The next of great seal

Ouhayo!
balik lagi nih,sama fic yang abal dan aneh ==.
semoga pada gak bosen bacanya.

oh ya! Jangan lupa klo udah baca review ya!
1 review 1 litter darah buat Herdiany-kun.
tapi Herdiany-kun gak maksa para reader buat ngereview.
so…tenang aja :p.

note:persona 3 dan persona 4 hanya milik atlus,jika mereka milik Herdiany-kun,udah Herdiany-kun bikin minato pacar Herdiany-kun! WAKAKAKA #didemofansminato.
tapi sayangnya persona bukan punya Herdiany-kun TT_TT


warning:
dalam cerita ini hanyalah sebuah fiksi dan rekayasa,jika ada kesamaan dalam
cerita mau itu alur dan di sebabkan oleh ke tidak sengajaan.
-
?,?,?

aku terbangun,ku lihat sekeliling
sepertinya ku kenal tempat ini.

"selamat datang anak-ku"
tiba-tiba terdengar suara kakek-kakek yang ku kenal.

"i-igor?"tanyaku.

pandanganku masih sedikit kabur,ku kucek mataku,
perlahan pandanganku mulai kembali normal.

"ini….lift yang waktu itu kan?"tanyaku dalam hati.

benar apa yang ku lihat,sekarang aku berada di dalam lift.
aku duduk di kursi yang berbentuk seperti harpa.

"ini bukan lift anak-ku tapi ini velvet room"sahut igor ternyata ia membaca pikiranku.

Aku hanya terdiam ku lihat di dalam velvet room hanya igor seorang.
akhirnya aku pun bicara.

"tadi..apa yang telah aku lakukan..?"

igor memandangiku sesaat.
"kau telah berhasil membangunkan kekuatan yang sudah lama tidak di bangunkan."
ucapnya dengan menekankan kata 'kekuatan'

"kekuatan yang sudah lama tidak dibangunkan? Memangnya ada seseorang yang lebih dulu memilikinya?"sahutku sedikit bego *plak

reaksi yang di berikan igor seolah tak mendengarku,dia langsung saja bertanyakan hal yang lain.

"soal buku tebal berwarna biru yang waktu itu ku berikan padamu."ucapnya yang jelas sekali mengalihkan pembicaraan.

"buku itu sebentar lagi akan terisi dan dapat kau lihat."sahutnya

"terisi?"tanyaku yang kebingungan

"ya buku itu akan terisi dengan social link mu dan social link tersebut dapat menambah koleksi persona mu"sahutnya dengan singkat dan padat.

"apa itu social link? Dan persona?"tanyaku kebingungan.

igor terdiam sesaat,menatap mataku dengan dalam.

"dalam sekali dia memandangiku…tapi…pandanganya sama seperti pandangan aigis"batinku

"social link adalah ikatan atau hubungan antara dirimu dengan orang lain jika social link mu sudah mencapai maksimal kau akan mendapatkan kekuatan yang baru.kekuatan yang kau sebut Orpheus dan thanatos itu di sebut persona "jelas igor

aku hanya terdiam,berusahan mencerna semua perkataan igor.
ku lihat sekeliling velvet room,tak ada sosok arisato.

"ano…minato?"
tanyaku sedikit berbisik.

"bukanya dia sudah menjadi sebagian dalam dirimu?"tanyanya balik

aku tidak mengerti apa yang di maksud igor,aku hanya bisa mengangkat sebelah alis.

"dia sudah memasuki dirimu dari awal kau itu belum 100% semuanya"jelas igor

"100% belum semuanya? Apa maksudnya?"tanyaku

"maksudnya adalah dia baru memberikan nyawanya kepadamu setengahnya hm…mungkin bisa di lihat dariwajah kalian yang mirip,warna rambut,Sifat seperti itu dan itu yang di sebut reinkarnasi"jelas igor.

mendengar penjelasan igor aku hanya bisa melihat bayangan wajahku di handphoneku

"tapi jika dia memberikan semua nyawanya kepadamu…"ucapan igor terhenti sampai disitu.

terlihat raut wajah igor yang sedih,matanya sedikit menutup.
setengah berbisik dia berkata..

"maaf kan aku…sebaiknya kau kembali karna banyak yang mengkhawatirkanmu"

tiba-tiba sebuah cahaya menyilaukan mataku,secara refleks aku menutup mata karna silau cahaya tersebut.

Iwatodai Memorial Hospital,10 agustus 2025,afternoon

'piip…piiip…piip…piip'

aku membuka mata,kurasakan aku sedang tertidur di sebuah kasur yang empuk,perlahan mataku tebuka,kulihat sekitar tempat yang asing bagiku.

"…!?minako-nee sudah bangun?"sahut keita yang baru memasuki ruangan.
terlihat ada seseorang di belakang keita.

aku hanya terdiam,karna aku masih berusaha mengumpulkan nyawa.
"oy!suzuki-san!"sahut ryosuke menyapa ku yang berbarengan dengan seseorang di belakang.

"ryosuke…takeshi..?"

yap seseorang yang berada di belakang ryosuke adalah takeshi teman sekelasku di sekolah.

"o-hai"sahut takeshi

"keadaanmu sudah baikan Suzuki-san?"Tanya ryosuke kepadaku.

aku hanya tersenyum kepadanya,kulihat dia membawakan bunga dan kotak kue (sepertinya)

"oh ya kami membawakan bunga tulip dan kue strawberry short cake kesukaan mu"sahutnya sembari meletakan di meja samping kasur ku.

"arigatou…avi "sahut keita.

"anoo…"sahut takeshi secara tiba-tiba

"ada apa takeshi-kun?"sahutku

terlihat takeshi sedikit terdiam,akupun mengubah posisi ku menjadi duduk./

"bolehkah aku permisi dulu?"sahutnya

"aku kira ada apa ya tidak apa-apa"sahut ryosuke

takeshi pun keluar dari ruangan ku,aku mebuka kue dan memotong kue yang di berikan ryosuke.

"hai!...ini untuk mu ryosuke-kun!"sahutku seraya memberikan potongan kue kepada ryosuke.

"ha? Kenapa? Kau kan yang harus makan ini"tanyanya

aku terdiam,sedikit blushing sebenarnya dengan malu-malu aku menjawab.

"ka-karna kau su-sudah mau me-menjenguk ku"

"ehm…ciee (cause i'm envy)"ledek keita dengan muka yang sedikit marah

"ba-baiklah arigatou… itadakimastu!"sahut ryosuke seraya memakan potongan kue yang ku berikan

aku hanya bisa tersenyum,aku merasa bersyukur aku menyukai orang ini.

pip…ppipppp….piiiiiiip…..

tiba-tiba handphone keita berbunyi

"maaf aku keluar dulu"sahut keita seraya mengangkat telfon

aku hanya bisa melihat keita keluar,lalu setelah dia keluar aku melihat ryosuke yang masih asik memakan kue.

"anoo ryosuke-kun…"
sahutku.

ryosuke hanya melihatku dengan mengangkat kedua alisnya/

"sekarang tanggal berapa?"Tanya ku

"tanggal 10 agustus"sahutnya

aku terkejut,aku meraih handphone ku yang berada di atas meja.

"be-benar!berarti Sudah 10 hari aku tidur!?"kagetku…
"hehehe ternyata kau tukang molor juga ya"sahut ryosuke sambil ber sweatdrop ria

"memang aku tukang molor sih"bisik ku

aku terdiam ku lihat jendela langit terlihat cerah.
sebenarnya aku ingin sekali menanyakan apa yang terjadi padaku pada malam itu,karna aku tidak bisa mengingat apa-apa.

"ng..suzuki-san apa kau ingat saat kejadian malam itu?"tanyanya

aku hanya dapat melihat raut wajahnya,terlihat dia menunggu jawabanku.

"aku tidak ingat,yang aku ingat hanyaa saat bersamamu dan..kita…berpisah lalu la-langit hijau?"jawabku yang malah seperti bertanya balik.

"begitukah".jawabnya dengan nada yang sedih

DRUAAAAR!

"Nee-chan~ kata dokter hari ini kau boleh pulang!"teriak keita mengagetkan ku dan ryosuke.

"avi…tolong bawa minako-nee ke kepala sekolah ya dia sudah menunggu! Aku tidak mau tahu bagai mana caranya! Mau itu pake kursi roda atau pun di gendong! Asalkan kau tidak mesum!"sahut keita sembari jari telunjuknya berada di depan muka ryosuke.

"ke-kenapa kau ini?"Tanya ryosuke yang ber sweatdrop

aku pun hanya bisa bersweatdrop melihat tingkah lakunya yang aneh.

"aku akan membereskan barang minako-nee dulu kalian duluan saja"sahutnya

"baiklah…suzuki-san apa kau bisa berdiri?"tanyanya kepadaku

"biar ku coba"sahutku seraya bangun dari atas kasur

aku mencoba untuk berdiri,terasa sakit di kakiku namun aku tahan.
"ini kursi roda kau duduk saja"sahut nya sambil membantuku untuk duduk

"sa-sakit….!"jeritku kesakitan setelah duduk

"ma-maaf"sahutnya

kami pun pergi duluan dan meninggalkan keita yang sedang membereskan pakaianku.

saat baru akan menaiki lift,kepalaku terasa pusing.

"uhk…"

"kenapa?"

"uhk…!"

"apa sebaiknya kita lewat tangga saja?"tanyanya

aku hanya bisa menganggukan kepalaku,namun tiba-tiba ryosuke mengangkat tubuhku,
sehingga sekarang aku berada di rangkulan lenganya yang mengangkat ku.

"ryosuke-kun! Ini terlalu berlebihan!"sahutku

"huh?"

"turunkan aku!"sahutku

"tapi kita akan menuruni tangga"sahutnya

aku hanya bisa terdiam saat dia mulai menuruni tangga.

seringkali terlihat raut wajahnya yang memerah.

iwatodai memorial hospital lobby,10 agustus 2025,afternoon

"pi-pingin ga-ganti po-posisi?"Tanya nya setelah menuruni tangga.

"baiklah"sahut ku

diapun menurunkanku untuk mengganti posisi.

"uhk…"ucapku

"kenapa?"tanyanya

"ti-tidak! Tapi…"sahutku

"hm…?"gumam nya

"aku belum pernah di gendong oleh pria lain selain keita,a-aku merasa ma-malu"sahutku dengan nada yang bergetaran.

"a-akupun ba-baru kali ini menggendong wanita"sahutnya

kami hanya saling diam,hingga akhirnya kami bertemu dengan kirijou-sama dan pulang ke asrama.

iwatodai dorm (P3),10 agustus 2025,evening

karna perjalannan yang panjang aku tertidur pulas di pundak ryosuke.

pada saat kami sampaipun aku blum juga bangun.

"hei…suzuki-san kita sudah sampai"sahut ryosuke

"biarlah dia tidur,lebih baik kau bawa saja dia ke kamar nya"sahut kirijo-sama

"baik!"sahutnya

saat ryosuke akan menggendongku keita berkata.

"lebih baik aku saja yang menggendong minako-nee,kau bawakan barangnya saja yang ada di bagasi."sahut keita seraya menggendongku

karna terasa seperti ada yang menggendongku,akupun tebangun.

"o..? ohayou gozaimashita!"sahut keita kepadaku

"ohayou gozaimatsu"jawabku

ku lihat sekelilingku…

"bangunan ini…?"pikirku

"kit duduk dulu yuk"sahut keita seraya menurunkanku di atas sofa

"bangunan ini?"tanyaku

"ini bakal menjadi asrama baru kita"jawabnya

"huh…?"

TO BE CONTINUED

Herdiany-kun:Nah! Itu dia! Chapter 4! Hehehe maaf ya baru muncul :p
kan baru beres UTS sama… bentar lagi herdian-kun bakal jadi cosplayer jadi sibuk deeeh ,

minato:cieeeeeeeeeeee yang mau jadi cosplay

herdiany-kun:apa sih emo!? Pergi jauh sana! Saya sudah bisa move on dari anda!

minato:hah!? Gak mungkin!

herdiany-kun:mungkin aja! Sekarang gua lebih suka raito (death note) di bandingin lo!

minato:*mojok sambil nangis

narukami:jangan lupa review ya!