Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto

Highschool DxD © Ichie Ishibumi

Serta karakter-karakter lainnya yang saya pinjam dari pemiliknya

Summary : Dunia shinobi mencapai akhir, akhir yang sebenarnya. Bukan akibat orang yang berniat jahat, tetapi karena memang dunia shinobi sudah berada penghujung usianya. Apakan masih ada cara untuk menyelamatkan seluruh manusia? Apakah mereka masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup? Naruto, sang pahlawanlah yang akan menjawabnya. . .

Genre : Sci-fi, Adventure, Fantasy, & Little bit Romance

Rate : T

Setting : AU (Alternate Universe)

Warning : Multiple Crossover, typo, OOC, Gaje, dll.

Pair : Semua Pair Canon

Ahad, 8 Nopember 2015

Happy reading . . . . .

Sebelumnya. . .

Secara tak sengaja Hinata memperoleh suatu hal yang tak terduga. Teknik mata atau doujutsu yang belum pernah dikenal sebelumnya. Doujutsu yang mungkin memiliki kekuatan yang mampu menyaingi The Ultimate Rinne-Sharingan di mata kiri Sasuke. The True Tenseigan, dan Hinata sangat menginginkan itu.

To The End of The World

By Si Hitam

Chapter 13. Harta Pusaka Klan Ootsutsuki part I.

Jauh di sudut jagad raya, terdapat sebuah planet hijau yang sangat damai tanpa peperangan. Ras manusia bertanduk adalah penghuni asli planet itu. Manusia dengan ciri-ciri fisik memiliki dua tanduk dikepala dan rambut putih serta mata yang tampak seperti tanpa pupil sebagai ciri khasnya. Mereka adalah makhluk yang menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, memiliki peradaban dan pengetahuan yang sangat tinggi tentang alam semesta. Makhluk yang menguasai penggunaan energi spiritual yang di sebut chakra. Mereka menyebut diri mereka sebagai, Klan Ootsutsuki.

Suatu ketika, kedamaian Klan Ootsutsuki diusik oleh suatu ras dari planet lain. Ras yang memiliki kemajuan teknologi luar biasa. Ras arquillian, ras dengan ciri fisik memiliki tubuh kecil dan lemah serta tidak mampu menguasai energi spiritual apapun. Namun berkat kemajuan teknologi, mereka mampu membuat tubuh mekanik lengkap dengan persenjataan tempur untuk menutupi kekurangan itu.

Teknologi yang dimiliki oleh ras arquillian membuat mereka tamak. Dengan dasar kebencian mendalam terhadap ras lain yang memiliki tubuh lebih kuat dari mereka dan penguasaan pada energi spiritual, ras arquillian memiliki impian besar yaitu menaklukkan ras-ras lain dan menjadi penguasa alam semesta.

Ras arquillian dengan serius mendedikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi milik mereka untuk membangun armada perang lengkap, dengan persenjataan canggih. Kapal perang luar angkasa yang sangat besar beserta pesawat-pesawat tempurnya. Kapal perang itu memiliki satu senjata pemusnah yang mampu melenyapkan sebuah planet dalam sekali tembak, bahkan sanggup menghancurkan matahari.

Planet tempat tinggal Klan Ootsutsuki diserang besar-besaran oleh ras arquillian. Karena ketidaksiapan Klan Ootsutsuki menghadapi invasi bangsa lain serta tidak adanya pengalaman berperang sebelum ini, seluruh peradaban Klan Ootsutsuki akhirnya musnah, ras manusia bertanduk itu tidak tersisa seorangpun dan planet tempat tinggal merekapun mati tanpa tersisa tanda kehidupan lagi.

Namun disaat-saat terkahir, sang pemimpin Klan Ootsutsuki berhasil menyelamatkan putri mereka satu-satunya. Ootsutsuki Kaguya, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kaguya-hime, selamat dari serangan itu berkat usaha sang ayah. Dia mengirim Kaguya dalam perjalanan melintasi batas-batas universe menggunakan salah satu benda pusaka peninggalan leluhur Klan Ootsutsuki, yakni cube yang telah ada sejak jaman nenek moyang mereka.

Akhirnya Kaguya terdampar di sebuah planet biru, yang lebih dikenal dengan nama Bumi. Kaguya tiba ketika manusia-manusia di bumi saling berperang. Suatu hal yang sangat dibencinya karena perang lah yang menyebabkan hanya dia seorang diri yang tersisa dari klannya. Ketika Kaguya mengetahui bahwa di Bumi terdapat intisari energi spiritual yang mirip dengan energi spiritual planet asalnya, Kaguya menginginkan hal itu untuk menghentikan peperangan. Buah dari Pohon Shinju, itulah intisari yang dimaksud. Kaguya memakan buah itu sehingga menjadikan dirinya sebagai eksistensi terkuat dari semua makhluk yang ada di bumi. Kaguya bahkan disebut-sebut memiliki kekuatan tanpa batas. Dengan kekuatan itu, Kaguya berhasil menghentikan peperangan dan menciptakan perdamaian di Bumi.

Kaguya pun akhirnya memiliki keturunan, dua orang putra yang ternyata mewarisi dan memiliki energi spiritual seperti dirinya. Dari kedua putra inilah, keturunan Kaguya terus berlanjut sehingga semakin banyak manusia yang mampu menggunakan energi spiritual yang disebut chakra. Hingga akhirnya manusia yang mampu menggunakan chakra disebut sebagai shinobi dan sejak saat itu, dikenal lah sistem ninja.

Kaguya di anggap sebagai dewi oleh semua manusia Bumi, ditakuti dan disegani karena kekuatannya. Dia dikenal dengan julukan Dewi Kelinci. Namun pada dasarnya setiap makhluk hidup, termasuk seorang dewi pun pasti mempunyai sisi negatif. Kaguya juga tidak luput dari hal itu.

Hingga lama-kelamaan, dengan kekuatan tanpa batas yang dia miliki, membuat Kaguya sombong dan tamak. Karena kekuatan itu pula lah, dendam dalam hati Kaguya yang sempat terlupakan, dendam terhadap ras arqullian yang telah memusnahkan klannya, akhirnya terbakar kembali oleh api kemarahan. Semakin lama, semakin kuat keinginan Kaguya untuk membalaskan dendam itu. Kaguya dengan rencana Mugen Tsukyomi ingin membuat jutaan Zetsu Putih. Membuat pasukannya sendiri, yang akan dia bawa ke tempat asalnya untuk menghabisi ras arquillian sampai tak bersisa seujung kuku pun.

Namun, keinginan Kaguya terpaksa tertunda karena kedua putranya yaitu Hagoromo dan Hamura, putra yang dia lahirkan dari rahimnya sendiri tidak membiarkan hal itu terjadi. Rencana Mugen Tsukyomi akan melenyapkan semua manusia dibumi karena dengan rencana itu, semua manusia yang telah terperangkap Mugen Tsukyomi akan di ikat pada energi vital dari Pohon Shinju. Semua manusia akan masuk kedunia mimpi, namun tubuhnya perlahan akan berubah menjadi Zetsu Putih. Makhluk hidup tanpa perasaan yang tugasnya hanya satu, yaitu menuruti perintah dari pencipta mereka.

Akhirnya Kaguya disegel oleh kedua anaknya dan menjadi bulan. Tapi sesaat sebelum itu terciptalah perwujudan dari keinginan terdalam Kaguya, yang suatu saat nanti pasti akan membangkitkan dirinya lagi, Zetsu Hitam.

Kaguya, seorang ibu yang malang, ibu yang telah disegel oleh kedua anaknya sendiri. Zetsu Hitam, yang ada untuk kebangkitan Kaguya kembali, telah memanipulasi sejarah dunia shinobi. Hagoromo memiliki dua orang putra, Indra dan Ashura. Ketika Indra kalah dari Ashura dalam perang untuk menjadi pewaris Hagoromo sang Rikuduo Sennin, Zetsu Hitam akhirnya memutuskan bahwa keturunan Indra lah yang akan mengambil peran dalam sejarah yang dibuatnya, dan itu adalah Klan Uchiha.

Teks Monumen Uchiha diubah, sehingga ratusan tahun setelah itu akhirnya seorang keturunan Uchiha bernama Madara yang telah dimanipulasi Zetsu Hitam, berhasil menggabungkan kekuatannya dengan Hashirama, gabungan kekuatan Uchiha dan Senju, bangkitlah Rinnegan sebagai langkah pertama untuk Kebangkitan Kaguya. Zetsu Hitam juga lah yang sebenarnya mempelopori berdirinya Akatsuki yang bertujuan untuk mengumpulkan kesembilan biju dan membangkitkan juubi.

Ketika Perang Dunia Shinobi Keempat, Zetsu Hitam yang memanfaatkan Madara berhasil membangkitkan kembali Kaguya. Tapi kebangkitan kembali Kaguya tidak berlangsung lama. Reinkarnasi dari kedua cucu Kaguya, reinkarnasi dari Ashura dan Indra, Naruto dan Sasuke, menyegel kembali Sang Dewi Kelinci dalam keabadian. Menjadikan itu sebagai akhir dari sejarah panjang Kaguya dan Klan Ootsutsuki di bumi.

Begitulah fakta baru yang diperoleh Hinata setelah menyimpulkannya dari cerita sejarah dunia shinobi yang begitu panjang dan temuan barunya dari jejak riwayat penggunaan cube sebelum dirinya. Ya, Kaguya adalah pengguna cube sebelum Hinata. Fakta ini pula yang bisa memberi penjelasan kenapa cube bisa berada di bulan. Kemungkinan besar cube bawa oleh Hamura ke bulan setelah menyegel Kaguya dan meninggalkan saudaranya, Hagoromo yang menjaga bumi. Hamura menyimpan cube di bulan bersama dengan tugasnya untuk menjaga cangkang juubi tempat Kaguya, ibu mereka disegel.

Dari riwayat pengguna yang tersimpan itu pula, diketahui bahwa cube ternyata telah digunakan oleh ribuan bahkan jutaan pengguna lain sebelum Kaguya dan Hinata. Cube sudah ada jauh sebelum Klan Ootsutsuki hidup. Dapat dikatakan kalau cube merupaka artefak tertua yang pernah ada di alam semesta, mungkin usianya bisa mencapai jutaan milyar tahun. Sehingga boleh disimpulkan bahwa cube sudah ada sejak awal jaman yang tidak diketahui oleh seorangpun kapan awalnya dunia ini bermula.

Seperti itulah Hinata, dia bukan manusia yang hanya tahu memanfaatkan suatu benda saja. Dia juga merasa harus mengetahui tentang asal muasal dan mungkin kalau ada efek buruk penggunaan benda yang dinamai cube. Hinata berbicara dengan si gadis hologram tentang cube, tentang siapa saja yang pernah menggunakan cube sebelum dirinya. Lalu tanpa persyaratan apapun, si gadis hologram memberikan rekaman visual kejadian ketika penggunaan cube sebelum Hinata, ketika orang tua dari Kaguya-hime mengaktifkan cube untuk menyelamatkan putrinya.

Pada visualisasi itu, terlihat latar tempat tinggal Klan Ootsusuki yang hampir hancur akibat penyerangan ras arquillian. Dan tepat sebelum visualisai rekaman itu berakhir, tampak sebuah prasasti yang sedang dipungguni oleh orang tua Kaguya. Hinata melihat sebuah catatan singkat tentang The True Tenseigan yang tertulis pada prasasti itu.

Catatan berisi simbol-simbol berupa aksara rumit khas peninggalan Klan Ototsutsuki yang dapat Hinata terjemahkan ketika menggunakan Byakugan. Dalam prasasti itu tertulis tentang sejarah nenek moyang Klan Ootsutsuki, hingga sampai pada tulisan,

'. . . . Jika ketiga hal itu bersatu, maka bangkitlah kekuatan yang mampu melindungi apapun. . . . '

Penjelasan tentang tiga hal, tertera detail pada tulisan sebelum kalimat itu. Yang dimaksud dengan tiga hal meliputi Byakugan, warisan langsung berupa darah dan chakra ootsutsuki, serta sebuah bibit. Bibit yang disebut phillosopher's seed. Dalam prasasti itu dijelaskan bahwa phillosopher's seed layak sebuah bibit yang harus disemai pada tanah (wadah) yang cocok, dan tanah yang cocok itu adalah tempat yang suci (mata suci Byakugan, bukan mata kutukan kebencian Sharingan) serta agar dapat tumbuh perlu nutrisi (chakra Ootsutsuki) hingga akhirnya dihasilkan buah berupa The True Tenseigan. Sebuah wujud dari kekuatan tertinggi untuk melindungi hal yang sangat berharga, apapun itu.

Hinata merasa dirinya telah memiliki dua hal, Byakugan dan chakra ootsutsuki warisan Hamura yang mengalir dalam nadinya. Dia hanya perlu mendapatkan bibit itu, phillosopher's seed agar mampu membangkitkan The True Tenseigan untuk melindungi Naruto yang sekarang menjadi suaminya, seperti yang selalu dia lakukan sejak dulu.

The True Tenseigan, doujutsu asli milik Klan Ootsutsuki. Berbeda sekali dengan tenseigan mutasi yang dibangkitkan oleh Toneri, pria yang pernah menculik adiknya. Hinata tahu bahwa tenseigan Toneri hanyalah mata mutasi dari penggabungan Byakugan Hanabi dengan chakra ootsutsuki dalam tubuh Toneri, sama halnya dengan Rinnegan Madara yang juga mutasi akibat penggabungan kekuatan Uchiha dan Senju. The True Tenseigan, yang kehebatannya selevel dengan The Ultimate Rinne-Sharinggan warisan Hagoromo di mata kiri sahabat suaminya, Uchiha Sasuke.

Akhirnya bermodal keyakinan tentang keberadaan The True Tenseigan, serta keinginannya yang agar tidak selalu menjadi yang dilindungi, Hinata berangkat sendirian melintasi batas-batas antar universe menuju sisa-sisa reruntuhan peradaban Klan Ootsutsuki.

.

.

.

-Planet tak dikenal-

Sejauh mata memandang, hanyalah hamparan tanah tandus tanpa ada makhluk hidup satupun, baik itu tumbuhan ataupun hewan. Matahari yang seharusnya menyinari planet ini tidak tampak sama sekali, yang ada hanya sedikit cahaya redup yang mampu menembus langit yang sepenuhnya tertutup kabut hitam. Udara yang bisa dihirup terasa menyesakkan paru-paru. Tidak ada sumber air sama sekali yang sekali lagi menegaskan bahwa planet ini tidak memiliki kehidupan sama sekali.

Ditengah luasnya tanah tandus, berserakan banyak sekali sampah. Benda-benda rongsokan yang terlihat seperti persenjataan dan peralatan tempur. Bangunan-bangunan yang tampak hanya tersisa puingnya saja, menandakan bahwa tempat ini dulunya, jauh dimasa lalu pernah ada sebuah peradaban. Sebuah peradaban yang luar biasa sebelum peradaban itu hancur akibat sebuah peperangan.

Sebuah peperangan besar pastilah menjadi penyebab semua kehancuran itu. Dan sekaranglah kenyataannya, tidak hanya menghancurkan peradaban itu sendiri tapi perang itu juga menghancurkan seluruh planet. Tidak ada hal bagus apapun yang didapat setelah perang baik itu untuk yang menang, apalagi untuk yang kalah.

"Ini sangat mengerikan" ungkapan itulah yang pertama kali keluar dari mulut Hinata setelah datang ketempat ini seorang diri.

"Tidak ada tanda kehidupan sama sekali. Apa mungkin planet ini telah ditinggalkan oleh ras penjajah itu?" timbul pertanyaan dibenak Hinata melihat kenyataan didepan matanya. "Sebaiknya aku cepat, tubuhku tidak akan bisa bertahan terlalu lama di planet yang kondisinya sangat buruk seperti ini"

Hinata segera bergegas mencari tempat yang menjadi tujuannya datang kesini. Cukup lama berlari hingga sedikit banyak telah menguras tenaganya, dan akhirnya dia menemukan tempat yang dia cari. Sebuah kastil megah dan luas, atau lebih tepat disebut puing-puing reruntuhan. Pantas Hinata tidak bisa langsung mengenalinya, jika saja kastil ini masih utuh dan menaranya yang tinggi tidak roboh tentu sudah kelihatan dari tempat pertama kali Hinata menginjakkan kakinya di planet ini.

Tanpa membuang waktu lama, Hinata langsung masuk kedalam reruntuhan itu. Berjalan dengan hati-hati, khawatir kalau sisa reruntuhan kastil ini tiba-tiba saja roboh. Masuk cukup jauh kedalam, menuruni beberapa puluh anak tangga seperti menuju ruangan bawah tanah, melewati sebuah tempat yang cukup gelap. Andai saja matanya hanyalah mata biasa, tentu akan sulit berjalan ditempat gelap seperti ini.

Hinata berhenti, tepat didepan sebuah pintu besar. Pintu berdaun dua dengan ornamen unik, mungkin saja inilah ornamen yang merupakan ciri khas dari Klan Ootsutsuki. Berusaha membuka pintu itu dengan mendorongnya menggunakan kedua tangan, namun nihil. Pintu itu terkunci rapat dan Hinata tidak menyiapkan apapun untuk hal seperti ini.

Byakugan

Berharap dengan mengaktifkan Byakugan, Hinata bisa menemukan sesuatu yang bisa membuka pintu ini. Namun tidak ada apapun yang terlihat, bahkan pintu besar didepannya ini tidak memiliki lubang kunci. Bidang penglihatan Byakugan pun terhalang oleh pintu itu sehingga tidak terlihat apapun dari balik pintu itu. Hanya kegelapan yang terlihat dari pintu dengan mata Byakugan aktif. Aneh memang, pintu apa yang bisa terkunci tanpa ada lubang kuncinya sama sekali, apakah ini benar-benar sebuah pintu?

Hinata perlahan mengusap permukaan daun pintu di depannya, sebab berdebu. Hal yang sangat wajar terjadi jika sebuah tempat tidak dihuni lagi selama ribuan tahun. Selagi mengusap permukaan pintu didepannya, Hinata merasakan pada telapak tangnnya ada suatu bagian berbentuk persegi seluas telapak tangan manusia pada tengah daun pintu itu. Bagian itu sangat rata, tidak seperti bagian lain dari pintu yang terukir ornamen-ornamen unik.

Tepat ketika usapan tangan kanan Hinata berhenti dan seluruh telapak tangan kanannya berada dalam bagian berbentuk persegi itu, tiba-tiba saja pintu itu becahaya. Bukan pintu, lebih tepatnya alur ukiran ornamen di pintu itulah yang berpendar terang berwarna biru sehingga sekarang tampak jelas bagaimana ornamen itu tergambar.

Tidak lama setelah itu, timbul aksara berupa tulisan dari rangkaian huruf kuno Klan Ootsutsuki tepat di atas bagian yang berbentuk persegi tadi dimana telapak tangan kanan Hinata sedang menyentuhnya. Untungnya Byakugan Hinata masih aktif, sehingga dia bisa menerjemahkan langsung tulisan itu

[Chakra Ootsutsuki terdeteksi. Sistem keamanan diaktifkan]

Hinata tidak menyangka, chakra Hamura yang diwarisi dan mengalir dalam darahnya berguna disaat-saat seperti ini. Sekarang dia sedikit mengerti, ternyata sistem keamanan di tempat ini cukup maju, walau sudah ada sejak beberapa ribu tahun lalu. Sistem keamanan canggih layaknya teknologi yang terkomputerisasi didunia baru mereka, DxD Universe. Bagaimana bisa Hinata mengetahui hal ini? Mudah saja, karena pintu apartemen yang dia tinggali bersama Naruto di DxD universe juga menggunakan sistem keamanan seperti itu. Sekarang Hinata lebih mengerti tentang peradaban Klan Ootsutsuki.

Masih dengan Byakugan aktif, Hinata mendekatkan kedua matanya pada permukaan pintu dimana terdapat dua buah lingkaran yang letaknya berdekatan seperti jarak dua buah bola mata. Lingkaran itu berpendar yang dihasilkan oleh ukirannya yang melingkar. Letak dua lingkaran itu beberapa jengkal diatas bagian persegi tempat Hinata meletakkan telapak tangannya tadi. Tinggi kedua lingkaran itu dari lantai sesuai dengan tinggi badan Hinata.

Ketika kedua bola mata Byakugan Hinata berjarak 5 cm dari dua lingkaran yang letaknya berdekatan itu. Muncul seberkas sinar dari lingkaran dan melakukan scanning atau pemindaian pada kedua iris mata Hinata sekaligus. Setelah cahaya itu selesai melakukan pemindaian, muncul lagi tulisan menggantikan tulisan sebelumnya. Mundur sedikit, dan Hinata menggunakan Byakugannya sehingga bisa menerjemahkan tulisan itu.

[Garis keturunan utama terindetifikasi. Akses diterima]

Kedatangan Hinata jauh-jauh dari DxD Universe ke planet asal Klan Ootsutsuki ini tidak sia-sia. Ternyata sejarah didunia shinobi yang mengatakan bahwa Klan Hyuga adalah klan dengan garis keturunan paling dekat dengan Kaguya Ootsutsuki terbukti benar. Untuk kali ini, Hinata bersyukur dilahirkan dalam Klan Hyuga. Gelarnya sebagai Byakugan no Hime pun bukan sekedar julukan kosong belaka, dan sekaranglah julukan itu terbukti benar.

Pintu itupun akhirnya terbuka lebar. Pintu yang hanya memberikan izin pada keturunan utama bangsawan Klan Ootsutsuki saja, yang boleh melewatinya.

.

To be Continued. . . .

Note : Yooo,, sekarang sudah sedikit lebih banyak misteri cube yang terkuak. Ternyata cube itu menyimpan rekaman riwayat penggunaan cube sebelumnya. Kaguya adalah pengguna cube sebelum Hinata. Cube juga itu sudah berusia sangat sangat tua. Untuk arc ini yaitu sampai chapter depan, sebagian besar berisi narasi tanpa percakapan karena hanya Hinata seorang diri yang ada di arc ini tanpa ada teman bicara.

Arc ini ada beberapa perubahan dari cerita canon tentang penjelasan mengenai asal usul Klan Ootsutsuki, tidak masalah juga kan aku merubahnya di fic ini? Toh cerita ini berupa divergen plot sejak akhir Movie The Last, sedangkan terungkapnya Klan Ootsutsuki baru ada penjelasan di Movie Boruto.

Dibahas aja ya. Makasih banget buat yang suka chap kemarin apalagi yang mendukungnya, tapi tetap aja banyak yang kecewa. Gpp, dari aku gini aja. Katakanlah Naruto sudah bertarung all out dengan seluruh kekuatan melawan Ophis, tapi bisa kalah. Kenapa? Begini, ada Hinata yang meringkuk dan terancam bahaya, jadi mana bisa dia bertarung sepuasnya. Dia kuat, tapi fokusnya jadi dua, ga cuma untuk bertarung. Makanya di chap kemarin, aku dengan jelas nulis kalau Naruto tidak sadarkan diri akibat melindungi Hinata yang kena serangan nyasar.

Sorry kalau Naruto kalah dengan cara seperti itu. Sebenarnya ada beberapa alasan kenapa Naruto harus ku buat kalah dulu. Salah satunya untuk mendukung Arc The True Tenseigan. Hal sia-sia bagi Hinata bersusah payah untuk mencari kekuatan baru jika suaminya udah ga terkalahkan. Dan kalau Hinata ga punya kekuatan baru, ada banyak bagian yang akan hilang dari cerita jauh didepan nantinya. Aku bukan author hebat yang bisa bikin fic sempurna, intinya aku ga bisa mengorbankan logic alur penceritaan, hanya agar logic pemetaan kekuatan chara sesuai keinginan kalian. Ya, anggap lah 50-50 dua logic itu. Sebelumnya, ada yang minta harusnya juubi lebih kuat dari Great Red, sekarang Ophis yang harusnya kalah dari Naruto. Besok-besok apa? Trihexa lepas dari segel, terus ketemu Naruto lalu Naruto bisa menang? Kalau seperti itu, apa peran Sasuke dan teman seKonoha ikut? Hinata cuma penunjuk jalan doang? Dan untuk apa Naruto berinteraksi dengan iblis (Sona) jika dia semudah itu bisa menang dan menyelesaikan misinya sendiri?

Gini aja, aku sebagai author fic ini dan kalian yang tidak suka chap kemarin bikin kesepakatan. Ufufufuu... Naruto tidak lemah, tapi Ophis yang ku buat terlalu kuat. Kan udah kubilang dichap 12, Ophis OOC sifat dan kekuatannya. Anggap aja Ophis di fic ini jauh lebih kuat dari aslinya di LN DxD. Di fic ini Ophis seorang petarung, kekuatannya tak terbatas, pintar, tidak dibawah pengaruh atau manipulasi siapapun, kekuatannya full miliknya ga disegel sedikitpun oleh orang lain, dan hanya The True Formnya Ophis yang bisa menyaingi Full Powernya Great Red. Jadi Ophis adalah eksistensi terkuat selain Great Red. Dengan begitu, jika Naruto dibandingkan eksistensi lain dibawah dua eksistensi itu seperti Two Heavenly Dragon, Mauo, Old Maou, Archangel, Gubernur, Dewa Mitologi dll, maka Naruto pasti kuat dan bisa bersaing. Gimana? Setuju? . . . . Harus setuju karena aku yang buat cerita ini, Hehee. Bercanda. Tapi kalau masih ada yang keberatan, tulis aja di kolom review atau lebih bagus lagi langsung beritahu aku lewat PM biar bisa kita diskusikan.

Pssst. . . Pssst.. *(bisik-bisik). Aku udah dapat 1 flame loh dari inisial DR tanpa login, ini pengalaman pertamaku. Boleh minta saran, biasanya yang kek gitu diapain?

Saya masih Newbie, jadi mohon bantuannya baik itu kritik atau saran di kolom review atau PM agar lanjutan fic ini lebih bagus kedepannya.