Sebelumnya :
Kuoh
Seorang gadis bersurai pirang tengah bersandar di jendela tempat tidurnya. Ia nampak memikirkan sesuatu sambil menerawang ke angkasa melihat rasi bintang yang menghiasi sang malam.
"Kau belum tidur Asia-chan" tanya pemuda blonde beriris hijau.
"Entah kenapa aku terus memikirkan Nii-san ku Dulio-Senpai" balas Asia.
"Tenanglah cepat atau lambat kau akan bertemu dengannya" hibur Dulio sambil membelai rambut Asia karna bagaimanapun ia telah menganggap Asia sebagai adiknya sendiri.
"Kuharap begitu"
'Aku ingin bertemu denganmu Nii-san'
.
.
Title : Hikari or Yami
Rated : T-M
Genre : Adventure,Romance,and Supernatural
Pairing : Naruto X ?(Saran)
Disclaimed : Naruto & High School DxD
bukan punya saya.
.
Summary :
Apa jadinya jika seorang manusia biasa yang polos berurusan dengan makhluk Supranatural. Terlebih lagi dia memiliki sebagian dari apa yang disebut "Malapetaka" dan juga kekuatan aneh lainnya. Putih atau Hitam, Perdamaian atau kehancuran jalan manakah yang akan ia pilih
.
SmartNaru,StrongNaru,GodlikeNaru(Maybe),OverpowerNaru(Maybe),SacredGearsNaru
.
Warning : Abal, Gaje,Lime(Maybe),Lemon(Maybe), OC, OOC, Typo (Maybe),Death Chara(Maybe) and Etc.
.
"Naruto" = talking
'Naruto' = thinking
"Naruto"= Dragon/Sacred gears talking
'Naruto' = Dragon/Sacred Gears thinking
[Fire] = kekuatan Sacred Gears
.
.
Chapter 8
.
.
Naruto POV
Tes.. tes...
"Ini dimana" aku kebingungan sambil menoleh kanan kiri yang nampak gelap namun ada seitik cahaya putih yang terlihat didepan mata. Kulangkahkan kakiku perlahan menuju cahaya putih itu dan benar saja cahayanya semakin dekat dan semakin memenuhi ruang gelap ini.
"Cih ini dimana sih" aku emosi karna tak menemukan apapun di tempat yang aku singgahi ini. Namun tak lama kemudian tepat didepanku muncul partikel-partikel cahaya yang membentuk dua sosok manusia.
Naruto POV END
.
Normal POV
Sringgg... dan sempurnalah partikel yang tadi menjadi sesosok pria berambut hitam dengan jubah putih dalam posisi duduk bersila dan melayang sedangkan sesosok lagi pria berambut hitam yang tertutup dengan jumper warna hitam dengan kerudung bercorak merah sedang berdiri sambil bersedekap disamping pria tadi.
"Namikaze Naruto" ucap pria tua berjubah putih.
Naruto yang sempat blank dengan kejadian didepannya tadi tak menggubris ucapan pria tua itu, langsung saja pria dengan jumper hitam melepas kerudungnya dan berjalan kearah Naruto dan menjitaknya.
Duagh...
"Awww... sakit baka" Protes Naruto.
"Makanya kalau ditanya itu jawab bocah siscon" jawab pria itu kesal.
"Aku bukan siscon, aku hanya mencari adikku saja" balas Naruto. "Tapi kenapa kau tau tenang adikku"lanjutnya bertanya pada pria itu.
"Aku selalu bersamamu tapi kau mengenalku dasar" balas Pria itu. "Aku adalah Trihexa, atau bisa dibilang ini wujud manusiaku" lanjutnya memperkenalkan diri.
"APA..."
"Jangan terkejut, hampr semua Naga bisa berubah bentuk" Sewot Trihexa.
Naruto kini mengalihkan pandangannya pada sesosok pria tua bermata aneh menurutnya.
"Jadi ada perlu apa Jii-San denganku" ucap Naruto.
"Hmm Baiklah aku perkenalkan namaku dulu" ucap pria itu dan berhenti sejenak. "Namaku adalah Hagoromo Otsutsuki atau biasa dipanggil Rikudou Sannin"lanutnya memperkenalkan diri.
"Rikudou Sannin?"
"Dia adalah orang yang berhasil mengalahkan Juubi beserta wanita itu dan aku sudah cerita padamukan"potong Trihexa dan sontak membuat Naruto membulatkan matanya.
"Tak perlu kaget seperti itu sudah sepantasnya aku menyegel ibuku karna tindakannya yang semen mena terhadap semua orang. Dan kau pasti bingung kau tiba tiba berada disinikan" ucap Hagoromo yang seolah mengetahui pikiran Naruto.
"Siapa sebenarnya dirimu" ucap Naruto sambil memasang kuda kuda bertarung sedangkan Hagoromo hanya tersenyum saja.
"Aku bukanlah siapa – siapa, aku hanya ingin memberitahumu soal kekuatan matamu"balas Hagoromo santai.
"Kau tau tentang keanehan mataku"tanya Naruto yang tak menurunkan sedikitpun kewaspadaannya.
"Kekuatan mata atau yang bisa disebut Dojutsu dan Dojutsu terkuat diduniaku adalah Rinnegan seperti miliku dan milikmu. Didunia Shinobi dulu ada seorang yang terobsesi dengan kekuatan sampai membunuh saudaranya sendiri, dia adalah Uchiha Madara dan satu lai dia adalah reinkarnasi dari anak pertamaku Indra Otsutsuki. Dia adalah orang pertama yang berhasil membangkitkan Rinnegan setelah aku dengan menggabungkan sel sahabatnya kedalam dirinya. Waktu telah berlalu sampai akhirnya dia tewas setelah bertambahnya usia. Namun beberapa tahun kemudian ia dibangkitkan lagi oleh seorang yang menginginkan perang dengan jutsu yang melanggar hukum alam"jelas Hagoromo
"Jutsu yang melanggar hukum alam ?" beo Naruto.
"Suatu jutsu yang memanggil kembali roh orang yang sudah mati tapi bukan sebagai manusia melainkan seperti mayat hidup yang memiliki kesadaran meski sedikit namun memiliki kekuatan yang tak terbatas dan tak bisa mati kecuali disegel" balas Hagoromo sedangkan Trihexa hanya dengan santai mendengarkannya meski agak terkejut.
"Jutsu yang mengerikan" ucap Naruto
"Hampir sama seperti Holy Grail"gumam Trihexa
"Lalu apa hubungannya Rinegan,Madara dengan diriku" tanya Naruto
"Agar kau tidakmenyalah gunakan kekuatan dari Rinnegan, kekuatan Rinnegan Bermacam macam mulai dari Memanipulasi gravitasi, menciptakan ilusi, membuat dimensi dan yang terparah yakni berdiri diatas kehidupan dan kematian serta masih banyak jurus lainnya" jelas Hagoromo panjang lebar.
"Sepertinya waktuku telah habis"
Tubuh Hagoromo tiba tiba bercahaya terang menyilaukan.
"Semoga kau bisa menggunakan kekuatanmu untuk kebaikan,Naruto" ucap Hagoromo "dan untukmu Trihexa, tolong kau bimbing Naruto" lanjut Hagoromo sambil tersenyum memandang keduanya sebelum akhirnya sosoknya kembali menjadi partikel partikel cahaya seiring tempat yang mulai bersinar terang menyilaukan
.
.
Kuoh
Naruto Home
Terlihat gadis berambut merah tengah mondar mandir kesana kemari dengan isi kepala yang penuh dengan pertanyaan.
"Ck dari tadi kau seperti orang yang kebakaran jenggot saja, Sara-Chan" ucap Shion yang tengah duduk santai disofa sambil menonton tv.
"Bagaimana aku tidak bingung ini tentang Naruto-Kun, Shion-Nee" ucap Sara berhenti sejenak dan kemudian ia duduk di sofa samping Shion. " Sudah 10 hari tak ada kabar tentang dia seolah habis ditelan bumi"lanjutnya kemudian ia mengambil cemilan coklat dimeja.
"kau ini kenapa sebegitu khawatirnya dengan bocah itu" balas Shion. "hah jadi susah yang jadi istri yang ditinggal suami pergi" lanjutnya menggoda Sara dan menuai kesuksesan besar dengan wajah Sara yang memerah total
"Mou Shion-Nee, Naruto-Kun bukan suamiku"tolak Sara 'meskipun sebernarnya aku harap begitu' lanjutnya dalm hati yang sangat bertolak belakang dengan ucapannya.
"Tenanglah bocah itu pasti akan baik-baik saja'balas Shion yang sebenanya ia khawatir sama seperti Sara.
.
.
Vatikan
"Enggghhh..."
Mendengar suara lenguhan dari kamarnya, gadis iu segera menuju kearah sumber suara dan alangkah terkejutnya ia bahwa pemuda yang salalu hadir dihatinya kali ini telah sadar dari pingsan.
"Naruto-Kun"
"Aku dimana ini" ucap pemuda itu sambil menucek matanya. "eh Gabriel-Chan ini dimana"lanjutnya dengan menoleh kesamping dan kemudian ia mengambil posisi duduk.
GREBB...
"Naruto-Kun syukurlah kau sudah sadar hiks... " ucap dengan terisak Gabriel disela pelukannya sedangkan si empu hanya bisa membelakkan matanya tatkala dipeluk seorang gadis meski bukan pertama kalinya. Tangan yang tadinya pasif kini mulai beralih ke punggung si gadis dan membalas pelukannya dengan erat.
"Sudahlah aku baik – baik saja kok Gabriel-Chan, tak usah khawatir" balas Naruto bermaksud menenangkan si gadis.
"Bagaimana aku tak khawatir Naruto-Kun, kau tak sadarkan diri selama 3 hari dan tubuhmu demam tinggi hiks.." balas Gabriel agak keras dan melepas pelukannya sontak membuat Naruto menundukkan dirinya merasa bersalah.
"Gomen... karna aku menyusahkanmu dan juga aku tak mampu melindungimu"ucap Naruto pelan namun dapat terdengar jelas ditelinga Gabriel. "Aku juga akan segera pulang ke Jepang dan terimakasih atas apa yang telah kau lakukan padaku" lanjut Naruto dan tampaknya ucapannya ini membuat si gadis membelakkan matanya lebar – lebar. Bagaimanapun juga baginya Naruto begitu penting dan punya tempat dihatinya.
'Naruto-Kun akan pulang hatiku terasa sakit, khawatir saat ia terluka, sedih saat melihat ia putus asa dan juga jantung yang berdetak kencang saat bersama dengannya apa ini yang disebut jatuh cinta. Aku ingin memiliki Naruto-Kun tapi aku adalah malaikat yang tak boleh measakan apa itu jatuh cinta namun setelah ayah dan Lucifer tiada hatiku terasa hampa. Aku harus membuat keputusan'batin Gabriel. Melihat si gadis yang tengah berdiamdiri membuat Naruto bingung harus melakukan apa karna ia tak tau apapun soal perasaan gadis. (sabar aja Gabriel)
"Gabriel-Chan... Gabriel-Chan..." pangil Naruto dan berhasil membuyarkan lamunan Gabriel.
"Kau kenapa" tanya Naruto sambil mendekatkan wajahnya ke wajah si Gadis. Gabriel tiba tiba terkejut karna wajahnya dengan Naruto hanya berkirsar beberapa centi saja dan membuat wajahnya memerah total.
"A-aa...Hhh aku tak apa kok Naruto-Kun" balasnya gugup.
"OH benar tak apa"ucap Naruto.
"Iya benar tak ada apa apa kok"balas Gabriel agak kesal.
"Yasudah kalau kau tak apa-apa, aku mau pulang ke Jepang"ucap Naruto dengan mengeluarkan Sayap mekanik dari punggungnya dan berhasil membuat Gabriel terkejut.
"Na-Naruto-Kun..." ucap Gabriel.
"Hm... ini juga termasuk kekuatanku Gabriel –Chan" balas Naruto. Dan tak lama kemudian sayap mekanik Naruto bersinar berwarna kemerahan. "Apa kau mau ikut bersama denganku Gabriel-chan"lanjut Naruto sambil langsung menggandeng tangan kanan Gabriel dan langsung terbang melesat di langit malam, dengan reflek sayap malaikat Gabriel membentang dengan indahnya dihadapan Naruto.
"Naruto-Kun" Gabriel memandang Naruto dengan penuh keterkejutan sekaligus kesenangan tersendiri baginya saat bertemu iris Blue Shappire.
"Suasananya indah ya... Gabriel-Chan" ucap Naruto basa basi karna entah kenapa jantungnya berpacu seperti Ferrari dengan kekuatan puluhan tenaga kuda disaat melihat wajah wanita tercantik disurga ini. Gabriel hanya dam saja namun tangannya masih menggenggam erat pemuda blonde tersebut.
'Aku harus mengatakannya apapun resikonya'
"Naruto-Kun ano apa kau mempunyai orang yang kau sayangi" tanya Gabriel deng degan
"Ya tentu ada shinji-jisan, Shion-NeeChan danmasih banyak lagi" balas Naruto dan Gabriel hanya sweetdrop dengan jawaban Naruto.
"Maksudku, apa Naruto-Kun punya seseorang yang kau cintai"tanya kembali Gabriel dan ia mengharapkan jawaban yang logis kali ini.
"Oh tentu, dia orang yang sangat cantik dan juga baik" balas Naruto sedangkan Gabriel hatinya serasa dicubit dari dalam. "dia juga suka menolong juga dialah yang selalu ingin aku lindungi dan sosok itu adalah dirimu Gabriel-Chan" lanjut Naruto dengan senyuman.
Deg
Entah kenapa hati Gabriel terasa berbunga-bunga dan juga dirinya serasa melayang walau dia sudah melayang diudara. Apakah seperti ini rasanya jika mengetahui seseorang yang kita cintai satu perasaan dengan kita. Sungguh cinta itu memang rumit.
"Gabriel-Chan, aku mencintaimu. Aku jatuh cinta padamu saat pertama kali kita bertemu"ucap Naruto dengan menggenggam kedua tangan Gabriel. Tak lama kemudian setetes air mata mengalir di pipi putih Gabriel namun anehnya dia menangis dengan senyum bahagia diwajahnya. "kau menangis Gabriel-Chan"tanya Naruto dan dengan inisiatifnya ia mengelap air mata si gadis.
"Baka, aku terharu Naruto-Kun karna kau menyatakan cinta padaku dan juga aku sudah lama mencintaimu Naruto-Kun"
Grep
"Arigatou Gabriel-Chan"
.
-Time Skip-
.
Unknow Place
Gedung gedung pencakar langit nampak menghiasi suasana hari ini ditambah gelapnya suasana malam yang menjadikan tempat ini memancarkan aura tersendiri bagi seseorang yang tengah asik merokok diatas salah satu gedung.
Sringg...
Mucul lingkaran sihir tepatnya dielakang priaparuh baya itu dan dari lingkaran sihir itu menampilkan sesosok pria dengan memakai tuxedo hitam khas seorang direktur.
"Sudah kuduga kalau kau masih hidup" ucap pria itu dengan tangan bersedekap. Sementara itu pria yang merokok hanya menoleh sedikit kebelakang sambil menyeringai kemudian ia langsung saja melesat dengan mengarahkan pedangnya kearah leher pria tuxedo itu namun pria itu hanya diam saja sambil tersenyum. Seketika pedang itu berhenti tepat 1cm dari leher.
"Untuk seorang mantan Sekiryuutei reflekmu masih sama seperti dulu, Minato" ucap Pria pirang bertuxedo tampak mengacuhkan perkataan pria itudan langsung menurunkan pedangnya.
"Lama tak jumpa Shinji atu Hakuryuuko" ucap Minato sambil menghilangkan pedangnya.
"Ah jangan ingatkan tentang rivalitas kita, dan satu lagi aku bukan lagi Hakuryuuko" balas Shinji dan kemudian ia mengambil rokok.
"Apa ? lalu siapa Hakuryuuko saat ini" tanya Minato.
"Dia adalah seorang iblis halfblood dari clan iblis Lucifer"balas Shiji dengan santainya menghembuskan nafas di ikuti asap dari mulutnya.
"Lucifer"beo Minato
"Ya dia adalah cucu dari si Putra Bintng Fajar"balas Shinji.
"Sepertinya generasi kita agak sedikit berbeda"ucap Minato lalu berbalik memandang sebuah kota di suasana Malam
.
.
Kuoh
Wush wush...
Nampak dua makhluk berbeda gender sedang terbang melesat dengan kecepatan bagai kecepatan jet. Dan keduanya berhenti di atas sebuah kota yang diyakini sebagai tujuan mereka.
"Ne.. Naruto-Kun sepertinya kita sudah sampai"ucap Gabriel.
"Ya inilah Kuoh tempat tinggalku sekarang"balas Naruto lalu dia menggandeng tangan Gabriel. "Berhubung sudah larut malam aku harus kembali kerumahku dan apa kau mau ikut Gabriel-Chan tenang saja aku tinggal bersama Nee-Sanku kok" lanjut Naruto
"Hmp...baiklah berhubung aku lagi tidak ada tugas dari Michael-Nii"balas Gabriel dan mendapat respon positif dari Naruto.
Sret...
Didepan mereka terlihat sebuah rumah yang tidak besar namun juga tidak terlalu kecil atau bisa dibilang norma, yah inilah tempat tinggal si pemuda blode alias Naruto.
Tok tok tok...
"Tadaima"
Cklek...
"Siapa sih malam malam datang kemari"ucap seorang gadisberambut pirang pucat sambil mengucek matanya.
"Tadaima, Nee-San" ucap Naruto sekali lagi.
"Ookaeri NaRUTO!" ucap gadis itu malas namun setelah ia tauyang datang adalah adiknya matanya langsung melebar sempurna dan juga ada sedikit penekanan di akhir ucapannya.
Tap... tap...
"Aduh siapasih malam malam teriak"ucap sebal gadis bersurai merah keluar dari kamarnya sambil mengucek mata. Alangkah terkejutnya ia melihat sosok yang ia rindukan telah kembali. "Naruto-Kun"ia melesat ke arah Naruto
Duagh..
Blarrr...
Tanpa diduga gadis merah itu meninju wajah Naruto hingga menabrak pagar rumah dan untunglah pagarnya masih baik-baik saja. Sementara itu Shion sweetdrop dengan tingkah mereka namun berbeda dengan Gabriel yang memandang mereka dengan pandangan yang sulit diartikan.
"Sudahlah Sara-Chan diakan baru saja pulang dari Vatikan" ucap Shion. "oh ya Naruto kenapa kau tidak memberi kabar satupun pada kami saat di Vatikan dan juga kenapa Gabriel-Sama bisa bersama dirimu"tanya Shion yang to the point pada Naruto.
"Maaf Nee-San karna ponselku tercebur ke kolam saat bertarung dengan gadis exorcist"ucap Naruto dengan seadanya, Shion menengus pelan menanggapi jawaban Naruto. "Eh tunggu dulu, kenapa Nee-San bisa tau kalau gadis di sampingku itu Gabriel-Chan" tanya naruto agak sedikit tersentak karna dia tau tentang kekasih hatinya itu. Hal yang sama juga terjadi dengan Shion karna adiknya baru saja menyebut seorang seraphim dengan surfiks "Chan".
"Ya tentu saja aku tau,Gabriel-Sama adalah seorang Seraphim Surga, lalu kembali ke peranyaan. Bag..."
"Gabriel-Chan adalah kekasihku" potong Naruto
Deg
Shion terkejut bukan main mendengar jawaban Naruto yang terkesan singkat padat jelas. Hal serupa juga dialami Sara, dia nampak shok mengetahui naruto mempunyai seorang kekasih.
'Ada apa denganku rasanya sungguh menyakitkan'batin Sara.
Langsung saja Shion menarik kerah baju Naruto dan menyeretnya kedalam.
"Hei Naruto-Kun apa kau gila sudah berpacaran dengan salah satu seraphim dan bukankah malaikat akan jatuh jika berhubungan cinta dengan manusia"bisik Shion dan sontak membuat Naruto terkejut bukan main, ia sungguh lupa dengan kejadian yang semestinya oleh malaikat. Namun berbeda dengan yang ia alami dengan Gabriel, kekasihnya itu tak menunjukkan satu pun tanda tanda ia tekah jatuh malah sebaliknya aura dari sayapnya semakin kuat dan bersinar bukannya meredup dan menghitam. "sebenarnya...
-Flashback On-
"Arigatou Gabriel-Chan"
Keduanya yang tengah dimabuk cinta tanpa sadar jarak antara keduanya semakin menipis dan akhirnya.
CUP
Tak ada nafsu yang mengendalikannya yang ada hanya rasa cinta dan keinginan untuk mlindungi semata. Entah kenapa bagi Gabriel perasaan yang ia alami saat ini sama seperti saat Lucifer masih menjadi seorang malaikat. Perasaan senang, tenang dan juga nyaman.
Sring...
Keduanya sontak melepaskan pelukannya masing-masing karna dengan tiba-tiba sayap gabriel menjadi semakin putih bersih dan berkilau. Keduanya terkejut bukan main terutama Gabriel yang entah kenapa dirinya semakin merasakan sesuatu yang mengalir dalam dirinya.
"G-Gabriel-Chan sayapmu"ucap Naruto terbata-bata.
"Aku juga tidak tau Naruto-Kun"
-Flashback Off-
"Begitulah Nee-San, akupun tak tau apa yang sebenarnya terjadi"ucap Naruto. Shion nampak memikirkan sesuatu mengenai cerita dari Naruto.
"Hm, aku menyimpulkan dari ceritamu barusan-"
"Cepat katakan" potong Naruto yang sudah tak sabaran.
"Berhenti memotong perkataan orang Baka" ucap Shion sambil menjitak keapala Naruto.
Duagh
"Aw... itai" ringis Naruto.
"Baiklah ini hanya asumsiku,menurutku hanya dirimulah yang bisa menjadi pasangan Gabriel-Sama" ucap Shion dengan Nada serius.
"A-Apa bagaimana bisa begitu"ucap Naruto terkejut.
"Untuk itu kau bisa mencarinya sendiri" balas Shion tenang.
"AP~"
Blarrrr...
Sebelum Naruto menyelesaikan protesnya,telah terdengar suara ledakan dari arah bukit tepatnya gereja tua. Langsung saja naruto bergegas keluar rumah.
"Gabriel-Chan, Sara-Chan apa kalian mendengar suara barusan" tanya Naruto.
"Dari arah jam 9 tepatnya dari Gereja tua"balas Gabriel.
"Naruto-Kun..." teriak Shion sambil berlari keluar rumah. "apa kau akan kesana"tanya Shion.
"Aku harus kesana"balas Naruto mantab. 'aku merasakan firasat yang buruk' batin Naruto.
.
.
Gereja tua
Jrasshh... Jrasshh...
"Aarrgh..."
Teriakan menggema dari dalam gereja tua yang langit-langinya hancur akibat pertarungan.
Hosh.. Hosh...
Bruk..
"Mereka banyak sekali"gumam seorang gadis pirang twintail yang terlihat kelelahan dengan tubuh yang penuh dengan luka-luka.
"Menyerahlah saja manusia rendahan dan serahkan pedang itu pada kami" ucap sosok makhluk bersayap hitam kelam mirip gagak.
"Sampai kapanpun takkan kuserahkan, Da-Tenshi sialan" balas Irina ketus
"Irina-Chan" ucap gadis pirang sambil menembakkan sesuatu berwarna kehijauan kearah Irina dari jarak jauh meski dia sendiri juga ikut bertarung. Dan dengan seketika luka ditubuh Irina berangsur menghilang juga stamina yang seperti diisi ulang.
'Arigatou Asia-Chan,jika saja Xenovia tidak pergi bersama Dulio-Senpai'batin Irina lalu ia menolehkan pandangannya kearah rekannya yang terlihat kelelahan.
"Asia-Chan simpan kekuatanmu jangan perdulikan aku" ucap Irina kembalibangkit dengan bertumpu pada pedangnya.
"Hyaaaahhhh..."
Dengan lihai Irina memberikan tarian excalibur mimic yang dia kuasai. Dan sekali lagi teriakan dari para Da-Tenshi kembali terdengar. Sampai salah satu Da-Tenshi membuat lightspear dan melemparnya.
Wush..
Tombak itu hanya berlalu tepat disamping Irina.
'Serangannya tak mengenaiku, dan arah~"
"ASIA-CHAN..." Teriak Irina yang baru sadar arah serangan bukan ditujukan padanya tetapi pada Asia yang tengah melawan Da-Tenshi.
Asia langsung saja menoleh kearah sumber suara dan alangkah terkejutnya ia menemukan lightspear yang tengh menuju kearahnya dan tinggal beberapa centi lagi. Ia pasrah dan memejamkan mata sambil membatin.
'Nii-San'
Bliiiitzz...
Pyaaaarrrrr..
Tiba tiba muncul seorang pemuda blonde dengan membawa sebuah pedang besar yang ia sandarkan ke bahunya(bayangin aja Kubikiribocho).
"Kau tak apa Imouto"
.
.
.
-To Be Continued-
.
.
.
Gomen buat fic trap kemarin dan juga fic saya yang "INFINITY" discontinued dan buat agan yang ingin melanjukan atau meremakeudah saya izinkan.
Balasan reviews
Uchiha Namikaze venom
lanjuuuuutttt thor
Ini dah lanjut
nina
lanjut dong,,, seruuu
Ini sudah lanjut
numpang lewat
Yah thor saya pikir bakalan ada incestnya
naruxshion,naruxasia, atau naru xrias gitu
Kaga bakalan gan
pembaca
kalo buat fict jangan bawa-bawa tuhan lah.
tuhan itu 1, jadi tak ada tuhan versi ini itu. kok banyak yang seperti ini. ente muslim apa bukan yak?. ane cuma nasehati saja.
Perlu dicatat memang seperti ini dxd. Hanya untuk orang yang kuat imannya saja
narurinne
hn ap gk terlalu ngaco klo ad minato?
Kaga sih
DAMARWULAN
alasan apa vanelana menghianati minato
Terjawab di chapter 9 nanti
unyu
Type your review here lama banget sih baru update nya
Gomen udah update lagi kok
Profil
Name: Naruto Namikaze
Nicknames: ?
Partner : Trihexa
Race: Human
Abilities:
Boost! : menggandakan kekuatan,kecepatan,fisik,stamina,regenerasi dan kinerja otak.
Resistant : menghentikan waktu sesaat untuk menahan serangan.
Canon Blaster : serangan dengan menggunakan Sinar laser berwarna hitam yang keluar dari telapak tangan.
Teleport : berpindah tempat dengan sekejap. Cara kerjanya hanya membayangkan tempat yang akan dituju.
Division : merubah Headgearnya menjadi benda apapun yang diinginkan pemilik.
Ruin Fire : memunculkan lingkaran sihir dia atas lawan lalu dari lingkaran sihir tersebut keluar api yang sangat panas yang turun menghujam area di bawahnya. Efek samping dari sihir ini : terlalu banyak memakai Mana dan sangat sulit di kontrol.
Confuse : semacam sihir hipnotis dimana pengguna akan mengganti inggatan korban dengan sesuka hatinya. Efek samping dari sihir ini : pengguna akan merasa pusing.
Bansho Tenin : semacam kekuatan memanipulasi gravitasi, menarik lawan kearah si pengguna. Teknik ini memerlukan Rinnegan yang aktif.
Shinra Tensei : kebalikan dari bansho tenin yakni mementalkan musuh atau serangan apapun yang mengarah pada pengguna. Teknik ini sangat menguras Mana dan memerlukan Rinnegan yang aktif.
Mirror Shield : pertahanan dengan menbalikkan serangan yang dilancarkan musuh. Dibutuhkan mode high atau Balance Breaker untuk menggunakan teknik ini.
Equipment:
HeadGear
Sayap mekanik
Magic Paper
Mana Sword
Relatives:
Minato (Ayah) - Alive
Kushina (Ibu) - Dead
Shion (Kakak sepupu) - Alive
Shinji Namikaze (Paman) - Alive
Asia (Adik) - Alive (Human Only)
Harem List :
-Gabriel (Alpha)
-Sara
-Irina (Human not Angel)
-Rossweisse (Valkyrie not Devil)
Affiliations : -
.
.
See You Next Chap
Kritik dan Saran
.
Uzumaki Bolt Out
