Healing

Lily melewati Imigrasi Swiss dengan tak ada masalah. Ia sengaja mengajak Narcissa untu menemani putrinya pulih. Sebagai seorang ibu, Lily dan Narcissa paham sakitnya kehilangan bayi, terlebih jika hal itu di rencanakan. James, Lucius dan Draco berada di London untuk mengurus tuntutan hukum pada keluarga Riddle.

Tak hanya Lily dan Narcissa yang ke Swiss, Abraxas dan Charlus pun ikut serta, setelah memberikan janji - janji manis pada Harrieta untuk membiayai segala pengeluaran mereka.

Mereka berempat menuju kondo Harrieta yang di berikan oleh Remus Lupin. Andromeda menyambut mereka. , Narcissa memeluk kakak tertuanya itu. "Bagaimana kabarmu meda?"sapa Narcissa.

"Aku sehat"kata Andromeda mempersilahkan mereka masuk. Harrieta duduk di depan televisi. Pandangannya kosong, meskipun Televisi di hadapannya menyala. "Harrieta"kata Lily yang duduk disebelah putrinya. "Ibu"kata Harrieta yang memeluk ibunya dan tersenyum.

Narcissa memperhatikan menantunya. Harrieta tersenyum tulus namun masih ada gurat kesedihan di wajahnya. Narcissa yakin Harrieta tidak akan menjadi orang yang sama, setelah kejadian itu.

"Mama"panggil Harrieta. Narcissa memeluk menantunya itu. "Draco merindukanmu"kata Narcissa. Harrieta mengangguk. "Aku berniat kembali ke London. "kata Harrieta.

"Rieta sayang. Kau pergunakan waktumu untuk menyembuhkan lukamu sebelum kembali ke dunia entertaiment"kata Charlus.

Andromeda membuatkan teh untuk mereka semua juga menunjukkan kamar untuk mereka. Harrieta kembali melihat hamparan salju yang luas.

London,

Percy Weasley berjalan masuk ke kantor Agensi Malfoy, Dimana Draco, Lucius,James, Sirius dan Hermione telah hanya mereka, Amelia Bones dan Kingsley Sheckbolt dari kantor jaksa penuntut umum pun hadir. Hari ini ia telah mendapatkan rekaman CCTV dari gedung Riddle.

"Maaf aku terlambat,"kata Percy begitu ia memasuki kantor Lucius. "Tak apa Weasley, Apa kau membawanya?"balas Sirius. Percy mengangguk menunjukka Disc yang ia bawa. Ia menyerahkan disc itu pada Kingsley untuk di putar.

Di dalam rekaman CCTV, tampak jelas seorang pria yang sengaja memindahkan papan peringatan lantai basah, sepuluh menit sebelum Harrieta tiba. Rahang Draco mengeras. "Bisa kita identifikasikan pria itu ?"tanya Draco. Amelia mengangguk. "Tentu saja bisa, Kingsley"kata Amelia.

"On it"sahut Kingsley. Dengan beberapa ketikan di laptop miliknya. Kingsley mengidentifikasi pria itu. Bartemius Crouch Junior. "Dengan bukti ini, kita bisa menangkap pelakunya"kata Amelia yang segera pamit diikuti oleh Kingsley.

"Tapi kita memiliki bukti yang cukup untuk menjerat Riddle "kata Draco.

"Sabar Draco"balas Lucius seakan menyusun rencana.