DISCLAIMER: Naruto © MASASHI KISHIMOTO SENSEI, Saya sebagai Author hanya meminjam karakter Animenya di Fanfict ini
Summary : Uzumaki Naruto, seorang anak yang mengalami yang namanya pengucilan berlatih selama 2 tahun, dan kini dia kembali dengan kekuatan baru dan juga kisah baru yang menanti petualangannya sebagai Ninja Tanpa chakra
PAIR : Naruto x... (sabar aja Nanti ada kok)
Genre : Adventure, AU,Family,Action DLL.
Rated : M
WARNING : Cerita Gaje, Author Pemula,OOC, OC, Alur Berantakan DLL. Smart!Naruto, Different power!Naruto,Supranatural!, Strong!Naruto, No chakra!Naruto.
Note: Author fanfiksi ini masih pemula jadi jangan berharap lebih, Don't Read if you don't like
Chapter 02
"Kuuko- K-kau" ucap Menma
sambil menunjuk kearah Naruto. Menma sangat mengenali siapa Anak yang ada bersama Kuuko sekarang dia yang sudah lama tidak terlihat selama 2 tahun kembali lagi (AN: Bingung mau ngedeskripsiin Lama kepergian Naruto).
"KONOYARO MENJAUHLAH DARI KUUKO!"
Dan setelah itu Menma Menerjang kearah Naruto dengan Tangan Kanan Yang terkepal dan sebentar lagi akan mengenai Wajah Naruto, tapi Naruto Kalem saja dengan sedikit memiringkan kepalanya dia berhasil menghindari serangan pukulan Menma. Tapi menma tidak tinggal diam karena setelah itu dia membentuk handseal untuk Kagebunshin,
POOF POOF..., bunyi Dari jutsu hasil Manifestasi dari Chakra menma dan itu membuat dia memunculkan 2 klon dirinya,
"SERANG" ucap Menma yang Asli mengkomando Bunshinnya untuk Menyerang Naruto dan dibalas anggukan oleh kedua Bunshinnya. Serangan Taijutsu yang diberikan oleh kedua bunshin memna masih bisa dia lihat kecepatannya. Meskipun menma selalu dilatih oleh kedua orang tuanya tapi jangan remehkan Naruto yang saat ini sangat berbeda jauh dengan dirinya yang dulu. Meskipun ogah-ogahan dengan serangan yang menurutnya tidak berguna yang dilancarkan oleh Menma tapi perlu diketahui bahwa dia juga berlatih Untuk meningkat daya kecepatan penangkapan daya serang.
Flashback : ON
HAH...HAH..HAH.., bunyi dari suara Naruto yang sangat kelelahan setelah Berlari dari burung yang mengejarnya, bukan hanya 1 burung yang mengejarnya tapi ini sekawanan karena dia yang lapar dan dibulan ini buah-buahan yang tumbuh sudah melewati masa berbuahnya dan kini sudah selesai berbuah. Jadi untuk beberapa bulan kedepan dia harus berburu dan kebetulan tadi pagi dia melihat Beberapa telur yang ada di beberapa sarang dan tanpa pikir panjang Naruto mulai mengambil satu persatu telur yang ada dibeberapa sarang itu, kalau dilihat dengan seksama bahwa kalau ditelusuri kedalam lagi akan ada penampakan dari beberapa puluh sarang dan Naruto merasa dia akan bisa menggunakan telur-telur ini untuk makannya kedepannya. Dan tanpa Naruto sadari para induk burung yang Merasa bahwa ada yang mengganggu telur mereka mulai kesarang dan melihat Naruto yang mengambil satu persatu telur disarang mereka. Dengan insting alamiah dari burung yang akan marah kalau ada yang mengusik sarang mereka atau telur mereka. Dan para burung itu pun mengejar naruto dan mematuk dan menggigit naruto sampai Naruto harus melawan mereka dan berakhir dengan memar dan beberapa luka yang terasa pedih di kulit Naruto ( AN: jangan Meremehkan Burung, apalagi gigitan burung, soalnya aku pernah beberapa kali digigit oleh burung dan itu sakit, ampe berdarah). Wajar saja dia kalah soalnya dia tidak bisa melihat gerakan objek yang bergerak secara cepat. Dan seperti itulah Naruto melakukan Analisis pergerakan mereka (para induk burung) secara diam-diam dan itu selalu menjadi porsi tambahan dari latihan yang dia lakukan dan itu butuh waktu dua minggu untuk mulai terbiasa dan dihari berikutnya dia sudah bisa mengimbangi gerakan para burung dan bisa melihat pergerakan mereka.
Flashback: off
Dan itu membuatnya bisa melihat gerakan Menma, gerakan Menma tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan gerakan burung waktu dulu dia latihan.
TAP...TAP...TAP..., Naruto melangkah mundur sambil terus menangkis serangan dari bunshin Menma dan juga serangan Dari Menma tentunya, Menma sendiri yang memiliki temperamen yang tinggi membuatnya cepat marah.
" RASAKAN INI" teriak Menma sambil Membuat Rasengan dengan bantuan satu bunshin ciptaannya yang dia buat lagi waktu dia mundur. Meskipun belum sempurna bentuk Rasengan milik Menma Tapi itu juga bisa memberikan Damage yang lumayan bila mengenai lawan. Naruto yang melihat itu pun tidak tinggal diam, kali ini dia akan menggunakan salah satu tekhnik yang dilatih olehnya dan itu juga adalah salah hasil latihan dengan burung.
"Soyokaze Step" gumam Naruto dan tiba muncul angin hijau di sekeliling Naruto dan naruto melesat secepat angin dan ketika tinggal 30 cm dari Menma dia menggunakan kaki kiri sebagai tolakan dan memutar tubuhnya 360 derajat kedepan dan diakhiri dengan langkah kaki kanan. Dan setelah itu efek yang dihasilkan adalah angin putih yang berhembus kencang di lintasan tekhnik Naruto (An: Efek soyokaze step milik Tenma Matsukaze, tapi ditambahin sedikit efek) dan itu membuat Menma Terpental begitu pula para bunshin Menma yang langsung Menghilang dengan Bunyi POFF yang agak nyaring. Naruto membalikkan punggungnya dan langsung tersenyum mengejek kearah Menma.
"Oi...Oi.. apa hanya segini kemampuan Dari Anak yondaime tersayang" Naruto mengatakan itu dengan senyuman mengejek yang sangat kentara diwajahnya.
"TEMEE..." Menma bangun secepatnya dan menyerang Naruto secara bertubi-tubi dengan pukulan tangan kosong yang tentu saja seperti sebelum-sebelumnya dapat di hindari dengan mudah oleh Naruto. Merasa kegiatan meladeni Menma mulai terasa bosan Naruto langsung memfokuskan semua Energi yang dia punya dikaki dan menendang Menma dengan setengah kekuatannya. Dan yang terjadi adalah Menma Terpental dengan punggung yang Menabrak Tembok dan membuat dirinya yang secara fisik lebih kecil dari Naruto merasakan Kesakitan yang teramat sangat dan itu membuatnya memuntahkan sedikit Darah dan tembok yang menjadi tempat Tabrakan Punggung menma menjadi Agak Retak dan itu menandakan setengah kekuatan yang difokuskan Naruto di kakinya meskipun hanya setengah tapi itu memberikan efek yang lumayan besar.
In other side
Kushina yang mendengar bunyi Benturan yang agak besar di halaman belakang merasa khawatir dan segera bergegas ke halaman belakang dan ketika membuka pintu halaman belakang. Kushina dikejutkan dengan Mema yang sedikit mengeluarkan darah Dari mulutnya dan juga retak didinding yang agak besar dan juga ketika dia menggulirkan Matanya kesekeliling dia Melihat anak perempuannya Kuuko sedang menghadap kearah Naruto dengan Pandangan yang menggambarkan ketakutan akan sesuatu dan Kushina tidak tahu apa itu dan ketika dia melihat kearah Naruto yang sedang tersenyum mengejek kearah Menma. Disitu Kushina mengambil kesimpulan Bahwa Yang terjadi kepada Menma dan Kuuko itu semua dilakukan oleh Naruto. Itu sudah dibuktikan semuanya oleh bekas pertarungan yang ada disitu seperti rumput Halaman yang terbelah seperti dilewati sesuatu dan Berakhir di diposisi Naruto. Ibu Mana yang hatinya tidak sakit melihat kondisi anak-anak yang sekarang terutama kepada Kuuko dan Menma dan itu membuat Hati kushina sebagai ibu menjadi gelap dan membuatnya mengeluarkan salah satu jutsu warisan klan Uzumaki yang hanya diwarisi oleh keturunan asli Uzumaki itu sendiri yaitu Kongo Fūsa (chakra Chained/Rantai Chakra). Dan itu disertai dengan Hawa membunuh yang lumayan mengerikan. Naruto yang merasakan Hawa membunuh yang dikeluarkan Ibunya membuat dia agak gemetar ketakutan dan juga wajahnya dibanjiri dengan keringat dingin yang bercucuran. Dan juga seperti badannya yang seperti tidak bisa digerakkan dan lemas. Tapi Naruto tetap memaksakan tubuhnya untuk tetap berdiri dan ketika mendongakkan kepalanya kearah sang ibu. Mata Naruto melebar ketika Lima buah Rantai Chakra menargetkan dirinya. Dan Naruto sendiri merasakan bahaya yang mengancam nyawa-nya memaksa otak dan seluruh tubuhnya untuk berpacu untuk mengaktifkan "Soyokaze Step" sekali lagi.
"SOYOKAZE STEP" Teriak Naruto untuk mengaktifkan tekhnik sekali lagi dan itu berhasil dimana angin yang berwarna kehijauan membuat Naruto bisa melangkahkan kakinya dengan cepat dan itu dimata Kushina seperti melihat Naruto seperti berteleport dari tempat dia mengarahkan Kongo Fuusanya Tadi dan setelah itu angin berarna putih yang ganas muncul dan mementalkan jutsu Kongo Fuusa milik Kushina seperti kejadian Menma. Dan itu membuat Kushina menjadi lebih Marah sekarang dan kushina yang saat ini sudah kembali melihat Naruto. Secara otomatis Rantai-Rantai milik kushina mengarah kesana dan itu otomatis mengarah ke arah Naruto dan ...
JLEEB...JLEEB...JLEEB...JLEEB...JLEEB.. lima buah Rantai dari hasil Jutsu kōngo Fūsa milik kushina dengan Telak Mengenai Bahu Tangan dan juga punggung Naruto dan juga itu membuat Naruto berteriak kesakitan
Naruto Pov
"Sialan efek penggunaan tekhnik Soyokaze Step Masih terlalu berat Untuk Tubuhku sepertinya aku harus banyak berlatih lagi" gumam Naruto dan Tanpa Menyadari bahwa Lima Rantai chakra telah mengarah kearahnya. Dan rantai-rantai itu berhasil menusuk bagian tubuh Naruto.
"ARRGGHHH" teriak Naruto kesakitan dan itu sangat sakit.
"sial meskipun aku sudah sangat banyak berlatih tapi masih saja seperti ini" gumam Naruto meneteskan air mata menyadari bahwa dia masih sangat lemah dan itu sangat terlihat sangat jelas hari ini dimana dengan hanya mengeluarkan tekhnik kecil seperti Soyokaze step tapi tubuhnya sudah sangat kelelahan.
End of Naruto Pov
Dan setelah itu Tubuh kecil Naruto jatuh dan kehilangan Banyak darah dan darah itu masih saja bercucuran. Kushina yang sudah sadar dari Amarahnya melihat kondisi Naruto yang disebabkan olehnya menjadi menangis dengan sangat kencang dan tiba-tiba tubuh Kushina pingsan Karena tidak kuat lagi melihat apa yang telah dia perbuat kepada anak Sulungnya. Kuuko yang melihat Adegan dimana sang kakak ditusuk oleh ibunya. Menjadi syok dan dan tidak bisa menggerakkan tubuhnya tubuhnya gemetaran dan mata yang terbuka lebar dan Kuuko pun berteriak dan menangis sekencang-kencangnya. Menma jangan ditanya dia juga sekarang sudah pingsan dan hari ini adalah hari yang sangat memilukan untuk Keluarga Namikaze.
In Hokage Office
Minato Namikaze seorang pria yang berumur 30 tahunan dan juga menyandang gelar sebagai Yondaime Hokage. sedang berkutat dengan Musuh alami dari setiap Kage, apalagi kalau bukan dokumen yang menggunung. Minato sebenarnya ingin bersantai sedikit dengan keluarga kecilnya dirumah dan menghabiskan waktu dengan Istri dan Anak-Anaknya, tapi dia tidak boleh serta-Merta meninggalkan tanggung jawabnya sebagai seorang kage di Konoha. Sejak Tadi dia (Minato) sedang mengerjakan Dokumen-Dokumen yang berada di atas meja Hokage dibantu dengan Sandaime Hokage.
"Minato..ada yang ingin aku tanyakan Kepadamu?"
"ha'i kenapa Hiruzen-sensei" tanya Minato Balik
"Aku baru sadar kalau sudah lama tidak melihat Naruto, apakah kau tahu dia Kemana?"
Minato agak tersentak dengan pertanyaan dari sandaime dia juga tidak tahu dimana Naruto sekarang dan juga untuk beberapa dia juga tidak mau kalau Naruto Ada dalam Keluarganya. Naruto Anak Aib yang akan membuat Nama keluarga Namikaze Menjadi buruk dan mencontreng citra Uzumaki yang berlimpahkan dengan Chakra yang besar.
Flashback: on
Ketika itu ada sebuah pesta yang diadakan untuk Merayakan ulang tahun Menma yang ketiga tahun dan pada perayaan itu banyak tamu dari clan besar seperti Hyuuga Dan juga Uchiha yang memliki doujutsu yang hebat di Konoha dan ketika acara perayaan sedang berlangsung. Naruto juga ditempat lain yang memang akan turun untuk merayakan ulang tahun adiknya. tanpa sengaja ditatap oleh Hyuuga Hiashi, sekalu kepala Klan dari klan Hyuga dengan Byakugan yang masih aktif setelah memeriksa chakra dari Menma yang lumayan banyak dan berlimpah yang tak mengherankan kalau Menma yang secara Tidak langsung adalah keturunan dari Uzumaki. Tapi yang mengherankan Adalah bahwa Naruto tidak Memiliki itu dalam dirinya.
"Fugaku-san, coba kau periksa chakra dalam Diri Naruto Menggunakan Sharingan-mu"
"Ada apa dengan Naruto kenapa kau menyuruhku memeriksanya"
"coba lihat saja sendiri Fugaku-san" ucap Hiashi dengan Tampang serius seperti orang Homo sambil mendekatkan Mukanya di depan Uchiha Fugaku.
"woy menjauh dari wajahku dasar MAHO, Aku masi Normal dan juga Masih sayang Istri"
Hiashi yang sudah bertingkah ooc hanya bisa tersenyum dan berkata
"cepatlah periksa saja denganSharingan-mu"
Setelah itu Fugaku mengaktifkan Sharingan-nya dan mengobservasi Tubuh Naruto daan sama seperti Hiashi Fugaku juga terkejut dengan itu. Tapi ketika melihat Kearah Menma yang sekarang sedang Menikmati Kue ulang Tahunnya bersama Anak Bungsunya Sasuke. Dan didalam tubuh Sasuke Dan Juga Menma Ada aliran Chakranya dan Tanketsu-nya juga Normal. Tapi Naruto yang seharusnya juga keturunan Uzumaki tapi tak punya chakra. Ini harus secepatnya dia (Fugaku) dan juga Hiashi memberitahukan Hal ini kepada Minato. Dan juga setelah Itu Mereka berdua (Hiashi dan Fugaku) memberitahukan kepada Minato dan Minato syok berat dengan Fakta Tentang Anak sulungnya, Naruto Namikze Atau sekarang dia Harus menghilangkan Nama Namikaze karena dia sudah mencoreng Nama Keluarga Namikaze. Dan dari sinilah awal dari semua hal yang dialami Naruto Menjadi menyedihkan dan juga kesepian. Jadi dia membuat Rencana berlatih dihutan Kematian Untuk membuktikan Bahwa orang Tuanya salah tentang dirinya.
Flashback: Off
Mengingat Tentang Naruto membuat Kepalanya Pusing, Dan Juga untuk pertanyaan dari Sandaime.
"Aku juga tidak Tahu dimana Anak itu sekarang"
"Kenapa kau berkata seperti itu Minato, Naruto Itu Anak mu dan juga kenapa kau tidak Tahu" Tanya Sandaime sedikit Sarkas (AN:Padahal Author sendiri gak Tahu apa itu sarkas malas searching di google)
"dia itu Aib Hiruzen-Sensei, kenapa juga dia harus dicari" minato menjawab dengan suara yang Naik satu oktaf.
"kau harus menyadari sesuatu bahwa meskipun dia Aib tapi dia adalah Darah daging-mu dengan kushina" ucap Sandaime Hiruzen, dengan bijak diumur Tuanya.
"Ha'i..Ha'i Hiruzen Sensei dan juga Icha-icha Paradisenya" ucap Minato ngawur sambil memutarkan Bola Matanya Malas. Namun ketika dia (Minato) sedang asyik-asyik mengingat tentang Istri dan Anak-Anaknya terutama Ketika dia mengingat wajah Kecil Naruto dia merasakan perasaan cemas yang teramat sangat dan dia ingin cepat-cepat pulang untuk menemui Istri dan Anak-Anaknya.
"Hiruzen-Sensei bisakah sensei menggantikanku untuk menangani berkas-berkas ini aku sedang ada keperluan yang mendadak" ucap Minato dengan wajah yang mengisyratkan Kekakhwatiran yang tinggi. Sandaime yang melihat wajah khawatir Minato yang jarang diperlihatkan oleh Minato sendiri menjadi kasihan jadi dia mengijinkan Minato untuk pulang lebih awal. Minato sendiri yang sudah sangat khawatir langsung menggunakan Hiraishin Untuk segera sampai kerumahnya.
"Hiraishin" dan setelah mengucapkan Nama Jutsu Andalannya Minato menghilang disertai Kilat kuning.
Blitzzz... dan di sinilah Minato sekarang, di kediaman Namikaze. Minato berjalan memasuki Rumahnya
"Tadaima" Minato mengucapkan salam sebelum masuk rumah dan agak terburu-buru. Heran padahal biasanya kalau jam segini, Istrinya Kushina biasanya ada di dapur dan menjawab salamnya kalau dia tiba-tiba ada urusan mendadak dan harus kembali kerumah. Tapi ini suasana rumahnya sepi sekali dan juga tidak ada aktifitas dirumah ini. Dan setelah itu Minato Naik kelantai 2 dan menuju kekamar nya dan istrinya.
Dan apa yang dia lihat didalam kamarnya adalah Kushina tidak ada, turun ke lantai satu dan mencari didalam rumah pun tidak ada dan Firasat minato semakin tidak enak, itu juga diperparah dengan tidak adanya sang bungsu yang biasanya bersama sang ibu didapur atau tidak dia akan diruang tengah dan bermain disitu tapi tidak ada. Dan minato mengingat sesuatu, dia belum mencari disekeliling rumah kediaman Namikaze.
Minato pun mulai mencari dimulai dari halaman depan dan terus kearah samping kanan dan terus berjalan dengan cepat. Dan ketika dia hampir sampai dihalaman belakang dia melihat surai kunign yang agak asing di matanya tengah terbaring tengkurap mengahdap ketanah disertai dengan bekas tusukan di area tangan kiri, bahu kiri, dan juga punggung nya dan berjumlah lima tusukan dan bekas darah dari tubuh anak yang terbaring dengan kehilangan darah itu mengarah ke Kushina dan juga tak jauh dari situ tampak Minato melihat Anak bungsunya Kuuko dalam keadaan menangis dan juga keadaan yang menyedihkan. Dan ketika Minato hendak mengangkat tubuh istrinya dia melihat tubuh Menma yang bersandar di dinding dengan bekas darah di bibirnya. Minato yang Panik langsung dengan cepat mengangkat tubuh istrinya dengan gaya Bridal style. dan dengan segera melakukan Hiraishin kerumah sakit. Ketika Minato telah pergi, Naruto yang bergelimangan dengan darahnya sendiri tersadar dan dengan Mata yang agak berat plus berkunang-kunang, dia (Naruto) berjalan perlahan-lahan sambil memegang bahu kirinya dan juga lengan kirinya yang berdarah. Dan mulai melangkah tertati-tati kedalam kediaman Namikaze, dan saat itu juga Cahaya hitam membungkus Tubuh Naruto yang terluka dan menyembuhkan luka Luar-nya saja. Naruto yang merasa kalau darah yang mengalir dari luka-lukanya berhenti, merasa Heran,.dari mana Cahaya Hitam tadi, tapi luka yang tadi masih terasa sakitnya karena jadi Naruto memutuskan Untuk Mengambil boukennya. Dan akan keluar dari Kediaman Namikaze, tapi sebelum itu dia perlu pakaian dulu untuk keluar. Pakaian yang dia beli dulu semuanya ukurannya kebesaran dan juga tak sesuai dengan Ukuran Badannya waktu itu. Dulu dia ditanya kenapa membeli baju yang ukurannya kebesaran Naruto Hanya menunjukkan senyum Lima jarinya dan mengatakan dia suka dengan Pakaian yang kebesaran untuknya.
Hari ini juga tujuan Naruto pulang sebenarnya mau mengambil Baju-Bajunya yang ketinggalan dirumah Namikaze dan juga sekalian dia Mau pergi Dari tempat itu (kediaman Namikaze) tapi apa boleh buat kejadian hari ini membuat dia tidak mau Lagi berhubungan dengan Kelaurganya. Dia bertekad untuk menjauh saja dan tak mau berhubungan dengan Mereka lagi, dan lagi pula dia juga sudah sejak lama sudah tidak diperhatikan seperti dia Hanya Anak pungut yang tidak sengaja dirawat Oleh kedua orang tuanya.
Tak mau mengambil pusing dengan itu Naruto Langsung bergegas Kekamarnya dan Mengambil Boukennya dan Beberapa Baju beserta sebuah Ransel, kalau Dia (Naruto) memiliki chakra dia pasti sudah mempelajari fuin untuk menyimpan barang tapi apa boleh buat dia juga tak punya chakra. Yah Naruto sebenarnya sudah sejak lama tahu tentang dirinya yang Tak punya chakra berkat dia menguping Dari pembicaraann orang dewasa yang melibatkan dirinya. Dan sejak itu dia Tahu bahwa Hidupnya sudah tidak akan sama lagi. Karena sekarang yang akan lebih dipentingkan Adalah Menma bukan dirinya.
Dilain sisi Minato yang telah Mengantarkan Kushina Kerumah Sakit bergegas kembali untuk mengambil Menma yang sedang terluka dan juga sekalian membawa Kuuko bersama Menma untuk dirawat karena setelah menangis Kuuko tidak sadarkan diri, dan Minato Membopong Menma dan Kuuko kerumah sakit. Tapi adalah salah satu hal yang dia herankan, bahwa anak berambut kuning yang dia lihat ketika menemukan Kushina Pingsan sudah tidak ada disitu (Halaman Belakang). Tapi kalau menurut jejak darah yang dia lihat sebelum mengantarkan kedua anaknya, Nampaknya anak tadi masuk kedalam rumahnya, dan Minato juga tidak Ambil pusing dengan hal itu.
Beralih ke Naruto yang sekarang sedang mengepak pakaiannya kedalam sebuah Ransel Kumuh Yang dia punya, sekarang dia akan pergi dan mungkin tidak akan kembali lagi kerumah ini. Dan setelah itu Naruto berjalan tertati-tatih dengan tas ransel dipunggungnya beserta Kain putih yang membungkus Boukennya. Keluar dan menjauh dari kediaman Namikaze, Naruto pergi tanpa pamit dan berjalan tak tentu arah kemana dia akan pergi.
Dan disinilah Naruto didepan Kantor Hokage, tujuannya hanya satu bila dia sudah ada disini apalagi kalau bukan untuk menemui sandaime Hokage, karena ketika tidak ada yang memberikannya kasih sayang, sandaime datang sebagai Orang tua yang menjadi sandaran bagi dirinya untuk tetap berada di Konoha dan melanjutkan hidupnya.
Tap...Tap...Tap... Bunyi langkah suara kaki Naruto yang bergema di koridor yang menuju Ruangan Hokage dan ketika dia sudah sampai didepan Ruang hokage Naruto langsung Membuka Pintu dan langsung mendapati Sandaime sedang Mengerjakan dokumen-dokumen yang isinya sendiri dia tidak tahu.
"Ohh...Naruto kah..?!" Sandaime yang sedang Mengerjakan Tugas nya langsung menghentikan sejenak kegiatan yang sedang dia (Sandaime) Lakukan. Meskipun penampilan Naruto agak berubah tapi dia masih mengenali siapa pemilik surai kuning itu.
"Osu... Jiji, Apa kabar Jiji" benar dugaan sandaime ternyata dia memang Naruto karena tidak ada yang memanggilnya Jiji selain Konohamru dan Naruto.
"kabar Baik Naruto, Ada perlu apa sampai harus ke kantor hokage hmm?" Tanya Sandaime
"Aku ingin Jiji Membantuku, dengan Memberikanku tempat tinggal"
"Memangnya ada Masalah dirumah Naruto"
"Ada... dan Hey pasti Jiji Susah mengetahui apa itu" protes Naruto dengan mengembungkan Pipinya kesal.
Sekali lagi hiruzen melihat Naruto, dia melihat ada sedikit perubahan tubuh Naruto dan dia baru menyadari itu.
"Ohh.. Sejak kapan kau ganti Gaya Rambut?!" Tanya Sandaime disertai perintah.
"sejak Mulai berlatih jiji"
"naruto..."
"Apa Jiji"
"Untuk masalah Tempat Tinggal, Nanti Naruto tidak usah khawatir Nanti Jiji Bantu sebisa Jiji"
"Arigato Jiji" ucap Naruto sambil memeluk Sandaime. Sandaime sendiri yang mengerti masalah Naruto hanya membalas pelukan Naruto dengan Mengelus kepala Naruto.
TBC
FYUHH akhirnya chapter 2
Renza Mau mengasih sedikit Pemberitahuan bahwa untuk kemungkinan Minggu depan Gak akan update dulu , ada Uts Renza, jadi kemungkinan untuk Chahpter 3 Nanti di hari minggu akan di up, kalau bisa. Soalnya gak mau mengecewakan yang menantikan fic ini. Eitts jangan lupa reviews FAV, dan follownya.
Sekian Dari Renza Kurosaki.
BYE-BYE
