Wedding day

Sesuai dengan perkiraan, Nymphdora Tonks - Lupin media sosial banjir komentar tentang perhelatan dunia fashion semalam. Termasuk kedekatan Diggory Potter. Harrieta pun telah memposting post dimana ia mengakui bahwa antara dirinya dan Cedric memiliki hubungan pertemanan yang baik.

Hari ini juga, hari pernikahan Harrieta dan Draco. Pemberkatan pernikahan mereka akan diadakan secara tertutup dan dihadiri keluarga dan orang terdekat.

Harrieta menatap dirinya yang memakai gaun pernikahan di dalam cermin. Ibunya terla,u mengenal dirinya. Dengan sempurna, ibunya memilih gaun pernikahan ini. Sebentar lagi, ia akan terikat dengan seseorang.

Harrieta tidak pernah memikirkan pernikahan atau menjalin hubungan sebelumnya. Satu - satunya hubungan yang pernah ia jalani adalah dengan Dean Thomas,saat ia masih bersekolah dulu. Menikah. Akankah ia bisa menjadi istri yang baik dengan segala kesibukannya. Draco terlihat sudah siap menikah, padahal usia mereka sama.

Dilain tempat, Draco tengah membetulkan dasinya. Tuxedo berwarna hitam mempertajam ketampanan Draco. Pernikahan ini yang ia menjadi pendamping hidupnya selamnya. Tugasnya hanyalah membuat gadis itu mencintainya. Tentu saja ia akan menyerahkan hidupnya untuk membuat gadis itu bahagia dengan caranya sendiri.

"Kau sudah siap?"tanya Blaise.

"Tentu saja"balas Draco.

"Kalau begitu sudah waktunya, kau ada di altar"kata Blaise. Draco mengangguk.

Harrieta berdiri di samping ayahnya. "Kau cantik" puji James.

"Terima kasih ayah"jawab Harrieta. James pun mengulurkan tanganya. Ia akan mendampingi putri semata wayangnya itu berjalan menuju altar.

Lagu here the brides come mengalun lembut. Harrieta dan James berjalan bersama. Lily dan Narcissa tersenyum senang sementara raut wajah Lucius tak dapat di gambarkan. Draco sendiri tersenyum dan dengan sabar menunggu di Altar. James memberikan tangan Harrieta pada Draco begitu mereka berdua tiba di Altar dengan itu upacara pun dimulai.

Entah apa yang ada dipikiran Harrieta. Ia memasuki auto pilot dan mengucapkan kata "I do". Harrieta baru tersadar saat Draco membuka veilnya. "You may kiss you bride" itulah kalimat yang tak terdengar oleh Harrieta. Gadis yang telah menjadi Nyonya muda Malfoy secara resmi itu menutup matanya.

Wajah Draco merona. Ya Ia siap menikah Harrieta namun untuk mencium bibir gadis pujaan hatinya. Ia belum siap. Draco menelan ludah. Menyentuh pipi Harrieta dengan kedua tangannya. Ia mencium kening Harrieta.

Draco tersenyum. Ia memeluk tubuh istrinya. "Untuk saat ini aku hanya akan mencium keningmu. Untuk aku akan mencium bibirmu saat kau sudah siap"bisik Draco. Harrieta menatap Draco dalam diam.

"Para Hadirin, aku persembahkan Tuan Muda dan Nyonya Muda Malfoy"kata Pendeta tersebut. Draco dan Harrieta tersenyum. Mereka berdua pun melangkah keluar kathedral. Ratusan burung merpati dilepaskan,membuat Harrieta tertawa. Tanpa di sadari, dari kejauhan seseorang mengambil foto mereka secara diam - diam.

Pesta pernikahan diadakan di Malfoy Manor atas permintaan Abaraxas Malfoy. Malfor Manor adalah Manor yang telah berdiri secara turun Manor itu disulap menjadi tempat pesta mewah.

"Harrieta, mulai saat ini panggil bibi, Mama"kata Narcissa. Harrieta tersenyum."Baik bi…Mama"balas Harrieta. Narcissa pun memeluk menantunya. Lucius membelai kepala Harrieta. "Selamat datang di keluarga ini. Draco sedikit manja. Aku harap kau mengerti"kata Lucius. Harrieta mengangguk.