Chap sebelumnya

"kau yakin akan aman hyung?" tanya sehun was-was dibelakang chanyeol yang sedang memantau keadaan sekitar

"tidak tau, jangan berisik" jawab chanyeol

Chanyeol dan sehun sedang mengendap-ngendap diperkarangan hijau yang luas milik seorah Cho kyuhyun.

"lihat hun, disebelah sana"

Chap 6

Siang menuju sore hari, langit terlihat mulai gelap karena awan hitam tengah memenuhi cakrawala menandakan akan datangnya hujan, mendung? Yah, mendung secara tiba-tiba datang dan mengelapkan hari, tak lama kemudian rintik-rintik hujan turun perlahan membasahi bumi.

Cho kyuhyun seorang pengusaha yang berhasil dalam bidangnya tengah duduk santai didepan jendela kaca besarnya, dengan memegang secangkir kopi hangat dan memandangi butiran-butiran air yang mengetuk kacanya.

Sesekali dia menyeruput kopinya dengan damai dan sebuah buku menemani seorang kyuhnyun disore gelap itu, raut wajahnya sangat serius saat membaca kata demi kata dalam buku tersebut

"tuan.." seorang wanita paruh baya datang membawa sepiring kue yang terlihat manis

"taruh saja disana bi" jawabnya tanpa menoleh, wanita tua itu langsung menaruh kue itu dan keluar segera.

JEDUARRR

"uhukkk uhuuuukkk" suara petir yang begitu keras membuat kyuhyun kaget dan menyemprot kopinya yang baru saja diteguk

"aish, bajuku.." serunya sambil melihat baju kemeja putih yang dipakainya telah dihiasi tumpahan kopi, kyuhyun bangun dan melepas bajunya berniat mengantikan baju yang bersih.

.

.

.

"hyung, bagaimana kalau kita ketahuan?''

"jangan berisik sehun, suaramu yang akan membuat kita ketahuan"

Chanyeol dan sehun telah berhasil memasuki rumah cho kyuhyun, beruntung hujan yang lebat sehingga para maid dirumahnya tidak berlalu lalang ,para maid lebih duduk berkumpul didapur,karena pada keadaan seperti itu tuan mereka tidak banyak meminta mereka melakukan ini dan itu, sehingga memudahkan aksi kedua namja tampan itu.

Chanyeol dan sehun mengecek satu per satu kamar dirumah kyuhnyun, saat ini mereka masih mengecek bagian lantai dasar, chanyeol yang mengecek dan sehun yang bertugas berjaga-jaga. Mereka bahkan tidak sadar aktivitas mengecek itu sudah berlangsung berjam-jam, dan haripun semakin gelap.

"hyung sebenanya apa yang kita cari?"bisik sehun

"kita harus menemukan kotak musik baekhyun" jawabnya

"untuk apa? Bukannya kita akan membalas dendam dia?"

"aish sehun, yang akan membalas dendam itu bukan kita, baekhyun akan melakukannya sendiri" jelas chanyeol masih sambil mengecek kamar-kamar atau ruanga-ruangan disana

"lalu untuk apa kita disini?" sehun masih belum memahami rencana chanyeol sepenuhnya

"kita harus menemukan kotak musik baekhyun, sehun..aish pintu ini dikunci" chanyeol masih memaksa pintu itu terbuka

"kotak itu untuk apa hyung?"

"ada kunci didalamnya"

"hyung,ada yang datang"

.

.

.

Kyuhyun baru saja selesai mengantikan kemeja yang dibasahi kopinya dengan baju tidur. Baju berwarna biru tua dengan motif bulan sabit dan bintang menjadi pilihannya. hari semakin gelap, kyuhyun merasa ingin tidur cepat malam ini, apalagi dengan cuaca yang sangat mendukung untuk bermalas-malasan diatas ranjang.

Tubuh berisinya naik keranjang dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. Memejamkan matanya dengan perlahan untuk menuju alam mimpinya

"pamaan..." suara itu

"pamaaan~"

Kyuhyun mendengarkan suara seorang gadis yang tak asing dengannya, namun dia tidak menghiraukannya, ini bukan pertama kalinya dia mendengar halusinasi suara yang mirip dengan keponakannnya yang dulu.

"paman"

Suara itu semakin dekat, kali ini kyuhyun merasa suara ini terlalu jelas terdengar oleh pendengarannya, perlahan matanya dibuka

DEG!

Seketika tubuhnya menegang, mata yang melotot takut.

"baekie.." lirihnya

"hai paman, apa kabar hihihi~" jawab bayangan itu

"tidak, tidak, tidak lagi, baekie sudah tidak ada" kyuhnyun mencoba menenangkan dirinya dengan membuang pikiran buruknya, tapi ketika ia melihat lagi sosok gadis itu masih saja ada didekatnya dengan tersenyum manis.

BRUK

Kyuhyun bangun, menyibak selimutnya dengan kasar dan meloncat dari ranjangnya

"tidak, tidak ini tidak benar" kyuhyun masih mencoba menenangkan dirinya sendiri.

"apa yang tidak benar paman? Paman tidak mengenali baekie lagi?" sosok gadis itu terus mendekat kearahnya dan kyuhyun semakin gemetar, walau selama ini ia dihantui rasa bersalah pada keponakannya dulu dan bayangan-bayangannya datang menganggu, tapi baru kali ini bayangan yang ia lihat begitu jelas.

"pergi? Siapa kau?" tanya kyuhyun was-was

"paman tega sekali denganku, paman tidak sayang baekie lagi... hiks hikssss"

"kau, pergi dari sini, aku tidak mengenalimu.." bentaknya

"paman benar-benar kejam" sosok gadis itu menghilang dari pandangan kyuhyun, dan kyuhyun menghembus nafas lega.

"jangan berpikir aku akan memaafkan paman~" lalu suara yang sama terdengar kembali.

JEDUAR

Suara petir kembali membuat kyuhyun meloncat kaget, jendela terbuka sendiri dan masuklah angin kencang menerbangkan gorden-gorden dalam kamar kyuhyun, bukan hanya itu, seluruh benda dalam kamarnya bergerak sendiri.

Lemari yang terbuka dan tertutup sendiri, lampu yang padam dan menyala sendiri, semua kulisan dalam kamarnya terbang-terbang sendiri, kyuhyun berkeringat dingin, ia belum pernah melihat yang seperti ini rasa takut menyelimutinya ia berlari ketakutan menuju pintu.

KREK

Dengan keadaan yang menyesakkan dan menakutkan seperti ini, pintu kamarnya malah tidak bisa dibuka, dia tidak ingat kalau tadi ia mengunci kamarnya, dengan rasa terburu-buru kyuhyun memaksa buka kunci pintu kamarnya, tapi itu tidak berfungsi sama sekali, pintu itu masih saja tidak bisa dibuka.

Keringat telah membasahi dahinya, kunci itu masih saja sangat susah dibuka, lalu benda-benda yang tadinya terbang kesana kemari dengan sendirinya terhenti.

Semua barang terlihat mengambang dan melihat keadaan berubah kyuhyun secara tidak sadar menghentikan rencana untuk membuka pintu, ini kejadian aneh yang pernah ia temui, kenapa semua itu bisa terjadi? Ia terus bertanya pada dirinya sendiri.

Baru satu langkah saja yang kyuhyun lakukan, sekarang barang yang tadinya mengambang malah terbang dengan kecepan tinggi kearahnya, karena ini terlihat seperti serangan tiba-tiba kyuhyun tidak sempat terhindar.

Salah satu lukisan kesayangnya yang ia pajang dikamarnya menghantam kepalanya dengan cukup keras, sehingga mengakibatkan sudut dahinya terluka dan mengeluarkan darah. Kepalanya terasa sakit dan pening, tiba-tiba penglihatannya sedikit terganggu.

Belum sampai dengan itu sekarang benda lain datang menghampiri kyuhyun, kursi? Ya itu menjadi barang kedua yang akan menyerang kyuhyun saat ini, kursi itu terbang menuju kearahnya dengan kecepatan tinggi, melihat benda itu akan mendatanginya,kyuhyun menghidar menjauh, tapi ia tak sepenuhnya selamat, kaki kirinya mendapatkan benturan dari kursi itu, mengakibatkan kyuhyun terjatuh kesakitan.

"apa yang terjadi? TOLOOOONG...TOLOOONG..."triaknya sambil berusaha mengedor-ngedor pintu, tapi sepertinya tidak ada satupun orang yang datang menolongnya.

Kyuhyun semakin cemas, baju tidurnya telah dibasahi keringatnya sendiri, lalu terdengar ada benda yang berpindah sendiri, meja kerjanya, meja itu bergerak perlahan mendekatinya, kyuhyun bangun dan mengambil langkah untuk berlari, namun ia tidak sempat.

Meja itu menghimpitnya diantara dinding kamar, pergerakan kyuhyun terkunci, lalu sosok gadis yang sangat dikenali kyuhyun muncul dihadapannya dengan raut wajah sedih

" kau tahu paman? Aku benar-benar kecewa denganmu.." lirih sosok gadis itu yang tak lain adalah baekhyun

"kami semua mempercayaimu, tapi kau menghianati kami semua, ayah dan ibu dan juga aku,semua menyayangimu, tapi apa? Kau membalas dengan membunuh kami semua"

Kyuhyun semakin bergetar,dan baekhyun semakin mendekat kearahnya.

"tidak baekie, paman terpaksa melakukan itu semua.. maafkan paman.."

Bulir air mata jatuh begitu saja dari matanya.

"apa menurut paman semudah itu memaafkan orang sepertimu paman?"

"aku..a,aku tau..paman bersalah baekie,maafkan paman, maafkan aku hiks" isaknya

.

.

.

"hun rusak saja kalau tidak bisa dibuka" chanyeol dan sehun berhasil masuk kedalam ruangan yang dikunci rapat tadi, tapi setelah masuk, ternyata itu adalah gudang yang tidak pernah dibuka lagi.

Merasa gudang ini sangat aneh, sehun dan chanyeol masuk dan mencoba memeriksa gudang tersebut. Dan benar saja ada banyak barang disana dan salah satunya barang yang mereka cari.

Kotak musik.

Kotak musik baekhyun terletak disudut ruangan dengan banyak sarang laba-laba mengotori kotak itu, namun ternyata tidak semudah itu mengambilnya, kotak itu dirantai rapi dengan gembok pada 3 sisi, untuk mengambil kotak itu, sehun dan chanyeol harus membuka ke tiga gembok tersebut terlebih dahulu.

Bukan sembarangan gembok, ketiga gembok itu cukup besar dan menyulitkan chanyeol dan sehun untuk melepaskanya, kunci tidak mereka temukan, dan jadilah mereka membuka paksa, dengan cara merusak gembok tersebut.

Berulang kali chanyeol menghantam kepala salah satu gembok itu dengan benda keras apa saja yang ada didekatnya.

"hyung, aku rasa ini tidak akan berhasil, apa perlu kita mengunakan benda ini?" sehun menunjuk kediding, tepat disampingnya disana bergantung kapak merah. Chanyeol mengerutkan dahinya

"aku rasa idemu kali ini bagus tuan oh"

"kapan ide pangeran tampan ini pernah buruk tuan park ?" sehun menaik turunkan alisnya, chanyeol memandang datar dan mengambil kapak yang tergantung itu.

TAK TAK TAK (anggap saja bunyi ketika chanyeol menghantam gembok itu dengan kapak :v ).

"siapa disitu...?" terdengar yang berteriak diluar sana, sehun dan chanyeol menoleh bersamaan.

"apa yang kaliann lakukan disini? Siapa kalian?"

TBC

Yahoo yahoo hallo? :v masih ada yang minat dengan ff gua kah? :v gua sendiri dah lupa update ternyata, maafkan amatir ini yang pikun ini-3- , dan lagi gua tetap berterimakasih yang sudah memaksa jari-jari kalian buat sekedar ngetik buat beberapa patah kata buat riview ff gua yang memang kualitas rendahan T_T, so big thanks buat yang tetap baca dan riview dan kembali saya (?) bantu sadarkan bagi pembaca gelap buat baca ditempat terang beb entar mata lu rabun lagi, kalo udah ditempat terang jangan lupa buat belajar ngetik komen ya say :V

btw gua rencana buat squeel buat ini ff ada yang masih minat? Dibuatkah? Ato stop aja kah sampe endnya, soalnya ga lama lagi kok bakalan kelar ini epep :v
gimana nih? Ada saran?/bacot -3- see yaaaaa