The next of great seal
Ouhayo!
Hehehehe…gomen ne kemari gak upload chapter 3 dan chapter 4,di karenakan author dillema sama teman author yang menantang author harus membuat fic humor padahal kan author gak bisa bikin fic humor TT_TT.
ya udah deh dari pada denger curcolnya author mending langsung baca aja ya (ini bonus lohh langsung nyambung sama chapter4)
note:persona 3 dan persona 4 hanya milik atlus,jika mereka milik aku.
udah aku bikin P4ultimate ada minatonya!. (gimana sih? Pusing ah!) tapi yaaaaah itu semua pasti MUSTAHIL TT_TT jadi aku hanya mengontrak (meni mengotrak ==) jasa mereka untuk bermain di fanfic ini.
warning:
dalam cerita ini hanyalah sebuah fiksi dan rekayasa,jika ada kesamaan dalam
cerita mau itu alur dan di sebabkan oleh ke tidak sengajaan.
-
paulownia mall,29 july 2025,evening
"huuuuft….untung saja aku dapat membeli obat-obatan ini,kalau tidak aku bisa di hukum oleh senpai"sahutku.
akupun keluar dari toko obat yang berada di pusat perbelanjaan.
kulihat air mancur di tengah lapangan mall,masih teringat di kepalaku peryataan kirijo-sama tentang orang yang bernama Arisato Minato tersebut.
"benarkah orang yang bernama arisato itu sudah meninggal?tapi siapa orang yang kulihat saat di statiun kereta?dan mengapa kejadian tersebut juga menjadi mimpi dalam tidurku?"
akupun bertanya-tanya pada diri sendiri,kulihat sekeliling mall tersebut.
"ara!?orang itu!?"
kulihat seseorang yang mirip dengan arisato berada di gang kecil dekat tangga,dia berlari memasuki gang seolah menyuruhku untuk mengikutinya.
"tunggu! Hey!"aku pun berlari menyusul orang itu
setelah aku memasuki gang tersebut, kulihat ada pintu berwarna biru velvet,tanpa pikir panjang aku membuka pintu tersebut,tiba-tiba saja sebuah cahaya berwarna putih menyilaukan mataku sehingga aku tidak dapat melihat apa yang terjadi.
"cki..cki..cki"terdengar suara seseorang yang tertawa
"ha? Where I'am? Who are you?"sahutku sambil melihat sekeliling
"my name is igor,and you in a velvet room"ucap kakek tua bernama igor tsb
ternyata..setelah aku memasuki ruangan yang berbentuk lift tersebut aku sudah duduk di kursi yang berbentuk harfa dan aku bertemu dengan kakek yang bernama igor,kulihat sekeliling,tapi sosok yang seperti arisato itu tidak ada.
tiba-tiba igor berkata
"apa kau mencari seseorang?"
"mengapa kau tau?"ucapku
"well see….biar ku panggil seseorang yang kau cari tersebut."sahutnya secara serius
igor perlahan mengayunkan tanganya dan keluar lah sosok orang yang ku cari tersebut.
igorpun bertanya kepadaku
"dia kah yang kau cari?"
"be-benar"jawabku dengan gugup,karna aku tidak percaya siapa orang yang aku lihat sekarang.
igorpun hanya bisa menatapku dengan serius.
diapun menoleh ke arah pemua berambut emo dan bertanya.
"anakku kau yakin wanita ini yang kau pilih sebagai penerus mu?"sahutnya setengah berbisik
entah mengapa pemuda berambut emo itu terus saja melihat ke arah ku
dia pun menjawab perkataan igor
"aku yakin otto-sama"
"otto-sama!? Apa mereka anak dan ayah?"ucap ku dalam hati
"namun ku lihat dia tidak memiliki potensial"sahut igor dengan tangan nya berada di atas meja.
"tapi dia adalah pilihanku!dan aku yakin dia bisa lebih dariku!"sahutnya setengah membentak
percakapan mereka berdua membuatku bingung,ku hanya bisa menatap mereka,terutama sosok arisato tersebut,kulihat dengan jelas mengapa mukanya mirip sekali denganku?
"ehem…"
"maaf atas ketidak nyamanan,aku hanya ingin menawarkan kau sesuatu."igor yang menyadari deheman ku akhirnya meminta maaf.
muncul lah sebuah map berwarna biru di hadapan ku,ku buka isi map tersebut.
"ni adalah 'kontrak',jika kau setuju kau bisa menandatangani kontrak tersebut."ucap igor menjelaskan.
ku baca isi kontrak tersebut,bunyi dari isinya adalah.
"it maybe that such a fate awaits I'm in the near I chooseth this fate of mine own free will"
"menentukan masa depan? Tanpa paksaan? Apa maksudnya?"ucapku pada diriku sendiri,dan tentu saja aku bericara di dalam hati.
seolah dapat membaca pikiranku igorpun menjawab.
"hanya kau lah yang tau,karna kaulah yang menjalankannya"
tanpa pikir panjang ku tanda tangani kontrak tersebut.
"it maybe that such a fate awaits I'm in the near future.
and I chooseth this fate of mine own free will"
'Suzuki Minako'
"baiklah coba ku lihat kartu yang kau bawa di saku mu."ucap pemuda emo itu tiba-tiba
"maksudmu ini?"
ku berikan kartu tarot berangka 0 dan 12 tersebut,kepada pemuda itu.
pemuda itu menatap kedua kartu yang kuberikan tadi.
"anoooo you is arisato minato right?"ucapku mencari topic pembicaraan
"why you know?"ucapnya sambil terus menatap kartu.
"for someone"jawabku sambil memandang ke arah lain.
"who?"jawabnya sambil melihat kearah ku dengan wajah yang serius
aku yang melihat wajahnya tersebut membuatku sedikit blushing,karna aku merasa bahwa aku seperti sedang melihat diriku dalam versi laki-laki.
"I can't tell you!"sahutku berbisik
entah mendengar atau tidak yang jelas minato terus saja memandangi wajahku.
dengan pandangan yang serius,suasanapun menjadi hening.
dalam keadaan masih memandangiku,minato yang awalnya berekspresi serius kini berubah menjadi ramah dan tersenyum.
"here…your card"
dia mengembalikan kartu tarot itu.
kartu tarot yang awalnya
bergambar tengkorak dan berangka 12 dan bergambar seseorang dengan anjing berangka 0.
kini lebih sedikit bercahaya.
aku yang melihat kartu tarot tersebut hanya terdiam karna aku merasa ada yang aneh.
"ada apa?"sahutnya dengan muka tersenyum
"ah!? Tidak….!"
"hm….. kau mirip sekali dengan ku."
iwatodai,30 july 2025,early morning
Tok…Tok…took
"nee-chan bukakan pintu ku mohon!"
terdengar suara keita di luar,akupun segera bangun dan membukakan pintu untuknya.
"ada apa keita?"ucapku sambil setengah mengantuk
"nee-chan! Kirijo-sama,sanada-san,yamagishi-sensei,aigis mereka semua tidak ada!"sahut keita
aku yang kebingungan hanya bisa memasang muka "yang bener?" kepada keita.
"mereka meninggalkan surat ini."
"coba ku lihat".
keita memberikan surat itu kepadaku lalu kubaca isi surat tersebut.
"dear keita and minako
dengan sangat mendadak kami harus pergi,kami harus mencari seseuatu.
karna sebuah kejadian 15 tahun yang lalu terulang kembali,kami akan memberitahumu jika sudah ada waktu yang tepat.
please prepare yourself."
'kirijo mitsuru'
"kejadian? 15 tahun yang lalu?apa maksudnya ini?"sahutku
gekkoukan high school,30 july 2025,morning
"yooo….keita!"
tampak seorang pria berkaca mata menyapa keita.
"ha?"
"ku dengar yamagishi-sensei dan aigis tidak masuk hari ini ada apa?"sahut ryosuke sambil merangkul pundak keita
keita yang kebingungan hanya bisa berkata "…anooo…"
aku yang sedaritadi menggunakan earphone dan berada di sisi keitapun menjawab
"kami tidak tahu"
terlihat raut wajah ryosuke yang kaget
ryosuke:bagaimana mungkin kalian tidak tahu? Kalian kan tinggal di asrama bersama yamagishi-sensei dan aigis?
"Sudah ku bilang kami tidak tahu!"
dengan sedikit menyentak,aku menjawab pertanyaan ryosuke tersebut.
terlihat dari raut wajahnya,kaget..ya dia kaget dan hanya bida terdiam
"minako-nee"
situasipun menjadi hening,ryosuke masih saja melihat ku dengan pandangan yang bertanya-tanya.
karna situasi menjadi hening akupun sedikit kesal.
"aaaah! Kalian membuatku kesal!aku pergi!"
"ma-mau kemana? Bel baru saja berbunyi!"sahut ryosuke
"aku mau bolos!"sahutku sambil membanting pintu.
akupun pergi meninggalkan mereka berdua.
"oy..keita ada apa dengan kakakmu itu?"bisik ryosuke
"Aku tidak tahu,mungkin dia hanya sedang datang bulan saja,haha"jawab keita dengan sedikit ragu-ragu.
"Haha? Apa maksud mu dengan tertawa seperti itu?" ucap ryosuke,dia pun hanya bisa ber sweatdrop ria mendengar jawaban keita.
"akupun tidak tahu"sahut keita yang sama-sama ikut sweatdrop
iwatodai station,30 july 2025,morning
aku berada di stand takoyaki,sambil memakan takoyaki aku terus saja berbicara pada diriku sendiri.
"apa yang kirijo-sama maksud? Aku tidak mengerti! Aaah!"
Ada seorang wanita (hamil) menabrakku sehingga takoyaki yang ku pegang menumpahi seragamku.
"anoo gomen…."sahut wanita tersebut.
"ah iya tidak apa-apa"ucapku
"anoo….kau.."
wanita tersebut melihatku seperti dia pernah bertemu denganku sebelumnya.
"kau…seperti nii-san! Ta-tapi kau wanita!"teriak wanita tersebut,membuatku kaget.
"ni-nii-san?"sahut ku dengan heran
"kau sama seperti nii-san,wajahmu,rambutmu sama-sama berwarna biru,tapi kau seorang wanita."jelas wanita tersebut kepadaku
jujur saja wanita hamil ini membuatku bingung,siapa yang dia maksud?
"ma-maaf aku tidak mengerti maksud anda."
"ha? Maaaf aku berbicara seenaknya"ucap wanita itu.
wanita tersebut terus melihat wajahku,dia seperti ingin sekali memeluk ku.
"apa seragammu tidak apa-apa?"tanyanya mengganti topic
"iya tidak apa-apa"
"benarkah? Aku mohon maaf,boleh ku tau siapa namamu?"sahutnya menanyakan namaku.
aku yang ditanya langsung saja menjawabnya.
"eh?namaku Suzuki minako"
"namaku Maiko"
"anoo maaf aku harus pergi"sahutku beranjak pergi.
"tapi seragammu?"
"tidak apa-apa"
akupun pergi meninggalkan maiko,dan aku masuk kedalam toko ramen "hagakure"
"geez…seragamku"
aku mengambil tempat duduk dan memesan satu porsi besar ramen,terlihat banyak sekali pelanggan didalam toko ramen ini.
"1 porsi ramen tuna siap!"sahut pelayan yang mengantarkan makananku,
"ah..arigatou!"sahutku
"waaaah kecil-kecil makanya satu porsi besar ya"
tiba-tiba saja seseorang berkata seperti itu kepadaku,kulihat orang tersebut memiliki rambut berwarana coklat susu dan ku perkirakan umurnya sekitar 27 tahun.
"oh….kenalkan namaku amada ken"shut pria tersebut.
aku hanya terdiam saja,walau dalam hatiku sebenarnya takut (karna takut orang yang pervert ==)
"kau pasti minako kan?"tanyanya kepadaku.
"bagaimana kau tahu?"sahut ku sedikit ketus
"hm….mau tau?"
terlihat wajah ken yang tersenyum jahil,dan akupun hanya bisa diam.
"mau tau aja atau mau tau banget?"
sahutnya yang ternyata mau menjahiliku.
"lupakan!"sahutku dengan kesal
"hehe…(kau mirip sekali dengan dia)"
akhirnya kami pun pulang.
iwatodai,30 july 2025,evening
"tadaima.."
"tadaima….waaaah sudah lama aku tidak ke sini,"sahut ken seperti yang sedang bernostalgia.
"okaerii…ah…? Ken-chaan!"sapa aigis yang kaget melihat ken
"aigis…!"panggil ken
"Aigis kukira kau ikut dengan kirijo-sama?"ucapku bertanya kepada aigis
lalu keitapun bertanya kepada aigis,sembari melihat ken.
"aigis kau mengenal orang ini?"
"tentu saja aku mengenal orang ini dia juga temanku saat 2 tahun yg lalu dia juga tinggal di sini.
oh ya aku kembali ke sini karna disuruh kirijo-sama untuk menjaga kalian."jaawab aigis dengan semangat.
"sama sepertiku.."ucap ken secara tiba-tiba
"menjaga kami..?"
aku bingung apa yang di maksud aigis.
ken mendekati keita mereka saling berpandangan,ken tersenyum dan memegangi kepala keita.
"waaaah ternyata kalian kembar ya!mukanya mirip,Cuma beda kelamin,dan warna rambut saja!"ucap ken
keita yang melihat sikap ken hanya bisa ber sweatdrop ria.
ken yang menyadari sikap keita tersebut,akhirnya memperkenalkan diri di depan keita.
"oh ya namaku amada ken"
"Suzuki keita desu…"jawab keita dengan muka yang dingin seolah tidak bersahabat.
"yourishiku (tak ku sangka mereka kembar,yang mana yang memiliki potensial? Si cewek ponytail berambut biru ini? Atau si cowo berambut acak-acakan berwarna coklat ini?)"sahut ken dengan ramah tamah.
ken's room,30 july 2025,late night
terlihat ken berada di sebuah kamar,sepertinya sedang menelepon seseorang.
"aku sudah sampai di asrama,tak ku sangka mereka yang mana yang memiliki potensi?"sahut ken kepada seseorang yang di telepon
"kami masih belum tahu yang mana yang memiliki potensi."sahut seseorang di sebrang sana
"…"ken hanya bisa terdiam
"kau masih menggunakan suppressant ?"Tanya seseorang yang di sbrang sana.
pertanyaan itu membuat ken diam sesaat.
"….? Iya aku masih meggunakannya"ucapnya membuka suara
"mengapa?"sahut lawan bicara ken
"aku tidak tahu"sahut ken dengan mudahnya
"tapi-"kata-kata orang yang di telepon di potong oleh ken yang berkata.
"aku tau"
"….baiklah ku mohon kau untuk menjaga mereka,dark hour telah kembali lagi"
"wakatta…mitsuru-san"sahut ken
flip….
ken menutup handphone nya.
dan merebahkan dirinya kekasur.
"jika arisato-san dan shinjiro-san masih hidup mungkin aku sudah di marahi karna menggunakan suppressant…..ha…ha.."
ken berbaring di atas kasurnya,sambil melihat jari-jari tangannya.
"tapi semakin lama tubuhku sudah tidak kuat untuk menggunakan suppressant"
"haruskah aku terapi untuk tdk menggunakan suppressant lagi?
tapi apakah aku rela kehilangan persona ku?"
ken diam sesaat,dia terus berfikir tentang pilihannya tersebut.
"lebih baik aku pikirkan lagi !"
sahutnya sembari menutupi tubuhnya dengan selimut
minako room,30 july 2025,late night
"fuaah!...cukup sudah tugasku hari ini! Sekarang waktunya tidur!"
aku merebahkan diriku di langit-langit kamar,ku mencoba mentup mata namun tidak bisa.
"tidak bisa tidur anak muda?"
tiba-tiba terdengar suara kakek-kakek yang sepertinya ku kenal.
"…? Igor?"
kulihat igor sedang duduk di kursi dekat meja belajarku,dia berpakaian seperti biasa dan memegangi buku tebal berwarna biru.
"kenapa kau bisa masuk?"ucapku
"tentu saja aku bisa masuk karna aku berasal dari mu"sahutnya.
"dariku?"
aku tidak mengerti apa yang di maksud igor.
"sepertinya kau akan mendapatkan sebuah kejadian yg tak terduga."ucapnya dengan misterius.
"kejadian tak terduga?"gumamku
"itu akan terjadi besok."
"kejadian seperti apa kah itu?"tanyaku yang penasaran
"aku tidak bisa memberi tahumu"
igor lalu melemparkan sebuah buku tebal berwarna biru tersebut kepada ku.
ku buka buku tersebut namun yg kulihat hanyalah kosong.
"buku apa ini? Kosong sekali"sahutku sambil terus membuka halaman buku.
"kau belum dapat melihat isi halaman tersebut karna kau belum membangunkan kekuatanmu."sahutnya sembari melihat jendela
"kekuatan?"
aku kebingungan apa yang di maksud igor.
"hold on this"
tiba-tiba munculah sebuah kunci berwarna biru velvet di hadapan ku.
"'till we meet again"
igor menghilang dari kunci yang igor berikan padaku
"bentuknya unik tapi….
seperti ada sesuatu yg misterius dari kunci ini."
iwatodai,31 july 2025,early morning
aku turun dari lantai dua (asrama cewe) untuk ke loby asrama.
setelah kuturun ku lihat ken sedang menyiapkan sarapan untuk kami.
"amada-san.."panggilku
"panggil saja ken-kun biar terlihat sedikit lebih akrab"sahutnya sambil memotong roti
"oh?ken-kun kau bisa memasak?"sahutku kagum
ken tersenyum,entah kenapa aku merasa ingin mencubit pipinya saat tersenyum seperti itu.
"tentu saja aku bisa memasak,oh ya sesudah sarapan biarkan aku yang mengantar kalian ke sekolah."ucapnya
jujur perkataanya tersebut seperti seorang ayah yang mau mengantarka anaknya kesekolah *plak
"ti-tidak usah! Lagian kan jarak asrama ke sekolah hanyalah seperti dari iwatodai station ke paulownia mall saja."sahut ku sambil mengayunkan tangan.
"tapi kalian menggunakan bus kan?itu sama saja mengeluarkan ongkos"ucapnya sambil duduk di kursi makan
keita yg dari tadi sudah turun dan memakan sarapanya ikut berbicara.
"memangnya ken bisa menggunakan kendaraan?wajahmu saja terlihat sangat terawat,cantik kaya perempuan."
"lancang sekali kau berbicara!"
aku memukul kepala keita hingga ia kesakitan,ken yg melihat kejadian tersebut hanya bisa tersenyum kecut.
"aw…..ya sudah lebih baik kita di antarkan oleh ken saja"sahutnya
"keita..!"sahutku.
sebenarnya maksudku adalah untuk mengentikan nya agar tidak berbicara terus.
"ha?"sahutnya seperti orang dungu *plaak
"lebih baik kalian bersiap-siap kita akan berangkat."sahut ken
akhirnya kami diantar oleh ken ke sekolah menggunakan mobil.
gekkoukan high school,31 july 2025,morning
"kita sudah sampai."ucap ken dengan semangat
"arigatou ken-kun "ucapku sambil keluar dari mobil.
"iya..pulang sekolah nanti akan kujemput kalian"sahutnya
mendengar perkataanya tersebut membatku menjadi panic.
"ah!...ti-tidak usah!"
namun dengan mudahnya keita berkata.
"tidak apa-apa kok nanti kami tunggu di sekolah"
"baik lah klo begitu aku pergi dulu."
ken pun pergi meninggalkan kami,ku lihat keita sepertinya dia mulai akrab sekali dengan ken.
"minako-nee"
tiba-tiba keita itu membuatku kaget
"i-iya?"sahutku dengan ragu-ragu
"nee-chan menyukai ken kan?"
tiba-tiba keita berkata seperti raut wajahnya yang serius seolah tanpa basa-basi.
"ti-tidak! Tentu saja tidak! A-aku kan menyukai ryosuke."sahut ku dengan sedikit berteriak dan tentunya ragu-ragu
keita hanya terdiam,suasana sangat menyeramkan bagiku.
"lebih baik kita masuk kedalam yuk?"sahutku mengalihkan pembicaraan.
"minako-nee"keita pun memanggil ku lagi
"hm?"
"ku harap jangan sampai kau menyukai ken,karna aku tidak ingin melihat kau sedih."
aku hanya terdiam karna aku tidak tahu harus berkata apa,jujur aku sedikit menyukai ken tapi umur kami berbeda jauh jadi….tidak mungkin
keita dan aku pun memasuki kelas dan memulai pelajaran seperti biasa.
gekkoukan high school,31 july 2025,lunch time
aku berada di koperasi sekolah (kopsis) untuk membeli melon bread,ku lihat sekeliling bangunan sekolah yang katanya tidak pernah di ubah,lalu ku duduk di tangga sambil menikmati lingkungan lobby sekolah.
"sekertaris minako!"
"ya?"
seseorang memanggilku ternyata dia adalah bendahara OSIS sekaligus senpai ku,makuzi ichigo
"hari ini ada rapat,kau bisa datang kan?"sahutnya
"akan ku usahakan"
"baik lah kalau begitu"ucapnya
ichigo-senpai pergi meninggalkanku.
namun aku memanggilnya lagi.
"senpai tunggu!"
"ada apa?"tanyanya
"memangnya hari ini ada apa? Sampai ada rapat mendadak?"sahutku
"katanya menyangkut pemilihan ketua OSIS"jelasnya
"hm…baiklah"sahutku mengerti
"ku tunggu ya kau di ruangan"ucapnya sambil melambaikan tangan kepadaku.
"baik!"sahutku sambil melambaikan tangan juga,
gekkoukan high school,31 july 2025,after school
terlihat keita menunggu seseorang,sambil melihat jam tanganya.
"kemana ken kok lama?"
tiba-tiba ken datang menjemput keita.
"maaf membuatmu menunggu!"
ken yang melihat keita hanya sendiripun bertanya kepada keita.
"kemana minako?"
"dia bilang ada rapat mendadak jadi dia akan pulang telat"jawab keita sambil memainkan handphone
"begitu….keita lebih baik kita jalan-jalan saja bagaimana?"Tanya ken
"baik kita main game panic?"sahut keita
"baiklah…"
mereka pun pergi untuk bermain di game panic.
gekkoukan high school,31 july 2025,late night (11.30)
"wuaaaaah tak terasa udah jam segini rapatnya lama banget ya kaya operasi besar aja."teriak ryosuke sembari meregangkan badannya
aku hanya mengganguksambil berkata "hm…"
pada saat ini aku dan anak-anak student council baru beres rapat,namun yang lainya sudah izin pulang dan hanya tersisa aku dan ryosuke.
"kita pulang bareng saja ya? Lagian bahaya kan kalau wanita pulang sendiri malem-malem"sahutnya setelah melihat jendela
"baiklah"
kamipun berjalan keluar sekolah.
"wuaaaah liat bulannya! sugooi!"sahut ryosuke sembari melepas kacamatanya.
"hm…?"
aku melihat apa yang di maksud oleh ryosuke
"Itu ya yang di namakan full moon?"tanyaku
kulihat bulan yang begitu bulat dan terangnya,lalu kulihat jam tanganku ternyata sudah pukul 11.45
"sudah hampir tengah malam lagi"bisik ku dalam hati.
kami berjalan perlahan,di tengah malam.
lalu ryosuke bercerita.
"menurut orang-orang,sekitar 25 tahun yang lalu ada sebuah kejadian,di mana setiap jam 12 manusia berubah menjadi peti mati,dan hanya orang-orang yang akan mati saja yang tidak berubah."
"mengapa begitu?"tanyaku sedikit penasaran.
"karna katanya orang-orang yang tidak berubah menjadi peti mati akan di makan oleh monster,tapi ada juga yang selamat namun dia akan menjadi seperti orang gila,klo tidak salah itu di sebut apathy syndrome."jelasnya
aku yang mendengar cerita ryosuke hanya bisa tersenyum sambil berkata
"seperti anak kecil saja."
"Kau tidak percaya padaku?"tanyanya
"tentu saja aku tidak percaya mitos konyol seperti itu."ucapku
"haaa kau ini memang berbeda dari adik mu ya,sepertinya kita harus berpisah sampai sini,sampai jumpa besok ya!"
sahut ryosuke kami pun berpisah,kulihat jam tanganku.
"sudah pukul 11.55 aku harus cepat pulang sebelum asrama di kunci".
aku pun melanjutkan perjalanan pulang tanpa melihat sekeliling.
11.56
11.57
11.58
11.59
00.00
"huh!?..."
bulan menjadi hijau,lampu-lampu di sekeliling padam tak ada yang menyala,terlihat ada bercak darah di sekeliling jalan.
"ada apa ini?"
ku lanjutkan perjalananku tak ku sangka aku menabrak sesuatu.
"!? Apa ini!?"sahutku setengah berteriak karna melihat sesuatu yang kutabrak tersebut.
di depanku kini terlihat sebuah peti mati berukuran seperti manusia.
"apa yang di katakana ryosuke menjadi kenyataan? Tapi itu kejadian 25 tahun yang lalu!"ucapku setengah berbisik
'kresek….kresek….'
ku dengar suara dari sekitar ku,ku coba menenangkan diri.
"hah…hah…hah…*glump*siapa?"sahutku sedikit ragu-ragu
'kresek….kresek…..'
masih ku dengar suara tersebut.
ku coba tuk mencari sosok dari suara tersebut namun….
"hah!?"
iwatodai,31 july 2025,dark hour (?)
terlihat ken sedang,berada di sebuah ruangan sambil memegangi sebuah walkie talkie (?)
walkie talkie dialog
ken:aigis…! Apa kau menemukan minako?
aigis voice:ti-tidak aku tidak da-pa-t menemukan minako,ta-api ken!
ken:ada apa!?
aigis voice:jaga dirimu! Karna ada 2 shadow yang akan menuju ke asrama mereka ber-arcana fortune dan hanged man!
ken:mengapa tidak kau lawan?
aigis voice:aku ti-tidak bi-sa! Mereka sangat banyak dan aku sekarang sedang melawan yang besarnya! Kyaaaa!
ken:aigis! Aigis jawab aku!
ken tidak dapat mendengar lagi suara aigis melalui walkie talkie.
'took..toook..gebrak! goaaaar…goaaaaaar'
terdengar suar yang sepertinya akan mencoba menggebrak pintu depan asrama.
"sial mereka sudah sampai disini lagi!"gerutu ken
ken pun menyiapkan sebuah pistol yang ada di dalam sakunya.
"sudah 15 tahun aku tidak menggunakan evoker ini."sahutnya di depan pintu
'ckrek…'
'cring…'
"it's show time!"
'doooor….!'
keita's room,30 july 2025,dark hour
karna keributan yang terjadi di lantai bawah,keita yang awalnya tertidur menjadi bangun karna suara bising.
"ha!?...suara apa tadi?seperti suara pistols"
sahutnya sambil bangkita dari kasur.
"apa sebaiknya aku keluar saja?"
keita pun meraih knop pintu kamarnya mencoba membuka pintu kamarnya.
"aah! Tidak! Ken bilang jika mendengar sesuatu jangan keluar dari kamar!"
namun tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya.
'took….took…..took…'
suara tersebut membuat keita kaget.
"HAAA! Siapa itu!?"
"bukakan pintu cepat!"sahut seseorang di balik pintu
"tidak! Sebutkan dulu kau siapa?"
keita yang ketakutan berdiri di depan pintu sambil memegangi sebuah gunting dan cutter.
"aku ken! Cepat bukakan pintu!"sahut orang tersebut yang ternyata ken.
"ken?"
"cepat bukakan pintu!"teriak ken
"ba-baiklah!"
keitapun membukakan pintu,dan benar saja ken sudah ada di depan pintu dengan kondisi tangan kiri yang cedera.
"kau kenapa?"sahut keita
"tidak ada waktu untuk menjelaskannya cepat kita harus keluar dari sini!"jelas ken
"tapi ada apa?"
ken tidak menjawab pertanyaan keita,mereka langsung menuju ke tangga.
'goooar…gooooar'
"sial! Mereka sudah di lantai 2"gerutu ken
"sebenarnya ada apa ini!?"ucap keita kebingungan
karna terpaksa ken menjawab pertanyaan keita dengan seolah-olah perkataan kepada anak kecil.
"ada 2 orang penjahat di bawah kita harus melarikan diri!"
"melarikan diri kemana? Kita tidak mungkin bisa kebawah lagi!,dan….dan gedung ini hanya sampai berlantai 3!"jelas keita
"dan kita ada di lantai 3"sambung ken
ken berusaha untuk mencari jalan keluar,hingga akhirnya.
"kita keluar lewat jendela itu!"
ken menunjuk sebuah jendela yang permanent (gak bisa buka tutup)
keita yang melihat jendela yang dimaksud hanya bisa berkata
"kau serius?"
"aku selalu serius itungan ke 3 kita melompat!"
ken memeluk keita dari belakang tangan kirinya memeluk bagian bahu keita,dan tangan kananya memeluk bagian lengan dan perut keita.
"1…2….3!"
"hei apa tunggu! Ah!"
merekapun melompat dari lantai 3.
'bruuuk….!'
"ukh….!"
"um…..ken! daijobu?"sahut keita yang melihat keadaan ken
"ekh….daijobu…"sahut ken
"maaf aku telah menindihmu"ucap keita memohon
"tidak apa-apa sekarang lebih baik kita mencari aigis dan minako!"jelas ken
"baik!"
moonlight street,30 july 2025,dark hour
aku melihat sesosok mahluk yang sangat aneh,mahluk tersebut seperti hantu sadako namun dia keluar melalui sebuah guci dan memiliki angka VII.
"mahluk apa itu?"ucapku ketakutan
mahluk tersebut mendekat kepadaku,tanganya menjulur ke depan seolah ingin menangkapku.
"ka-kaki ku kenapa tidak bisa ber-bergerak!?"
aku berusaha untuk berlari namun kakiku tidak bisa bergerak.
mahluk itu terus mendekat lagi dan lagi,aku yang pasrah hanya bisa diam dan menutup mata,tiba-tiba
"you bastrad!"
terdengar suara seseorang yang sepertinya ku kenal.
ku beranikan untuk membuka mata,dan yang kulihat sekarang adalah sanada-san,dia melawan mahluk tersebut dengan katana di tangan kirinya.
"mahluk yang kau lihat saat ini kami sebut dengan 'shadow' 15 tahun yang lalu,kami melawan mereka hingga akhir."jelasnya
"15 tahun yang lalu….itu tahun 2010!"teriak ku
sanada-san masih terus melawan mahluk tersebut,dengan sigapnya dia menusuk shadow tersebut,dan shadow tersebutpun down.
'gooooooaaaaaaar'
"dia berteriak"
aku melihat dengan kagum aksi dari
"tidak! Dia memanggil kawannanya!"sahut sanada-san
benar saja apa yang sanada san bilang,tak lama shadow tersebut berteriak,munculah satu ekor shadow, berbantuk seperti raja kerdil berwana merah.
"ada lagi!?"kagetku
"minako sembunyi di belakangku cepat!"perintah sanada-san
shadow tersebut mengangkat tongkatnya dan berputar-putar,setelah shadow tersebut melakukan hal itu,munclulah 2 buah shadow baru.
shadow baru itu berwujud singa.
"dia mensummon yang baru,tetap lah di belakangku!"
tiba-tiba sanada-san berlari mendekati salah satu shadow tersebut,sambil mengangkat katananya
"hyaaaaaa!"
'praaang…..!'
"sanada-san!"teriaku
kulihat serangan akihiko dapat di tangkis oleh shadow tersebut sehingga akihiko jatuh terpental.
dan katana yang sanada-san pakai kini ada di hadapanku.
"uhk….!"
sanada-san pun mengeluarkan pistol dari dalam jasnya,dia pun mengarahkan sasaranya kepada shadow berangka VII.
'doooor!'
sasarannya kena! Namun itu tidak mempan bagi shadownya.
salah satu shadow singa mengangkat tangannya di hadapanku,aku yang sudah tidak bisa apa-apa hanya bisa pasrah,sambil memegangi katana yang tadi terjatuh di hadapanku.
"minako lari!"ucap sanada-san yang melihat shadow tersebut akan menyerangku
telat,shadow tersebut mengeluarkan jurus rampage,dan alhasil aku terpental jauh.
"uhk…!"
aku berusaha lihat dari kejauhan sanada-san masih terlentang dengan lemas .
"aku ti-tidak bi-sa terus begini!"
aku bangkit ku coba tuk berdiri,aku melangkah mencoba untuk mendekati shadow tersebut.
baru 2 langkah aku berjalan tiba-tiba ku mendengar suara yang misterius.
"I am thou"
"thou art I"
"thou art the one who will open the door,"
"the one who will open the door you said?"sahutku
aku tersenyum dengan sinis,tiba-tiba saja muncul sebuah kartu berangka 0 di hadapanku.
"the one will open the door it's me!"teriakku
ku sobek kartu yang ada di hadapanku tersebut.
"I am thou"
"thou art I"
"I am Orpheus master of string"
setelah ku sobek kartu tersebut munculah sesosok monster yang dia sebut "Orpheus"
"itu persona minato…"ucap sanada-san
ku arahkan tangaku ke pada shadow raja kerdil tersebut.
seperti yang sudah terlatih Orpheus terbang siap menyerang shadow raja kerdil itu dengan harpa di tanggannya.
'jleb..!'
'koaaaaaaar!'
"aaaaaaaaah!"
ternyata raja kerdil tersebut berhasil menusuk kepala Orpheus,aku berteriak kesakitan begitu pula dengan Orpheus.
"minako!"teriak sanada-san
"aaaaaaah!"aku berteriak karna kesakita.
begitupun dengan orpheus
'koaaaaaaar'
Orpheus yang berteriak memegangi kepalanya,tiba-tiba kepalanya meledak
"o-orpheus..!"sahutku
di dalam sebuah ruangan yang gelap terlihat seorang pemuda berambut emo,pemuda tersebut mengangkat tanganya,dan mengelus sesuatu.
"ini saatnya kau keluar thanatos."sahut pemuda tersebut.
dari sisa badanya tersebut muncul tangan yang keluar melalui lehernya,tangan tersebut merobek seluruh badan Orpheus seperti kupu-kupu keluar dari kepompongnya.
"tha-thanatos!?"sahut sanada-san dengan nada yang kagum
sesosok persona yang keluar mempunyai seperti peti mati yang mengellilingi bagian belakang tubuhnya.
aku yang terdiam melihat mahluk tersebut,
hanya bisa tersenyum dengan sinis,ku arahkan tanganku ke arah shadow berada.
sama seperti Orpheus tadi thanatos pun terbang untuk menyerang shadow tsb.
"hahahahaha…rasakan ini…hahahahaha…"entah mahluk apa yang masuk kedalam diriku.
aku seperti sudah lepas control,seperti orang gila.
thanatospun mengangkat kedua tanganya,dari kedua tanganya muncul 3 buah (gak tau bola) cahaya ,3 buah cahaya tersebut berkumpul menjadi satu dan jatuh ke bawah seperti bom atom.
"me-megidolaon…"sahut sanada-san
karna skill megidolaon yang di keluarkan oleh thanatos membuat cahaya yang terang sehingga terlihat silau,aku hanya bisa menutup mata dengan lenganku.
'duaaaaaaar…!'
terdengar suara ledakan yang di sebabkan oleh skill megidolaon tersebut.
ledakan tersebut membuat ku sedikit terjatuh.
"minako-nee~!"
ku dengar suara keita,ku coba untuk bangkit.
"minako!"
aku kembali mendengar suara,namun itu suara ken.
aku berusahan untuk berdiri,walau berat di rasa.
cahaya yang menyilaukan itu sedikit-demi sedikit menghilang.
ku lihat 3 sosok orang menghampiriku.
"thanatos"kataku sambil melihat keatas.
thanatos berada di atasku,dia melihat kearahku.
dan kembali masuk kedalam tubuhku.
"minako-nee!"
"minako!"
"minako!"
kulihat orang yang memanggilku,ada ken, keita dan sanada-san.
mataku terasa berat,badanku terasa sakit, namun dengan semangat aku memanggil mereka.
"minna!"teriakku sembari melambaikan tangan,walaupun aku tidak menghampiri mereka.
dengan perlahan mataku mulai tertutup.
terasa badanku mulai kebawah seperti akan terjatuh.
hingga akhirnya…
'bruuuk…!'
TO BE CONTINUED
After writing.
Herdiany-kun:Yap! Akhirnya! Chapter 3 up!
minato:yo!
herdiany-kun:huaaa bentar lagi UTS,tantangan fic humor belum di bikin, bisa-bisa jadi babu niiih!
minato:sabar ya author
herdiany-kun:huaaaaa minato-nii apa yang harus ku lakukan!? *peluk* (cari kesempatan dalam kesempitan *plaaak)
minato:eh? Her-herdiany-kun! *panic*
herdiany-kun:(dlm hati:ternyata enak juga di peluk ma minato xP *plaaaak*)
minato:herdiany-kun…le-lepaskan! *blushing* #cieeeeeblushing :p
herdiany-kun:*lepas* *manyun-manyun uchuld *wtf*
minato:*sweatdrop* eh….jangan manyun nanti di bantuin bikin fic humornya *ngusap pala author*
herdiany-kun:jangan usap-usap ea! *napa jadi alay?*
minato:apa sih maunya tuh anak! *diem di pojok sambil nyakar-nyakar tembok*
Character
Sanada Akhiko
name:sanada akihiko
age:32 years old
sanada akhiko adalah seorang atlet boxing,menurut gossip dia sudah menjadi tuan kirijo.
dulunya dia seorang persona-user,tapi karna factor umur dia sudah tidak memiliki persona lagi.
author menggambarkan bahwa akihiko ini lah yang akan menjadi 'panutan' bagi minako dan keita.
Kirijo Mitsuru
name:Kirijo mitsuru
age:32 years old
seorang pemilik kirijo grup dan kepala gekkoukan high school.
sama seperti akhiko,dulu dia seorang persona-user namun karna factor usia dia bukan persona-user lagi.
pada awalnya mitsuru pergi meninggalkan minako dan keita tanpa memberitahu apa tujuannya,namun dia memeberikan surat kepada si kembar bahwa dia mencari penyebab terjadinya kejadian 15 tahun yang lalu.
disini author bikin si mitsuru merasa bersalah dan berharap si kembar tidak mengalahkan shadow-shadow 12 arcana yang akan datang.
Yamagishi Fuuka
name:yamagishi fuuka
age:31 years old
seorang guru sekaligus walikelas dari minako dan keita.
dia pun sama seperti akihiko dan mitsuru.
sangat menyayangi si kembar, pada saat waktunya dialah yang pertama merelakan si kembar.
namun dialah yang akan membuat S.E.E.S kembali berkumpul dan bernostalgia.
Aegis
name:Aegis
age:31 years old (tapi tetep aja keliatan kaya 15-16 tahun ==)
sebuah android yang sudah menjadi humandroid,namun si kembar tetap tidak tahu bahwa aigis adalah robot.
aigis lah yang akan memberitahu semua kejadian 15 tahun yang lalu,siapa itu minato dan menyuruh si kembar agar membunuh si pengantar tersebut,karna dia tidak mau ada yang hilang.
Amada Ken
name:Amada Ken
age:27 years old
seorang persona-user yang seharusanya tidak mempunyai persona lagi,namun ken menggunakan suppressant agar dia tetap mempunyai persona,alasannya masih dia sembunyikan,namun kelak dia akan berhenti menggunakannya.
keita pernah menyuruh minako agar tidak menyukai ken,karna keita memiliki perasaan yang aneh terhadap ken (yang pastinya di chapter selanjutnya akan terjawab).
mungkin segini aja dulu.
please...review
1 review 1 litter darah untuk saya :'(
