Sebenarnya bukan hal sulit untuk menemukan dimana kekasihnya berada disaat ia harus pulang terlambat karna operasi tambahan yg harus dia lakukan . Oh Sehun pria tampan bergelar Dokter bedah di salah satu rumah sakit terkenal di Seoul itu baru saja menginjakkan kakinya di apartemennya pada pukul 22:00 malam sangat terlambat untuk ukuran jam kerja yg menjadwalkanmu pulang jam 19:00
' Luhan kau dimana huh? mau bermain dgku lagi?'
Ujarnya setengah berteriak memasuki kamarnya dg kamar seorang pria manis yang ia panggil Luhan . Namun tidak seperti biasanya jika pada hari2 kemarin pria mungilnya akan datang ke pintu lantas menyambut Sehun dg pelukan hangat malam ini tidak yah anggap saja seorang Oh Sehun sudah kehilanhan keberuntungannya .
' Sehunna aku di dapur '
Ah akhinrnya ada yg membalas teriakannya dengan langkah tergesa dia segera berjalan menuju dapur apa yg dilakukan orang seperti Luhan di dapur huh? Bahkan untuk mengupas bwang saja Luhan terlalu payah
Luhan itu cantik , baik hati , ramah, seorang guru yg penyayang but no body perfect guys , dia 0 untuk urusan dapur . Tentu saja hal ini harus membuat si Tuan Oh mengalah dan melakukan semua pekerjaan dapur untuk pria tercintanya .
' Deer apa yg kau lakukan disini? '
Sehun mengedarkan pandangannya takut takut ada api yg menyala dari kompor yg berhasil Luhan gunakan ,ternyata yg ditemuinya hanya tumpukan tepung dan lelehan coklat serta keju dimana mana tidak terlalu buruk untuk orang yg sangat kelelahan saat ini.
' Um kue , aku ingin membuat kue untuk kejutan kepulanganmu sayang tapi kenapa kau sudah pulang sih '
Si cantik merajuk menatap memelas ke arahnya sambil menunjuk sebuah adonan yang sudah ia masukkan ke dalam oven dengan lelehan coklat di sekeliling wadahnya
Sehun menghela nafas ingin mengumpat tapi terlalu sayang dg pemuda di depannya ini .
' Sayang kenapa tidak beli saja huh? Kau bisa melukai tanganmu sendiri kalau begini '
Ia raih pergelangan tangan si cantik untuk memastikan bahwa milikkmya aman dan tidak ada goresan sedikitpun
Si cantik lantas menggeleng
' Tidak Kyungsoo bilang sesuaty yg dibuat dg tangan sendiri hasilnya akan lebih memuaskan karna perasaan si pembuat yg tulus , dan bukankah aku hebat sehunna ? '
Luhan menggoyangkan tangannya yg di genggam erat oleh sehun , Sementara sehun hanya bisa tersenyum masam dan mengangguk
' oke kau benar sayang
tapi aku ragu apakah ini bisa untuk dimakan? '
Saat kalimat keraguan keluar dari mulut si tampan sontak saja hal ini membuat Luhan memajukan bibirnya beberapa centi
' Ish tidak mau tau
pokoknya harus dimakan aku kan sudah membuatnya dg tulus ! '
Saat si cantik sudah berada di tahap akhir mode merajuknya apalagi yg bisa Sehun lakukan selain menurutinya ?
