Cast :
ALL SUPER JUNIOR MEMBERS

#Chapter 11#


~The Recovery~

"Kenapa kau menangkapku?" tanya Leeteuk takut. Ryeowook yang ada di depannya, hanya memandanginya. Lalu mengangkat bahu.

"Tak tahu. Iseng saja," jawab nya santai.

"Ah...," Leeteuk kembali menunduk. Lalu sesekali, dia mencuri pandang ke arah Ryeowok.

"Kenapa kau melihatku seperti itu terus terusan?" tanya Ryeowook dengan wajah jengah.

"Entahlah," Leeteuk menunduk lagi. "Kurasa.. eum... aku menyukaimu."

"Uhuk!" Ryeowook terasa tersedak. Lalu memperhatikan Leeteuk dengan cermat.

"Kau tahu aku siapa?"

Leeteuk mengangguk sambil tetap menunduk.

"Kau tahu kau siapa?"

Leeteuk mengangguk lagi. Ryeowook menghela napas. Dia mendekati Leeteuk.

"Jujur saja, aku tidak suka tubuh ini," ucap Ryeowook langsung. "Aku tidak suka menjadi makhluk penghisap darah."

Leeteuk dengan takut takut, mendongak untuk memperhatikan Ryeowook.

"Mungkin aneh buat mu," Ryeowook tersenyum getir. "Tapi aku dulu juga adalah manusia. Seperti mu."

"Oh ya? Lalu.. eum..."

"Kenapa aku bisa seperti ini?" tebak Ryeowook. Leeteuk mengangguk pelan.

"Aku di mangsa oleh Lee Sungmin," ungkap Ryeowook dengan nada marah. "Makhluk menjijikkan itu tidak membunuhku, melainkan membuatku menjadi sejenis dengannya. Betapa aku lebih berharap dia memilih membunuhku ketimbang menjadikan ku mayat hidup seperti ini!"

"Kenapa kau tidak melawan?"

Ryeowook tertawa kering. "Kau masih bisa menjadi manusia sampai saat ini, karena saat itu Heechul membantu mu. Dan sekarang karena aku memang tidak berniat memangsa mu. Jika saat ini aku menghabisi mu, kau bisa mati atau lebih parah lagi, menjadi seperti ku."

"Ah ya," Leeteuk mengerucutkan bibirnya, "Vampire memang sangat menyeramkan."

"Dan bukan aku saja. Kakak ku yang saat itu melindungi ku juga ikut di ubah menjadi jenis seperti ini. Begitu menjijikkan. Di awal awal perubahan wujudku, aku tidak menyentuh darah sama sekali. Ku pikir saat itu, lebih baik musnah di banding harus menyakiti orang orang yang pernah sejenis dengan ku."

"Lalu?"

"Lalu aku di jebak! Tiga bulan menahan lapar akan darah, membuatku mudah di kendalikan. Aku di kendalikan oleh jenis yang tak pernah ku inginkan keberadaannya!" lanjut Ryeowook dengan emosi.

Leeteuk hanya diam memperhatikan Ryeowook.

"Aku berubah dari manusia yang penuh dengan masa depan, menjadi iblis menjijikkan yang hidup dengan bergantung pada manusia! Bahkan binatang jauh lebih baik dari ku!"

"Menjadi iblis tidak sepenuhnya menjijikkan," ucap Leeteuk polos. Ingatannya melayang pada kedua penolongnya, Heechul dan Yesung.

"Tidak sepenuhnya, tapi tetap menjijikkan," timpal Ryeowook. "Dan aku tahu siapa yang kau maksud. Heechul dan Yesung itu, kan?"

Leeteuk mengangguk. "Mereka iblis, tapi mereka baik sekali padaku."

"Ya, sementara awal pertemuan ku dengan Heechul adalah karena aku ingin memaksa memakan mu."

"Kau juga tidak jahat," tambah Leeteuk cepat. "Kau bahkan menemani ku ngobrol sekarang. Bukankah itu baik?"

"Kau itu polos atau bodoh, heh?" cela Ryeowook.

"Molla," Leeteuk mengangkat bahunya dengan wajah polos. "Teman teman ku juga kadang mengatakan bahwa aku bodoh. Tapi, kalau aku bodoh, kenapa aku bisa mendapat beasiswa?"

Ryeowook memutar bola matanya. "Belum pernah aku menemukan manusia seperti ini!"

"Ah, Wookie," Leeteuk tampaknya tidak takut lagi terhadap Ryeowook. "Apa menurut mu aku benar benar bodoh?"

"Hm?"

"Jadi, begini," Leeteuk menarik napas, bersiap siap bercerita. Sementara Ryeowook menopangkan dagu nya di meja yang di tumpu oleh tangan.

"Aku memiliki teman akrab. Mulai dari sekolah menengah, hingga sekarang, aku selalu bersama dengan nya."

"Kalian berpacaran?"

Leeteuk meringis geli. "Tidak. Tapi aku memang sangat menyayanginya. Apapun yang dia inginkan, aku akan berusaha mengabulkannya."

"Kau itu semacam ibu peri atau apa?"

"Aku tak tahu," bibir Leeteuk mengerucut. "Tapi kata yang lain, dia hanya memanfaatkan ku. Sebagai contoh, misalnya teman ku itu ingin makan sesuatu. Tapi uangnya kurang. Jadi aku menawarkan diri untuk membayari makanan itu. Mereka bilang, itu hanya siasat dia untuk di traktir aku setiap hari. Bagaimana menurut mu?"

"Kau bertanya pada ku yang seorang Vampire?"

"Lalu dengan siapa lagi? Hanya kau yang ada di sini." ucap Leeteuk lagi. Ryeowook mengangkat alisnya.

"Tampaknya kau mulai tidak takut dengan ku."

"Hehe," Leeteuk tertawa kecil. "Sepanjang umurku, aku tak pernah tak merasakan ketakutan sehari pun."

"Oh ya?"

Leeteuk mengangguk. "Dalam ingatan ku di masa kecil ku, begitu menyedihkan."

"Manusia yang di jaga oleh Heechul dan Yesung ternyata juga pernah berada dalam posisi menyedihkan, heh?"

"Mereka datang setelahnya," Leeteuk tersenyum kecil. Tapi Ryeowook yang mulai bersikap bersahabat dengan Leeteuk, memperhatikan sorot mata Leeteuk yang menerawang.

"Setelahnya?"

"Ne." Leeteuk nyengir ke arah Ryeowook. "Tapi aku memiliki kenangan yang menyenangkan juga semasa kecil."

"Apa itu?"

"Saat aku menghabiskan waktu ku dengan tiga kakak adik yang begitu lucu. Sang Kakak begitu melindungi ku, dan adik adiknya begitu manja pada ku."

"Lalu? Kemana tiga kakak adik itu?"

Leeteuk menggeleng. "Mereka pergi ke Jepang. Dan dua tahun setelah nya, keluarga ku mendapat musibah. Sejak itu, aku pindah dan tak pernah lagi bertemu dengan mereka."

"Kau ingat siapa nama mereka?"

"Tidak," lagi lagi, Leeteuk meringis. "Aku mengalami amnesia karena trauma hebat yang ku alami. Lalu perlahan lahan, Heechul dan Yesung yang menyembuhkan ku. Tapi, meski mereka iblis, tampaknya mereka tidak punya kekuatan untuk menyembuhkan dengan baik," Leeteuk tertawa kecil, "jadi aku hanya sembuh sedikit."

"Mereka iblis, bukan dokter, dasar bodoh," tawa Ryeowook, tapi lalu dia menyeringai.

"Kau kenapa?" Leeteuk menyilangkan kedua tangan nya di depannya.

"Kau mau sembuh sepenuhnya?"

TBC-


Hy Hy ^^ udah update dengan kilat dan... mudah2an tepat waktu. ahaha xD sori bwd chapt kemaren, di pikir udah update, trnyata blm di publish-_- thanks bgt buat yang ngingetin yaa^^

Mind to review? ^^