetar mendengar nama itu "U-uzu-ma-ki?" kau terbata saat menyebut marga sang gadis.

"Ya..dia ibumu My Little Kitsune" Dia membisikkan fakta itu ditelingamu, "Ya kau adalah anak Yondaime Hokage Namikaze Minato dan Uzumaki Kushina" pelukanmu mengendur, kau tertunduk menumpukan kepalamu didadanya.

"Apa kau membenciku. Kau sebenarnya membenciku kan?" tanyamu lirih sambil mengengam erat kimono depannya.

"Ya.. sebenarnya aku membencimu.." kau bergetar mendengarnya.

"hiks.. hiks.." bahkan airmata dan isakan pun sudah keluar.

"Seharusnya aku membencimu.. tapi aku tak bisa.. aku tak bisa membencimu My Little Kitsune" akunya sambil memelukmu, tapi kau masih belum percaya.

"Aku benci saat melihat wajahmu yang sangat mirip dengan orang yang kubenci. Tapi sifatmu dan juga penderitaanmu membuatku ingin melindungimu." Akunya lagi, dia mengeratkan pelukannya.

"benarkah?"

"Ya..My Little Kitsune.. kau akan selalu kujaga, aku akan selalu bersamamu. Aku berjanji.." kau semakin menanggis. "Ke-kenapa? Kenapa menanggis?" Dia sangat terkejut dengan apa yang kau lakukan, dia panik melihatmu menanggis.

"Aku bahagia.. aku sangat bahagia. Aku akan selalu bersamamu juga My Serpent.. aku akan selalu mendukung semua yang kau lakukan. Aku pun akan selalu mempercayaimu. Jadi tetaplah disampingku My Serpent.. kumohon padamu." Mohonmu padanya.

"tentu My Little Kitsune..apapun untukmu.." dia menyeringai. "kau milikku.."

"ya My Serpent aku milikmu.."

.

.

.

TBC

Yuki's Note :

So... inilah Ch 2 telah mengudara #duakkk maksud Yuki telah di update..

Gimana..? gimana..?

Hahaha.. masih pendek pendek aja.. biar geregettt...

Thank's to : yami no shinobi, fatayahn, kitsunee, , aikhazuna117, nanami koi, babbyming, trisna, himawari wia, VirgoBluesky, tsunayoshi yuzuru, eien dan Yuu.

Makasih dah mau review..

Buat reader, sider, yang dah fav dan foll juga makasih ya..

Yuk bales review yang gak log in :

Aikhazuna117 : khu khu khu.. buat si suke.. tenang aja beres.. bakal ada something khusus untuknya dariku. #kalau gak lupa# dan cinta segi 3.. pasti ada kok.. tenang aja tapi masih Yuki rahasiain sama siapa.. bahkan mungkin segi banyak. Hahaha...

Nanami Koi : beres.. tenang aja Yuki kabulin.. tunggu aja..

VirgoBluesky : makashi.. makashi.. ya ni OroNaru.

Eien : KhuKhuKhu kalau gitu Yuki Harap Eien-san suka.. semoga menikmati ni fic.

Yuu : so pasti lah.. I lop Dark story hahaha... jadi kita sama.. sama-sama suka yang gelap gelap #duakkk..

Makasih semua..

Yuki tunggu Reviewnya..

Bye Bye...