Disclaimer : Naruto © Tidak ada sangkut pautnya dengan saya.
.
Genre : Romance, MILF, Incest, Lemon, NTR, and Drama.
.
Pair : Naruto x Harem x Crossover.
.
Warning : Typo, Harem, Lemon, Incest, OC, OOC, 18+, Dan Dosa tanggung sendiri-sendiri.
.
.
Saat ini terlihat diruang tamu keluarga Asuma Sarutobi, terlihat lah seorang remaja laki-laki yang saat ini masih belum bangun dari dunia mimpi nya. Padahal saat ini jam sudah menunjukkan pukul 07.00 AM, yang artinya dia sudah kesiangan.
Meskipun hari ini dia libur, namun tidak seperti dia yang bisa, karena dia yang bisa tidak pernah bangun kesiangan. Jika diperhatikan dengan seksama maka akan terlihat bahwa saat ini pria tersebut tidur tanpa menggunakan sehelai benang pun. Dan yang menutupi nya saat ini hanyalah sebuah kain tipis yang Cuma menutupi sebagian dari tubuhnya.
" unngggghh "
Tiba tiba saja remaja laki-laki tersebut terbangun, dikarenakan sinar matahari yang mulai masuk ke dalam ruang tamu tersebut. Dan terlibat sepasang mata berwarna blue-saphire yang baru saja terbangun.
Jika kalian bertanya siapa remaja laki laki tersebut, maka saya akan menjawabnya, bahwa remaja laki laki tersebut adalah Namikaze Naruto, seorang remaja yang baru saja melepas status keperjaka-annya. Bersama sang tetangga sebelah yakni Kurenai Sarutobi.
Naruto Pov.
" Ugghhhh... tubuhku rasanya sangat nyeri dan pegal, sial jam berapa sekarang "
Aku pun berusaha untuk mencari ponsel ku, dan setelah berusaha untuk mencari nya. Akhirnya aku menemukan nya, namun sepertinya ini bukan ponsel ku..., biarlah yang penting aku bisa melihat jam sekarang.
Aku pun langsung menekan tombol power nya, dan terlihat lah di layar ponsel tersebut bahwa saat ini jam menunjukkan pukul 07.20 AM, yang artinya aku sudah kesiangan. Meskipun hari ini aku libur, namun tidak seperti biasanya aku bangun kesiangan.
Aku pun langsung berdiri, namun ketika aku berdiri. Aku dapat melihat bahwa tubuhku saat ini sama sekali tidak tertutupi oleh apapun. Bukan hanya itu saja, di sofa tempat tidur ku. Aku melihat sebuah cairan berwarna putih.
Tiba tiba saja kepalan ku terasa sakit, dan setelah rasa sakit itu hilang. Aku baru ingat bahwa semalam aku baru saja melakukan itu bersama dengan Kurenai-nee, bahkan aku melakukannya pada saat dia sedang menelpon Asuma-nii.
Dari arah dapur, aku dapat mendengar suara senandung kecil yang berasal dari arah dapur. Dan ketika aku melihat kearah dapur, maka aku dapat melihat bahwa yang bersenandung itu adalah Kurenai-nee.
Dan saat ini penampilan Kurenai-nee bisa dibilang sangatlah luarbiasa, karena saat ini Kurenai-nee sama sekali tidak menggunakan pakaian apapun, namun saat ini dia hanya mengenakan sebuah celemek sebatas paha.
Sehingga membuat bagian belakang nya terlihat, apalagi dengan pantatnya yang besar itu. Dan tentu saja hal tersebut membuat penis ku yang awalnya tertidur, sekarang sudah bangun kembali akibat melihat pemandangan yang sangat luarbiasa itu.
Aku pun langsung mendekat ke arahnya secara diam-diam, dan ketika sudah aku sudah berada tepat dibelakangnya. Aku langsung memeluknya, dan hal tersebut membuat Kurenai-nee terkejut. Dan setelah rasa terkejutnya hilang, dia langsung mencari tau siapa yang memeluknya. Dan ketika tatapan kami saling bertemu, Kurenai-nee langsung tersenyum.
Normal Pov
" Ohayou Nee-san " ucap Naruto.
" Ohayou mo Naruto-kun " balas Kurenai.
" Nee-san lagi masak apa ?"
" Sedang masak sarapan pagi, apa kau sudah lapar ?" tanya Kurenai
" Belum " balas Naruto.
Tiba tiba saja tangan Naruto yang awalnya berada di pinggang Kurenai, mulai berpindah menuju ke dada Kurenai. Dan ketika tangan Naruto sudah sampai di dada Kurenai, Naruto langsung meremas kedua bongkahan daging itu. Kurenai yang merasakan remasan tersebut, langsung mengeluarkan desahanya.
" Na...Naru...AAAAHHHHH...le...lepaskan dulu...Hhnmmm...aku sedang memasak...Nngggmm " ucap Kurenai sambil menahan desahanya.
" Memangnya kenapa, apa Nee-san tidak suka ?" tanya Naruto.
" Bu...Nnnggghhhhhh...bukan begitu..AAAHHHHH... saat ini aku sedang memasak, dan jika kita melakukannya disini bisa bahaya..Nnnngggg "
" Tapi aku sudah tidak tahan Nee-san " ucap Naruto sambil menggosok gosokan penis nya di belahan bibir vagina Kurenai.
" Ba...baiklah "
Naruto yang mendengar jawaban Kurenai langsung melepaskan pelukannya. Kurenai yang merasakan bahwa Naruto sudah melepaskan pelukannya, langsung membalikkan badannya dan tidak lupa untuk mematikan kompor nya.
" Baiklah, sekarang aku sudah siap " ucap Kurenai.
Naruto yang melihat Kurenai yang sudah siap, langsung mendekatkan bibirnya kearah bibit Kurenai, dan ketika kedua bibir mereka saling bertemu. Naruto langsung memasukkan lidahnya kedalam mulut Kurenai, dan begitu pula dengan Kurenai.
Dan pada saat mereka sedang berciuman, tangan Naruto yang awalnya diam saja, sekarang mulai menjalar ke dada Kurenai, dan begitu pula dengan tangan Kurenai yang mulai bergerak menuju kearah selangkangan Naruto.
Dan pada saat masing masing tangan mereka sudah sampai ke tempat tujuan mereka. Kedua tangan mereka langsung melakukan tugasnya masing masing. Tangan Naruto yang berada di dada Kurenai langsung meremas dan memelintir dada dan puting Kurenai, sehingga membuat Kurenai kembali mengeluarkan desahanya.
Dan begitu pula dengan tangan Kurenai yang berada di selangkangan Naruto, Kurenai pun dapat merasakan bahwa penis milik Naruto sudah mulai mengeras. Dengan telaten nya tangan Kurenai bergerak dari atas penis Naruto, menuju ke bagian pangkal penis Naruto.
Adegan mereka tersebut mereka lakukan selama kurang lebih 3 menit. Dan apa saat nafas mereka sudah hampir habis, mereka berdua langsung melepaskan ciuman tersebut. Dan terlihat lah saat ini Naruto berserta Kurenai yang sudah sangat terangsang.
" Nee-san boleh langsung aku masukkan ?" tanya Naruto.
" Tentu, lagi pula aku juga sudah sangat terangsang "
" Kalau begitu kita pindah ke ruang keluarga ya "
" Baiklah "
Setelah itu, mereka berdua pun langsung pergi menuju ke ruang keluarga. Dan ketika mereka berdua sampai di ruang keluarga. Kurenai langsung merebahkan diri di sofa, dan Naruto yang melihat Kurenai yang sedang bersiap siap, langsung mengambil posisi di atas tubuh Kurenai. Sehingga posisi mereka saat ini saling berhadapan, serta posisi dari penis Naruto berada tepat di depan vagina Kurenai.
" Aku masukin ya Nee-san " ucap Naruto
" Hai "
Naruto pun memajukan pinggulnya secara perlahan lahan, dan ketika kepala penisnya sudah berada tepat di depan bibir vagina Kurenai, Naruto langsung menghentak kan pinggul dengan keras, sehingga membuat Kurenai sedikit berteriak.
" Naa...Naruto-kun...pelan pelan dong "
" Hehehe Gomen, habisnya aku sudah tidak tahan. Aku gerakan sekarang ya Nee-san " ucap Naruto
" Tuu...tunggu dulu, jangan kamu gerakin dulu. Saat ini vagina ku sedang berusaha untuk menyesuaikan diri dengan bentuk penis mu. Kau tau bukan, kita baru saja melakukan nya kemaren. Meskipun aku sudah pernah melakukannya dengan Asuma, tapi tetap saja vagina ku harus beradaptasi. Penis mu ini besar, dan panjang sedangkan dengan Asuma. Penis nya itu kecil, terus nggak terlalu panjang amat. Terlebih lagi, mulai saat ini sampai seterusnya vagina ku ini akan sangat sibuk. Karena aku harus memuaskan penis milik mu ini " ucap Kurenai sambil tersenyum.
" Be...benarkah, lalu bagaimana dengan Asuma-nii ?"
" Jangan khawatir, jika Asuma ingin melakukannya dengan ku. Maka aku akan menggunakan kondom, kau tau rasa cintaku kepadanya saat ini sudah tidak ada. Saat ini aku sedang jatuh cinta kepada mu Naruto. Jadi kau tidak perlu khawatir "
" Tapi bagaimana jika Asuma-nii melihat kondom yang kau gunakan?"
" Dia tidak akan melihatnya, dan apa kau tau? Aku sudah pernah mencobanya sekali, dan itu berhasil. Dia sama sekali tidak akan melihat kearah vagina ku, karena pada saat kami bermain di lebih sering melihat kearah dadaku. Dan jika dia ingin memasukkan nya, aku selalu menuntun penis kecilnya itu. Sudahlah ku tidak perlu khawatir, sekarang kau sudah boleh bergerak Naruto "
" Hai "
Naruto pun mulai menggerakkan pinggulnya secara perlahan lahan, dan setelah merasakan bahwa vagina Kurenai sudah sudah sangat basah. Maka barulah Naruto menggerakkan pinggulnya dengan ritme yang cukup cepat.
" Mnnnnggg...Na...Naruto...mmmnggghh..lebih keras " ucap Kurenai disela sela desahanya.
" Hai "
Naruto pun menghentak kan pinggul nya sedikit keras, pada saat penisnya akan masuk kedalam vagina Kurenai. Sementara itu, Kurenai yang merasakan tusukan Naruto. Langsung saja mendesah sejadi jadinya. Karena pada saat Naruto menusuk vagina Kurenai, penis Naruto sering kali membentur mulut rahimnya.
" Ohhhh...Kami-sama...ini benar benar nikmat. Aku ingin merasakan yang lebih nikmat lagi " batin Kurenai.
Dan disela sela kegiatan Naruto tersebut, Naruto dapat melihat bahwa dari vagina Kurenai keluar sebuah cairan berwarna putih yang cukup kental. Naruto yang tidak mengetahui tentang cairan tersebut, langsung menyentuh cairan tersebut. Sehingga membuat kegiatan Naruto dan Kurenai harus terhenti untuk sementara.
" Ne...Nee-san kau tau ini apa ?" tanya Naruto kepada Kurenai sambil memperlihatkan jari nya.
Kurenai yang melihat cairan putih tersebut yang melekat di jari tangan Naruto, langsung memegang pergelangan tangan Naruto, dan memasukkan jari telunjuk dan jari tengah Naruto kedalam mulutnya.
" Ini...sluuurp...namanya...sluurp...sperma...nnggmmm... ini adalah cairan yang kamu keluarkan kemaren. Dan sepertinya...sluuuurrrp...di dalam rahim ku masih banyak tersisa sperma mu...nnngmmmm " ucap Kurenai sambil menjilati jari jari Naruto.
Setelah selesai menjilati jari jari Naruto, Kurenai pun mulai menggerakkan pinggulnya. Setelah selesai menjilati bekas sperma Naruto, entah mengapa tiba tiba saja libido Kurenai tiba tiba naik. Sehingga membuatnya sangat bernafsu untuk menikmati setiap kenikmatan yang diberikan oleh penis Naruto.
" Naru...ayo gerakin pinggul mu, bukannya kau sudah tidak tahan " ucap Kurenai.
Naruto pun menuruti keinginan Kurenai, dan pada saat Naruto menggerakkan pinggulnya. Maka Naruto dapat mendengar suara desahan Kurenai yang cukup keras. Bukan hanya vagina Kurenai saja yang mendapatkan kenikmatan.
Melainkan payudara Kurenai juga medapatkan kenikmatan yang sangat luar bisa. Karena saat ini Naruto sedang menjilati, menghisap, serta memberikan pijatan kepada payudara Kurenai. Dan kegiatan mereka tersebut pun berlangsung sekitar lima menit.
Dan selama lima menit tersebut, sama sekali tidak terjadi perubahan. Posisi yang mereka gunapun masih sama dengan yang awal. Dan tiba tiba saja Naruto merasakan bahwa saat ini penisnya seperti sedang terjepit diantara dinding vagina Kurenai yang mulai merapat.
" Na...Naruto...NNNNNGGHH...a..aku...AAAHHHH...sudah tidak tahan lagi...nnngghhm " ucap Kurenai sambil menahan desahanya.
Dan dari vagina Kurenai keluarlah cairan bening yang sangat banyak yang artinya Kurenai baru saja mengalami orgasme. Pada saat Kurenai mengalami orgasme, Naruto dapat melihat bahwa tubuh Kurenai tiba tiba saja menegang, dan pada saat orgasme Naruto dapat merasakan bahwa cairan dari orgasme Kurenai juga mengenai penis milik nya.
" Hah...hah...hah.. "
Naruto yang melihat Kurenai yang kelelahan tersebut langsung saja mencabut penisnya dari dalam vagina Kurenai. Dan Kurenai yang merasakan bahwa penis Naruto yang sudah keluar langsung menatap Naruto.
" Naru kenapa kau mencabut nya ?" tanya Kurenai.
" Tidak ada, hanya saja aku ingin mengganti posisi " ucap Naruto.
Kurenai yang mendengar perkataan Naruto pun langsung merangkul leher Naruto, dan setelah itu Kurenai langsung melumat bibir Naruto. Dan pada saat ciuman tersebut, lidah kedua insan tersebut terlihat saling mendominasi. Ciuman tersebut terpaksa harus mereka hentikan, dikarenakan udara yang berada di dalam paru paru mereka sudah mulai menipis.
Naruto dan Kurenai pun terlihat terengah-engah, dan setelah mereka menghirup udara sebanyak banyaknya, mereka berdua pun kembali berciuman lagi, namun ciuman mereka berdua harus kembali berakhir. Dikarenakan Kurenai yang sudah kembali terangsang.
" Jadi Naru pengen posisi seperti apa ?" tanya Kurenai sambil mengelus pipi Naruto.
" Woman on top " ucap Naruto dengan semangatnya.
" Baiklah kalau begitu "
Setelah itu Kurenai pun menyuruh Naruto untuk duduk dan bersandar pada sofa, sedangkan dengan dirinya, yang saat ini sedang berhadapan dengan Naruto. Setelah melihat bahwa posisi yang mereka gunakan sudah benar. Kurenai pun mulai menurunkan pinggulnya dan tidak lupa untuk memegang penis Naruto, supaya pada saat akan masuk. Dan pada saat penis Naruto hampir bersentuhan dengan bibir vagina Kurenai, Naruto tiba tiba menahan pinggul Kurenai, sehingga membuat gerakan Kurenai harus terhenti.
" Ada apa Naru? Apa kau tidak suka dengan posisi ini. Bukannya kau sendiri yang ingin posisi seperti ini " ucap Kurenai.
" Bukan begitu, tapi aku ingin Nee-san menghadap kedepan. Sehingga aku dapat memainkan dada Nee-san " ucap Naruto
" Begitu "
Kurenai pun membalikkan badannya, sehingga membuatnya membelakangi Naruto. Namun tiba tiba saja pandangan Kurenai tertuju kepada sebuah bingkai foto, yang dimana di foto tersebut terlihat dirinya dan suaminya yang sedang berpelukan serta tersenyum.
Dan Kurenai yang melihat foto tersebut tiba tiba saja menjadi murung, karena foto tersebut diambil pada saat mereka menikah. Bahkan dia masih ingat, bagaimana ekspresinya ketika dia dilamar oleh sang suami.
" Nee-san "
Tiba tiba saja Kurenai dikejutkan dengan suara Naruto, dan ketika Kurenai mengalihkan pandangan nya dari foto tersebut kearah Naruto. Kurenai dapat melatih wajah dari pria yang dicintainya, dialah yang selalu mengisi hari hari nya dengan canda tawa.
" Kau baik baik saja Nee-san ?" tanya Naruto
" Aku baik baik saja kok "
Setelah itu Kurenai kembali fokus ke tujuan utamanya, yakni memuaskan orang yang dia cintai. Sama halnya yang dilakukan diawal tadi, Kurenai memegang penis Naruto dan mulai menurunkan pinggulnya. Dan pada saat penis Naruto bersentuhan dengan bibir vagina nya, tiba tiba saja Kurenai menghentikan gerakannya.
" Sadar Kurenai...sadar... ingat kau sudah berjanji kepada Naruto, dialah pria pilihan mu. Buang jauh jauh kenangan mu dengan Asuma. Mulai saat ini Naruto adalah suami mu dan Asuma adalah pembantu mu " batin Kurenai.
Setelah selesai menyakinkan dirinya, Kurenai langsung memasukkan penis Naruto kedalam vaginanya. Dan sekali lagi Kurenai dapat merasakan, bahwa saat ini vagina nya terasa sakit. Dikarenakan penis Naruto yang terlalu besar.
" Pa...padahal penis Naruto sudah ke dalam tubuh ku tadi, namun tetap saja vagina ku merasa perih ketika penis dia masuk. Apa karena selama ini vagina ku Cuma digunakan untuk penis yang kecil " batin Kurenai sambil tersenyum.
" Nee-san kau tidak apa apa ?" tanya Naruto.
" Ya, aku tidak apa apa. Apa kau sudah siap ?" tanya Kurenai, dan dibalas dengan anggukan kepala.
Setelah mendapatkan jawaban dari Naruto, Kurenai pun mulai menggerakkan pinggulnya secara perlahan lahan, di karena posisi yang mereka gunakan adalah woman on top, maka peranannya sangatlah penting. Sehingga dia harus menggerakkan pinggulnya sesuai dengan tempo nya.
" Ahh..Nee-san..."
Kurenai yang mendengar suara desahan Naruto, entah mengapa menjadi lebih bersemangat. sehingga membuat gerakan Kurenai semakin cepat. Dan demi mendapatkan kenikmatan yang lebih Kurenai menggunakan tangan kanannya untuk memberikan sensasi tambahan kepada tubuhnya. Dengan memainkan klitoris nya, Kurenai dapat merasakan sensasi yang sangat luar biasa pada tubuh nya.
Sehingga membuat nya mengeluarkan desahan yang cukup keras, dan begitu pula dengan Naruto yang juga ikut mendesah. Dan tiba tiba saja kedua tangan Naruto yang awalnya tidak melakukan apapun, sekarang sudah muali bergerak untuk memainkan dada Kurenai.
Meremasnya, menghisapnya, serta memelintir puting nya, hal tersebut terus Naruto lakukan tanpa henti kepada payudara Kurenai. Semakin lama gerakan pinggul Kurenai semakin cepat, sehingga membuat Naruto memperkuat remasan serta hisapan nya ke dada Kurenai.
Kurenai pun dapat merasakan bahwa penis Naruto yang berada di dalam tubuhnya tiba tiba saja membesar, dan begitu pula dengan Naruto yang merasakan bahwa dinding vagina Kurenai mulai menyempit.
" Nee...AAHHH...Nee-san...nngggmmm... aku hampir sampai...AAAHH " ucap Naruto.
" Aku...AHHHH...juga...mnggghhh...Naaaruuu...nnggghh.."
Naruto yang benar benar sudah tidak tahan lagi, langsung mengganti posisi mereka. Yang dimana saat ini posisi Kurenai bertumpu ke meja yang berada di depannya, serta pinggulnya diangkat sedikit lebih tinggi. Dan begitu pula dengan Naruto yang saat ini sedang mendorong penisnya kedalam vagina Kurenai dengan posisi berdiri.
" Neee...Nee-san...nnnggnnn...a-aku sudah tidak tahan lagi " ucap Naruto.
" Ke...keluarkan Naru...AAAHHH..keluarkan di dalam rahim ku. Buat aku hamil...AAHHHH...Naaaruuu"
Crooot! Croooot! Crooot!
Naruto langsung menembakan seluruh pejunya kedalam rahim Kurenai, sudah tidak terhitung berapa banyak peju yang masuk kedalam rahim Kurenai. Dan Kurenai dapat merasakan bahwa saat ini rahim mulai terisi oleh peju panas milik Naruto, Kurenai pun tidak dapat menahan dirinya lebih lama lagi. Dan pada saat tembakan terakhir Naruto kedalam rahimnya, maka Kurenai pun langsung mencapai puncak orgasme nya.
" KKYAAAAAA "
Kurenai pun langsung menjerit sekeras mungkin karena dia lagi lagi mengalami orgasme. Bukan hanya itu saja, Kurenai pun dapat merasakan bahwa dirinya sudah terisi penuh oleh peju Naruto. Dan ketika Kurenai menoleh ke belakang, Kurenai dapat melihat bahwa saat ini Naruto sedang berusaha untuk merilekskan tubuhnya.
Dan ketika Kurenai mengalihkan pandangan nya kearah selangkangan nya, Kurenai dapat melihat bahwa sebagian peju milik Naruto sudah meluber keluar dari vagina. Meskipun Naruto baru saja ejakulasi. Namun penisnya masih terasa keras.
" Padahal sperma bekas kemarin masih ada, dan sekarang bertambah lagi. Sepertinya aku benar benar akan hamil " batin Kurenai sambil mengelus perutnya.
Naruto yang saat ini benar benar kelelahan, langsung menyadarkan kepalanya ke bahu Kurenai. Dan Kurenai yang menyadari itupun, langsung mengelus kepala Naruto.
" Kau sangat luar biasa Naruto, aku sangat yakin bahwa aku akan benar benar hamil " ucap Kurenai.
Naruto yang mendengar perkataan Kurenai pun langsung saja memperlihatkan cengiran khasnya. Sementara tangan Kurenai sibuk mengelus kepala Naruto, pandangan Kurenai pun mulai tertuju kearah bingkai foto pernikahan nya.
" Asuma apa kau melihatnya, lihatlah istri sekarang. Dia baru saja membiarkan seorang anak tetangga untuk mengisi rahimnya. Kau pasti bangga bukan, sebentar lagi kau akan menjadi ayah angkat dari anak ku ini. Namun satu hal yang harus kamu ingat Asuma. Mulai saat ini sampai seterusnya, aku tidak akan menerima benih mu. Karena mulai sekarang Naruto adalah suami ku, dan kau hanyalah pria yang tidak berguna. Mulai saat ini kau harus bekerja lebih keras, karena kau yang akan menanggung biaya aku dan bayi ku ini " batin Kurenai sambil menatap bingkai foto tersebut.
Kryuuut!
Lamunan Kurenai pun buyar ketika dia mendengar suara perut Naruto yang sudah keroncong. Dan ketika dia menengok ke arah Naruto. Kurenai dapat melihat bahwa saat ini wajah Naruto sudah terlihat memerah.
" Apa kamu lapar Naru ?" tanya Kurenai.
" I...iya "
Kurenai pun tersenyum ketika mendengar perkataan Naruto, dan secara perlahan lahan Kurenai mulai mengangkat pinggulnya. Dan ketika Kurenai berhasil mencabut penis Naruto dari dalam vagina. Maka terlihat lah penis Naruto yang saat ini sedang diselimuti oleh peju miliknya sendiri.
" Tunggu sebentar ya Naru, aku akan membersihkan milik mu ini "
Setelah itu, Kurenai mulai memasukkan penis Naruto kedalam mulut. Dan ketika penis tersebut berada di dalam mulut Kurenai. Kurenai menjilati seluruh peju milik Naruto, dan dengan telaten nya Kurenai berhasil membersihkan sisa peju yang melekat di penis Naruto.
" Begus, sekarang penis mu sudah bersih Naruto. Dan kerena sudah bersih, aku akan segera menyiapkan sarapan pagi dulu "
Setelah selesai membersihkan penis Naruto, Kurenai pun langsung pergi menuju kearah dapur. Dan disaat Kurenai akan berjalan menuju dapur, Naruto dapat melihat bahwa bokong besar milik Kurenai bergoyang goyang seiring dengan langkah kaki nya, bukan hanya itu saja.
Dari sela sela bibir vaginanya, Naruto dapat melihat bahwa peju yang berada di dalam vagina Kurenai secara perlahan lahan mulai keluar. Dan peju yang keluar tersebut, menetes ke lantai rumah Kurenai, dan ketika melihat kejadian tersebut, entah mengapa penis Naruto tiba tiba saja menjadi berdiri.
Setelah menunggu sekitar 10 menit, akhirnya Kurenai keluar dari dapur. Dan terlihat lah, bahwa saat ini Kurenai sedang membawa dua ramen cup, serta Kurenai sudah kembali mengenakan celemeknya. Bukan hanya itu saja, Kurenai juga sudah mengenakan celana dalam.
" Nee-san kau mengenakan celana dalam ?" tanya Naruto.
" Ya, aku menggunakan nya supaya benih milik mu ini tidak keluar. Dan sepertinya milik mu itu juga sudah bangun kembali " ucap Kurenai.
" Hehehehe...begitulah "
" Sekarang kita sarapan dulu, baru setelah itu kita kembali melanjutkan permainan kita " ucap Kurenai sambil menyerahkan ramen cup kepada Naruto.
Naruto pun menerima ramen cup tersebut dengan senang hati, dan dengan lahap nya Naruto memakan ramen cup tersebut. Dan begitu pula dengan Kurenai yang memakan ramen cup tersebut dengan tenang.
Dan setelah mereka berdua selesai menghabiskan ramen cup tersebut, mereka berdua pun kembali melanjutkan permainan mereka di sofa tersebut. Tidak hanya di sofa saja, mereka berdua juga melakukan nya di segala penjuru rumah.
Di Dapur, di ruang tamu, di gudang, di tangga, di kamar Naruto, serta kamar Kurenai juga sudah mereka gunakan sebagai tempat bermain mereka. Dan mereka berdua pun hanya akan berhenti pada saat istirahat, serta makan saja.
Dan setelah itu, mereka berdua pun kembali melanjutkan permainan mereka di kamar mandi, sehingga di setiap penjuru rumah dapat tercium bau dari peju Naruto serta bau dari keringat mereka berdua.
Dan diakhir permainan mereka tersebut, Naruto melakukannya di alam terbuka. Atau lebih tepatnya di taman belakang, sehingga membuat mereka berdua harus merasakan dinginnya udara malam. Namun sepertinya dinginnya udara malam tersebut sama sekali tidak membuat mereka untuk berhenti.
Dan terlihat lah saat ini, di sekujur tubuh Kurenai terlihat beberapa kissmark yang merupakan hasil karya Naruto. Dan selama permainan tersebut berlangsung, Naruto belajar banyak hal dari Kurenai. Dimulai dari bagaimana caranya memuaskan perempuan, serta bagaimana cara membuat perempuan betah dengan nya.
" NEE-SAN...AAAHHHH...AKU AKAN KELUAR LAGI " teriak Naruto.
" A...aku juga Naru...AAHHH...NNNGGGNMM..."
Croot! Croot! Crooot!
Sheeerrlll!
Naruto dan Kurenai pun keluar secara bersamaan, dan untuk yang kesekian kalinya Naruto mengeluarkan pejunya di dalam rahim Kurenai. Dan terlihat lah, bahwa saat ini perut Kurenai sedikit menggembung.
" A...aku sudah tidak..hosh...hosh...sanggup lagi Nee-san " ucap Naruto dengan nafas yang tersengal sengal.
" A...aku...Hosh...juga...Hosh...tenaga ku benar benar sudah terkuras habis...Hosh... bahkan untuk berjalan pun susah " ucap Kurenai dengan nafas tersengal sengal.
Dengan sisa tenaga yang tersisa Naruto berusaha untuk berdiri dan tidak lupa untuk membantu Kurenai untuk berdiri juga. Setelah berhasil berdiri, Naruto pun membantu Kurenai berjalan dengan cara memapahnya.
Dan setibanya mereka di kamar Kurenai, mereka berdua pun langsung merebahkan dirinya di kasur yang hangat dan empuk tersebut. Ketika Kurenai menengok ke arah Naruto, Kurenai dapat melihat bahwa saat ini Naruto sudah tertidur.
Dan dengan lembut dan kasih sayang Kurenai pun mengelus serta mengusap kepala Naruto. Dia benar benar tidak percaya, bahwa dia akan jatuh cinta kepada putra dari sahabat nya. Yakni Kushina dan Minato.
" Gomen ne Kushina... sepertinya aku tidak dapat berpisah dengan putra mu ini. Dia benar benar sangat baik, serta sangat luar biasa. Bahkan tenaganya juga sangatlah luar biasa. Apa mungkin karena dia juga mewarisi darah Uzumaki " batin Kurenai.
Bukan rahasia lagi, kalau Kurenai mengetahui tentang clan Uzumaki. Karena pada saat dia kecil dulu dia sering bermain di kediaman clan Uzumaki. Serta dia juga mengetahui rahasia tentang clan Uzumaki, yakni setiap clan Uzumaki diperbolehkan untuk menjalin hubungan dengan anggota clan Uzumaki yang lainnya.
Bahkan dengan anak mereka pun mereka juga boleh menjalin hubungan, bukan hanya itu saja. Setiap anggota clan Uzumaki memiliki stamina serta tenaga yang sangat luar biasa. Dan menurut cerita dari sahabatnya itu, dulunya nenek moyang clan Uzumaki menjalin hubungan dengan seorang dewa.
Sehingga membuat mereka memiliki stamina serta tenaga yang sangat luar biasa, dan pada saat nenek moyang clan Uzumaki berpisah dengan sang dewa. Maka nenek moyang clan Uzumaki tersebut menjalin hubungan dengan putranya. Dan itulah penyebab kenapa anggota clan Uzumaki diperbolehkan untuk menjalin hubungan dengan anak mereka.
Dikarenakan rasa lelah yang sangat luar biasa, Kurenai pun mulai diserang oleh rasa kantuk. Dan dengan begitu, Kurenai pun menyusul Naruto menuju ke alam mimpi nya.
SkipTime
Sunday,11 November 20xx
09.30 AM
Tak terasa, matahari yang awalnya tenggelam, sekarang sudah mulai terbit. Dan para manusia yang awalnya tidur, sekarang sudah mulai bangun. Namun tetap saja ada sebagian orang yang tidak terbangun. Dan salah satu nya adalah dua insan yang saat ini masih tidur.
Mereka adalah Namikaze Naruto seorang remaja berumur 16, yang saat ini tertidur tanpa menggunakan sehelai benang pun. Dan disamping Naruto, terlihat lah seorang wanita yang seperti sudah hampir menginjak umur 30.
Dialah Sarutobi Kurenai, istri dari Sarutobi Asuma. Dan jika diperhatikan dengan seksama, maka saat ini Kurenai sama sekali tidak menggunakan pakaian apapun alias telanjang. Dua manusia tidur di satu ranjang, dan tanpa busana. Hhhmmmm menarik!
Saat ini mereka berdua tidur dengan tenang, bahkan mereka berdua sama sekali tidak merasa terganggu ketika sinar mata hari masuk ke kamar tersebut. Namun sepertinya tidur nyenyak mereka harus terganggu.
Dikarenakan saat ini, ada seseorang yang sedang menekan bel rumah mereka. Kurenai yang mendengar suara berisik tersebut, sama sekali tidak berkutik dari tempat tidurnya. Saat ini dia benar benar lelah, bahkan pada bagian selangkangan nya, dia merasakan nyeri yang sangat hebat.
Dan begitu pula dengan Naruto yang saat ini juga merasa lelah, dan ketika dia membuka mata sebelah kiri, dia dapat melihat bahwa Kurenai sama sekali tidak bergerak dari tempat tidurnya. Padahal bunyi bel tersebut sangatlah keras.
Ting! Tong! Ting! Tong!
" Nee-san ada tamu " ucap Naruto dengan suara seraknya.
" Aku tahu, tapi tubuh ku masih terasa sakit dan lelah Naru. Jadi bisakah kau membukakan pintu, dan katakan saja kalau aku masih tidur " ucap Kurenai dengan lesunya.
" Aku juga lelah Nee-san "
" Aku juga Naru, kau pikir siapa yang paling lelah? Itu aku. Selama seharian aku harus memuaskan mu, dan belum lagi kau selalu mengeluarkan peju mu kedalam ku. Itu benar benar panas, kau tau itu. "
Naruto yang mendengar alasan yang disampaikan Kurenai tersebut, rasanya ingin sekali membalas nya. Namun sepertinya itu percuma saja. Dan dengan berat hati, Naruto bangun dari tempat tidurnya. Dan pergi melangkah menuju ke kamar nya untuk mengambil pakaiannya.
Setelah selesai mengenakan pakaian, Naruto langsung menuju ke pintu masuk. Dan ketika Naruto sampai di depan pintu masuk. Naruto langsung membuka pintu tersebut. Dan ketika pintu tersebut terbuka. Rasa kantuk Naruto langsung hilang seketika, digantikan dengan keterkejutan nya. Dikarenakan tamu yang datang saat ini adalah...?
Bersambung.
.
.
Hallo Minna-san ketemu lagi dengan saya. Baiklah untuk saat ini saya tidak akan memperpanjang A/N kali ini. Dan yang ingin saya sampaikan adalah, saya ingin minta maaf. Karena seharusnya di chap ini Naruto akan melakukan sex dengan char pilihan kalian.
Namun sepertinya kehendak otak author berkata lain. Namun jangan khawatir di chapter berikutnya Naruto akan melakukan sex dengan char yang sudah memenangkan hasil voting yang sudah kalian lakukan.
Dan untuk chap berikutnya, akan update jika sudah mencapai target. Namun author tidak akan memberi tahu nya. Karena author tidak ingin para reader melakukan nya secara paksa. Author Cuma ingin para reader melakukannya secara spontan.
Dan untuk Chapter berikutnya, author akan melakukan voting kembali. Namun author masih belum menemukan siapa saja yang akan author masukkan. Jadi jika para reader sekalian tidak merasa keberatan. Maukah para reader untuk membantu author ini.
Char nya boleh dari Anime Naruto atau pun dari anime favorit kalian. Namun jangan lupa untuk mencantumkan dari anime mana asal char kalian. Boleh yang masih perawan, ataupun yang MILF. Dan untuk adegan incest nya, kemudian sebentar lagi.
Oke Cuma itu aja yang ingin author sampaikan jangan lupa untuk Review, Favorit, dan Follow. Karena radreader yang baik adalah reader yang mau meninggalkan jejak nya.
Yami Dragon Slayer
Log Out.
