Naruto : Become a hokage in another world. ( Betsu no sekai de wa hokage ni naru. )

Author : Chen Leo

Rate : T/M

Desclaimer : Masashi Kishimoto

Summary : Terlempar Ke sebuah retakan dimensi karena sebuah kesalahan kecil ketika mencoba Jurus baru nya. Naruto baru menyadari dia sekarang berada di dimensi lain. Dengan layar hologram yang menjelaskan level dan status nya yang serba Lv999! Warning : Overpower, AU, OOC, OC, RPG.

Chapter 3. Dunia yang tidak dikenal.

Naruto mengerjab ngerjabkan mata nya yang sedikit sakit, sinar matahari menembus pepohonan pas mengenai mata nya. Naruto bingung apa yang sudah terjadi pada diri nya, kepala nya pusing dan tubuh nya seperti dihantam oleh sesuatu yang sangat besar. Naruto juga merasakan seperti nya Armor gedoudama nya sudah menghilang. Apa yang sebenarnya terjadi, hal terakhir yang dia ingat adalah Kurama berteriak kepada nya, dan dia tersedot ke retakan dimensi. Eh, Tersedot? Ke retakan dimensi?

"Kurama! Kurama! Tolong jawab aku! Hal terakhir yang aku ingat kita tersedot ke sebuah lubang dimensi. Dimana kita sekarang? Jangan bilang bahwa kita berada di dimensi lain." Naruto langsung berteriak kedalam pikiran nya, memanggil manggil Kurama. Dia sangat gelisa menunggu jawaban Kurama, namun tidak ada respon dari dalam pikiran nya.

Karena takut terjadi sesuatu kepada sang partner. Naruto langsung berkonsentrasi untuk masuk kedalam pikiran nya untuk menemui secara langsung.

"Kurama! Kurama! Apa yang sudah terjadi kepada mu! Apa yang bisa membuat bijuu dengan cakra yang tidak terbatas terbaling lemas seperti ini." Naruto langsung menangis bombay setelah sampai ditempat kurama.

Terlihat Kurama sedang tertidur karena kelelahan menjaga Sage mode of the six path Naruto tetap aktif selama didalam lubang dimensi. Karena terusik oleh kedatangan Naruto, terpaksa dia membuka mata nya walau kelihatan sangat tidak ikhlas.

"Aku hanya kelelahan Dasar bodoh! Tidak ada yang bisa membuatku kelelahan selain diri ku sendiri. Jadi jangan mengganggu ku dan pergilah."

"Huhhh, syukurlah kalau tidak apa apa Kurama. Tapi sebelum aku pergi bisa kau katakan dulu dimana kita sekarang."

"Kau sudah tau Naruto, kita sudah tidak didunia Shinobi lagi. Kita sekarang di dunia lain, berbeda dengan Dimensi kaguya yang diciptakan oleh diri nya sendiri. Dunia ini asli diciptakan oleh Kami-sama. Sekarang kembali lah dan pahami sendiri tentang dunia ini." Kurama sepertinya sudah tidak kuat menahan kantuk nya. Dia langsung tertidur sesudah menjelaskan pada Naruto.

"Baiklah terima Kasih Kurama. Dan aku minta maaf karena sudah merepotkan mu lagi. Maaf kan aku." Naruto sudah tau kalau Kurama seperti itu pasti karena melindungi nya selama dia tidak sadar dilubang dimensi.

Naruto langsung keluar setelah berterima Kasih dan meminta maaf kepada kurama. Dia tidak ingin mengganggu Kurama yang sedang beristirahat jadi dia langsung pergi setelah memastikan bahwa mereka sedang berada didunia lain.

Mula mula Naruto melihat keseluruh tubuh nya, dia memastikan bahwa tidak ada bagian tubuh nya yang hilang. Hanya baju kesayangannya sudah menghilang, celana nya juga menghilang tapi hanya bagian lutut kebawah. Naruto sedikit sedih ketika tau baju favorit nya sudah tidak ada lagi, tapi tidak apa apa sekarang yang penting dia selamat dengan kurama.

Sekarang Naruto melihat sekeliling nya, dia pasti berada ditengah hutan. Melihat pohon pohon yang menjulang tinggi bisa Naruto jadikan alasan bahwa tebakan nya tidak salah. Kalau dia berada ditengah hutan berarti keadaan nya saat ini sangat tidak menguntungkan, dia terlentang ditanah dengan kondisi belum bisa mengerakan tubuh nya sedikit pun, hanya kepala yang bisa dia gerakan sedikit demi sedikit. Kalau ada binatang buas kebetulan lewat ditempat nya sekarang maka habislah riwayat nya.

"Aku harus mengetahui apa yang terjadi kepada tubuh ku terlebih dahulu. Ini seperti efek Racun pelumpuh. Bisa bahaya kalau aku tidak bisa menyingkirkan efek ini secepatnya." Naruto bingung apa yang harus dia lakukan, dia ingin sekali melihat status tubuh nya sekarang.

Ting!

Status :

Nama :

Uzumaki Naruto

Ras :

Manusia

Kelas :

Shinobi ( Langka )

999 Kelas lainnya masih kosong

Judul :

Pahlawan yang membawa Cahaya Anak dalam Ramalan

Reinkarnasi Ashura

999 Judul lainnya masih kosong

Level : 999 ( Max )

HP : 4000 / 999.000

MP : 80.000 / 999.000

SP : 2000 / 999.000

Kekuatan : 999 ( Max ) ( -800 Efek sementara perpindahan Dimensi )

Kecepatan : 999 ( Max ) ( -800 Efek sementara perpindahan Dimensi )

Kelincahan : 999 ( Max ) ( -800 Efek sementara perpindahan Dimensi )

Ketahanan : 999 ( Max ) ( -800 Efek sementara perpindahan Dimensi )

Kepintaran : 999 ( Max ) ( -800 Efek sementaran perpindahan Dimensi )

Skill :

Sage Mode( Max )

Sage of the six path( Max )

Raiton no Yoroi( Max )

Rasengan( Max )

Kage bunshin( Max )

Rasenshuriken( Max )

Chidorii( Max )

Bijudama( Max )

DLL

Naruto terkejut karena tiba tiba seperti ada kekuatan besar masuk kedalam tubuh nya. Tubuh nya yang semula tidak bisa digerak kan sekarang jadi mudah dia gerakkan walau masih sedikit sakit. Naruto bingung kekuatan apa yang baru saja masuk kedalam tubuh nya. Dia juga bingung dengan Layar status didepan mata nya ini.

Naruto tegak kan tubuh nya, menatap ke pohon pohon besar disekitar nya. Naruto tiba tiba menghilang dari tempat nya dan langsung berada diatas salah satu pohon besar yang dianggap nya cocok untuk memahami situasi nya saat ini.

" Layar status ini sama persis dengan Light novel yang pernah ku baca. Apa mungkin Dunia ini memiliki sistem yang sama dengan Light novel. Dan kemungkinan besar Kekuatan yang baru saja masuk kedalam tubuh ku adalah efek membuka Layar status ini untuk pertama kali nya."

Sambil memikirkan apa yang baru saja terjadi. Naruto mengumpulkan cakra alam disekeliling nya, dia tidak ingin menganggu Kurama yang mungkin saat ini masih beristirahat.

"Ada sesuatu yang ganjil disini. Kenapa status ku sangat sangat abnormal!? Apa apaan dengan Level yang sudah Max ini? Padahal aku baru saja tiba dan belum melakukan apapun sejak tiba didunia ini kenapa Level ku sudah Max aja." Naruto memegang kepala nya yang sedikit pusing. Memikirkan semua ini sendirian bisa membuat kepala nya pecah. Tapi dia terlalu tidak enak untuk membangunkan kurama yang masih beristirahat.

"Naruto, kau tidak perlu terkejut dengan status abnormal mu saat ini. Itu wajar mengingat Kau shinobi terkuat didunia mu sebelumnya. Mengconvert kan Kekuatan mu sebelumnya ke sebuah Level terus melipat gandakan kekuatan mu sebelumnya disetiap level nya. Sistem didunia ini seperti Cheat untuk mu." Tiba tiba suara Kurama mengema dipikiran Naruto. Luka luka dan tubuh nya yang sakit sakit mulai berangsur sembuh karena cakra yang dialirkan kurama.

"Kurama, apa kau sudah bangun? Ku kira kau akan beristirahat lebih lama hehehe." Naruto terkejut karena tiba tiba kurama menjelaskan sesuatu kepada nya. Tapi dia cukup senang partner nya itu selalu bisa untuk dia andalkan.

"Aku tidak tahan melihat kebodohanmu Naruto. Kau akan mati bila ku tinggal sebentar saja." Kurama meluruskan tubuh nya seperti kucing. Ke sembilan ekor nya bergerak gerak tidak beraturan.

"Hehehe, kau benar kurama. Aku tidak bisa memikirkan semua ini sendiri. Aku membutuhkan bola bulu sepertimu." Naruto nyenggir menunjukan gigi gigi nya yang putih.

"Cih, sekarang kau pulihkan dulu status mu itu Naruto. Kita belom tau seberapa kuat manusia dan monster didunia ini. Kau harus memulihkan tubuh mu dengan cepat."

"Kau benar Kurama. Prioitas utama kita adalah memulihkan tubuh ku terlebih dahulu lalu kita akan menjelajahi dunia ini."

Naruto hanya memejamkan mata memfokus kan pikiran nya untuk menyerap cakra alam dan cakra yang kurama berikan. Lambat laun HP dan SP Naruto yang semula hanya tersisa berapa ribu mulai bertambah sedikit demi sedikit. Naruto sudah tau HP adalah Health Poin atau Poin kesehatan nya. Sedangkan SP adalah Stamina poin atau energi fisik yang ada ditubuh nya.

Naruto membuka mata nya setelah merasa bahwa Kekuatan nya sudah kembali sepenuh nya. Malah dia merasa jauh lebih kuat dari sebelumnya.

"Baiklah, sekarang kita lihat lagi bagaimana kondisi statusku Kurama. Status! "

Ting!

Status :

Nama :

Uzumaki Naruto

Ras :

Manusia

Kelas :

Shinobi ( Langka )

999 Kelas lainnya masih kosong

Judul :

Pahlawan yang membawa Cahaya Anak dalam Ramalan

Reinkarnasi Ashura

999 Judul lainnya masih kosong

Level : 999 ( Max )

HP : 999.000 / 999.000

MP : 999.000 / 999.000

SP : 999.000 / 999.000

Kekuatan : 999 ( Max ) ( Kondisi Max Terpenuhi )

Kecepatan : 999 ( Max ) ( Kondisi Max Terpenuhi )

Kelincahan : 999 ( Max ) ( Kondisi Max Terpenuhi )

Ketahanan : 999 ( Max ) ( Kondisi Max Terpenuhi )

Kepintaran : 999 ( Max ) ( Kondisi Max Terpenuhi )

Skill :

Sage Mode( Max )

Sage of the six path( Max )

Raiton no Yoroi( Max )

Rasengan( Max )

Kage bunshin( Max )

Rasenshuriken( Max )

Chidorii( Max )

Bijudama( Max )

DLL

"Huaa kerenn.. Kondisi tubuh ku sekarang sudah kembali sedia kala. Aku jadi penasaran seberapa kuat aku yang sekarang." Naruto menyeringai senang melihat Layar status yang memperlihatkan status nya yang luar biasa.

Tiba tiba Naruto mendengar suara gemerisik dari semak semak yang lumayan dekat dengan pohon yang sedang ia duduki. Seekor Monster berbentuk babi hutan tiba tiba keluar dari semak semak itu. Babi hutan itu bukan seperi babi hutan yang biasa naruto temui selama ini. Babi hutan itu ukuran nya jauh lebih besar dari babi hutan biasa. Dengan rambut yang berwarna merah dikepala nya, taringnya juga sangat besar dan juga sangat tajam. Bisa naruto simpulkan Babi hutan itu adalah salah satu monster yang ada didunia ini

Tapi Naruto tidak takut, Monster ini adalah kelinci percobaan yang sempurna untuk mengetes seberapa tangguh dia yang sekarang.

"Monster itu seperti nya cukup Bagus untuk menjadi kelinci Percobaan mu Naruto."

"Ya Kurama, Baiklah! Mengecek status nya terlebih dahulu seperti nya tidak ada salah nya."

" Status! "

Ting!

Nama :

Babi Hutan Pemarah

Ras :

Babi Hutan

Level : 54

HP : 54000 / 54000

MP : -

SP : 54000 / 54000

Skill :

Claw Angry ( Lv2 )

Fang Slash ( Lv2 )

Naruto mengangguk paham melihat Layar status monster dihadapan nya. Berbeda dengan status nya yang menunjukan Kekuatan, kecepatan dan hal lain nya. Layar status monster ini tidak menunjukan hal itu. Naruto bisa simpul kan bahwa dia bisa melihat kekuatan Manusia tapi tidak dengan Monster.

"Baiklah.. Akan ku tes dengan memakai Taijutsu dulu."

Naruto merenggangkan tubuh nya dan menatap Monster Babi Hutan itu dengan senyum menyeringai. Naruto langsung melompat turun dari pohon itu dan berjalan mendekat ke arah monster babi hutan.

"Woey Babi Hutan jelek! Apa yang kau lakukan disini hah! Kau tidak tau ini wilayah kekuasaan ku." Naruto lipat kedua tangan nya dan menatap monster babi hutan itu dengan mata merendahkan.

Seolah mengerti dengan perkataan Naruto, Monster babi hutan itu langsung mendengus marah dan bersiap untuk menyeruduk Naruto.

Naruto langsung memasang kuda kuda ketika melihat Monster babi hutan itu berlari ke arah nya dengan kekuatan penuh. Kedua taring tajam Monster itu bersinar seakan akan menunjukan bahwa taring itu sangat tajam.

Ketika sudah sangat dekat dengan Naruto, seakan akan ada slow motion ditempat itu hanya beberapa senti lagi taring monster babi hutan mengenai tubuh nya, Naruto langsung menghilang dari tempat itu dan muncul diatas tubuh Monster itu.

"Rasakan ini dasar monster Jelek!"

Duakk! DUUARRR!

Naruto memukul monster itu dengan tenaga yang dianggap nya biasa saja karna ia ingin melihat seberapa kuat dia yang sekarang. Tangan kanan yang Naruto gunakan untuk memukul monster itu terbenam menembus tubuh nya hingga hampir tembus kebawah perutnya.

Tanah yang berada dibawah monster itu langsung hancur lebur membuat sebuah cengkungan yang lumayan besar karena tidak kuat menahan daya dorong dari tinjuan Naruto.

"Woaahh, tidak kusangkah bisa sekuat ini walaupun aku tidak memakai kekuatan sedikit pun." Naruto langsung melompat mundur melihat karya yang sudah tinju nya ciptakan.

"Naruto, lihat apa yang Monster itu jatuhkan. Mungkin dia menjatuhkan Drop item sama seperti Light Novel yang sudah kau baca"

"Tidak usah kau beri tau akan tetap kulakukan Kurama. Ku harap monster ini menjatuhkan sesuatu yang keren Hehehe."

Naruto berjalan mendekati lubang tempat bangkai monster itu. Dan seperti yang sudah dia duga ada beberapa Item mengantikan bangkai monster yang sudah dia bunuh. Naruto ambil semua memakai kedua tangan nya.

"Mungkin aku bisa mengecek item ini dengan skill Appraisal seperti diLight novel. Yoshhhh! Appraisal! "

Ting!

Item :

Taring Babi hutan Mendapatkan satu taring babi hutan

Bulu Babi hutan Mendapatkan selembar bulu babi hutan

Daging Babi hutan Mendapatkan satu kilo Daging babi hutan

"Woah, monster ini menjatuhkan tiga item sekaligus. Hei Kurama, apa yang harus kulakukan dengan drop item ini." Naruto bingung apa yang harus dia lakukan dengan drop item yang ada ditangan nya. Dia tidak mempunyai Tas atau tempat penyimpanan.

"Mungkin didunia ini juga ada sistem Inventori Naruto. Tidak ada salah nya kau coba dulu."

"Yosh! Aku hampir lupa kalau ada sistem Inventori juga diLight novel. Akan kucoba kurama, semoga saja berhasil."

"Inventori! "

Ting!

Inventori :

Penyimpanan : 0

Kapasitas : 999

Didepan Naruto tiba tiba muncul Layar Hologram dengan garis kotak kotak dan diatas nya ada tulisan Inventori. Naruto tersenyum senang ketika Inventori benar benar muncul dihadapan nya. Semenjak didunia ini keberuntungan selalu berpihak kepada nya.

"Hahaha, kalau ada inventori seperti ini aku tidak perlu repot repot lagi untuk membawa item item yang dijatuhkan monster." Naruto langsung memasukan ketiga item yang dia dapat kedalam inventori.

"Seperti nya sampai sekarang kau masih belum menemui kesulitan Naruto. Itu Bagus tapi jangan sampai membuat mu lengah. Musuh bisa datang kapan saja." Kurama mengingatkan Naruto yang sepertinya sudah terbuai oleh keberuntungan nya.

"Ya aku tau Kurama, aku tidak akan melemahkan kewaspadaan ku walau sedikit pun. Kau tidak perlu khawatir."

"Sekarang kita sudah selesai disini, apa yang harus kita lakukan sekarang Kurama? Mendatangi Desa atau kota terdekat?" Naruto melanjutkan ucapan nya dan meminta pendapat apa yang harus mereka lakukan sekarang.

"Ya kau benar Naruto. Sepertinya kau sekarang jauh lebih pintar yah. Kita harus ke desa atau kota terdekat untuk mencari informasi dunia ini."

"Hehehe, tidak usah memuji ku Kurama. Aku kan sudah dari dulu memang pintar, kau saja yang terlambat menyadari nya." Walaupun Kepintaran nya sudah ke Poin 999 sifat konyol nya belum bisa dihilangkan dari Naruto.

"Baiklah! Akan kucari Kota atau desa yang paling dekat dari sini mengunakan Sage Mode Kurama."

Naruto memakai Mode Sage untuk memeriksa dimana kota atau desa yang paling dekat dengan tempat nya saat ini. Jangkauan Mode Sage Naruto saat ini adalah lebih dari 20Km. Jadi pasti mudah untuk menemukan Kota yang paling dekat dari tempatnya berdiri sekarang.

"Woahhh, Kota yang paling dekat jarak nya sekitar 10Km Kurama. Apa kita akan mengunakan Kecepatan penuh? Atau hanya memakai kecepatan biasa saja untuk sekalian Mengumpulkan Drop item."

"Seperti yang kau pikirkan. Pilihan kedua lebih bijak Naruto, Dikota kau pasti butuh uang. Kau bisa menjual item dari monster yang kau bunuh ketika sampai kekota."

"Begitukah? Baiklah kalau kau bilang begitu Kurama. Berarti pilihan ku tidak salah."

Naruto menyeringai senang mendengar perkataan Kurama. Naruto memiliki jiwa seorang gamers sebenarnya, dia sudah lama ingin melakukan hal seperti mengumpul kan Item dari membunuh monster atau hal semacam nya yang mengelitik Jiwa seorang Gamers nya.

"Yosh! Semoga perjalanan kita menyenangkan Kurama." Ucapan Naruto mengema dihutan yang sangat rimbun itu.

"Semoga saja begitu Naruto... Semoga saja." Kurama mulai memejamkan mata ketika melihat Naruto yang sudah mulai berlari menjauh dari tempat mereka semula.

Tanpa mereka sadari, Pertualangan mereka sudah dimulai sejak mereka meninggalkan tempat itu.

- Continue -

Sebelumnya Author ingin mengucapkan terima Kasih banyak bagi yang sudah ngeriview cerita author. Walaupun tergolong sedikit author tetap berterima Kasih.

Tapi untuk lanjut chapter kedepan nya Author mohon bagi yang hanya baca untuk ngeriview juga. Author butuh pendorong untuk membuat Chapter selanjutnya. Rasa nya sangat down ketika ribuan yang sudah membaca tapi baru 20 orang yang sudah ngeriview.

Baiklah. Hanya itu yang bisa author sampaikan semoga bisa ketemu kembali diChapter 4 . Author Cabutt ヽ(´▽`)/