Back to Reality

Dua minggu adalah waktu yang cukup bagi pasangan pengantin baru yang di mabuk asmara itu untuk memadu kasih di masa bulan madu mereka. Kini saatnya mereka untuk kembali ke pekerjaan mereka.

Harrieta tengah duduk bersama Hermione dan Percy. Mereka akan menandatangani kontrak ambassador. Sebuah brand parfum terkenal ingin Harrieta menjadi ambassdor mereka. Tom Riddle adalah Ceo brand yang akan mereka temui.

"Ah maafkan aku terlambat"kata Tom dengan senyumnya yang penuh kharisma. "Tidak apa. Aku yang datang terlalu cepat"balas Harrieta sopan.

"Jadi bagaimana kita bisa tanda tangani sekarang? Setelah Tuan Weasley di sini membaca kontraknya"kata Tom Riddle. Harrieta mengangguk. Selagi Percy membaca kontrak, mata Tom Riddle mengamati Harrieta dari atas sampai kebawah. Harrieta memang tidak memperhatikan hal tersebut namun Hermione memperhatikan. "Panjangnya waktu kontrak satu tahun?"kata Percy.

"Tuan Tom Riddle bagaimana kalau enam bulan dahulu?"kata Hermione. Harrieta melihat sahabatnya. Jarang bagi Hermione untuk mempercepat kontrak kecuali Hermione miliki firasat yang buruk. "Miss Granger, Apa ada yang salah dengan surat kontrak itu?"tanya Tom.

"Ah tidak. Hanya saja Harrieta memiliki jadwal yang padat. Kami tidak ingin membuat kecewa anda"kata Hermione.

"Bagaimana dengan pendapat nona Potter?"tanya Tom.

"Pertama tuan Riddle, Nyonya Malfoy. Kedua aku setuju dengan usul Hermione"kata Harrieta.

"Kalau begitu baiklah Nona . Ah Nyonya Malfoy enam bulan"kata Tom Riddle yang segera mengganti kontrak mereka. Harrieta dan Hermione pun pamit dengan alasan masih ada pekerjaan.

Tom Riddle memandang kepergian Harrieta dengan sebuah seringaian. Ia menyeringai. Dikepala terekam bentuk tubuh Nona Potter. Ia akan menjadi Nona Potter bukan Nyonya Malfoy bagi dirinya. Harrieta Potter akan menjadi Harrieta Riddle sebentar lagi.