Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto
Highschool DxD © Ichie Ishibumi
Serta karakter-karakter lainnya yang saya pinjam dari pemiliknya
Summary : Dunia shinobi mencapai akhir, akhir yang sebenarnya. Bukan akibat orang yang berniat jahat, tetapi karena memang dunia shinobi sudah berada penghujung usianya. Apakan masih ada cara untuk menyelamatkan seluruh manusia? Apakah mereka masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup? Naruto, sang pahlawanlah yang akan menjawabnya. . .
Genre : Sci-fi, Adventure, Fantasy, & Little bit Romance
Rate : T
Setting : AU (Alternate Universe)
Warning : Multiple Crossover, typo, OOC, Gaje, dll.
Pair : Semua Pair Canon
, September 2015
Happy reading . . . . .
Sebelumnya. . .
Hinata mengeluarkan cube berukuran kecil ditelapak tangannya. Kemudian mengutak-atik susunan cube itu.
"Koordinat tujuan kita sudah ditetapkan, kita berangkat sekarang Naruto-kun" kata Hinata. Naruto lalu menangkupkan telapak tangannya sehingga menutupi cube.
Tubuh Naruto dan Hinata perlahan pecah terurai menjadi partikel-partikel cahaya kecil dari kaki, terus keatas sehingga tubuh mereka lenyap. Kemudian partikel cahaya itu menghilang dari pandangan. Cube yang berbentuk rubik 7x7 itu telah membawa Naruto dan Hinata dalam perjalanan yang sangat jauh.
To The End of The World
By Si Hitam
Chapter 5. Arc Pencarian Harta Karun Part I.
-Pulau Mirrorball-
Sepasang suami istri baru, dengan khidmatnya tengah menikmati santapan lezat seafood disebuah restoran yang tidak jauh dari dermaga atau lebih tepatnya hanya si suami yang sangat menikmatinya. Matahari masih belum terik dan angin laut yang berhembus cukup kuat membawa hawa dingin bagi kedua orang itu.
"Kenapa hanya makan sedikit, Hinata?" tanya Naruto yang ternyata sudah menghabiskan 3 porsi salmon teriyaki, 2 posri spicy scrab dan 2 porsi sushi tei serta 4 gelas orange summer juice.
"Aku memang bisa memakan makanan laut, tapi aku tidak terlalu menyukainya, Naruto-kun. Jadi aku hanya makan sedikit. Apalagi kepiting rebus, aku tidak suka sama sekali" jawab si wanita yang baru saja meletakkan sendok makannya.
"Hm, aku tau. Pasti kau tidak ingin memakan kepiting rebus karena masih bersaudara denganmu kan, Hinata?" kata Naruto percaya diri beserta cengirannya.
"Maksudmu? Bersaudara bagaimana?" Hinata menatap lekat pada Naruto, dia sama sekali tidak paham.
"Karena warna kepiting rebus sama dengan warna pipimu jika aku melakukan hal seperti ini. Hihihiii" Naruto menggombal, kemudian dia mengusap sudut bibir Hinata yang terdapat sedikit sisa makanan dan tak lupa pula mendekatkan wajahnya yang dihiasi senyum sehangat mentari.
Sontak wajah putih Hinata memerah, mirip sekali dengan warna kepiting yang berubah warna menjadi merah ketika direbus. "Mouu, jangan menggodaku di tempat seperti ini, aku malu. Kita dilihat banyak orang tuh" Malu-malu mode: On, Hinata menundukkan kepala karena tidak sanggup lagi menatap Naruto, serta kedua jari telunjuk yang dimainkannya dibawah dagu.
"Hahahaaa, kita sudah sebulan menikah Hinata. Tapi kau masih saja selalu seperti itu jika ku goda" Naruto tampak senang dengan kejahilannya.
"Sudah, hentikan. Atau kau mau aku pingsan disini, Naruto-kun?" kata Hinata mengancam, dia merajuk karena perlakuan jahil suaminya.
"Iya iyaa. Um, sekarang bagaimana persiapanmu? Aku sudah kenyang dan siap untuk misi pencarian pertama kita. Kita sudah dua minggu berada dipulau ini"
"Aku juga sudah siap. Lebih baik kita bicarakan diluar saja"
"Baiklah, aku kekasir dulu. Kau tunggu saja diluar Hinata"
Hinata mengangguk lalu berjalan keluar restoran, sedangkan Naruto ke kasir. Tidak lama Hinata menunggu, Naruto sudah disampingnya. Mereka berdua berjalan menuju tempat yang lebih sepi, menjauh dari kawasan dermaga itu.
"Naruto-kun, aku sudah menemukan koordinat lokasi benda yang kita cari. Cube itu ternyata juga dapat berfungsi sebagai radar. Lokasinya 16379 km kearah tenggara dari posisi kita"
"Uuuh, jauh sekali Hinata. Tapi tidak masalah, kita bisa kesana dengan cepat jika kita terbang"
"Naruto-kun sendiri bagaimana? Informasi apa yang sudah kau kumpulkan?" tanya Hinata.
"Ugh" Naruto tiba-tiba merintih kesakitan, tidak jadi menjawab pertanyaan Hinata. "Kepalaku rasanya sakit sekali" katanya sambil memijit keningnya sendiri. Hal ini terjadi karena masuknya ingatan dari bunshin Naruto yang baru saja menghilang.
Hinata juga membantu memijit pelipis untuk mengurangi rasa sakit dikepala Naruto.
"Entah beruntung atau apa, kau bertanya diwaktu yang sangat pas Hinata. 10 bunshinku yang berkeliling dan mencari informasi diseluruh dunia ini selama dua minggu baru saja menyelesaikan tugasnya. Mereka menghilang secara bersamaan sehingga informasi yang masuk sangat banyak membuat kepalaku pening begini"
"Lebih baik duduk dulu, Naruto-kun" Hinata menyarankan lalu membantu Naruto berjalan ke arah sebuah pohon yang ada dipinggir jalan. Naruto duduk disandarkannya pada pohon itu.
"Aku tidak menyangka, informasi yang didapat dari bunshin ku selama dua minggu ini begitu banyak. Untung aku hanya membuat 10 bunshin saja, jika aku membuat 100 bunshin, bisa saja aku sekarat karena kelelahan sekarang"
Naruto dan Hinata pergi dari Konoha untuk berkelana, melintasi batas-batas antar universe mencari suatu benda yang penting untuk keberhasilan misi yang dijalaninya. Sejak awal kedatangan Naruto dan Hinata disini, mereka sudah merasakan bahwa manusia di Universe ini memiliki kekuatan besar diatas manusia normal. Sebagai ninja, mereka harus selalu siap bertarung jika ada perselisihan yang tidak dapat diselesaikan dengan cara damai. Oleh karena itulah, Naruto mengumpulkan informasi tentang kekuatan manusia di universe ini sebagai persiapan yang paling penting. Dan Naruto menyerahkan tugas itu kepada 10 bunshin yang dibuatnya dan disuruh berkeliling keberbagai penjuru.
"Istirahat saja dulu, Naruto-kun."
"Terima kasih, Hinata"
Setelah Naruto beristirahat selama setengah jam, mereka berdua memulai perjalanan yang sangat jauh. Namun itu tidak masalah bagi ninja sekaliber Naruto.
"Katamu tadi lokasinya disebelah tenggara kan?" tanya Naruto yang dijawab anggukan oleh Hinata. "Kita akan berangkat dengan ini Hinata"
Swoshhhhh..
Senjutsu-Rikuduo Mode milik Naruto telah aktif. Hinata terpaksa sedikit menyipitkan matanya akibat hembusan angin yang timbul cukup kuat.
"Aku akan menjelaskan informasi yang kudapat diperjalanan saja Hinata"
Setelah mengatakan itu, 2 buah godoudama di ubah bentuknya oleh Naruto menjadi semacam armor pelindung. Godoudama itu melingkupi tubuh Hinata mulai dari bahu, punggung, hingga perut. Lalu ada juga yang melakat dikedua paha. Dengan cara seperti ini, Naruto membawa Hinata terbang bersama. Godoudama itu juga dibentuk dengan pas dan teksturnya dibuat lembut agar Hinata nyaman saat terbang.
Naruto dan Hinata telah melesat meninggalkan Pulau Mirrorball. Terbang dengan kecepatan tinggi dengan ketinggian 12500 meter diatas permukaan laut.
"Dunia ini adalah tempat tinggal para manusia super. Masing-masing memiliki kekuatan unik pada tubuh mereka" kata Naruto mulai menceritakan informasi yang ia kumpulkan pada Hinata yang terbang tepat disampingnya.
Hinata mendengarkan saja apa yang dikatakan Naruto. Walapun terbang dengan kecepatan tinggi, mereka masih bisa mengobrol dengan nyaman karena Naruto membuat pelindung chakra kyubi yang melingkupi mereka sehingga tidak masalah kalau diketinggian yang lumayan itu, tekanan udaranya rendah. Angin kencang juga menghantam pelindung chakra itu ketika terbang tapi tidak masuk kedalamnya. Mereka terbang dengan nyaman layaknya seorang penumpang didalam pesawat terbang.
"Kebanyakan para manusia super itu berprofesi sebagai bajak laut, sebagian lagi sebagai bagian dari tentara angkatan laut. Kedua kubu itu saling bermusuhan mempertahankan wilayah laut mereka masing-masing. Sesama para bajak laut juga saling bermusuhan untuk mencari dan memperebutkan sebuah harta karun. Aku punya firasat bahwa benda yang kita cari juga bagian dari harta karun yang para bajak laut super itu incar"
"Apa harta karun itu sudah mereka temukan?"
"Dari informasi yang kudapat, belum ada satupun bajak laut yang menemukan harta karun itu. Para bajak laut yang ingin mendapatkan harta karun itu katanya harus berlayar melalui rute yang disebut Grand Line. Lalu diakhir rute itulah harta karun itu berada"
"Begitu ya. Eh, tapi yang dibawah itu, apa Naruto-kun? Aneh sekali arus airnya, air kok bisa naik keatas" Kata Hinata menunjuk ke arah sebuah arus air yang aneh.
"Itu disebut Reverse Mountain. Gerbang untuk memasuki rute Grand Line"
"Oooh, , , . Hm, jika begini berarti ada kemungkinan kita akan terlibat konflik dengan mereka" kata Hinata.
"Kamu benar, karena itulah aku juga menyelidiki bagaimana cara kerja kekuatan para manusia super itu. Kalau kita para ninja menggunakan chakra, mereka tidak. Mereka mendapat kekuatan setelah memakan buah yang disebut buah iblis. Setiap buah iblis memberikan kekuatan unik"
"Unik seperti apa, Naruto-kun?"
"Yah, unik. Masing-masing manusia super itu memiliki kekuatan aneh. Jika manusia memakan buah itu, dia akan langsung mendapatkan suatu kekuatan super dan potensi kekuatan itu akan maksimal jika dilatih. Ada tiga macam buah iblis yang memberikan kekuatan berbeda. Buah iblis tipe paramecia membuat pemakan buah itu memiliki tubuh super atau aneh seperti tubuh menjadi karet yang sangat kuat atau tubuhnya berubah menjadi beracun. Lalu ada buah iblis tipe zoan sehingga penggunanya bisa berubah menjadi binatang dan terakhir buah iblis tipe logia. Manusia yang memakan buah iblis tipe logia memiliki tubuh layaknya elemen alam seperti cahaya atau api. Kekuatan buah iblis tipe logia ini yang katanya paling hebat, karena tubuhnya tidak bisa dilukai"
"Ternyata manusia disini sangat hebat, apa tidak masalah jika kita sampai bertarung dengan mereka?"
"Tergantung, Hinata. Para manusia super itu ada yang lemah, ada juga yang sangat kuat. Selain buah iblis, ada juga sumber kekuatan lain yang mereka miliki. Penggunanya lebih sedikit daripada pengguna kekuatan buah iblis, tapi mereka lebih hebat"
"Sumber kekuatan apa?" tanya Hinata.
"Kekuatan yang bersumber dari jiwa, semangat, dan naluri. Mereka menyebutnya Haki. Haki juga dibagi menjadi tiga jenis. Ada kenbunshoku haki, kemampuan seperti indra keenam dan memberi kemampuan gerak prekognisi yang bagus untuk menghindari bahaya. Lalu busoshoku haki, kemampuan yang ini memberikan kemampuan bertahan dan meningkatkan daya serang agar lebih kuat. Dua macam haki itu agak mirip prinsipnya dengan sennin mode dan senjutsu yang kumiliki. Dan yang terakhir adalah haoushoku haki, yaitu kemampuan mengintimidasi lawan. Kalau yang ini sepertinya tidak berbeda dengan genjutsu tsukyomi. Selain buah iblis dan genjutsu, ada juga petarung pedang dengan teknik yang luar biasa hebat. Petarung pedang itu tidak kalah berbahayanya dengan pengguna buah iblis"
"Pasti sangat menyulitkan kita jika harus berhadapan dengan mereka, Naruto-kun"
"Memang, maka dari itulah kita harus sebisa mungkin menghindari bentrok dengan mereka. Tapi kau tidak usah takut Hinata, pencarian informasi oleh bunshin-bunshinku juga telah mendapatkan data tentang kelemahan dari mereka. Seperti pengguna buah iblis yang di tolak air laut"
"Haaah" Hinata bisa menghela nafas lega setelah tau manusia-manusia super itu ternyata memiliki kelemahan.
"Apa kau sudah lelah karena terbang secepat ini Hinata?"
"Aaahh, , . Aku tidak apa-apa, lanjutkan saja perjalanan kita Naruto-kun."
"Ya sudah, tapi kalau kau lelah katakan padaku ya, Hinata. Nanti kita akan singgah beristirahat dipulau terdekat"
"Iya" jawab Hinata singkat.
"Sampai mana tadi? Oh, tentang kelemahan para manusia super itu. Dengan mengetahui kelemahan mereka pasti akan memudahkan kita jika terpaksa harus melawan mereka. Nah, jadi seperti ini . . . . . . "
Naruto dan Hinata terus berbicara membahas informasi yang bunshin-bunshin naruto kumpulkan selama perjalanan mereka. Sesekali mereka berdua mendarat disebuah pulau yang dekat dengan rute penerbangan mereka untuk beristirahat.
Perjalanan jauh serta istirahat yang mereka lakukan perlu waktu hingga 24 jam, hingga Naruto dan Hinata sampai dilokasi yang mereka tuju. Dan sekarang sudah pagi lagi, seperti ketika mereka berangkat dari Pulau Mirrorball.
"Hinata, sepertinya pilihan untuk menghindari bentrokan dengan para manusia super itu sudah hilang dari hadapan kita. Coba kau gunakan byakuganmu untuk melihat yang terjadi didepan sana! aku merasakan banyak kekuatan manusia super yang berkumpul."
Byakugan
"33 km didepan kita berkumpul banyak manusia. Mereka bertempur mengepung sebuah pulau. Seperti akan terjadi perang. Bagaimana sekarang Naruto-kun? koordinat benda yang kita cari tepat berada dipulau itu"
"Kita mendekat dahulu kesana, jika memungkinkan kita akan tetap masuk kepulau itu. Mungkin hanya ini kesempatan terakhir kita mendapatkan benda itu. Sebab jika pertempuran itu berakhir dan yang terkuat menang, maka tidak ada pilihan lain bagi kita selain menghadapi yang terkuat untuk merebut kembali benda yang kita incar dan jika itu terjadi pasti akan lebih sulit lagi bagi kita"
"Baiklah, aku setuju denganmu" Hinata mengiyakan keinginan Naruto.
Naruto dan Hinata terbang mendekat lagi ketempat terjadinya pertempuran. Naruto menjaga ketinggiannya terbang agar tetap aman dan tidak diketahui para manusia yang sedang bertempur itu.
-3800 meter diatas Pulau Raftel-
"Ooowh tidak. Ini sangat buruk Hinata" gerutu Naruto yang sedang terbang. Dia dan Hinata sedang melayang diudara, diam mengamati yang terjadi dibawah mereka.
"Memang kenapa Naruto-kun?" tanya Hinata penasaran dengan kekhawatiran Naruto.
"Kau lihat kan, ada banyak kapal yang terbagi menjadi 3 kubu yang mengepung pulau dibawah sana?" yang dibalas anggukan oleh Hinata, "Dari bendera kapal itu, sudah sangat jelas bawah orang yang memimpin masing-masing kubu adalah orang-orang terkuat didunia ini"
"Eh?"
"Dua orang top bounty dan seorang fleet admiral"
"Maksudmu, Naruto-kun?"
"Sistem bounty, imbalan jika menangkap seorang buronan. Biasanya semakin mahal imbalan, semakin hebat pula kekuatan buronan itu. Kapal kecil yang ada bendera tengkorak bertopi jerami itu dipimpin oleh manusia dengan tubuh super kuat. Tubuhnya seperti karet dapat memanjang dan tidak berefek jika dipukul karena kekuatan buah iblis gomu gomu no mi. Dia juga menguasai haki yang luar biasa, bahkan ketiga jenis haki itu dikuasainya dengan baik. Kepala orang itu berharga sangat tinggi karena dia telah mengalahkan banyak sekali bajak-bajak laut super didunia ini" kata Naruto mengungkapkan banyak informasi yang dia peroleh.
"Lalu kapal yang disana," tunjuk Naruto pada sebuah kapal, "Dipimpin oleh bajak laut mengerikan yang menguasai banyak kekuataan buah iblis sekaligus. Aku sudah katakan kan kemarin kalau satu orang hanya menguasai kekuatan dari satu buah iblis, jika lebih maka penggunanya akan langsung mati. Tapi pengecualian untuk orang itu, dia memiliki banyak kekuatan buah iblis setelah menyerap kemampuan buah iblis milik lawan yang telah ia kalahkan. Dia bisa melakukannya karena dia pada dasarnya adalah pengguna buah iblis kegelapan yami yami no mi yang mampu menyerap kekuatan buah iblis lawannya lalu menggunakan kekuatan yang telah diserapnya untuk bertarung. Sebenarnya itupun masih hipotesa, sebab masih banyak misteri tentang kekuatan orang itu yang belum diketahui. Sampai sekarang tidak ada yang tahu sudah berapa banyak dia menyerap kemampuan buah iblis milik orang lain, tapi yang pasti dia telah menyerap buah iblis gempa gura-gura no mi yang merupakan salah satu buah iblis terkuat didunia ini dan juga buah iblis goro goro no mi yang memiliki elemen petir dengan tegangan super tinggi"
Hinata diam saja menyimak apa yang diinformasikan oleh Naruto.
"Dan yang terakhir, ratusan kapal yang disebelah situ, adalah kapal para tentara angkatan laut. Pemimpinnya adalah seorang berpangkat fleet admiral yang sangat kejam dan tangguh. Dia juga pengguna buah iblis. Buah iblis tipe logia yang membuat tubuhnya menjadi magma, serangan fisik tak akan berpengaruh padanya bahkan jika menyentuhnya sedikit saja kita sendiri yang akan terbakar karena panas magma dari tubuhnya. Kudengar orang itu juga memiliki Haki, tapi belum diketahui pasti Haki seperti apa"
"Begitu ya. Sangat berbahaya jika kita sampai bertarung dengan mereka. Kurasa lebih baik kita menunggu mereka semua saling bertarung hingga kekuatan mereka melemah, lalu setalah itu kita turun"
"Tidak. Aku punya rencana yang lebih baik Hinata" kata Naruto sambil menyeringai senang.
"Eh, benarkah?" Hinata agak terkejut.
"Iya, kau tau kan aku ini jenius pertarungan" kata Naruto menyombongkan diri sambil menunjuk wajahnya sendiri dengan jempol tangan kanannya.
"Um, aku tahu sekali kalau Naruto-kun itu hanya jenius jika bertarung"
"Jangan mengejekku, Hinata. Berkata begitu sama saja bearti kau mengatakan kalau suamimu ini bodoh dalam semua hal kecuali bertarung" wajah Naruto berubah cemberut karena candaan Hinata.
"Jangan merajuk begitu dong. Hihiii, Naruto-kun lucu kalau cemberut. Sekarang aku tau cara membalasmu kalau kau menggodaku, Naruto-kun" Hinata senang karena sudah tau cara ampuh untuk membalas kejahilan suaminya.
"Baiklah, sekarang dengarkan baik-baik! Begini rencanaku, . . . . . . "
To be Continued. . . .
Note : Ada yang terkejut ga nih karena tiba-tiba nyasar kedunia One Pice? Eit, jangan panik, kan sudah saya kasih warning dari awal bahwa ini settingnya AU yaitu multiuniverse dan multiple crossover dimana Shinobi universe, DxD universe, Pirate Universe dan universe-universe lainnya hidup berdampingan, walaupun selama ini antar universe itu terpisah ruang dan waktu dan tidak pernah terhubung. Yang merasa pecinta One Piece, ayo merapat kesini dan yang tidak mengenal One Piece kuharap tidak menjauh sebab petualangan mereka disini hanya sementara karena ada sesuatu yang mereka cari di Pirate Universe. Jadi, petualangan Naruto di fic bukanlah petualangan biasa, melainkan petualangan lintas universe, lintas studio anime, dan melintasi logika saudara-saudara. hahahaa.
Sebelumnya saya minta maaf dulu nih, soalnya 3 chapter kebelakang author notenya kebablasan terus. Sampai-sampai ada reviewer yang miss dan menganggap Kaguya ada dalam cerita ini, padahal kan ceritanya Kaguya udah disegel. Jadi mulai sekarang, author notenya tidak akan terlalu panjang lagi. Hanya membahas hal-hal penting saja, kalau ulasan untuk review yang sifatnya spesifik akan ku balas lewat PM. OK, sekali lagi maaf.
Lalu, saya juga minta maaf untuk kesalahan info mengenai The True Longinus. Seperti yang ku katakan, saya tidak terlalu mengenal Highschool DxD. Tapi walau begitu, saya tetap berusaha mencari info-info yang benar. Saya juga sudah mengumpulkan data-data personal tiap karakter. Terus kalau ada diantara kalian yang tau data hasil pertarungan antar chara DxD, tolong kasih tau saya supaya saya mengetahui perbandingan kekuatan setiap chara DxD.
Pokoknya mulai dari sini dan sampai agak ketengah, kita akan menapaki genre adventure dulu. Genre adventure akan lebih mendominasi dengan banyak adegan battle. Untuk konsep sci-finya akan jauh berkurang. Tapi setelah petualangan dan misi Naruto selesai, teori-teori sci-fi itu akan mendominasi lagi kok.
Nah, untuk pembicaraan Naruto dan Hinata sambil terbang membahas informasi dunia One Piece sepertinya terasa membosankan ya, dan juga saya berharap ada koreksi dari kalian jika memang ada yang salah pada pembicaraan mereka. Maklum, saya tidak terlalu mengenal One Piece juga dan materi yang saya dapat sangat banyak sehingga agak sulit memilih mana yang benar dan tepat. Jadi ya gitu deh hasilnya. Chapter selanjutnya fullfight. Scene battle pertama di fic ini, semoga saja apa yang kubuat nanti hasilnya bagus.
Begini nih, aku punya fanfic satu lagi diakun ini. My Cute Sister judulnya. Dalam update chapter terbaru fic itu ada scene battle, di awal chap 3 juga ada. Fic itu memang lebih sepi pengunjung daripada fic ini. Jumlah visitornya fic itu aja ngga sampai 1/4 dari visitor fic ini. Kelihatannya kayak promosi sih, tapi tujuan utamaku bukan itu. Disana ada adegan batle yang pertama ku buat selama menulis fanfic, karena disana sepi review jadi aku minta pendapat kalian disini terlebih dahulu bagaimana scene battle dalam fic itu. Cukup baca saja scene battlenya yang ada dichap terbaru, chap 5. Setelah baca scene battlenya, beritahu saya dimana kekurangannya dalam scene battle itu, jadi dengan begitu saya tahu kekurangan saya dan bisa membuat scene battle untuk chap depan dari fic ini dengan lebih baik. Jadi mohon bantuannya. Yah, sebenarnya isi dan tema kedua fic saya beda jauh sehingga mungkin kalian yang membaca fic ini tidak berselera membaca fic ku yang satunya itu.
Terakhir tentang pair. Kan udah jelas ada di atas bercetak tebal kalau saya menggunakan pair canon, jadi pasangannya Naruto, ya Hinata. Tidak kurang, tidak lebih, dan tidak akan berubah. Lagian ceritanya mereka berdua juga udah nikah. Sasuke juga, pasti sama sakura, juga pasangan teman Naruto yang lain. Kalau chara DxD aku ga tau mau pair apa, soalnya belum ada pair resmi yang ku ketahui.
Tidak perlu berlebihan memuji karena hanya akan membuat saya besar kepala. Apalagi kalau membandingkan dengan author senior seperti yang kalian sebutkan karena saya merasa masih belum pantas dibandingkan dengan mereka. Saya sudah sangat senang jika anda menyukai fic saya dan menganggapnya menarik. Saya Newbie dan saya tidak bohong. Karena itulah, saya tetap perlu bantuan baik itu kritik atau saran di kolom review atau PM agar lanjutan fic ini selalu lebih bagus kedepannya.
