Chap sebelumnya

"apa menurut paman semudah itu memaafkan orang sepertimu paman?"

"aku..a,aku tau..paman bersalah baekie,maafkan paman, maafkan aku hiks" isaknya

.

"siapa disitu...?" terdengar yang berteriak diluar sana, sehun dan chanyeol menoleh bersamaan.

"apa yang kalian lakukan disini? Siapa kalian?"

Chap 7

.

.

Chanyeol dan sehun terikat. Kedua tangan namja tampan ini terikat dengan seutas tali dengan kuat, mereka ternyata gagal dalam misi mereka,yaitu misi mencari kotak musik milik baekhyun.

Keduanya ketahuan oleh penjaga rumah milik tuan Cho Kyuhyun, mengetahui ini pencurian namja paruh baya yang sering dipanggil tuan jung ini langsung memberitahu penjaga yang lain, untuk menangkap dua namja yang mencurigakan dan masuk tanpa ijin kerumah tuannya.

Dan disinilah chanyeol dan sehun,keduanya tertangkap basah tengah melakukan sesuatu tanpa ijin, dan tanpa pemberontakan dari keduanya, 3 penjaga rumah kyuhyun mengikat kedua tanggan chanyeol dan sehun.

Sehun dan juga chanyeol tengah diiringi kelantai dua, dimana itu kamar kyuhyun, tuan jung berniat membawa kedua namja itu untuk bertemu dengan tuannya.

Kelima namja yang memiliki usia yang berbeda itu berdiri tepat didepan pintu kamar kyuhyun sekarang. Tuan jung melangkah dan mengetuk pintu yang bewarna coklat tua itu dengan pelan

TOK TOK TOK

"tuan..."panggilnya pelan

"maaf tuan apakah anda sudah tidur? Bisakah tuan keluar sebentar?" tuan lee kembali mengetuk pelan pintu itu, namun tidak ada jawaban, kali ini tuan lee memanggil dengan sedikit keras, namun masih saja tidak ada jawaban dari dalam sana.

Apa mungkin tuan sudah tidur?-batin tuan jung

Tuan jung membuka pelan pintu kamar kyuhyun dan masuk memeriksa, kamar tuannya gelap, lampu sudah dimatikan.

Klik

Lampu dihidupkan oleh tuan jung

"tolong..tolong aku...maaf baekieee,tolong..tolong"

"tuan sadarlah, tuan.. tuan sadarlah.." tuan lee menguncang pelan tubuh kyuhyun

Kyuhyun bangun dengan nafas yang terengah-enggah, keringat membajiri piayamanya.

"tuan baik-baik saja?" tanya tuan jung cemas

"apa tuan mimpi buruk?" tuan jung membantu kyuhyun bersandar

"ah aku... sepertinya mimpi buruk" jawabnya

Kyuhyun tengah mengatur nafasnya yang tadinya tak beraturan dan tuan jung mencoba membantu dengan menepuk-nepuk pelan punggung kyuhyun

"begini tuan, ada yang saya sampaikan"

"apa?"

"kami menangkap pencuri yang memasuki rumah tuan"

"apa pencuri?" seru kyuhyun kaget

.

.

Chanyeol dan baekhyun masih berdiri diluar kamar kyuhyun dengan dua orang penjaga dibelakang mereka.

"hyung..matilah kita.."liriih sehun mendramatisir

"berhenti bersikap seperti itu sehun, kita tidak akan mati" bantah chanyeol

"apa menurutmu pencuri yang ketangkap itu tidak akan diapa-apakan tuan park?"

"kita tidak mencuri tuan oh"

"lalu? Aish hyung, bagaimana ini..." sehun dan chanyeol berbisik-bisik dan membuat kedua penjaga penasaran

"apa yang kalian bicarakan hah?" bentak salah satu dari kedua penjaga itu

"bukan urusanmu" jawab chanyeol, sehun ketakutan setengah hidup sampai tidak sadar ia menggigit kukunya.

Baru saja ingin mengeplak kepala chanyeol, tangan namja itu malah mengantung diudara,padahal tidak ada yang memegang tangannya atau menahannya, berulang kali tangannya ingin digerak tapi tidak bisa, sekarang namja yang satunya lagi datang

"kenapa?"tanyanya

"tanganku tidak bisa bergerak, tolong aku"

Sehun dan chanyeol memandang aneh dan bingung kearah dua penjaga yang ada bersama mereka saat ini.

"kenapa mereka hyung?" tanya sehun, chanyeol hanya mengedik bahunya cuek

Masih berusaha melepaskan tangannya yang mengantung ajaib, sekarang malah penjaga satunya juga ikut mengantung kedua tangganya diudara, keduanya memandang satu sama lain.

"kenapa ini?" dan sekarang kedua penjaga itu melah terlempar kesamping dan membentur dinding

"hihihiii~"

Baekhyun muncul sambil tertawa kecil, sehun kaget bukan main saat baekhyun tiba-tiba muncul dihadapannya dan chanyeol.

"haa haaa...hantuuu "triaknya tertahan sebelum mulutnya dibekap baekhyun

"aish bocah ini berisik sekali" decak baekhyun kesal

"hyuuuung~" lirih sehun

"tenanglah hun, dia baekhyun" ingat chanyeol,sehun terdiam bingung seperti orang bodoh, dengan ragu sehun melirik baekhyun dan disambut dengan senyuman manis milik baekhyun

"apa kau baekhyun?"tanya sehun takut, baekhyun mengangguk semangat dengan senyuman yang mengembang lepas.

.

.

.

Mendengar kata "pencuri" kyuhyun beserta tuan jung segera bergegas mengecek keluar

"dimana mereka?'tanya kyuhyun, tuan jung tersontak kaget.

"seharusnya mereka ada diluar tadi tuan" jawab tuan jung mengcoba menjelaskan pada tuannya.

Tuan jung menjadi bingung kemana kedua penjaga yang tadi bersamanya dan juga kedua pencuri tadi, nyatanya diluar kamar kyuhyun tepatnya didepan pintu kamarnya tidak ada seorangpun disana.

Tuan jung bergegas mencari kesana kemari dan berhasil menemukan kedua penjaga itu. Dahi tuan jung berkerut ketika melihat keadaan keduanya.

"apa yang terjadi' tuan jung menguncang kedua tubuh penjaga itu

"ooh, itu..ituu"

.

.

.

"bagaimana bisa lepas? Kalian ini tidak becus sama sekali" bentak kyuhyun kepada ketiga penjaganya

"apa saja yang mereka ambil?''tanyanya lagi

"tidak ada tuan" jawab tuan jung mewakili

"mustahil, lalu apa mereka lakukan?''

"maaf tuan, saat kami menemukan mereka, mereka berada digudang tua milik tuan, dan mencoba mencoba mengambil satu kotak" jelas tuan jung, kyuhyun terdiam

"kotak apa? Apa kotak yang kupasangkan gembok itu?" tanya kyuhyun khawatir dan kekhawatirnya kembali meningkat saat tuan jung mengangguk mengiyakan

"kurang ajar! " kyuhyun dengan terburu-buru pergi mengecek kegudang tuanya.

"sial!" umpatnya kesal saat sampai disana dan tidak melihat lagi kotak yang dimaksud tadi

"apa ini?" kalian bilang tidak ada satupun yang sempat mereka ambil, lalu dimana kotak itu sekarang?"tanya kyuhyun emosi, ketiga penjaganya menunduk takut

"maaf tuan, saat kami membawa mereka untuk menghadapkan pada anda, mereka memang tidak memegang apapun apalagi tangan mereka kami ikat"

Lagi-lagi tuan jung yang menjelaskan

"aku tidak mau tau, temukan mereka dan kotaknya"

.

.

.

"hyung kau harus bertanggung jawab kalau appaku menghajarku nanti" sehun mengunyah kimbabnya dengan rakus

Chanyeol dan sehun sedang ada dikedai pinggir jalan dan menikmati pesanan mereka, keduanya kelelahan dan juga kelaparan.

"tenanglah hun, appamu tidak akan tau" jawab chanyeol sambil meneguk minumannya

"bagaimana kalau sampai appaku tau? Habislah aku..."

"tidak, sampai kau sendiri yang mengadu"

"mana mungkin aku mengadu hyung" sehun meneguk habis minumannya dan menyeka sisa makanan yang menempel dimulutnya

"tapi hyung, sekarang mau diapakan kotak itu?"

Chanyeol dan sehun telah menyelesaikan acara makan mereka dan sekarang kedua pasang mata itu sedang memandang satu sama lain

"buka bukaaaaa~" baekhyun muncul disamping chanyeol sambil menunjuk kotak musiknya

"aish kau membuat telingaku sakit"

Chanyeol membuka pelahan kotak didepannya, sehun dan baekhyun menunggunya membuka kotak itu

Klek

Kotak itu terbuka dan terdengarlah bunyi musik khas musicboxs, baekhyun bersorak riang sambil meloncat-loncat kecil,sehun melihat bingung

"aigo, hantu ini" gumamnya

"kenapa kotak musikmu bentuknya aneh?"tanya sehun lagi dan otomatis baekhyun berhenti dari kegiatannya saat pertanyaan itu terlontar dari mulut sehun

"memang kenapa? Kotaknya cantik tau" bantah baekhyun

"ini terlihat seperti peti barang yang berukuran kecil, tidak ada bagusnya" bantah sehun lagi

"sudahlah, baekhyun apa maksudmu kunci ini yang kau cari?" chanyeol segera menengahkan perang argumen antara sehun dan baekhyun.

"iya itu kuncinya" baekhyun mengangguk semangat saat melihat kunci yang dipegang chanyeol

"kunci apa itu? Untuk apa kunci itu?"

"itu kunci tempat pamanku menyekap tubuhku"

.

.

.

.

Hari semakin larut, chanyeol dan sehun baru saja merebahkan tubuhnya keranjang milik chanyeol

"hyung, aku baru kali ini melakukan hal semacam itu" sehun menatap langit-langit kamar chanyeol dan begitu juga chanyeol

"memangnya kau pikir aku pernah mencuri atau menyusup rumah orang sebelumnya?"

"aish bukan begitu hyung" bantah sehun

"ngomong-ngomong baekhyun itu cantik juga ya hahhah" tambah sehun sambil tertawa kecil

"kau mulai lagi, ingat hun, dia seorang hantu, bukan lagi manusia"

"aish mau bukan manusia kek, hantu kek,baekhyun tetap cantik menurut ku hyung, padahal waktu itu dia terlihat menyeramkan, tapi aslinya hahah"

"tidur oh sehun, sebelum kewarasan semakin pudar"

.

.

.

Tepat setelah chanyeol menyuruh sehun tidur, sehun langsung terdiam dan menuju alam mimpinya, namun ternyata chanyeol sendiri tidak tertidur, seharusnya dia sudah terlelap sama seperti sehun saat ini, apalagi kejadian yang sebelumnya ia alami cukup menguras tenaganya.

Namun kenyataannya chanyeol tidak bisa tidur. Samar-samar telinganya menangkap suara isakan, ia terus menajamkan pendengarannya untuk memperjelas apa yang ia dengar itu nyata.

Mendengar suara isakan itu cukup jelas, chanyeol bangun dari ranjangnya dan bergegas mengecek keluar, kaki jenjangnya berjalan perlahan dan mengintip keruang tengah apartementnya.

"Hiks..hikss.. eommaaa,appa bogoshipoo hikss" terlihat baekhyun terisak pilu dengan memeluk erat kotak musiknya

"seharusnya baekie sudah bertemu kalian sekarang disurga, tapi baekie tidak bisa, baekie masih sangat marah dengan paman hikkss...hikksss"

"baekiee masih hiikss,,baekie...hiks baekie benci paman kyuhyun"

"baekhyun.." panggil chanyeol, baekhyun tersentak kaget

"chanyeol?" serunya kaget

"ada apa?"chanyeol mendekat dan duduk disamping baekhyun

"tidak ada, kenapa belum tidur?"

"itu..aku,aku hanya tidak bisa tidur" jawabnya jujur

"kenapa menangis?"tanya chanyeol, baekhyun mengeleng pelan.

"berhentilah menangis baekhyun, besok aku akan mendatangi tempat itu bersama sehun, dan mengurus semuanya untukmu, jadi kau tidak usah menangis lagi" jelas chanyeol menenangka baekhyun

"kau besok harus kesekolah chanyeol"

"lupakan soal itu, aku akan bolos besok"

"tidak, kau harus kesekolah besok" bantah baekhyun

"aku hanya akan bolos sehari, bukan masalah"

"kau dan sehun tetap harus,.."

"sudahlah, aku sudah merencanakannya, lagian sehun juga setuju"

Baekhyun terdiam, dia sudah mencoba untuk mengingatkan chanyeol untuk tidak bolos sekolahnya, tapi chanyeol masih tetap keras kepala, ia merasa bersalah.

"maaf chanyeol, selama ini aku menyusahkanmu.."

"tidak sama sekali, jujur saja pertama kau merasa begitu, tapi aku..aku tidak merasakan hal itu lagi, aku senang membantumu baek, jadi jangan merasa bersalah" jelas chanyeol lembut, baekhyun terisak kecil.

.

.

.

Matahari bersinar cerah hari ini, sehun dan chanyeol sudah siap dengan pakaian sederhana mereka, keduanya terlihat sangat tampan. Chanyeol dan sehun akan menjalankan rencana kedua mereka hari ini.

Bus adalah transportasi yang mereka gunakan untuk mencapai tempat tujuan, begitu bus berhenti keduanya turun dari bus. Keduanya memadang sebuah bangunan yang menjulang tinggi yang ada dihadapan mereka,namun bukan bangunan tinggi itu yang menjadi tujuan mereka.

Toko pernak-pernik yang berada didekat bangunan tinggi itu menjadi tujuan chanyeol dan sehun kali ini, dengan langkah pasti keduanya memasuki sebuah toko yang terlihat unik,pencahayaannya agak remang memang dan didalamnya penuh banyak barang yang bisa menarik perhatian wanita,kenapa? Karena banyak anting,kalung, dan hiasan lainnya yang biasa digunakan perempuan pada umumnya tersedia disini.

Kling

Pintu itu terbuka, menarik pehatian pemilik toko

"halo selamat datang" sapanya ramah, seorang yeoja tua datang menghampiri chanyeol dan sehun dengan tersenyum ramah

"anyeong ,maaf halmoni saya datang ingin bertemu dengan anda" balas chanyeol, wanita tua itu mengerutkan alisnya

"apa aku mengenal kalian?"tanyanya

"tentu tidak,bisakah kita bicara sebentar" tanya chanyeol

"silahkan" wanita tua itu mempersilahkan chanyeol dan sehun untuk duduk disofa klasik yang terletak disudut ruangan.

"apa yang bisa saya bantu, dan siapa kalian ini?"tanyanya

"perkenalkan aku Park chanyeol dan ini temanku Oh sehun, kami kesini datang ingin memastikan sesuatu nek" jelas chanyeol sopan dan sehun membenarkan dengan anggukannya.

"apa yang kalian ingin pastikan disini?" tanya yeoja paruh baya itu,sebut saja nyonya Kim

"apa benar toko ini sebelumnya bekas sebuah rumah?"tanya chanyeol serius

"emm saya rasa benar, toko ini memang sebelumnya rumah, tapi ketika saya membelinya, toko ini sudah terbangun"

"itu berarti sudah direnofasi sebelum anda membelinya?"

"benar, memangnya kenapa?" tanya nyonya kim binggung

"aku ingin memastikan ada ruang bawah tanah dibawah toko ini nek, bolehkah saya mengecek? Ini bersangkutan dengan pemilik rumah ini sebelumnya"

"ruang bawah tanah? Aku tidak tahu soal itu, kalau memang perlu saya mengijinkan" jawab nyonya kim, chanyeol mengangguk mengerti dan bangkit dari duduk.

Chanyeol dan sehun memeriksa seluruh tempat disemua toko nyonya kim,sedangkan nyonya kim hanya memperhatikan setiap gerak-gerik mereka.

20 menit sudah penggledahan chanyeol dan sehun lakukan,tapi mereka belum menemukan pintu yang bisa membawa mereka keruang bawah tanah yang mereka maksud.

"baekhyuun..."panggil chanyeol, baekhyun memang bersama mereka dari tadi hanya saja dia tidak memperlihatkan wujudnya, dan mendengar chanyeol meanggilnya iapun menampakkan diri.

"apa belum ditemukan? Aku rasa ada disekitar meja kasir itu" ingat-ingat baekhyun, baekhyun sedikit kebingungan karena tempat ini berubah drastis. Chanyeol dan sehun memindahkan meja kasir itu dengan perlahan, namun disana tidak ada apa-apa, chanyeol menoleh kearah baekhyun

"ada disitu, iya disitu"

"tapi kau bisa melihat sendiri, disini tidak ada apa-apa" jelas chanyeol

"benar"jawab sehun

"mungkin sudah disemen, tepat dibawah kramik itu pintu masuknya" jawab baekhyun yakin, nyonya kim memandang heraan kaearah dua namja tampan itu, ia melihat keduanya berbicara namun bukan bicara antar keduanya.

"dengan siapa kalian bicara?"tanya nyonya kim penasaran

"nenek, bolehkan kami membongkar kramik ini?' bukan menjawab pertanyaan sang nenek, chanyeol malah balik bertanya

"apa perlu?" tanya nyonya kim ragu, chanyeol mengangguk mengiyakan

"baiklah, tapi pastikan kalian harus memperbaikinya setelah itu" jawab nyonya kim

Tidak membuang waktu sehun dan chanyeol langsung membongkar kramik itu dengan dibantu alat-alat bangunan.

DBRUKKK

Kramik telah dibobol kedua namja itu dan menampakkan tangga yang menunju kebawah, sepertinya pintu kayu dilantai yang menutupnya sebelumnya itu telah hancur bersamaan kramik yang dibobol chanyeol.

Nyonya kim tersontak kaget, dia tidak pernah tahu jika ada ruang bawah tanah sebelumnya dibawah tokonya. Chanyeol dan sehun bergegas menuruni tangga itu

Gelap

Tentu saja diruangan itu tidak ada penerangan apapun,bermodalkan senter keduanya memeriksa ruang bawah tanah itu dengan hati-hati.

Kosong, gelap,dan banyak sarang laba-laba. Itu semua menjelaskan bahwa ruang ini memang tidak pernah dijamah manusia lagi beberapa tahun terakhir.

"hyung..."sehun menarik baju chanyeol takut

"apa disini tidak ada penerangan apapun?" chanyeol mencari-cari diseluruh dinding, siapa tau ada sesuatu yang bisa digunakan buat pencahayaan, namun tidak ada, yang ada hanya disudut sebuah benda mirip dengan obor

"apa kau punya korek hun?" tanya chanyeol

"korek? Aku kan tidak merokok hyung" jawab sehun

"tapi tunggu dulu, sepertinya ada ini, tapi inikan hadiah dari luhanie ku..huhu"

"kenapa dia menghadiahimu korek?" tanya chanyeol bingung

"aish, ini korek unik hyung,ini milik ayahnya dan ini juga bisa buat hiasan dirumah, tapi karena lulu minggu kemarin liburan kejeju, aku membawanya agar aku selalu ingat dengannya, ini sangat berharga hyung" dan sekarang sehun menghayal pacar cantiknya yang bernama lengkap xi luhan,gadis china yang masih menduduki kelas 2 sekolah menengah pertama, chanyeol memandang datar kearah sehun

"mulai lagi"-batinnya

"iya berharga, bawa kemari" chanyeol merebut paksa benda itu dan menghidupkan obornya

TENG

"Huuuuaaaaaa" triak histeris sehun sambil memeluk chanyeol takut

"astaga.."seru chanyeol

Begitu obor dinyalakan ruangan itu cukup terang namun betapa terkejutnya saat belihat isi ruangan disana.

Tengkorak

Sebuah tengkorak tergeletak disudut ruangan dengan memakai gaun putih,gaun yang bisa dibilang gaun tidur.

Baekhyun muncul dari samping chanyeol sambil terisak

"baekhyun..."panggil chanyeol lembut

"itu baju terakhirnku malam itu hiksss, aku bahkan tidak ... hiksss" isaknya

"tenanglah, baek jangan menangis" chanyeol menghampiri roh bakehyun yang berdiri disamping sebuah tengkorak yang diduga sebagai tengkoraknya baekhyun.

"baekie sudah tidak cantik lagii hikks hikss, baekie sudah jelek..hikkss"

"kau tetap cantik walau dengan bentuk apapun baek, jangan menangis"

Sebuah pelukan hangat dihadiahi chanyeol pada roh baekhyun,merusaha mengusap punggungnya

"ingat saat pertama kali kita bertemu, aku pernah bilang kalau kau cantik untuk seoarang hantu, dan bahkan saat itu aku tidak percaya kalau kau adalah hantu, kau cantik"

Benar pertama kali pertemuan mereka adalah disebuah lorong dan baekhyun muncul menganggu chanyeol saat melintasi lorong itu. kenapa lorong itu menjadi tempat penampakan baekhyun?

Lorong yang menjadi tempat penampakan baekhyun itu berada dibelakang toko nyonya kim sekarang ini, dan jauh sebelum lorong itu menjadi tempat penampakan itu adalah sebuah kebun dibelakang rumahnya, dan sekarang menjadi sebuah lorong yang berada dibelakang toko nyonya kim, dan jauh sebelum toko atau bangunan yang berdiri disekitarnya adalah tanah milik keluarga baekhyun sebelum cho kyuhyun menjual semuanya.

Dibawah lorong itu tepat dimana ruang bawah tanah, dan disanalah jasad baekhyun terkurung. Itulah sebabnya ia menampakan dirinya dilorong yang disebut "lorong angker" oleh warga disekitar.

Merasa baekhyun mulai membaik chanyeol melepas pelukannya

"aku akan mengurus semuanya, jangan menangis" ketika melihat baekhyun menangis hati chanyeol ada yang terasa sakit, dan membuat emosinya tidak setabil, seakan ada sesuatu diantara kedua matanya memaksa keluar dan tengkorokannya terasa tertahan akan sesuatu.

"hun kemarilah"

.

.

.

Pemakaman.

Chanyeol,sehun dan nyonya kim,dan juga seorang ajusi penjaga makam, mereka berada dipemakaman yang sangat sepi yang jauh dari kota. Nyonya kim sangat berbaik hati dengan membantu chanyeol dan sehun membawa jasad baekhyun kepemakaman ini, ia mengijinkan chanyeol mengunakan mobilnya bahkan menemani mereka. Chnayeol sudah merencanakan semua ini sebelumnya.

Dia ingin mengurus jasad baekhyun dengan layak,agar baekhyun punya pengistirahatan yang baik, semuanya sudah dipesan. Dan jadilahSebuah makam baru dihadapan mereka bertuliskan nama "byun baekhyun" .

Sehun menangis sendu "hyung aku merasa sangat sedih.. hiks baekhyun kau oarang yang baik.. hiks

Baekhyun, roh yeoja cantik itu berdiri tepat dihadapan chanyeol dan memandang dalam kearahnya dan dibalas sendu oleh chanyeol

"terima kasih chanyeol,aku tidak pernah tepikirkan sampai sejauh ini, kau bahkan berbuat banyak untukku, padahal aku tidak pernah memintanya, terima kasih, aku rasa aku tidak akan bisa membalas semua ini, kau mengajarkanku agar menghilangkan dendamku, mengajarkanku memaafkan,hiksss..dan hikss dan aku minta maaf atas pertemuan kita, aku sudah menyusahkan harimu, dari pertama bertemu aku sudah menganggumu hikss.. aku benar-benar minta maaf chanyeol"

Grep

"aku tidak pernah bilang aku menyesal bertemu denganmu baekhyun, jadi untuk apa meminta maaf" ucap chanyeol sambil memegang tangan baekhyun.

"aku.."

"aku sangat senang bertemu denganmu, dan jujur aku menyukaimu, wajahmu sangat manis aku..."

"sayang kita tidak bisa bersama chanyeol-ah, aku juga mengagumimu"

"baekie, kau seharusnya tidak pergi secepat ini, seharusnya kau ada bisa berdiri disamping chanyeol hyung untuk menemani harinya" seru sehun

"hihihi, benarkah? Tapi sayang aku tidak bisa, dan aku juga harus meminta maaf padamu, atas hari itu" baekhyun tersenyum lembut

"tidak masalah aku kan tidak takut, aku hanya kaget saja hari itu hehheh" bohong sehun.

"selamat tinggal semuanya.. selamat tinggal chanyeol, terima kasih sungguh terima kasih atas semuanya"

CUP

Baekhyun lenyap dari pandangan mereka, hilang dari pandangan chanyeol begitu saja.

Mungkin jika sehun tidak tau situasinya,sehun akan tertawa sambil guling-guling melihat hyungnya yang baru saja dicium hantu tepat didepannya, namun itu sepertinya tidak akan terjadi mengingat sehun tau arah ajalan cerita. Sehun terdengar terisak dibelakang chanyeol

"kenapa kau menangis hun?"

"hanya orang gila yang tidak menangis ketika melihat ini hyung hikss, bagaimana bisa ini terjadi, seharusnya kau menyukai manusia bukan hantu, dan aku benar-benar sedih melihatmu, dasar payah"

Chanyeol memang tidak menunjukkan dia sedang bersedih, namun jauh dari dalam dirinya ia merasa begitu sakit. Chanyeol menyukai baekhyun? Bukan pada pandangan pertama sih, tapi bersama dengan baekhyun beberapa waktu terakhir membuatnya merasakan sesuatu. Tapi dia mmasih menyadari batasannya antara baekhyun

"ia datang dengan angin dan dia pergi dengan angin,

dia membawakan aku sebuah hembusan angin lembut yang menerpa hatiku,

walau ia membawa badai diakhir, setidaknya ia tidak membiarkanku terpuruk dalam kehancuran

Melihatnya tersenyum badainya berhenti..

dia menyatakan diri baik-baik saja itu semua membuat badainya hilang..

setidaknya aku bahagia dia tidak menderita dendamnya dan akan tenang dan juga damai dialamnya, benarkan hun?"

"hyung bicara apa sih dari tadi?"

"aigo bocah ini masih saja,ayo pulang..."

.

.

.

.

Kyuhyun berada tidak jauh dari sebuah pemakaman, dan melihat semua aktivitas yang menjadi dua orang yang dicarinya, yah, kyuhyun awalnya datang untuk menangkap pencuri yang pernah memasuki rumahnya.

Namun menyaksikan apa yang telah dua namja itu lakukan, kyuhyun merasa bersalah dan menyesal

"kenapa tuan?"tanya tuan jung

"aku merasa aku benar-benar manusia paling kejam didunia ini" lirihnya terisak tertahan

"tuann..." tuan jung tidak tau apa maksud tuannya ini

"jika memang ada yang pernah tuan lakukan adalah hal yang salah, minta maaflah dan perbaiki semuanya tuan" jelas tuan jung lagi

"semua telah tidak, mereka semua menghilang karena diriku,maafkan aku kakak,baekie, paman menyayangimu" lirihnya pilu

.

.

"hyung cepatlah kita terlambat kesekolah, aish aku menyesal menjemputmu..woiii" triak kesal sehun

"sabar hahha ayo" chanyeol lari mendahului sehun dan kita kembali mendengar sehun triak-triak dibelakang sehun.

THE END

Fiks/ lap ingus

SATU TAON BARU KEUPDATE FF JELEK GUE INI T_T

MAAPKEUN YA

AKU SAMPE UDA LUPA, LUPA PW AKUN SENDIRI JUGA,LUPA DIRI JUGA/ASTAGFIRULLAH GA WOI ENGGA!.

TAPI CHANBAEK TIAP HARI SELALU DIATI! # CBHS FOREVER!

MAKASI BUAT YANG UDA MELUANGKAN WAKTU BERHARGA KALIAN UNTUK BACA FF ABAL ABAL GUE INI.

Maaf aku tidak bisa membuat baekhyun dan chanyeol bersama, dan dichap ini bikin aing nangis pilu sendiri haha, kebawa suasana pas nulis dan nangis sendiri :''v lebai gue ye? (padahal ffnya da lama selesai tapi lupa dipublish aja /nyengir

Udah selesai ini epep, makasih yang baca dan juga big thanks buat yang komen, mau nanya dong, menurut yang udah baca epep gua itu gimana?

Jelek? Amatiran? Apalah gitu, kasih tau coba jangan sungkan.(padahal emang mau tau T_T)

GAMSAHAMNIDA/BOW (SOK SOK AN DULU GAYA NAK KURIA :3