Chap sebelumnya

"biar aku usulkan untuk tidak mengunakan cara itu,itu terlalu berlebihan kau tahu? Membunuhnya dan usaha kakekmu tidak ada lagi penerusnya, dan lagi mungkin saja pamanmu sekarang sudah berkeluarga,ini akan berakibatkan dampaknya pada anak dan istrinya, jadi kau cukup membuatnya menyesal atas apa yang pernah dia buat sebelumnya" jelas chanyeol, baekhyun memiringkan kepalanya merasa bingung

"lalu bagaimana caranya?"

"aku rasa cukup menakutinya atau menerornya,dan buat dia menyesal, bagaimana menurutmu?"

Chap 5

Suasana sunyi tengah meliputi apartment chanyeol, bukan apa-apa, itu hanya karena dia sudah terlelap tidur, mengingat terakhir kali dia selalu tidur telat karena susah tidur dengan gangguan-gangguan jahil yang dilakukan seorang hantu cantik padanya. Namun, sepertinya ini semua sudah berakhir.

Chanyeol terlihat tidur dengan damai, wajah tampan itu begitu polos saat ia memasuki alam mimpinya, ini cukup awal untuk tertidur, jam masih menunjukkan pukul 9 malam, namun namja berparas tampan itu sudah berangkat kealam bawah sadarnya.

Baekhyun, hantu wanita cantik itu tengah berbaring tepat disebalah namja bernama lengkap park chanyeol, baekhyun berbalik menyamping dan mendapatkan wajah polos chanyeol yang sedang tertidur.

Kenapa hantu juga ikut tidur? Aneh bukan?

Baekhyun memang sesosok arwah yang sudah tak berjasad, namun keberadaannya seakan nyata dimata park chanyeol, gadis itu terlihat seperti gadis pada umumnya memang ada perbedaan, namun untuk seorang hantu, baekhyun terlalu cantik untuk dipanggil hantu bukan?

Mungkin ini pertama kalinya baekhyun memperhatikan wajah chanyeol dengan lekat dan serius, sebelumnya sepertinya dia terlalu sibuk untuk hanya menganggu namja ini saja, tapi tidak disangka hanya karena permintaannya dikabulkan hubungannya dan chanyeol sedikit membaik, dia tidak perlu menganggu namja itu lagi.

Baekhyun sedikit merasa bersalah dan kasihan, mengingat dia pernah berbuat hal jahil terhadap chanyeol, walau pada pertemuan pertamanya dia hanya berniat untuk menjahili saja. Lama memperhatikan wajah namja disampingnya, ternyata objek pandangannya terganggu akan hal itu.

"hei hantu cabul, jangan melihatku dengan tatapan mesummu itu" chanyeol bangun membuka matanya dan mendapatkan baekhyun yang sedang memandang kearahnya, baekhyun salah tingkah

"apa kau bilang bocah, hantu cabul? Memangnya apa yang pernah kulakukan padamu eoh?" bantah baekhyun seraya bangun dari tidurnya.

"kau pernah memegang adikku"

"hah adik,kau punya adik?" tanya baekhyun polos

Chanyeol mengerutkan alisnya

"jangan berpura-pura polos, kau itukan hantu mesum, pengintip juga" tambah chanyeol dengan nada mengejek, tentu baekhyun tidak terima dengan semua itu

"enak saja, baekie itu bukan pengintip dan juga mesum, wajahmu itu yang mesum dasar..." bantah baekhyun sambil menpout bibirnya, chanyeol bangun

"lihat baik-baik, apa yang mesum dari wajah tampanku?" tanya chanyeol percaya diri sambil mendekatkan wajahnya kewajah baekhyun, baekhyun merona dan gugup.

Apa ini? Baekhyun gugup? Seorang hantu juga bisa gugup eoh? :v

" aish pokoknya kau yang mesum bukan baekie, mana mungkin gadis semanis baekie itu mesum, nih liat wajah baekie ituu..." baekhyun bertingkah lucu seakan sedang memamerkan aegyonya dan reflek mendekatkan wajahnya saat ia ingin memperlihatkan wajah manisnya pada chanyeol, dan

CUP

Itu diluar rencana, baekhyun tidak sengaja menyentuh bibir chanyeol dengan bibirnya, keduanya mematung seakan mereka sudah dibekukan dan jam sudah dihentikan.

"KYAAAA" sudah ditebak bahwa itu suara baekhyun dan jelas tidak mungkin jika chanyeol yang memekik dengan suara cempreng seperti itu, baekhyun terbang dan mundur menjauh dari chanyeol yang menjadi gadis bodoh saat itu, baekhyun sudah diujung kamar chanyeol bagian atas,persis seperti cicak yang kehausan dengan nafas yang ngos-ngosan sambil menutup bagian mulutnya.

Chanyeol? Apa kabar? Chanyeol seakan baru terbagun dari mimpinya, sepertinya mimpi chanyeol kali ini kurang mengenakkan, buktinya wajahnya sedikit muram.

"turun dari situ sekarang juga!" seru chanyeol sambil menatap baekhyun yang diatas dengan tatapan yang sulit diartikann

"huhuhu, itu... itu.. tidak sengaja, itu tidak sengaja ,iya benar, baekie tidak berbohong" jawab baekhyun was-was.

"kubilang turun!" bentak chanyeol

Baekhyun terlihat begitu gugup dan takut, dengan perlahan baekhyun turun keranjang chanyeol. Mereka terlihat seperti seorang ayah yang sedang memarahi putri kecilnya.

"apa yang kau lakukan hah?'' bentak chanyeol

"sungguh chanyeol, itu tidak sengaja hiks hikss maafkan baekieee" baekhyun mendekat kearah chanyeol dan bergelantungan manja dilengannya sambil merebahkan kepalanya dibahu chanyeol.

(woi beak elu hantu hantuuu, kelakuan elu mih:v maap aye nyempil :D ).

Chanyeol sendiri kehabisan kata-kata dengan baekhyun padahal niatnya ingin memarahi baekhyun,tapi melihat tingkah tak terduga dari baekhyun sendiri, ia menjadi bimbang.

"itu ciuman pertamaku.." cicit chanyeol

TENG!

Ternyata telinga baekhyun masih bagus dan berfungsi dengan baik

"jadi, baekie orang pertama yang menciummu dong hihihiii ih lucunyaaa" baekhyun kegirangan sendiri

"ingatlah,kalau kau bukan lagi "orang'' saat ini, kau hantu, jadi aku... aish bagaimana bisa ciuman pertamaku bersama hantu, kau merusak hidupku" chanyeol membanting tubuhnya kekasur dan menarik selimut tebalnya untuk menutupi seluruh tubuhnya,baekhyun mematung bingung.

"kau kenapa sih? Senang ya bisa ciuman sama baekie? Hihihi ngaku saja hayooo...hihihi" goda baekhyun kegirangan

"kalau kau masih berisik, kupastikan rohmu sengsara" intruksi chanyeol kesal,tapi buka baekhyun namanya kalau mau diam hanya dengan kata-kata seperti itu :v.

.

.

.

"hyuuuuung..spadaaaaaa"

Tok

Tok

Tok

"oh hay hun"chanyeol keluar dari apartmentnya dengan baju seragam sekolah yang lengkap dan rapi

"wiiih,tumbeh hyung udah siap buat berangkat, kan biasanya jam segini masih molor heheh" namja putih pucat itu nyegir kuda sebelum tangan chanyeol mendarat dikepalanya

Tak !

"aishh" desisnya

"aaissh hyung sakit tahu"

.

.

.

" jadi mimpi apa semalam sampai bangun sepagi ini?'' sehun kembali membuka pembicaraan dengan chanyeol saat mereka ditegah perjalan menuju kesekolah.

"jangan tanya" jawab chanyeol sekenanya

"ceritakan padaku..." paksa sehun

"sehun..kubilang hentikan"

"cerita saja hyuung..., pasti mimpi basah sama artis seksi yee ahahhahah" ketawa sehun kembali pecah,chanyeol melihat sehun dengan tatapan mematikannya, sehun memang takut jika chanyeol hyungnya marah, tapi ketika keadaan aneh seperti itu dia kehilangan rasa takutnya, dan sifat jahilnya muncul.

"jadi hyung? Artis mana yang jadi targetmu semalam?" tanya sehun penasaran

"yak, bocah ini..., apa isi kepalamu sampah semua eoh?" kembali kepala sang sehun kena hantaman park chanyeol dengan sadisnya, oh sehun mengaduh sekali lagi :D.

"aku mimpi buruk" jawab chanyeol

"mimpi seburuk apa sih? Sampai hyung bangun pagi dan memukulku seperti ini, awas kuadukan ke eommaku"

"aku bermimpi berciuman dengan seorang hantu"

TENG!

Oh sehun mematung,lalu burung gagak lewat

WAK WAK WAK...

"HAHAHAHAHA..." oke kali ini tertawa itu cukup berlebihan, sehun tertawa mengelegar sambil berguling-guling dijalanan, tentu saja orang disekitar menjadi menoleh padanya.

"heh, sehun yaa" panggil chanyeol malu

"hahha,iya hyung hahha iya aduuuh perutku, lihat bus kita sudah datang haha ayo" sehun memasuki bus itu mendahului chanyeol, dan chanyeol yang menyusulnya dengan wajah malu

Sehun dan chanyeol tidak mendapat tempat duduk,karena bus yang mereka tumpangi sudah penuh dan sangat sesak,dan jadilah mereka berdiri.

"jadi hyung,apa ini efek kau yang selalu menyendiri dan tanpa pasangan? Sehingga kau bermimpi berciuman dengan hantu? Mppffftt" sehun tidak kuasa menahan tawanya

"berhentilah membicara tentang hal itu sehun, atau kubuat mulutmu berhenti bicara" chanyeol berbicara tanpa melihat kearah sehun seakan dia sangat marah, namun jauh didalam dirinya, chanyeol sangat malu ditertawakan oleh sehun.

.

.

.

Seperti biasa suasana kelas chanyeol sunyi ketika ulangan mendadak datang, sama seperti saat ini, ulangan matematika yang mendadak membuat seluruh isi kelasnya menjadi sangat serius dan sunyi.

Chanyeol sebenarnya belum siap dengan ulangan dadakan , kepalanya masih kacau, jam yang diberikan gurunya sudah berjalah setengah dari waktu yang diberikan, tapi kertas milik chanyeol masih bersih seperti pertama kali diserahkan padanya.

Chanyeol memandang datar kedepan, didepan terdapat seorang namja paruh baya dengan kepala setengah botak dan memakai kaca mata bulat besar sambil memegang tongkat disampingnya, matanya melihat kesegala arah,yah itu dia guru matematika chanyeol.

"hai hihhii" kemunculan sosok gadis didepannya membuat chanyeol terjatuh kaget, semua orang melihat kearah chanyeol heran? Dan bertanya "ada apa?". Chanyeol bangun segera dan membenarkan tempat duduknya

"ada apa tuan Park?"tanya saem

"tidak ada pak" jawabnya serius

Ini pertama kalinya seorang Park Chanyeol membuat malu dirinya sendiri.

"apa yang kau lakukan hah?" bisiknya pada baekhyun

"menemanimu hihihi" jawabnya sambil tertawa kecil

"jangan membuat ulah" balas chanyeol

"aku tidak, kan baeiki tidak ngapa-ngapain" bela baekhyun

"wah lihat, kau tidak bisa matematika ya? heheh sama baekie juga dulu tidak bisa dan tidak suka matematika" baekhyun memperhatikan kertas ulangan chanyeol yang masih bersih dan tertawa kecil

"pergilah,kau berisik" chanyeol mengambil pulpen dan kertas ulangannya dan mulai menulis beberapa angka

"mau kubantu?"tanya tanya baekhyun

"kau bilangkan tidak bisa matematika tadi"

"aku bisa mencontekanmu dari teman-temanmu hihiih, tunggu yaa biar kulihat" tidak menunggu jawaban chanyeol lagi, baekhyun sudah bergerak kesan-kesini mencari tahu lembaran siapa saja yang mulai penuh atau terisi.

Baekhyun melihat keseluruh ruangan dan membisikkan jawaban pada chanyeol, baekhyun tidak terlihat oleh orang lain dia hanya terlihat oleh chanyeol saat ini, jadi baekhyun dengan leluasa bisa kesana kemari

"nah, kan kalau ada baekie tugasmu lebih mudah kan hihihi" baekhyun merasa bangga telah membantu chanyeol hari ini, chanyeol hanya memandang datar kearahnya, padahal chanyeol tergolong siswa cerdas.

"dan ingat, pulang sekolah, seperti rencana kita,jangan lupa" baekhyun menghilang dari hadapan chanyeol seketika.

.

.

.

Chanyeol bergegas pulang saat bel tanda berakhirnya jam pelajaran berbunyi riang, langkah pastinya menuntun chanyeol kedepan gerbang sekolah saat ini, dan

"hyuung...woi..hyuung" triakan itu membuat chanyeol menoleh dengan cepat, dan dia bisa melihat sehun yang berlari seperti mengikuti acara lomba olimpiade.

Host

Host

"kau keterlaluan hyung, kau melupakanku" sehun bergelantuan dilengan chanyeol

"bocah, jangan seperti itu padaku" chanyeol meleraikan tangannya

"lagian aku hari ini ada urusan lain, jadi kau pulang sendiri saja" tambah chanyeol

"memang kau mau kemana hyung?" sehun mengekori chanyeol

"yang jelas bukan urusan mu, kau pulanglah duluan" jawab chanyeol

"aku ikut saja ya hyung?"

Langkah chanyeol terhenti dan berbalik menhadap sehun

"kau tidak mengerti ya, aku bilang pulang saja duluan aku ada urusan lain yang harus kuselesaikan sendiri" jelas chanyeol sambil menoyor kepala sehun

"kau juga tidak mengerti ya hyung, aku bilang aku mau ikut" jawab sehun sambil menepis tangan chanyeol

"kau tidak bisa ikut oh sehun, mengerti?"

"aku tidak mengerti, makanya bawa aku ikut denganmu hyung..."

Pertengkaran kecil kedua sahabat itu kembali terjadi, meresa tidak ada akhirnya bertengkar dengan sehun yang memaksa ikut, chanyeol akhirnya menyerah dan membiarkan sehun ikut bersamanya, sehun bersorak gembira.

Mengijinkan sehun ikut bersamanya berarti chanyeol akan melibatkan sehun dalam masalahnya kali ini, ini diluar perkiraan chanyeol, dia sebenarnya tidak ingin sehun ikut-ikutan dalam masalahnya, tapi itu terjadi juga karena sehun sendiri yang memaksa ikut.

"oh ya hyung? Sebenarnya kita mau kemana sih?"tanya sehun yang duduk dibangku sebelah chanyeol, mereka berdua dalam bus sekarang.

"sudah kubilang, jika ingin ikut jangan banyak tanya" jawab chanyeol cuek, sehun mendengus kesal

"oh ya hyung, ada yang ingin kuceritakan padamu"

"apa? Tentang memancing bersama ayahmu? Apa kali ini kau bermandian lumpur?" tanya chanyeol dengan nada mengejeknya

"aish bukan itu, tapi kau ingat saat aku datang kerumahmu hari itu..."

"ingat sekali Tuan OH SEHUN, kau datang mengotori rumahku tanpa bertanggung jawab" potong chanyeol, sehun tersenyum memaklumi

"heheh maaf maaf hyung, kau tau hari itu berniat membersihkannya, tapi, tapi aku itu melihat hantu dirumahmu..." jelas sehun takut, chanyeol menoleh

"hantu? Kau takut hantu?"tanya chanyeol

"ya tentu saja hyung, makhluk mengerikan itu.." sehun mengedik ngeri sambil membayangkan sosok menyeramkan yang pernah ia lihat

"kau sudah tau takut hantu, kenapa sekarang kau ikut denganku?" tanya chanyeol, sehun bingung

"hah? Maksud hyung?" tanyanya

"kau tau hari ini aku akan membantu seorang hantu, dan sekarang kau ikutan" jelas chanyeol sambil menyengir bodoh sambil menaik turun alisnya, sehun melotot tidak percaya

"tunggu sebentar tuan, apa maksudmu?'' tanya sehun takut

" kau dan aku akan membantu seorang hantu tuan oh" jawab chanyeol

"kau becanda hyung!"

"tidak, ini serius"

Oke sekarang kembali terdengar pertengkaran antara Oh Sehun dan Park Chanyeol yang mengundang banyak mata melihat kearah mereka, mereka terlihat seperti dua orang bodoh yang bertengkar dengan topik yang aneh.

.

.

.

Bus berhenti kedua namja tampan itu turun dari bus dan pertengkaran juga sudah mereda, chanyeol dan sehun sama-sama diam setelah turun dari bus mereka tadi. Sehun sudah mendengarkan cerita chanyeol tentang"hantu wanita" yang disebut chanyeol, dan karena sudah terlanjur ikut sehun mau tidak mau akan ikut saja dengan rencana chanyeol.

"kau yakin akan aman hyung?" tanya sehun was-was dibelakang chanyeol yang sedang memantau keadaan sekitar

"tidak tau, jangan berisik" jawab chanyeol

Chanyeol dan sehun sedang mengendap-ngendap diperkarangan hijau yang luas milik seorang Cho kyuhyun.

Kenapa mengendap-ngendap?

Itu karena mereka tidak diijinkan masuk, setelah bertanya dan meminta ijin pada satpam didepan rumah itu secara baik-baik, mereka tetap tidak diijinkan, maka disinilah kedua namja ini nekad menerobos masuk secara diam-diam.

"lihat hun, disebelah sana"

TBC

Maaf baru update dari sekian lama, aku hampir lupa buat update,soalnya malas ngecek ff sendiri,soalnya liat riview dikit amat -_-, ternyata ff ga laku yak hahha

Btw Thanks buat yang udah riview, dan aku sangat menghargai yang udah mau sedikit meluangkan waktu untuk memberi pendapat buat ff ini, dan diharapkan bagi pembaca gelap segera mendapat cahaya terang-_- dan sadar dengan kelakuannya