Sebelumnya :
"Ada apa kaichou kau kelihatannya lagi senang"
"A-Ah nandemonai, Tsubaki"
Bagi Tsubaki ini adalah hal langka karna baru kali pertama melihat Sona yang biasanya berwajah datar dan tegas kali ini ia merona sambil melamun.
"Apa kau tertarik dengan murid baru itu"
"Ya aku tertarik dengannya, aku merasakan kekuatan seperti Sacred Gears dalam dirinya"
"Apakah di lain sisi kau juga mulai menyukainya"
"Ya aku mulai me~... Apa kau bilang"
"Bukan apa-apa kaichou"
Dalam hatinya Tsubaki tetawa penuh kemenangan karna berhasil menggoda Sona.
"Tsubaki,kita harus mengawasi gerak geriknya jangan samai ia jatuh ke tangan Rias"
"Hai' kaichou"
.
.
Title : Hikari or Yami
Rated : T-M
Genre : Adventure,Romance,and Supernatural
Pairing : Naruto X ?(Saran)
Disclaimed : Naruto & High School DxD
bukan punya saya.
.
Summary :
Apa jadinya jika seorang manusia biasa yang polos berurusan dengan makhluk Supranatural. Terlebih lagi dia memiliki sebagian dari apa yang disebut "Malapetaka" dan juga kekuatan aneh lainnya. Putih atau Hitam, Perdamaian atau kehancuran jalan manakah yang akan ia pilih
.
SmartNaru,StrongNaru,GodlikeNaru(Maybe),OverpowerNaru(Maybe),SacredGearsNaru
.
Warning : Abal, Gaje,Lime(Maybe),Lemon(Maybe), OC, OOC, Typo (Maybe),Death Chara(Maybe) and Etc.
.
"Naruto" = talking
'Naruto' = thinking
"Naruto"= Dragon/Sacred gears talking
'Naruto' = Dragon/Sacred Gears thinking
[Fire] = kekuatan Sacred Gears
.
.
Chapter 2
-Kebenaran si Malapetaka-
.
.
Taman Kuoh
Naruto POV
"Kaulah harapan kami..."
Apa maksud dari perkataan terakhir Tou-san, entahlah akan aku cari tau lain waktu saja.
Saat ini aku bersantai di taman kota sepulang sekolah meski arah taman dan rumah kontrakanku menyimpang.
Aku kemudian membuka kertas dari Tou-san yang di titipkan pada Shinji-jisan kemarin sesaat aku dan Nee-san akan ke Kuoh. Perlahan aku baca dengan detail.
"Naruto jika kau sudah menerima surat ini kau berarti sudah berusia 17 tahun"
"Naruto, sebenarnya Tou-chan dan Kaa-chan adalah seorang peneliti tentang Sacred Gears"
"Mungkin sekarang kau tau tentang ini atau mungkin belum. akan kujelaskan, Sacred Gears adalah artefak suci dari Kami-sama yang diberikan kepada Manusia untuk melindungi diri mereka dari gangguan makhluk Supranatural. Dan ada 13 Sacrecd Gear terkuat yang disebut Longinus yang konon dapat membunuh Kami-sama sendiri"
Aku berhenti sejenak membaca surat itu. Aku terkejut bukan main kalau mendengar bahwa ada Sacred Gears yang bisa membunuh Kami-sama sendiri. Terdengar konyol memang, aku lalu melanjutkan kegiatanku.
"Naruto kau memiliki salah satu dari 13 longinus tersebut dan juga saat kau lahir kau memiliki sepasang Mata dewa yang disebut Rinnegan belum lagi di tubuhmu tersegel makhluk yang di sebut sebagai makhluk pembawa bencana"
"Jika kau sudah membaca surat ini, berhati-hatilah dengan yang namanya makhluk Supranatural dan kau harus segera ke ruang bawah tanah mansion, tombol masuk berada di bawah patung kyuubi(kecil) scan tanganmu karna aku sudah memperbarui dengan dna milikmu, disana kau akan mengetahui lebih lanjut tentang kekuatanmu"
"Satu lagi Naruto, carilah adik perempuanmu dia berada di Vatikan"
"Sayonara Naruto, kami selalu mencintaimu sampaikan salam kami pada adikmu"
Tak kusangka setelah sekian lama air mataku kini mengalir deras membasahi pipiku. Kuremas surat yang tadi kubaca sebagai pelampiasan kesedihanku.
Naruto POV END
.
-Time Skip-
.
"Naruto.. Bangun sa~.. Eh kau sudah siap tak biasanya"
Shion merasa aneh dengan adiknya sejak kemarin malam, ia terlihat murung. Namun ia buang jauh jauh pikirannya dan segera menata makanan untuk sarapan.
"Naruto..kau kenapa? dari kemarin malam Nee-san perhatikan kau terlihat murung"
"Nandemonai Nee-san"
"Hontouni"
"Hontaouni Nee-san,aku sudah kenyang aku berangkat dulu"
Naruto kemudian pergi meninggalkannya begitu saja. Bagi Shion ini kali pertama Naruto tak menggodanya. Dan dia merasa aneh dengan perubahan sikap Naruto sejak pulang dari sekolah dan juga ia merasa bahwa Naruto kembali ke sifatnya dulu sesudah kejadian itu.
Disepanjang perjalanan ke sekolah Naruto terus kepikiran dengan isi surat itu. Terutama untuk imoutonya, ia sungguh tak menyangka selama 17 tahun ini ia tak mengetahui jika dia mempunyai seorang adik perempuan.
'Vatikan? Imouto? Kenapa mereka baru memberitauku' batin Naruto.
"Oy.. Naruto"
Teriak seseorang yang tak lain adalah teman baru Naruto.
"Ada apa Ero-gaki"
"Bisa kita berangkat bersama"
"Hentikan tatapan itu Issei aku masih normal" ucap Naruto agak jengkel.
Mereka akhirnya berangkat bersama(not yaoi) di sepanjang perjalanan Naruto hanya diam dengan memikirkan satu tujuannya sekarang yakni menemui adiknya.
"...to"
"..ruto"
"Naruto"
"Eh.. Ada apa Issei"
"Dari tadi kau diam saja, apa mungkin kau kemarin ketahuan mengintip di onsen"
"Jangan samakan aku denganmu" balas Naruto kesal sendiri
"Eh astaga 5 menit lagi pelajaran pertama dimulai" ucap Issei terkejut setelah melihat jam tangannya.
"Ini semua salahmu ero-gaki"
"Kenapa aku"
"Pikirkan sendiri"
Mereka berlari menuju kelas yang kebetulan mereka juga sekelas #poorNaruto
.
Another Place
Di sebuah kastil yang nampak sudah tak terurus lumut didinding belum lagi tanaman yang merambat di sekitar pintu dan jendela yang menambah kesan angker bagi siapapun yang melihatnya.
"Akhirnya si pucat itu memberikan sepertiganya juga" ucap Pria berambut perak panjang.
"Sebaiknya kita juga mengumpulkan pasukan" ucap wanita berkaca mata.
"Aku setuju denganmu tapi setelah kita tau letak si "Malapetaka" itu bagaimana denganmu Shalba"
"Aku setuju saja, tunggu apa lagi kita mulai ritualnya" balas Shalba.
"Hah kau ini"
Sriingg...
"Hei apa kalian tak mengajakku" ucap pria berambut hitam panjang yang baru saja datang dengan lingkaran sihirnya.
"Kau itu darimana saja"
"Hanya bertemu dengan wanita topi kerucut ini, Lucifer-sama"
"Hah baiklah aku mulai" ucap Pria perak bermarga Lucifer itu.
Hanya memakan waktu sekitar 5 menit saja mereka bisa mengetahui apa yang mereka cari dengan bantuan benda di tangan pria perak itu. Mereka terkejut bukan main karna sosok yang mereka cari ternyata ada dua dan di tempat yang berbeda.
"A-Apa Apaan ini bagaimana mungkin ia yang tersegel oleh Kami-Sama bisa ada dua" ucap Pria perak itu.
"Euclid.."
Tak berselang lama orang yang dipanggil itu akhirnya datang.
"Hai' lucifer-sama, ada perlu apa anda memanggil saya"
"Aku punya misi untukmu"
"Memang misi apa lucifer-sama" tanya Euclid.
"Selidiki tentang si "Malapetaka" itu"
"Bukannya sosoknya kini tersegel di suatu tempat"
"Sebenarnya aku setuju dengan asumsimu, tapi setelah aku cari keberadaannya dia ternyata di dua tempat berbeda. Pertama ia tersegel di ujung alam semesta dan kedua dia berkeliaran di Kuoh"
"A-Apa ada 2 bagaimana bisa"
"Entahlah, maka dari itu kau harus menyelidikinya"
"Baiklah lucifer-sama saya undur diri"
Setelah kepergian Euclid nampak mereka seperti merencanakan sesuatu.
"Anda yakin dengan ini, lucifer-Sama"tanya wanita berkacamata itu.
"Hm"
.
Kuoh Academy
Break Time
Seperti biasa trio mesum berlari kesana kemari dikejar sekelompok gadis bukan karna populer,tampan tapi karna kelakuan bejat mereka.
Berbeda dengan tokoh utama kita, ia terlihat tidur di atap sekolah namun aslinya ia bukan tidur, hanya memejamkan matanya mengingat memori-memori masa lapau yang telah ia alami.
"Oy bocah"
Suara berat dan terdengar mendengung kini terdengar jelas di telinga Naruto.
"Siapa kau, apa maumu"
"Cepat pejamkan matamu dan konsentrasilah"
Mau tak mau Naruto pun hanya menurutinya dengan landasan rasa penasaran.
Mindscape ON
Sebuah ruangan yang hampir mirip dengan terowongan namun sedikit berair dan juga kertas kertas segel yang melekat di sisi kanan kiri dinding.
"Dimana ini"
"Ini alam bawah sadarmu bocah"
"Siapa kau tunjukkan dirimu" ucap Naruto sambil memasang kuda-kuda.
"Hah..aku di belakangmu bocah"
Alangkah terkejutnya Naruto melihat sosok dibelakangnya. Sesosok makhluk yang berkarakteristik dari binatang yang berbeda (singa, macan tutul, beruang, naga, dll) dan memiliki tujuh leher dan tujuh kepala dan sepuluh tanduk, serta tujuh ekor tebal panjang bentuk acuh tak acuh, itu memiliki empat lengan kekar dan dua kaki yang bahkan lebih tebal dari lengan. tubuh utama adalah bahwa primata yang condong ke depan tertutup bulu hitam dan apa yang tampaknya menjadi skala seluruh tubuhnya. Ukurannya sangatlah fantastis jari-jarinya saja kemungkinan kurang lebih 500 meter dengan tinggi lebih dari 800 meter. Naruto meneguk ludahnya keras-keras, ia bagai semut jika dibanding makhluk di hadapannya.
"Akhirnya kau kemari juga bocah"
"Oh Tuhan ampuni hambamu ini" ucap Naruto sambil mendongak keatas.
"Ayah sudah tiada, bocah"
"Eh ayah, apa maksudmu? Aku tak bertanya tentang ayahmu" ucap Naruto polos atau bodoh ini.
"Ayah adalah Tuhan(anime),dia telah dinyatakan tewas dalam peperangan yang disebut Great War"
"Tu-Tuhan telah mati. Sungguh tak bisa dipercaya, memang rumornya ada artefak yang disebut Sacred Gears dan Sacred Gears terkuat ada 13 yang dikategorikan sebagai Longinus. Dan juga dirumorkan bahwa pemilik Longinus bisa membunuh Tuhan itu sendiri jika pemiliknya sudah bisa menguasainya"
"Untuk seorang bocah kau cukup pandai juga"
"Berhenti memanggilku bocah" teriak Naruto.
'Anak yang menarik'
"Hei jawab pertanyaanku, kau itu siapa dan kenapa kau memanggil Tuhan dengan sebutan Ayah"
"Hah.. Makanya kau jangan kelewat bodoh. Kekuatanku saja kau sudah bisa menggunakannya tapi bertemu denganku saja baru kali ini"
"Baiklah akan kuperkenalkan diriku, Aku lah sang "Malapetaka" yang disebut Trihexa aku adalah Makhluk terkuat yang melebihi Great Red dan juga makhluk yang diciptakan secara langsung oleh Tuhan sebagai makhluk yang mendatangkan Kiamat"
"Great Red? Kiamat? Aku tak kenal orang yang namanya Great Red, apa dia teman bermainmu"
Trihexa terjungkal dengan tidak elitnya setelah mendengar ucapan Naruto yang polos atau kelewat bodoh.
'Rasanya aku lebih memilih melawan ayah sekali lagi daripada berdebat dengannya'
"Great Red itu penjaga celah dimensi bocah" Trihexa nampaknya sudah habis kesabarannya.
"Oh"
"Jadi apa mau menyuruhku kesini?"
"Gaki, mulai sekarang kau harus menemukan jati dirimu tentang kekuatanmu sebelum semuanya terlambat" ucap Trihexa mulai Serius.
"Aku memang ingin mengetahui kekuatanku Trihexa, memang kenapa"
"Keberadaan diriku sudah terbongkar karna ada yang mengontakku dan sebagian diriku melalui Holy Grail, kemungkinan mereka akan memanfaatkan kekuatanku untuk kehancuran sebelum waktunya tiba"
"Itu buruk, eh kau bilang sebagian dirimu jadi" ucap Naruto terkejut.
"Ya sebagian diriku alias "yang" diriku disegel di ujung alam semesta oleh Ayah"
"Tapi kenapa Kami-sama hanya menyegel sebagian dirimu" tanya Naruto.
"Sebenarnya sebelum bertarung dengan ayah diriku sudah terbagi menjadi 2 bagian karna melawan seorang wanita"
"Wanita?"
"Kekuatannya sangat luar biasa, dia bisa mengendalikan alam dan yang terparah dia mempunyai Juubi"
"Siapa wanita itu ? Dan apa itu Juubi?"
"Juubi adalah makhluk Imortal sama sepertiku, tubuhnya tak sebesar diriku tapi kekuatannya mengimbangi diriku, dan Wanita yang kumaksud bernama Kaguya Otsutsuki"
"Sia~"
"Sebaiknya kau kembali karna ada yang datang" ucap Trihexa memotong perkataan Naruto.
"Bagaimana caranya?"
"Kau pejamkan matamu sama seperti tadi"
"Baiklah"
Mindscape OFF
Naruto akhirnya kembali membuka mata dan kembali ke dunia nyata dan benar saja tiba-tiba ada yang membuka pintu masuk ke atap.
"Eh kau disini Naruto"
"Ya aku Hanya menikmati angin dan memandang awan"
"Boleh aku bergabung"
"Hm"
Pemuda itu datang dan hanya melewati Naruto yang tengah berbaring.
"Mau apa kau kesini Sora(oc tapi sama seperti sora di anime Naruto)"
"Aku bosan di kelas" jawab Sora sambil menguap.
Cklek..
Mereka berdua langsung menoleh kearah pintu yang terbuka.
"Kalian berdua apa yang kalian lakukan disini, jam istirahat sudah berakhir" ucap ketua Osis datar seperti biasa.
"Ah baiklah kami akan pergi kekelas, ayo Naruto" tawar Sora.
"Baiklah ayo"
.
-Time Skip-
.
Naruto POV
Hah membosankan sekali hari ini tak ada yang menarik. Entah kenapa hari ini aku ingin cepat tidur saja. Namun saat di gang sepi aku menyadari bahwa ada yang mengikutiku.
"Keluarlah" ucapku datar.
"Khekhekhe kau hebat bisa menyadari keberadaanku" ucap Makhluk mirip manusia tapi memiliki sayap berwarna hitam persis gagak.
"Da-Tenshi akhirnya muncul juga"
Aku menyeringai karna makhluk yang menjadi sasaran buruan ku berada di hadapanku.
"Memang kenapa kau sudah menyerahkan hidupmu sebelum aku membunuhmu" tanya Da-Tenshi itu.
"Jangan bercanda gagak tua" ucapku menyindir tapi dalam hatiku sudah tak kuat untuk segera menghabisi Da-Tenshi yang satu ini.
"Cih, aku Dohnasek(bner kaga) aku seorang Da-Tenshi yang agung. Aku disini untuk menghabisimu manusia sialan" ucapnya Sombong.
"Aku tak butuh perkenalanmu"
"Cih rasakan ini manusia sialan"
Dia langsung membuat tombak dari cahaya dan melemparnya padaku. Aku hanya menyeringai.
[HeadGear ON]
Aku lalu mengarahkan telapak tanganku ke arah datangnya serangan.
[Resistant]
Lightspear itu dengan sendirinya berhenti sebelum mengenaiku. Dari raut wajahnya kulihat ia kesal karna serangannya gagal namun ia malah membuat kesalahan yang sama yakni dengan melempari Lightspear yang terus ia buat sampai ia terlihat kelelahan.
"Sialan kau Manusia rendahan"
"Sekarang giliranku gagak"
[Boost!] [Boost!] [Boost!]
Aku melesat ke arahnya menggunakan sayap mekanik dari punggungku dan menyiapkan serangan balasan
[Canon Blaster]
Ku luncurkan serangan berupa laser dari sayap mekanikku kearah pria gagak itu.
Arrggghh...
Pyarr...
Tubuhnya langsung meledak dan terurai menjadi bulu bulu hitam yang beterbangan.
[Reset]
Naruto POV END
Naruto langsung bergegas menuju ke rumahnya. Namun tanpa dia sadari
"Omoshiroi"
Sosok itu langsung pergi dengan lingkaran sihir setelah melihat pertarungan Naruto.
.
Another Place
Gedung-gedung pencakar langit adalah suatu andalan tempat itu. Terlebih tempat itu memiliki sumber tenaga luar biasa banyaknya hampir mendekati ketidakbatasan. Namun sesaat lalu terjadi sebuah pertempuran di tempat ini yang membuat seperempat wilayahnya hancur.
"Ojou-Sama gomen kita harus bergegas"
"T-Tapi kenapa harus melakukan ini"
Si gadis nampak tak rela jika mereka harus berpisah, padahal ia sudah memiliki rasa terhadap pemuda itu.
"Agar tidak terjadi kekacauan di masa depan"
"Baiklah" ia mengangguk lemah dan sedikit mengeluarkan air mata.
Tak lama kemudian cahaya putih menyilaukan menyinari seluruh wilayah itu. Hanya sesaat namun tampak ada yang ganjil dengan kejadian itu.
"Baiklah kita~ eh dimana Ojou-sama"
"Entah memang apa yang kau lakukan"
"Aku juga tak tau, setauku kita diberimisi untuk menyelidiki tempat ini dan karna ada kerusuhan kita berempat bertarung dengan si keparat itu karna mencelakai Ojou-sama"
"Sekarang dimana Ojou-sama"
"Kemungkinan dia dibawa orang suruhan boneka itu"
.
.
.
-To Be Continued-
.
.
.
Halo Minna kembali lagi dengan saya author gaje yang jones kaga laku-laku.
Saya beritahukan bahwa Naruto akan tetap human kaga akan jadi devil meski kedepannya ia jadi hybird karna kekuatan dari Trihexa. Naruto belum di pihak manapun. Dan ada yang tanya soal kekuatan Shion akan terjawab di Chapter selanjutnya.
Untuk Pairnya
Irina
Gabriel
Kunou
Rossweisse
Dan 1 orang dari author sendiri :D pairnya itu 3 jadi untuk voting berakhir di chapter 6 karna di chap itu ane mulai tambahin bumbu masak(#plak) romance maksudnya.
Profil
Name: Naruto Namikaze
Nicknames:
Partner : Trihexa
Race: Human
Abilities:
Boost! : menggandakan kekuatan,kecepatan,fisik,stamina,regenerasi.
Resistant : menghentikan waktu sesaat untuk menahan serangan.
Canon Blaster : serangan dengan menggunakan Sinar laser berwarna hitam yang keluar dari telapak tangan.
Equipment:
HeadGear
Sayap mekanik
Relatives:
Minato (Ayah) - Dead
Kushina (Ibu) - Dead
Shion (Kakak sepupu) - Alive
Shinji Namikaze (Paman) - Alive
Harem List : -
Affiliations : -
.
.
See You Next Chap
Kritik dan Saran
Uzumaki Bolt Out
