SECRETLY ROMANCE

.

.

.

Cast :

D.O Kyungsoo EXO

Wendy Red Velvet

( WenSoo Couple )

EXO x Red Velvet

Summary :

Kyungsoo & Wendy yang berusaha untuk menutupi hubungan mereka dari publik. Akankah karir dan kehidupan asmara mereka dapat berjalan beriringan ? Atau kah harus ada salah satu dari itu yang harus mengalah ?
"katakanlah aku terlalu pengecut" ucap D.O kepada Wendy.

.

.

.

"maafkan aku kyungsoo. Permintaan ku hanya satu. Tolong jangan sampai masyarakat tau"

Kalimat itu masih terngiang didalam otak ku, entah sudah berapa lama aku duduk termenung seperti ini di balkon luar ruang tengah. Ku harap desiran angin ini bisa menenangkan fikiran ku.

"kyungsoo-ya, mau sampai kapan kau disini, nanti kau sakit" Suho hyung membuyarkan lamunan ku, dan kini ia duduk bersila ditengah pembatas ruang tengah dan balkon.

"hyung… tidak bisa kah aku egois ?" ucap ku sambil tetap menatap keluar

"sehari saja, aku ingin seperti mereka yang gerak-geriknya tidak diperhatikan banyak orang"

"aku ingin bermain sepeda di sungai han, menghabiskan waktu di kafe, makan toppoki di warung tenda pinggir jalan, bercanda dengan teman sebaya di dalam bus, bahkan berkencan saat senja berganti malam"

"itu terdengar sangat normal kan hyung ? tapi aku tidak bisa merasakannya"

"kau tau, kau tau persis bagaimana aku menyayangi wendy. Sedari awal, kau lah yang tau tentang itu. Aku tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya hyung. Terkadang aku merasa tidak bisa menahannya"

"aku, jengah. Apa kau tidak merasakan itu hyung ?" aku menoleh kepada Suho hyung yang sedang bersender sambil melihat ke langit malam

"apa kau tidak merasakan ini dengan Irene nonna?"

"sudah ku katakan kami tidak berpacaran" Suho hyung bersuara

"pacaran atau tidak kami tau kalian saling suka, berhentilah memendam perasaan mu hyung"

"maafkan kami jika salah satu alasan mu tidak mengungkapkannya karna khawatir dengan kami, dengan EXO. Tapi kami tidak ingin kau membohongi perasaan mu sendiri hyung"

"seperti apapun itu, ini adalah jalan yang kita pilih dengan segala konsekuensinya. Di usia mu, wajar rasanya kau menggebu-gebu. Tugas ku untuk menjauhkan mu dari masalah dan terus membaweli mu. Kalian juga tanggung jawab ku" ucap Suho hyung dan kami kembali pada lamunan masing-masing.

.

.

.

Semua artis SM sibuk dengan latihan masing-masing, mengingat beberapa minggu lagi SM Town akan kembali digelar. Namun tetap kami latihan masing-masing di waktu dan ruangan terpisah.

Aku sudah cukup lama tidak satu panggung dengan Wendy, biasanya ini akan membuatku senang, tapi tidak untuk kali ini. Sehun benar, sudah banyak fans yang sepertinya menyadari hubungan ku dengan Wendy. Pro & Kontra pasti ada, tapi aku tidak mau Wendy tersakiti dengan ulah mereka yang kontra akan hubungan kami.

Malam ini, H-2 konser. Aku menyempatkan diri menelfon Wendy, dan seperti ini percakapan kami..

"wendy-ya, kau tau kan aku selalu senang saat kita satu panggung. Tapi, kali ini aku merasa lebih khawatir"

"waeyo oppa ?"

"katakanlah aku terlalu pengecut. Padahal hubungan kita sudah cukup lama dan semua artis SM juga mengetahui hal ini, namun tetap saja aku merasa canggung. Aku tidak berani untuk berbicara dengan mu diatas panggung seperti yang BaekYeon lakukan"

"hey, aku tidak pernah menuntut mu untuk seperti itu, aku nyaman dengan hubungan kita yang seperti ini. Jangan terlalu difikirkan, toh kita masih bersama. Ya kan ?"

"terima kasih, kau selalu pengertian"

"aku juga tau alasan mu yang sesungguhnya oppa. Kau pasti sudah memikirkan konsekuensinya dan aku juga tau semua ini kau lakukan untuk kita. Aku mempercayai mu"

"wendy-ya… Naneun neoreul sarang hada"

"nado oppa… Naneun neoreul sarang hada"

.

.

.

*Wendy Pov*

Gemuruh sorak-sorai dari arah stage, SMTOWN tidak pernah tidak ramai. Aku bersyukur berada di agency besar yang mempunyai fans loyal dan konser yang megah seperti ini. Satu persatu artis menunjukan performa yang epik diatas panggung, kami saling bergantian mengisi acara seperti yang sudah disusun.

Tiba saatnya encore, semua artis berada disatu panggung dan kami bernyanyi bersama. Red velvet ditugaskan untuk mengisi stage di sebelah kiri tengah dan EXO ada di stage ujung kanan (lihatlah, aku sampai menghafal blocking stage agar bisa memastikan dimana Kyungsoo oppa berada).

Selama kami berdiri disatu panggung yang sama dan selama aku mencuri-curi pandang kepadanya, tak sekalipun pandangan kami bertemu. Ekspresi ceria ku menutupi fikiran ku yang sedang bertanya-tanya...
Apa ia tidak melihat ku ?
Apa mungkin ia melihat ku disaat aku tidak melihatnya ?
Tapi mengapa setiap aku mencoba mendekat oppa malah menjauh ?

Sudahlah, yang penting ia terlihat bahagia dan sesekali bercanda dengan artis yang lain.

Konser selesai , para artis menuruni panggung satu persatu secara acak. Kebetulan aku, Seulgi dan Key oppa turun paling belakang. Lalu dibawah belakang panggung aku melihat Kyungsoo oppa duduk sendiri diatas sound system box. Kenapa dia sendirian ?

Ku amati sekitar dan para kru sedang sibuk dengan jobdesk nya masing-masing, ku beranikan diri untuk mendekatinya.

"kyungsoo oppa ? apa yang sedang kau lakukan disini ?"

Ia menengadahkan wajahnya, melihat ku, lalu pandangannya turun ke tangan ku dan tangannya menggenggam tangan ku halus.

"wendy-ya..." ia menatap ku lagi, kemudian berdiri dan kali ini tangannya menanggup wajah ku hangat. Lalu ..ia mencium bibir ku.

Ku rasakan sentuhan dibibir ku yang ia kecup dengan sayang. Tidak ada nafsu dalam ciuman itu, hanya sesekali bibir kami saling melumat dan aku tanpa sadar memegang pinggangnya.

Wajah kami sangat dekat, bahkan jarak ujung hidung kami hanya beberapa inci saja.

"Wendy-ya, ayo kita lakukan" ia menatap mata ku dengan tegas, aku bingung, apa yang dia maksud.

.

.

.

-To be Continue