Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto

Highschool DxD © Ichie Ishibumi

Serta karakter-karakter lainnya yang saya pinjam dari pemiliknya

Summary : Dunia shinobi mencapai akhir, akhir yang sebenarnya. Bukan akibat orang yang berniat jahat, tetapi karena memang dunia shinobi sudah berada penghujung usianya. Apakah masih ada cara untuk menyelamatkan seluruh manusia? Apakah mereka masih diberi kesempatan untuk melanjutkan hidup? Naruto, sang pahlawanlah yang akan menjawabnya. . .

Genre : Sci-fi, Adventure, Fantasy, & Little bit Romance

Rate : T

Setting : AU (Alternate Universe)

Warning : Multiple Crossover, typo, OOC, Gaje, dll.

Pair : Semua Pair Canon

Rabu, 18 Nopember 2015

Happy reading . . . . .

To The End of The World

By Si Hitam

Chapter 15. Tim Ninja Konoha Unjuk Kekuatan.

-Pulau Melayang Konoha-

Sejak insiden penyerangan sekelompok iblis terhadap ANBU yang melakukan pengawalan pada pekerja yang menyalurkan logistik untuk Konoha, Kakashi menjadi kesulitan untuk memenuhi persediaan kebutuhan warganya. Saat ini, kelompok iblis yang berkeliaran di kota Kuoh semakin banyak jumlahnya, penjagaan Kuoh semakin ketat sebab kota itu merupakan teritori dari dua keluarga bangsawan iblis dari 72 pilar iblis Underworld, apalagi sejak terjadinya insiden penyerangan Kokabiel beberapa hari yang lalu.

Dan disinilah sekarang, di dalam ruang kerja kantor hokage, Kakashi memanggil beberapa ninja untuk memberikan misi tim yang penting. Sebuah misi pengalih perhatian.

"Sasuke, Shikamaru, Ino, dan Chouji. Kalian berempat kutugaskan untuk sebuah misi penting. Misi pertama sebagai tim ninja sejak kita berada di dunia baru ini" kata Kakashi dari balik meja kerjanya kepada empat anak muda yang sudah berdiri tegap didepannya.

"Misi apa Hokage-sama?" tanya Ino. Dia yang pertama kali bertanya, wajar saja untuk gadis cerewet seperti dirinya.

"Sasuke, kau telah memberi laporan bahwa pergerakan makhluk supranatural di Kota Kuoh lebih gencar mereka lakukan, iya kan?" tanya Kakashi pada Sasuke tidak menghiraukan pertanyaan Ino, membuat bibir Ino melengkung kebawah karena merasa teracuhkan.

"Hn" dan hanya dijawab dengan dengusan singkat. Sekarang Kakashi yang dongkol karena respon seadanya dari Sasuke. Ino menyeringai senang dan merasa diatas awan.

Tidak lama kemudian, Kakashi bicara lagi untuk menjelaskan detail misi pada empat anak muda diruangan kerjanya. "Misi ini adalah misi pengalihan untuk mengacaukan pergerakan kelompok iblis dan membingungkan mereka tentang eksistensi kita didunia ini. Aku yakin mereka belum mengetahui sama sekali tentang adanya pulau melayang Konoha, apalagi tentang kebutuhan penting kita akan bahan makanan dan logistik lainnya. Tujuan kalian adalah mengalihkan fokus perhatian mereka pada kalian berempat dengan cara muncul langsung di hadapan mereka. Lakukan pertarungan singkat pada mereka dan berikan sedikit kejutan dengan menunjukkan kemampuan bertarung kalian yang terbaik".

Kakashi mengambil nafas sekali lalu melanjutkan penjelasannya, "Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Sasuke, aku telah menyimpulkan bahwa mereka adalah sekumpulan makhluk yang punya obsesi sangat besar pada kekuatan, itulah salah satu sifat dasar makhluk yang disebut Iblis. Jika berhasil mengalihkan fokus mereka pada kalian setelah bertarung, aku yakin mereka akan melupakan tentang kegiatan pekerja kita menyelundupkan logistik untuk Konoha dari Kouh. Pekerja kita yang melakukan transaksi bahan logistik tidak akan pernah terganggu lagi karena pekerja yang kuperintahkan hanyalah warga sipil. Kalian semua mengerti?"

"Aku mengerti" jawab Shikamaru. "Jadi, kami tidak perlu membalas perlakuan mereka terhadap ANBU kita tempo hari kan? Hanya membuat mereka terkejut dan penasaran dengan kemampuan bertarung kita, lalu tinggalkan mereka seperti pecundang".

"Tepat sekali." balas Kakashi, "Dan sebagai pemimpin tim pada misi ini, aku menunjukmu, Shikamaru!"

"Ha'i" jawab Shikamaru.

"Untukmu Sasuke, kau sudah mengerti apa peranmu pada misi ini kan?" kata Kakashi setelah mengalihkan tatapan matanya pada Sasuke.

"Hn" dan lagi-lagi hanya jawaban berupa singkat yang keluar dari mulut Sasuke.

.

-Underworld-

Seorang pria tampan berambut merah crimson menyala, sedang duduk diruang kerjanya yang mewah. Ada lagi seorang laki-laki lagi yang berbadan tinggi tegap dan atletis dengan rambut berwarna hitam sedang berdiri, sedang menghadap pada pria berambut merah tadi.

"Kamu sudah mengetahuinya kan, tentang rumor munculnya kelompok baru selain tiga fraksi dan kaum supranatural lain yang ada di dunia ini?" tanya si pria berambut merah.

"Ya" jawab si laki-laki berambut hitam.

"Dari hasil laporan yang sudah kuterima, mereka pernah ditemukan berkeliaran di sekitar Kota Kuoh. Bahkan beberapa bawahan yang kusuruh untuk mengumpulkan informasi tentang mereka sempat terjadi bentrok. Mereka bisa dipukul mundur, tapi ada seseorang yang tiba-tiba datang menyelamatkan mereka semua dan membawanya pergi. Tidak ada sama sekali jejak pelariannya sehingga kita tidak bisa melakukan pengejaran. Mereka terlihat seperti sekelompok profesional yang terlatih bekerja secara sembunyi-sembunyi, taktis, dan cepat. Bisa ku simpulkan kalau mereka adalah kelompok yang sangat ahli dalam misi rahasia dan aksi penyusupan"

"Terus, apa hubungannya dengan aku jauh-jauh dipanggil kesini? Apa keperluan ku disini, Sirzech-sama?" tanya si laki-laki berambut hitam pada pria berambut merah, yang ternyata bernama Sirzech Gremory, salah satu dari empat Maou pemimpin kaum iblis di Underworld, yang terkuat dibanding tiga lainnya.

"Aku ingin kau yang melanjutkan pengumpulan informasi tentang mereka. Kegiatan mereka sangat mencurigakan karena di lakukan secara sembunyi-sembunyi dan sangat hati-hati. Kurasa kau cukup kompeten untuk melaksanakan tugas ini"

"Hmm,,, baiklah. Aku terima tugas ini" jawabnya patuh pada pimpinan kaum iblis. "Sudah lama aku tidak ke dunia manusia, sekalian juga aku ingin mengunjungi sepupuku yang manis itu di Kuoh. Sudah dua tahun aku tidak bertemu dengannya." tambahnya lagi dengan nada bicara santai. Kedua orang ini memang atasan dan bawahan, tapi mereka berdua juga memiliki hubungan keluarga yang erat. Dan perkataan terakhir tadi, sukses membuat pria berambut merah itu mendelik tajam. Sedangkan pria berambut hitam hanya nyengir, terkekeh pelan karena sifat sister-complex atasannya.

.

.

.

-Pinggiran Kota Kuoh-

Tim yang dipimpin Shikamaru akhirnya tiba di pinggiran kota Kuoh, tepat ditepi sebuah jalan besar. Mereka langsung ketempat itu dengan portal yang dibuat Sasuke.

"Gunakan henge agar mereka tidak mengenali atau mengingat wajah kita" perintah Shikamaru pada temannya.

Boffftt.

Ino bertransformasi menjadi wanita sexy, rambut pirang panjang sepunggung tergerai yang tertata dengan model Layer Style. Wajah dilapisi dengan make up tebal serta mengenakan setelan berupa kemeja putih yang dibalut blazer ketat berwarna ungu tua untuk bagian atasan serta sebuah miniskirt berwarna senada dengan blazernya sebagai bagian bawahan, setinggi 15 cm dari lutut sehingga mengekspos jelas paha mulusnya. Dikakinya terpasang sepatu berwarna hitam dengan ujung cukup runcing dengan heels setinggi lebih dari 12 cm. Penampilannya persis seperti seorang wanita karir.

Chouji, dengan penampilan rambut klimis tanpa coretan spiral dipipinya, mengenakan kemeja pantai berwarna coklat dengan corak bunga krisan tanpa dikancing dengan kaos putih tipis untuk bagian dalamnya. Serta sebuah jeans pendek longgar. Sandal karet sebagai alas kakinya. Dengan penampilan ini, Chouji seperti orang yang ingin berlibur.

Sedangkan Shikamaru, mengenakan pakaian seragam berupa baju berwarna putih berlengan panjang dengan kancing yang letaknya agak kesamping. Ditambah sebuah celana panjang dengan warna sama seperti bajunya. Sepatu pantofel berwarna putih. Kunciran rambutnya tidak lagi mencuat keatas, namun diikat dibelakang hingga sedikit menjuntai kebawah. Shikamaru lebih tepat jika disebut Buttler sekarang.

Sasuke, memandang heran pada temannya tim 10. 'Apa-apaan mereka? Jadi seperti ini tim yang katanya paling jenius sekarang, setelah aku tidak pulang ke Konoha selama bertahun-tahun'

"Kenapa Sasuke? Kau tidak menggunakan henge juga?" tanya Shikamaru pada Sasuke yang masih diam saja.

"Tidak usah, begini saja cukup" kata Sasuke. Dia menggunakan pakaian yang sama dengan pakaian yang digunakan selama mengembara. Jubah sepinggang yang menutupi tangan kirinya yang hanya tersisa sampai siku, serta kain yang menutupi rambut hingga dahinya (setelan pakaian Sasuke di Movie The Last).

'Inilah jadinya kalau hanya mengurung diri di Konoha. Untung saja aku sudah sering berkeliling di dunia baru ini. Bukannya dengan pakaian seperti itu malah menarik perhatian. Tapi tak apa lah, toh Kakashi sensei juga menyuruh kami untuk menarik perhatian para iblis itu' pikir Sasuke setelah mengalihkan pandangannya dari anggota tim 10. Uuuhh,,,, ternyata dibalik tampang datar, sifat dingin, dan irit bicara, Sasuke adalah orang yang suka sekali ngedumel dan mengomentari apapun disekitarnya dengan sinis di dalam hatinya.

"Oey Sasuke. Khusus untukmu, pancarkan chakra dalam jumlah besar untuk menarik perhatian mereka. Diantara makhluk supranatural itu, pasti ada yang memiliki kemampuan sensor sehingga bisa merasakan kedatangan kita. Karena waktu itu, Naruto pernah menggunakan kekuatan penuh saat menahan Konoha yang sedang jatuh dan akibatnya timbul rumor kedatangan kita di dunia baru ini di kalangan makhluk supranatural." seru Shikamaru pada Sasuke.

"Hn" hanya balasan singkat yang diterima Shikamaru.

.

Shikamaru bersama timnya sedang berdiri diatas sebuah truk kontainer besar yang sedang bergerak. Truk yang membawa bahan makanan ini melaju dengan kecepatan sedang di jalan raya yang mengarah keluar dari Kota Kuoh. Tadi, setelah menunggu beberapa saat dipinggir jalan, akhirnya sebuah truk yang dikemudikan pekerja Konoha berhenti lalu menaikkan Shikamaru dan anggota tim lainnya kebagian atas kontainer, bukan kursi penumpang. Ada 5 buah truk kontainer besar lagi yang melaju beriringan dibelakang truk yang ditumpangi tim Shikamaru, semuanya membawa bahan makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh warga Konoha selama 3 hari.

Pekerja yang ditugaskan untuk menangani suplai logistik bagi Konoha merupakan orang-orang Konoha yang cerdas, cepat tanggap, dan dipilih serta dilatih khusus agar bisa membaur dengan warga Kuoh dengan cepat. Tujuan iring-iringan truk kontainer ini adalah sebuah terowongan yang menembus tebing. Di dalam terowongan itu, setiap jam-jam tertentu ketika sedang ada kegiatan penyaluran logistik untuk Konoha, Sasuke membuat sebuah portal disana yang langsung menuju kedepan pintu gerbang desa Konoha.

Biasanya ada beberapa ANBU yang ditugaskan untuk mengawal truk kontainer serta menutup jalan untuk mencegah adanya kendaraan lain yang melewati terowongan selain truk-truk kontainer itu. Namun untuk kali ini, Shikamaru dan timnya lah yang menggantikan tugas itu sekaligus melaksanakan misi mereka.

"Mereka datang" seru Sasuke pada yang lainnya.

HAP..

Melompat langsung dari atas kontainer truk yang sedang melaju, mereka berempat berhasil mendarat dengan mulus, hal mudah bagi seorang ninja. Sementara pengemudi truk yang telah mendapat instruksi dari Shikamaru, terus melajukan truknya masuk kedalam terowongan tanpa pernah keluar dari ujung lain terowongan itu.

"Semua truknya sudah aman sampai ke Konoha, lihat kedepan kalian!" kata Sasuke pada tim 10. Sasuke sudah memastikan semua truk kontainer tadi sampai di Konoha menggunakan portal yang dia buat dengan doujutsunya, serta memastikan portal itu sudah hilang kembali tanpa menyisakan jejak sedikitpun.

Tepat didepan mereka berempat, telah berdiri tegak dua orang laki-laki atau lebih tepatnya dua makhluk supranatural bergender laki-lai. Pertama ialah laki-laki berambut hitam dengan badan tegap dan berotot. Lalu dibelakangnya ada seorang berbadan besar dengan tinggi lebih dari 3 meter, wajah yang lebih mirip monster ketimbang manusia. Posisinya berdiri yang lebih kebelakang menunjukkan bahwa ia adalah bawahan dari laki-laki yang berambut hitam.

"Mereka makhluk supranatural? Tapi kenapa aku merasa mereka tidak ada bedanya dengan manusia?" tanya Shikamaru pada Sasuke.

"Mataku bisa membedakannya." jawab Sasuke singkat.

"Ooooh,,, jadi kelompok baru yang dihebohkan petinggi fraksi hanya sekumpulan manusia" gumam laki-laki yang berambut hitam. "Perkenalkan, namaku Sairaorg Bael. Tujuanku kesini, menangkap kalian." kata Sairaorg lantang menginterupsi pembicaraan singkat antara Shikamaru dan Sasuke.

"Heh, mendokusei... Coba saja kalau kau bisa." sahut Shikamaru dengan nada malas. Sedangkan Sasuke tetap berdiri dengan tenang.

"Gandoma!" Sairaorg memanggil nama bawahan yang dia bawa bersamanya dalam tugas ini.

Mengerti apa yang di perintahkan atasannya, Gandoma Balam, nama lengkap laki-laki bertubuh raksasa itu, langsung melompat kearah Sasuke dan tim 10 berdiri. Menyiapkan kepalan tangan untuk sebuah pukulan penuh tenaga dan,,

DHUUAARR...

tanah tempat empat ninja Konoha berdiri hancur berantakan. Namun ninja-ninja itu selamat setelah berhasil melompat menjauh menghindari dari pukulan bertenaga monster barusan.

"Sasuke, raksasa ini bagian kami. Kelihatannya kau sudah cukup banyak mengetahui tentang laki-laki yang bernama Sairaorg itu" kata Shikamaru.

"Hn" dengusan singkat yang kali ini dapat diartikan sebagai jawaban 'iya' keluar dari hidung Sasuke.

Tentu saja Sasuke tahu tentang Sairaorg, seorang iblis muda berbakat keturunan Keluarga Iblis Bael yang merupakan pilar terkuat dari 72 pilar iblis sekaligus kandidat terkuat calon pemimpin tahta Keluarga Bael selanjutnya. Pengguna touki atau energi sejenis senjutsu terhebat dalam kaum iblis serta pemilik sacred gear Regulus Nemea.

Itulah informasi yang sudah Sasuke ketahui, dan sekarang Sairaorg ada dihadapannya. Tentu hal bagus bagi Sasuke jika bisa melakukan uji coba pertarungan dan membawa pulang informasi tentang kekuatan dan kemampuan bertarung kaum iblis khususnya Sairaorg, karena ini adalah pertama kali bagi dirinya bertarung dengan makhluk supranatural di dunia baru.

"Seperti yang biasa kita lakukan, kita cukup menggunakan strategi sederhana saja untuk melawan makhluk bertenaga monster itu. Tidak perlu membuat strategi jitu." kata Shikamaru pada teman setimnya, "Chouji!" seru Shikamaru lagi.

Setelah mendengar instruksi dari Shikamaru, Chouji mengambil sebuah pil hijau dari saku lalu menelannya.

Baika no Jutsu

Tubuh Chouji membesar, tiga kali lebih besar dari tubuh raksasa Gandoma.

"Haaaaa.." sambil berteriak, Chouji maju kedepan melancarkan tinju pertamanya kearah Gandoma yang baru saja bangun berdiri setelah meninju dan menghancurkan tanah tempat mereka berpijak tadi.

Bugggg...

Pukulan Chouji, dapat ditahan oleh kedua tangan gandoma. Dengan sekuat tenaga Gandoma memegang erat kepalan tangan Chouji yang berukuran raksasa, lalu melemparnya keatas. Berhasil. Sebagai bidak rook, Gandoma dengan kemampuan enhanced strength and defense memiliki tenaga yang sangat besar untuk memukul musuh atau melempar benda-benda berat.

Chouji yang terlempar ke udara, jatuh kembali dan kebetulan arah jatuhnya tepat mengarah pada Gandoma. Menfaatkan gaya gravitasi dan bobot tubuhnya sendiri untuk meningkatkan kekuatan tinjunya, Chouji kembali menekuk tangan kanannya, mengepalkan jari-jarinya dan bersiap memukul Gandoma sekali lagi.

Gandoma yang berada dipermukaan tanah, menatap keatas dan bisa melihat dengan jelas kalau Chouji yang baru saja dia lempar tadi akan meninjunya lagi. Gandoma tidak tinggal diam, memasang kuda-kuda bertahan sambil menyiapkan kepalan tangan sebagai tinju tandingan untuk Chouji.

Buggg...

Tinju Chouji tepat mengenai wajah Gandoma yang sedari tadi menatap kearahnya.

Dhuuaarrr...

Tubuh Gandoma terperosok kedalam tanah hingga lutut, karena tanah yang dipijaknya tidak sanggup menahan kuatnya pukulan Chouji.

Gandoma tidak berhasil memberikan tinju tandingan pada Chouji karena ketika Chouji sudah dekat, tiba-tiba Gandoma kehilangan kontrol pada semua anggota gerak tubuhnya. Dan ketika Gandoma berhasil mendapatkan kembali kontrol tubuhnya, kepalan tangan Chouji sudah berada 1 cm didepan wajahnya sehingga Gandoma tidak bisa mengelak lagi.

Berkat Shintensin no Jutsu dari Ino yang dilakukannya dengan timing yang tepat dan akurat, Chouji berhasil dengan mulus mendaratkan tinju di wajah Gandoma. Setelah puas dengan menghantam wajah musuhnya, Chouji kembali keposisi awal, berdiri didekat anggota timnya yang lain.

Gandoma marah, wajah tampannya (coret: wajah monster) yang sudah jelek menjadi bertambah jelek karena hasil karya Chouji. Tidak terima hal tadi, Gandoma berusaha bangkit dari keadaan tubuhnya yang terperosok kedalam tanah, namun lagi-lagi tubuhnya tidak bisa digerakkan sama sekali, bahkan dalam jangka waktu lebih lama dari sebelumnya.

"Kagemane no Jutsu, sukses" ungkap Shikamaru, "Chouji, sekali lagi!"

"Baiiik..." jawab Chouji riang.

Nikudan Sensha...

"Gelinding, gelinding, gelinding, . . . ." dengan semangat Chouji menghantam Gandoma kembali menggunakan jutsu andalannya.

BRAKKKK,,,

DHUUUAARRR...

Tubuh Gandoma semakin terperosok kedalam tanah, hingga mencapat dada. Bahkan tanah tampat Gandoma berdiri menjadi kawah selebar 10 meter hasil karya jutsu Chouji.

Gandoma, walaupun fisiknya sangat kuat tapi tetap tidak akan berdaya jika diserang terus menerus tanpa diberi kesempatan sekali saja untuk membalas. Tubuhnya terpaksa harus menerima luka berat karena terus menerus diserang habis-habisan. Tim 10 benar-benar melaksanakan perintah Hokage Keenam, membuat musuhnya tak berkutik sedikitpun.

Melihat apa yang terjadi didepannya, Sairaorg geram. Gandoma, peerage yang mengkonsumi bidak rook miliknya menjadi bulan-bulanan oleh tiga manusia yang menjadi lawan Gandoma. Sairaorg tidak menyangka sama sekali kalau formasi dan strategi aneh yang dibuat tiga manusia itu berhasil memojokkan anak buahnya sampai pada titik paling kritis. Rook terhebat dari Keluarga Iblis Balam yang terkenal dengan fisik super dan tenaga yang sangat kuat, dibuat tak berdaya sedikitpun dihadapan tiga manusia biasa, yang menurut Sairaorg tampak seperti manusia yang lemah.

"Gh, aku tidak bisa tinggal diam jika anak buahku diperlakukan seperti itu"

Syuuuttt..

"Aku lah yang akan menjadi lawanmu." kata Sasuke yang seketika itu langsung mengehentikan pergerakan Sairaorg. Kusanagi no Tsurugi milik Sasuke telah mengambil posisi tepat dileher Sairaorg.

'Dia cepat sekali' kata Sairaorg dibenaknya.

Sairaorg terpaksa berhenti, padahal baru berpindah lima meter dari posisi awalnya. Dia sama sekali tidak menyangka pergerakannya yang sudah di enhance seperti kecepatan bidak knight bisa dengan begitu mudahnya dihalau oleh orang yang sekarang berada dibelakangnya sambil mengalungkan sebuah katana panjang di lehernya.

Menggunakan Ultimate Rinne-Sharingan yang telah aktif di mata kirinya. Berkat jutsu Shunshin Rinnegan, Sasuke bisa melakukan teleportasi ke posisi manapun yang bisa dilihat oleh matanya dalam radius jarak tertentu. Dengan ini, secepat apapun pergerakan iblis yang mengkonsumsi bidak knight, bisa dengan mudah Sasuke hentikan.

Mengabaikan katana dilehernya, bersamaan dengan penggunaan touki dalam jumlah besar untuk meningkatkan daya serang, Sairaorg melancarkan serangan balasan dengan menyikut Sasuke yang masih berada dibelakangnya. Namun gagal, Sasuke telah berada tepat didepan Sairaorg tanpa sempat mata berkedip dan menyarangkan pukulan diperut Sairaorg.

Bugggg... Sreeekkk...

Sairaorg terlempar dan terseret beberapa meter kebelakang. Tidak menunggu lama, Sairaorg kembali berdiri, namun entah kenapa nafasnya terengah-engah seperti kehabisan tenaga.

'Tidak mungkin, touki ku habis hanya karena sekali pukul olehnya. Apa dia bisa menyerap energi lawan seperti hakuryuuko? Tidak, teknik miliknya lebih hebat dari itu.' pikir Sairaorg dibenaknya. Mau tidak mau, Sairaorg harus serius karena telah menyadari kalau orang yang menjadi lawannya bukanlah orang sembarangan.

Teknik Gakidou dari pengguna Rinnegan. Dengan teknik ini, ninjutsu, chakra dan bentuk energi lainnya dapat diserap lalu digunakan kembali untuk melakukan serangan balasan. Sasuke sebagai pengguna Rinnegan satu-satunya sekarang, mampu melakukan teknik ini dengan sangat baik.

Wuuusssshh...

Sairaog bangkit lagi dengan kekuatan yang lebih besar. Tubuhnya diselimuti aura energi berwarna emas. Sebagian tubuhnya telah tertutupi armor perang. Bagian lutut, siku, dan bahu serta tangannya telah tertutupi sarung berupa armor berwarna emas. Bagian dadanya juga telah dihiasi armor berbentuk seperti kepala singa. Mode Balance Breaker menggunakan sacred gear Regulus Nemea telah Sairaorg aktifkan.

"Haaaaaa . . ."

Syuuutttt

Dengan kecepatan tinggi, Sairaorg melayangkan satu pukulan kearah Sasuke.

Dhuuarrrr.

Tanah disekitar mereka bergetar, namun Sasuke masih berdiri tegap dengan kokohnya. Rangka susano'o berupa rusuk melindungi tubuh Sasuke dari tinju Sairaorg.

Krakkkk

Rangka susano'o Sasuke sedikit retak akibat pukulan Sairaorg yang sangat kuat. Namun hal ini tidak dibiarkan Sasuke begitu saja. Dari samping kiri rusuk susano'o, Sasuke memunculkan satu rangka berupa tangan dan dengan itu langsung dipukulkannya pada Sairaorg dari arah atas.

Dhuaarrr...

Nihil, Sairaorg berhasil menghindar dari pukulan tadi dengan mundur kebalakang. Sairaorg tersenyum senang, namun senyum itu tidak bertahan lama karena tiba-tiba tubuhnya tidak bisa bergerak, bahkan terasa dicengkram erat.

Rupanya pukulan tangan kiri rangka susano'o hanya pengalihan. Menggunakan tangan kanan susano'o yang disembunyikan didalam tanah, Sasuke berhasil menangkap tubuh Sairaog lalu mencengkramnya kuat membuat Sairarog tidak bisa bergerak lagi. Perlahan Sairaorg yang telah Sasuke tangkap diarahkan mendekat padanya. Dalam keadaan itu, Sairaorg masih berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari cengkraman tangan susano'o Sasuke.

"Tatap mataku!" kata Sasuke pada Sairaorg yang telah berada 1 meter didepannya.

Secara refleks karena mendengar seruan dari Sasuke, Sairaorg menghentikan usahanya melepaskan diri lalu menatap mata Sasuke tanpa terpikir apa yang akan terjadi jika dia melakukannya.

Tsukyomi

Belum sampai 3 detik, Sairaorg jatuh tersungkur di tanah setelah Sasuke melepaskan cengkraman tangan susano'onya. Sairaorg terduduk lemas tak berdaya, armor emasnya lenyap seketika.

Berbicara dengan arogan di depan mata Sairaorg yang terengah-engah walaupun tidak terluka, "Tanamkan di otakmu, namaku Uchiha Sasuke. Katakan juga hal ini pada semua atasanmu!"

Setelah mengatakan hal tadi pada Sairaorg, Sasuke melompat mundur lalu bergabung kembali dengan tim 10 yang telah berhasil membuat Gandoma terkapar tanpa bisa bergerak lagi.

"Sepertinya tugas khusus yang diberikan Hokage-sama padamu sudah selesai kau lakukan?" tanya Shikamaru pada Sasuke yang sudah berada didekatnya.

Sasuke tidak menjawab pertanyaan barusan, karena pertanyaan Shikamaru memang sama sekali tidak memerlukan jawaban.

"Baiklah... Misi selesai, kita pulang sekarang!" perintah Shikamaru sebagai pemimpin tim.

Setelah mendengar kalimat tadi, Sasuke membawa dirinya dan tim 10 pulang ke Konoha, menghilang terhisap dalam pusaran kamui.

Sementara, Sairaorg yang masih memiliki kesadarannya walau tubuhnya terduduk seperti tak berdaya, menggeram murka. Harga dirinya sebagai petarung di injak-injak, tidak terima karena setelah dirinya dikalahkan lalu ditinggalkan begitu saja seperti seorang pecundang.

Bugggg...

Tanah yang menjadi sasaran tinju Sairaorg untuk meluapkan emosinya, retak. Sebagian bongkahan tanah terangkat berhamburan.

"Gh, BRENGSEK. Dia mempermalukanku. Lain kali jika aku bertemu dengan manusia bernama Uchiha Sasuke itu, aku tidak akan segan-segan menghadapinya dengan kekuatan penuh"

Dengan begini, misi pertama tim ninja dari Konoha di dunia baru sukses. Fokus perhatian para iblis itu menjadi tertuju pada Sasuke. Walaupun karena kejadian ini akan menyulitkan misi pengumpulan informasi yang dilakukan Sasuke kedepan nantinya, tapi itu sama sekali bukan masalah besar bagi ninja sehebat Sasuke.

To be Continued. . . .

Note : Berasa aneh ya chapter ini, heheee? Wajar sih, di manga ataupun anime, misi gabungan antara Tim 10 dengan Sasuke tidak pernah terjadi sama sekali. Makanya begitulah jadinya jika mereka berempat bekerja dalam satu tim.

Lalu, Sasuke Vs Sairaorg diatas, dalam pertarungannya masing-masing tidak menggunakan kekuatan penuh. Sasuke tidak menggunakan full armored susano'o bersayap miliknya serta Sairaorg pun tidak menggunakan Balance Breaker Regulus Rey Leather Rex secara penuh. Kenapa begitu? Ini masih cukup jauh dari klimaks, jadi kalau menantikan pertarungan mereka berdua secara all out dan full power, nanti saja. Itu pun kalau Sasuke dan Sairaorg bertemu lagi. hahahaaaa...

Dan, aku merasa heran. Beneran heran loh, sama chap kemarin. Isi kolom review tidak banyak yang membahas tentang teka-tekinya, lebih banyak yang antusias membahas adegan sugestif. Apa memang materi yang ku gunakan untuk chap 14 terlalu sulit?, Yaaa, memang sih matematika itu momok bagi kebanyakan orang. Atau kalian aja yang terlalu mesum dan sangat mengharapkan adanya adegan lemon di fic ini? Heheheee, bercanda.. Lupakan hal ini.

Untuk kemampuan tenseigan Hinata, chap depan udah mulai keluar. Yang jelas, saat mengaktifkan doujutsu itu, kemampuan penglihatan Byakugan seperti bidang pernglihatan 360 derajat pada radius tertentu, tembus pandang, dan mampu melihat aliran chakra di tubuh masih tetap ada, karena The True Tenseigan adalah evolusi dari Byakugan. Tambahannya adalah kemampuan khusus pada area yang masuk didalam lingkup atau radius penglihatan byakugan.

Satu lagi, hehee. Mau promosi nih, aku merekomendasikan kalian baca fic aku yang baru di akun ini. Xover Naruto - Date a Live. Settingnya bertempat di Konoha, dunia shinobi. Hanya fic selingan berisi konflik ringan dan humor yang mungkin garing. Ratenya M loo, hihiii. Baca aja dulu, terutama yang tau anime date a live. Kalau ga tau juga tidak masalah, karena sangat sedikit materi yang ku ambil dari anime date a live, hanya femchara date a live beserta keterangan kemampuannya. Kebanyakan isi ceritanya, hanya tentang Naruto yang seringkali ketiban sial. Jadi, yang belum tahu tentang date a live pun pasti masih bisa menikmati fic itu.

Saya masih banyak kekurangan, jadi mohon bantuannya baik itu kritik atau saran di kolom review atau PM agar lanjutan fic ini lebih bagus kedepannya.