Chap sebelumnya

"hikss tapi tapi baekie tidak bisa pulang" baekie menangis pilu sambil mengusap matanya,chanyeol mengerutkan dahinya

"kenapa tidak bisa?"

"soalnya dendamku belum terbalas"

Chap 3

Udara malam semakin dingin menerpa kulit chanyeol,udara dingin itu seakan menusuk daging dan menembus tulang-tulangnya membuat chanyeol gemetar karena kedinginan,chanyeol bahkan tidak tahu sudah berapa lama dia terperangkap dilorong sepi itu dengan seorang hantu. Ini adalah pengalaman teraneh yang pernah ia alami sepanjang hidupnya

"hei hantu baekie.. sampai kapan kau mau menahanku disini bersamamu, besok pagi aku harus berangkat kesekolah,aku tidak bisa lama-lama disini"

Jika dilihat chanyeol bisa saja melarikan diri karena dia bahkan tidak terlihat diikat, tidak ada seuntai talipun yang melilit ditubuhnya atau tangan dan kakinya,tapi itu dia,baekie mengikatnya dengan kekuatan yang ia punya,seperti sebuah sihir.

"kau masih bersekolah?"

"tentu saja!"

"kalau begitu pulanglah, pagi akan segera tiba kau bisa terlambat" baekie melepas mantranya,chanyeol bangkit segera sambil membersihkan debu yang menempel dibajunya

"seharusnya sudah dari tadi kau melepaskanku"

Tidak membuang waktu lebih lama disana apalagi dengan hantu,chanyeol segera mengambil langkah seribunya, baekie hanya melihat bingung dibelakangnnya, setelah chanyeol menjauh darinya, roh wanita yang bernama baekie itu menghilang tanpa jejak.

.

.

.

Chanyeol tiba dirumahnya dengan nafas yang tidak beraturan.

Blam

Pintu dibanting chanyeol,ia segera mengunci pintu apartmentnya dengan rapat,deru napas chanyeol masih memburu,ia segera membuka bajunya dan seluruh pakaiannya dan masuk kekamar mandi, mungkin dengan membersihkan diri bisa membuatnya segar dan melupakan kejadian aneh yang baru saja ia lewati.

Shower sudah dihidupkan chanyeol dan air jatuh menerjang tubuh chanyeol,air mengalir keseluruh tubuhnya dengan menyapu kotoran kecil atau debu yang menempel dikulitnya, chanyeol sendirii memenjamkan saat air itu membasahi tubuhnya dan membuatnya merasakan sensasi dingin.

Merasa sudah cukup acara mandinya, chanyeol mematikan showernya dan beranjak kedepan cermin dikamar mandinya, memandang pantulan diri sendiri sebentar lalu tangannya meraih sebuah sikat gigi dan mengoleskan pasta gigi secukupnya, saat ia mengarahkan sikat giginya dan memandang kembali kecermin,matanya menangkap sebuah pantulan aneh didalam cermin,dengan segera chanyeol menoleh kebelakangnya namun disana tidak ada siapapun atau apapun.

Ia hanya merasa salah liat saja atau hanya perasaannya saja,chanyeol pun kembali melanjutkan acara sikat giginya,setelah menyelesaikan aktivitasnya dikamar mandi chanyeol memasuki kamarnya diaman disana terdapat ranjang yang besar,empuk dan juga nyaman dan telah menantinya

"aku akan tidurr...sekarang"

BRUK

.

.

.

Keesokan paginya dikediaman chanyeol

TOK TOK TOK TOK

Terdengar suara berisik diluar apartemen chanyeol,dimana pintu apartmentnya digedor dengan membabi buta oleh seorang yang putih pucat terlihat seperti seorang hantu dengan pakaiannya dipenuhi bercak darah segar.

TOK TOK TOK

"orang gila mana yang mengedor pintu tempat tinggal orang lain seperti itu hah?" triak chanyeol saat membuka pintu apartmentnyaa

"yaaa..." chanyeol terkejut bukan main dengan pemandangan yang dia lihat saaat ini

"sehun?" sebutnya

"hyuuuung hiks hikss,huweee kau harus membantuku hiks,lihat apa yang terjadi padaku~" seorang namja bertubuh tinggi hampir setara dengan chanyeol dengan kulit putih pucat itu membuat chanyeol mematung,Oh Sehun namanya dia adalah adik kelas chanyeol,dimana chanyeol sudah menduduki kelas 3 diSM high school dan sehun menduduki kelas 2 disekolah yang sama.

Sehun masuk kedalam apartment chanyeol tanpa ijin,dengan menyeret kakinya yang dikotori lumpur dan juga darah segar,dan juga bau amis menusuk penciuman chanyeol

"hei hun,apa yang baru saja kau lakukan?"tanya chanyeol sambil mengikuti sehun dari belakang,sehun tidak menjawab, ia hanya terus berjalan sampai dikamar mandi

"akan kuceritakan,tapi kau harus berjanji padaku hyung..." jawabnya sambil membuka bajunya

"apa?"tanya chanyeol memasang wajah datarnya

"jangan menceritakan pada siapapun oke?'' sehun sudah melepaskan seluruh pakaian kotornya dan melempar kesudut kamar mandi chanyeol

"oke, tapi pastikan kotoran yang kau bawa kemari tidak tersisa disini sedikitpun" balas chanyeol

Sehun menyengir lebar dan segera membersihkan tubuhnya,chanyeol keluar dengan menutup pintu kamar mandinya.

Ia baru saja bangun dari mimpi buruknya semalam yang ditahan hantu dan sekarang dia bangun dengan disuguhi temannya datang dengan keadaan yang menjijikan

"apa yang baru saja dilakukan sehun? Kenapa banyak sekali darah,dan kenapa darah ini sangat bau,HEH BOCAH PASTIKAN KAU MEMBERSIHKAN INI SEGERA!" triak kesal chanyeol,sehun mendengarkan triakan itu hanya ketawa kecil.

Tidak membutuhkan waktu lama untuk seoarang oh sehun buat mandi,dia keluar dengan mengenakan handuk yang melilit rapi dipinggangnya dan menampilkan absnya,mungkin jika yeoja yang melihatnya saat ini dipastikan yeoja itu akan berteriak histeris atau parahnya akan pingsan karena mimisan ,tapi karena saat ini hanya chanyeol yang melihatnya jadi banyangan seperti itu tidak akan terjadi.

"aku perlu penjelasan,sekarang!" ucap chanyeol penuh penuntutan

"oke bos, kau tau pelabuhan yang baru dibuka satu minggu itu?''tanya sehun

"jangan tanya aku tentang hal yang tidak penting, aku hanya mau mendengarkan penjelasanmu"

"aish hyung,oke oke,to the point, appaku mengajakku memancing semalam,karena menurut kabar ada banyak kelompok ikan besar yang mendekati pelabuhan,kau tau sendiri appaku suka sekali memancing,jadi dia mengajakku, dan yang membuatku dipenuhi darah, karena aku jatuh kedalam tong penyimpanan ikan yang baru saja dimutilasi,dan soal darah itu,itu cuma darah ikan hyung,dan tadi aku melarikan diri dari appa,dia masih saja bersikeras mengajakku ketempat lain buat memancing,tapi Oh sehun yang tampan ini bisa lolos dan kabur heheheh" jelas sehun panjang lebar dilengkapi dengan cengiran lebarnya.

"kenapa ikan mendekati pelabuhan? Cari mati saja" celoteh chanyeol dengan ekspresi datarnya

"karena itu pelabuhan khusus untuk nelayan oke,aku juga bingung" sehun merebahkan tubuh berototnya disamping chanyeol

"nak, sekarang ini bukan waktu mu bersantai,lihat kotoran dilantai itu? Itu bagianmu"

chanyeol menunjukkan lantainya yang dipenuhi lumpur dan darah didepannya

"sebentar hyung,aku capek.."

"se-ka-rang!"

Mendengar setiap kata yang diucapkan chanyeol penuh penekanan sehun langsung beranjak menuju dapur,dengan lesu ia mendatangi sudut kiri dapur dimana terdapat sebuah pintu,dibukanya pintu itu,dan kosong.

"kemana peralatan bersih-bersihnya?"guman sehun

"HYUNG KAU MEMBUANG PERALATAN BERSIH-BERSIHMU HAH?"triak sehun

"YA BOCAH APA YANG KAU BICARAKAN?"balas chanyeol

"TIDAK ADA APAPUN DISINI,KAU SUDAH MEMBUANGNYA YA?"

Mendengar sehun teriak dengan kalimat itu,chanyeol bangun dengan kesal

"apa yang tidak ada?" chanyeol menghampiri sehun yang kebingungan

" kau lihat sendiri disini kosong"jelas sehun yakin

Chanyeol membuka pintu perlahan dan disana ada banyak peralatan bersih-bersih yang dimaksud sehun,sehun memandang bingung peralatan itu, bukankah saat ia buka tadi tidak ada apapun didalam sana,tapi sekarang,dalam sekejap mata benda yang dicarinya ada sitempat semestinya.

Sehun mengeleng-geleng kepalanya,dia merasa bingung

"apa matamu sudah rusak?"tanya chanyeol sambil menutup kembali pintu itu

.

"tapi.. tadi tidak ada apapun hyung..aku berani jamin"ucapnya,tidak memperdulikan ucapan sehun,chanyeol kembali beranjak kesofanya,sehun masih merasa bodoh dengan kejadian tadi

"mungkin tadi mataku memang sakit hehe" –batin sehun

Dengan penuh semangat sehun kembali membuka pintu dihadapannya

Cekrek

TENG!

"HUUUAAAAA...Hantuuuuu"sehun lari terbirit-birit keluar apartment chanyeol dengan mengenakan handuknya,mendengar sehun berteriak dan berlarian seperti orang gila, chanyeol bangun dari acara rilexnya dengan tanda tanya penuh dikepalanya

"ada apa?"

Sehun sudah menghilang dari apartmentnya

"ada apa?"tanya chanyeol lagi seakan ada orang lain disampingnya, alih-alih mengejar sehun,chanyeol malah datang menghampiri tempat terakhir sehun sebelum lari keluar apatmennta,ya pintu itu.

Dengan perlahan langkah kakinya mendekati pintu yang tertutup rapat itu,tangannya menghampiri knop pintu dan memutarnya perlahan

Cekrek

Pintu dibuka.

Betapa terkejutnya chanyeol saat ini,matanya membulat sempurna karena sesuatu didepannya, bukan ini bukan peralatan bersih-bersih,tapi sosok seoarang wanita yang mengantung didalamnya dengan dipenuhi darah.

"kau?..."lirih chanyeol

"apa yang kau lakukan disini?'tanya chanyeol,sosok wanita itu langsung mendongak dan memandang chanyeol,dengan mata yang melotot menyeramkan dan juga darah segar yang mengalir didahinya.

"hihihihihhhiii~"

"jangan berisik ditempat orang lain,dan kenapa kau ada disini?" potong chanyeol

"huh! Kau tidak takut sama sekali yaa?" sosok menyeramkan itu bukan lain melainkan hantu bernama baekie,sekarang ia sudah berubah kembali penampilannya saat pertama kali bertemu chanyeol,tidak ada darah didahinya dan tidak ada acara gantung diri tidak ada rambut berantakan.

Blam

Chanyeol membanting pintu itu dengan kasar,ia mengatur nafasnya, ini membuatnya sakit kepala

"ini tidak mungkin terjadi"-batinnya

"heh,sopan sedikit dengan wanitaa,aduhhh hampir saja copot jantung baekie" baekie mengelus dadanya dengan sedih,ia keluar dari dalam sana dengan cara mennembus pintu kayu itu.

"memangnya setelah jantungmu copot apa yang akan terjadi selanjutnya?"

"ya jelas aku bisa matilah!"triak baekie kesal

"bukannya kau memang sudah mati,memangnya mau mati sekali lagi?"

"eh? Hhehhehe"

"apa yang kau lakukan ditempatku,kau mengikutiku sampai kemari?"

"setalah baekei pikir-pikir,aku mau meminta bantuanmu"

"bantuanku? Apa?"

"membalaskan dendamku"

"apa?"

TBC

Oke thanks buat yang udah reviews neomuchanbaek, exo1lusin, pingdt, kurasasasakura , walaupun yg review belum sampe genap sebelah tangan T_T

Tetap setia nunggu lanjutan ff ini yah.

Jangan Lupa reviewsnya guys yang udah baca, mohon sedikit meluangkan waktu anda untuk sekedar komen ff saya, kurangnya dimana kah gitu, biar entar saya perbaiki ^-^~ kekkeekke