The next of great seal
Ouhayo!
balik lagi nih,sama fic yang abal dan aneh ==.
semoga pada gak bosen bacanya.
oh ya! Jangan lupa klo udah baca review ya!
1 review 1 litter darah buat Herdiany-kun.
tapi Herdiany-kun gak maksa para reader buat ngereview.
so…tenang aja :p.
note:persona 3 dan persona 4 hanya milik atlus,jika mereka milik Herdiany-kun,udah Herdiany-kun bikin minato pacar Herdiany-kun! WAKAKAKA #didemofansminato.
tapi sayangnya persona bukan punya Herdiany-kun TT_TT
warning:
dalam cerita ini hanyalah sebuah fiksi dan rekayasa,jika ada kesamaan dalam
cerita mau itu alur dan di sebabkan oleh ke tidak sengajaan.
-
gekkoukan high,11 agustus 2025,late night (11.57)
kita berada di depan sekolah,sebenarnya aku masih belum mengerti menapa harus sekolah?
"seperti yang sudah ku jelaskan kemarin tartarus betempat di sekolah yakan?"Tanya kirijo-sama
kami hanya mengangguk tanda mengerti.
"sebentar lagi"gumam sanada-san sembari melihat handphonenya
11.57
11.58
11.59
00.00
"ng…?"
"wuah…"
terlihat di hadapan kami gedung sekolah yang berubah menjadi sebuah menara yang menakutkan.
"ekspresi kalian berlebihan"ucap ku
"me-memangnya kau tidak kagum?"Tanya ryosuke
"kagum sih tapi aku tetap memasang wajah cool ku"sahutku dengan bangga.
"kalian sedang apa sih! Ayo cepat masuk"sahut sanada-san sembari sweatdrop
kami pun memasuki tartarus.
tartarus,11 agustus 2025,dark hour
"ternyata dalamnya seperti ini"sahut keita
aku lihat kirijo-sama dan ken sangat sibuk,dan hanya yamagishi-sensei dengan sanada-san saja yang menjelaskan kepada kami.
"baiklah sekarang aku ingin mencoba minako menggunaka evoker ini"sahut sanada-san.
aku pun mengambil evoker miliku,tapi sebenarnya bukan miliku soalnya di evoker tersebut tertulis nama "arisato".
karna bingung harus di bagai manakan aku pun menoleh kea rah sanada-san.
namun jawaban sanada-san hanya membentuk tanganya seperti pistol dan mengarahkanya kekepala.
aku pun mencoba apa yang di lakukan oleh sanada-san.
"…huft"
aku menghela nafas karna entah mengapa aku merasa takut.
'creek'
'drooor!'
"…?"
"…!?"
aku bingung karna tidak terjadi apa-apa denganku.
"akihiko apa kau mencoba menyuruhnya untuk menggunakan evoker?"Tanya kirjo-sama
"ya tapi"kata-kata sanada-san terpotong
"tentu saja tidak mungkin bisa! Mungkin mereka menggunakan cara lain!"bentak kirijo-sama
"a-a…ya aku ingat dia merobek kertasnya bukan menembaknya"sahut sanada-san.
aku hanya mencoba melakukannya tanpa perintah dari sanada-san
ku ulurkan tangan kananku ke depan,mencoba berkonsentrasi.
terlihat sebuah cahaya melingkariku.
"pe"
ku ucapkan kata pertama,kartu itu muncul.
"re"
kata ke dua ada angin yang begitu besar menerpaku.
"so"
Kata ke tiga cahaya yang melingkariku bertambah terang,dan kedua tanganku memegangi kartu tersebut.
"na!"
kata terakhir,ko sobek kartu tersebut dengan kedua tanganku lalu munculah Orpheus di belakangku.
"who dare call me?"
"woaaah!"kagum keita
ryosuke hanya terdiam,sama halnya dengan ken,kirijo-sama,yamagishi-sensei dan sanada-san.
"itu persona milik dia" sahut seseorang yang tiba-tiba berada di belakang kami.
ku lihat kebelakang ternyata adalah aigis.
"maaf aku terlambat"sahutnya
ku lihat ekspresi aigis,sepertinya dia sudah mengenal tempat ini lebih dulu di bandingkan dengan aku.
"ya tidak apa-apa kok aigis-chan"sahut yamagishi-sensei
kirijo-sama hanya bisa terdiam dengan mata yang berkaca-kaca melihat Orpheus.
"kalo begitu mari kita mulai."sahut sanada-san
"tapi sebaiknya aigis jangan dulu ikut"sahut ken
"mengapa?"Tanya ryosuke
"hm…apa ya? Sebenarnya ada yang ingin ku bicarakan dengan dia"sahut ken sembari mengedipkan sebelah mata.
"mencurigakan"ucapku Orpheuspun menghilang.
"ayo cepat naik ke atas tangga!"ucap ken
"hei! Leader nya siapa dulu ini teeeh!"ucap keita
semua terdiam,mungkin baru ingat
"hahaha benar juga ya lupa"sahut kirijo-sama sembari tertawa garing
kami pun hanya bisa bersweatdrop ria.
"hm…menurut kalian siapa yang pantas jadi leader ?"Tanya yamagishi-sensei
"dia!"sahut keita dan ryosuke serentak menunjuk ke arahku
"eh?"gumamku
"kenapa?"Tanya ken
"karna dia cewe satu-satunya kan aigis gak ikut"ucap keita
"dan dia yang punya persona pertama kali di antara kita bertiga"sambung ryosuke
"aku tidak mau"ucapku dalam hati
"baiklah kalo begitu minako kau bisa kan?"Tanya sanada san
"tidak! Aku tidak bisa!"ucapku dalam hati namun dalam kenyataan aku mengangguk.
"baiklah…kalian tetap membawa evoker tersebut,jaga-jaga klo kalian tidak bisa mengeluarkan persona dengan merobeknya"jelas sanada-san
"baik!"
block 1,thebel tartarus,11-12 oktober 2025,dark hour
"wuaaah tempat ini serem"ucap keita.
"penakut"sahutku
kami berjalan di lorong yang sepi.
"apa kalian menemukan shadow?"sahut ken
"ha? Tidak"sahutku
"bagaimana dia bisa dia berbicara dengan kita?"Tanya keita
"I donno"jawabku dengan di iringi sweatdropnya keita
'criiing…cring…'
terdengar suara seperti bel yang mendekati kami.
"suara apa itu!"panic ryosuke
"apa kalian mendengar suara itu?"sahut ken yang entah berasal dari mana
"ya kami mendengarnya"sahutku
"sebaiknya kalian cepat pergi mencari tangga atau cek point!"sahut ken yang suaranya terdengar panic
"cek point seperti apa?"Tanya ryosuke.
"ada yang mendekat!"teriak keita
terlihat sosok monster yang ukurannya sangat besar,dan memiliki kepala yang rata yang hanya ada 1 mata. (semua pasti tau siapa shadow ini dong ;) )
"CEPAT LARI!"sahut ken
aku hanya bisa menuruti apa kata ken,dan kami pun berlari.
"kami tidak dapat menemukan tangga ataupun cek point!"sahutku
namun tidak ada jawaban dari ken.
"bagaimana ini,jika kita berlari terus tidak ada gunanya dan aku takut jika keita.."ucapku dalam hati sembari melihat keita yang terlihat sangat kecapean.
"sudah cukup!"sahutku sembari berhenti.
dari kejauhan monster itu semakin mendekat dan siap untuk menembak.
"apa kau berhenti!?kau sudah gila!?"sahut suara seseorang yaitu yamagishi-sensei
"beri tahu aku sensei! Mahluk ini apa!?"ucapku
dengan posisi kuda-kuda aku siap melawan monster tersebut.
"kalian pergi saja!"ucapku pada keita dan ryosuke
"mahluk itu dulu kami sebut reaper ."ucap yamagishi-sensei
"TIDAK!"ucap ryosuke
"dari dulu hingga sekarang hanya mahluk itu yang susah di kalahkan"ucap yamagishi-sensei
"kita kan sedang berlatih! Dan kita juga harus bersama-sama melawan mahluk tersebut!"teriak ryosuke
"the reaper tidak mempunyai kelemahan"ucap yamagsihi-sensei
aku hanya terdiam tidak mendengarkan perkataan ryosuke namun mendengar perkataan yamagishi-sensei.
"jadi itu the reaper ya?"gumamku
mahluk itu semakin mendekat.
"cepat pergi"perintahku
"tidak!"bentak ryosuke
"ha…aha….ha…..!"
terlihat keita sesak nafas,aku pun semakin panic
"cepat bawa keita ke asrama"ucapku
"tidak!"
"ku mohon"
keita semakin parah sesak nafasnya,namun the reaper pun semakin mendekat
"persona!"sahutku memanggil persona dan munculah Orpheus.
ku arahkan tanganku kea rah di mana the reaper berada,dan Orpheus pu menyerang the reaper.
'craaaaang!'
terdengar suara harpa milik Orpheus dan pistol milik the reaper beradu.
"uhk…!"erangku kesakitan
Orpheus dan reaper masih terus beradu.
"argh…!"teriakku keasakitan dibarengi dengan terjatuhnya Orpheus.
"minako!"
"ne-nee-chan!"
reaper mengangkat kedua tanganya dan munculah 3 buah cahaya yang mengelilingi nya.
namun dengan tiba-tiba dia menjatuhkan ke tiga bola cahaya tersebut,sehingga terjadi ledakan.
"argh…!"
"uhk…!"
"nee-ha-chaan!"
"sial!"
tartarus,adamah block 6,dark hour
aku terpental akibat ledakan tadi,saat aku tersadar aku berada di tempat yang serba putih.
"tempat apa ini?"ucapku sembari berusaha bangun.
ku lihat sekeliling terdapat tangga menuju ke atas.
"kenapa ada tangga? Apa aku seharusnya ke atas?"gumamku
aku pun mencoba untuk menaiki tangga tersebut.
tartarus,tziah block 4,dark hour
"ng…?"ryosuke baru tersadar dari pingsannya karna tepental oleh ledakan
"ha!? Keita!?"panggil rypsuke mencari keita
"avi!"panggil keita dari kejauhan.
"ha….ha…ha…kita di mana?"Tanya keita setelah melihat sekeliling
ryosuke melihat sekeliling,dia merasakan bahwa mereka berpisah.
"nee-chan…"sahut keita dengan terisak
"kau kenapa?"Tanya ryosuke
"nee-chan tidak ada di sini…"
"benar kita tepisah"ucap ryosuke
"sebaiknya kita pergi mencarinya"ucapnya sembari melangkah
namun baru sesaat mereka melangkah.
"hiks…hiks…hiks…minako-nee"tangis keita
"bakka!"
ryosuke yang melihat keita menangis hanya bisa memukul kepala keita.
"kau ini pria! Jangan menangis! Kita pasti dapat menemukan dia!"
namun keita hanya terus menangis.
"bu-bukan begitu hiks…aku merasakan bahwa minako-nee sedang hiks…dalam masalah"ucapnya
"apa maksudmu!?"
'kresk…kresk…'
"apa itu!?"
"heh….hah…hah..ada yang datang beraura negative"ucap keita
"ha!?"
"dia mendekat!"
tartarus,adamah block 6,dark hour
'GOAAAAR'
"keita!"
aku mendengar suara shadow dari arah bawah
namun entah mengapa aku hanya mengingat keita.
'tap…tap…tap…'
aku menuruni tangga yang hendak ku naiki tadi dan berlari untuk mencari keita dan ryosuke.
'tap…tap…tap…tap…srek!'
"sial!"
benar di hadapanku muncul 2 ekor shadow ber angka V
"shadow ini kotak dan berwarna silver aku beri nama platinum dice oke!"ucapku dalam hati
terlihat shadow itu mendekatiku,dan
"Hap! Meleset"sahutku
shadow itu pun terjatuh.
aku pun merobek kartu tarot untuk memanggil Orpheus.
"maragi!"ucapku sembari mundur beberapa langkah
namun tidak seperti yang ku harapkan,ke dua shadow tersebut tidak berpengaruh terhadap serangan Orpheus tadi.
"apa!?"kagetku
tangan kananku ku arahkan kedepan,dan munculah sebuah kartu tarot death.
"change!" ucapku sembari menyobek kartu tarot itu.
'roaaaar'
yap benar aku mengganti Orpheus menjadi thanatos.
"thanatos! Mamudoon!"perintahku
terlihat sebuah lubang hitam mengelilingi 2 shadow tersebut.
"apa!?"
namun itu tidak berhasil.
"eung…!"
'doaaaaar'
ke dua shadow tersebut meledakan diri mereka,mebuatku terpental jauh tak sadarkan diri.
tartarus,tziah block 4,dark hour
"nee-chan!"ucap keita merasakan sesuatu.
"ada apa?"ucap ryosuke
"minako-nee dalam bahaya!"ucapnya
lalu tiba-tiba,datanglah satu sosok shadow yang wujudnya berupa burung gagak berangka II.
"sial…..ternyata mahluk itu"ucap ryosuke seraya mempersiapkan posisinya dengan evoker.
"aku tidak yakin kau bisa memanggil persona menggunakan evoker."ucap keita
"tentu saja bisa! Persona!"bantak ryosuke seraya memanggil persona.
'zleger…!'
hanya terdengar dan terlihat sebuah petir yang menyerang shadow tersebut.
"sudah ku duga"gumam keita
shadow tersebut hanya menerima demage yang kecil ,dari serangan petir yang di lakukan ryosuke.
'koaaar'
gagak tersebut mendekati ryosuke dan meng attack ryosuke sehingga terpental
"uhg…keita lari!"ucap ryosuke
"tapi…."
"cepat lari! Cari minako!"
keita pun berlari sekuat tenaga berusaha untuk mencari bantuan.
namun burung gagak tersebut berhasil menghalangi langkah keita,dan bersiap mulai menyerang.
"tidak!"teriak keita dengan posisi menunduk.
'craaaang!'
'koaaaaar'
keita membuka mata,dan melihat kebelakang.
ternyata dia sudah membangunkan personanya sendiri.
"hah…hah…ini personaku?"
terlihat wujud dari persona keita.
sesosok wanita yang matanya tampak tertutup oleh daun,
memiliki rambut yang panjang sampai se pinggang.
di rambutnya tersebut terpasang bando yang memiliki lingkarang (layaknya parabola XD).
persona tersebut berpakaian layaknya murid gekoukan.
namun rok dari persona tersebut sangat panjang dan di tengah-tengahnya membentuk seperti tangga.
di tangan kanan persona tersebut seperti sedang menggenggam sebuah kacamata.
dan di tangan kiri persona tersebut memegang setangkai bunga tulip putih raksaksa.
"keita!"teriak ryosuke sembari berlari kea rah keita.
"ryosuke…"
"bagaimana kau bisa menghancurkan shadow tersebut?"
"aku tidak tau"
keita pun melihat kearah personanya tersebut.
"dia erudice…"ucap keita
"erudice?"
keita pun berlari menaiki tangga erudice,dan mengunakan kacamata yang di gengam erudice .
"!?...aku dapat melihat hah… jalan dan letak shadow!"ucap keita yang terkejut mengetahui fungsi personanya adalah analisis .
"ayo kita jalan!"ucap ryosuke sembari melangkah.
"tunggu sebentar!"ucap keita
"ada apa?"
keita terdiam sejenak.
"personaku ini sangat besar bagai mana aku bisa berjalan?"ucapnya.
"*sweatdrop* kau kan bisa menghilangkan personamu dulu?"
"tapi nanti kita tersesat"
"terserahlah!"ucap ryosuke sembari meninggalkan keita.
"klo begitu…erudice!"ucap keita dan erudice pun menghilang.
"nurut juga akhirnya"ledek ryosuke
"diam kau!"
selama perjalanan nafas keita tetap saja sesak.
"kau ini asma?"Tanya ryosuke
"bukan"
"lalu?"
"lemah jantung"
"ha?"
"karna penyakit turunan dari ayah"
"maksud?"
"sebenarnya dulu aku dan minako itu selalu di bedakan oleh orang tua,minako yang selalu di manjakan seperti anak laki-laki boleh keluar bermain dengan bebas,sedangkan aku di manjakan seperti anak perempuan yang hanya boleh bermain di dalam rumah."
"lalu?"
"suatu ketika saat aku sedang bermain di luar rumah untuk pertama kalinya,datang 2 orang anak yang mau mengejarku dengan anjing yang mereka bawa."
ryosuke tetap terdiam mendengarkan cerita keita.
"hingga akhirnya minako datang untuk menyelamatkan ku,saat itu keadaanku sudah parah.
pada saat itu pula aku di rawat di rumah sakit."
"pada saat di rumah sakit aku bertanya kepada ibu,'mengapa aku lemah?' 'mengapa aku harus selalu bersembunyi di belakang minako?' tapi ibu hanya menjawab 'maafkan ibu'"
"3 hari kemudian ayah meninggal,tapi dari situlah ibu menceritakan bahwa ayah meninggal karna lemah jantung,dan aku lah yang mewarisi penyakitnya tersebut."
keitapun mulai menirintikan air mata
"waktu itu aku masih belum mengerti,karna umur kami masih 5 tahun"tangis keita.
akhirnya keita pun menangis terisak-isak,ryosuke pun hanya bisa menenangkn keita.
"pantas saja sifat kalian seperti yang tertukar"
keita pun terdiam,sepertinya dia merasakan sesuatu.
'crang!'
munculah erudice
"ada apa?"Tanya ryosuke
"ada sesuatu!"ucap keita
ryosuke pun mengambil posisi untu memanggil persona dengan merobeknya.
"persona-user!?"
"ha!"
"hai!"
"persona! Gaiao-olimpus!"ucap ryouske memanggil personanya dengan merobek kartu tarot dengan katana yang dia pegang.
"tunggu!"teriak keita
'zlegar!'
"ke-ken?"kaget ryosuke setelah melihat orang yang dia serang adalah ken
"wuaaaaaah kalian membuat ken pingsan!"ucapku yang baru datang
"tidak apa-apa aku baik-baik saja"ucapken
ku lihat persona yang di bangunkan oleh ryosuke.
sosok persona tersebut adalah wanita memiliki rambut yang panjangnya sampai lutut.
persona tersebut mengunakan dress (baju yang sama kaya aigis tapi beda warna) yang di lenganya panjang dan di roknya pendek.
wajah dari persona tersebut seperti mengunakan topeng.
sebelah kiri raut wajah yang cemberut,sebelah kanan raut wajah yang senang.
"personamu bagus"ucapku
"ayo kita pulang dan beristirahat selama beberapa hari"ucap ken.
"hah…hah…hah.."
TO BE CONTINUED
Sp-Cs:wuaaaaaaaah masih bagus gitu? Hahahah yang senpai juga masih keren ficnya *thumbs up
