Original Character: Akiyoshi Hongo

Fandom: Digimon Adventure

"TENTANG SEORANG KAKAK"

[Yagami Hikari, Daimon Chika, Yagami Taichi]


"Hikari!" teriak Taichi memanggil adiknya lalu menghmpirinya.

Hikari menoleh.

"Kamu pulang duluan aja, ya. Latihannya agak lama." katanya. Hari itu Taichi ada latihan futsal untuk pertandingan yang diadakan lusa nanti.

"Aku ada tugas kelompok sih, jadi sekalian nunggu kakak selesai latihan. Aku tunggu di kelas, ya." kata Hikari.

Taichi mengangguk, "Oke." Taichi berlalu dan Hikari berjalan menuju kelasnya.


Di kelas Hikari, dia dan Chika, teman sekelasnya sedang mengerjakan tugas bersama yang sebenarnya dikumpulkan minggu depan. Tapi mereka sepakat untuk mengerjakan hari itu mengingat masih banyak tugas yang lain yang belum dikerjakan. Satu jam berlalu, tugas mereka sudah selesai. Hikari berdiri dari kursinya dan berjalan menuju ambang pintu kelas. Dia melihat anggota tim futsal sedang berkumpul mendengarkan instruksi dari pelatih. Hikari lalu kembali ke tempat duduknya.

"Masih latihan?" tanya Chika.

Hikari mengangkat bahu, "Nggak tahu, deh. Tapi mereka lagi ngumpul dengerin instruksinya pelatih. Kamu udah mau pulang?" Hikari membereskan beberapa peralatan yang ada di meja.

Chika menggeleng, "Nanti nunggu dijemput abangku. Kamu mau bareng aku?"

"Enggak. Aku nunggu kakakku selesai latihan. Sekalian deh nunggu kamu dijemput."

Setelah semuanya dibereskan, mereka mengobrol sambil menunggu Chika dijemput dan latihan futsal selesai.

"Eh, kamu sama kakak kamu suka berantem nggak?" tanya Chika. Hikari menggeleng,

"Enggak sih. Lebih sering kalo kita nggak sependapat. Kamu gimana sama abang kamu?"

"Abang aku usil banget, aku sering ngambek sama dia. Kalo ngelawak juga garing. Tapi dia bisa diandalkan. Dia bisa jadi Ayah, kakak, temen. Menyenangkan sih, suasana rumah jadi ramai,. Tapi usilnya itu, loh. Hehehe." Chika tertawa kecil. "Kalo kamu gimana rasanya punya kakak yang lumayan populer?"

Hikari tersenyum kecil, "Ya… gitu deh. Hehehe. Kalo mau ke kantin sama kakak, banyak yang lihatin kami. Terutama yang perempuan. Aku juga agak kewalahan ditanya sama temen-temen kita kalo ngomongin soal kakak."

Chika tertawa. "Pasti bosen, ya? Tiada hari tanpa ngomongin kak Taichi. Hahaha."

Hikari ikut tertawa. "Kakak emang orangnya baik, sih. Mungkin karena itu dia banyak yang suka. Dia juga perhatian. Waktu aku sakit, dia yang ngerawat aku sampe aku udah baikan. Dia yang beli obatnya, dia juga yang nyiapin makanannya." lanjutnya.

Chika menopang dagunya, "Eh, ngomong-ngomong kak Taichi lagi suka sama siapa?" tanyanya. Hikari memandang ke langit-langit berpikir sejenak,

"Ada sih, namanya…" Hikari tidak melanjutkan kalimatnya karena ponsel Chika berbunyi. Ada telepon masuk dari kakaknya. Chika menjawab telepon tersebut.

"Halo… Oh, iya… Iya aku ke sana." Chika menutup teleponnya, "Abangku udah nunggu di depan, nih." katanya.

"Oh, aku anter deh sampe depan." kata Hikari. Mereka berdua beranjak dan berjalan keluar menuju tempat di mana kakaknya Chika menunggu. Sampai di sana, sudah ada mobil sedan berwarna hitam mengkilap terparkir di depan gerbang.

"Itu kakak aku. Duluan, ya." pamit Chika.

"Iya, hati-hati." kata Hikari. Chika berjalan menuju mobil itu. Pandangan Hikari mengikuti Chika sampai dia masuk ke mobil dan akhirnya berlalu.

Tak lama datanglah Taichi. "Lama, ya?"

Hikari menggeleng, "Enggak."

Mereka berdua berjalan menuju parkiran motor. Hari sudah semakin gelap.

"Kak, traktir aku es krim dong." pinta Hikari. Taichi mengerutkan keningnya,

"Kemarin kan udah."

"Kan hari ini aku udah nunggu kakak sampe selesai latihan."

"Iya, deh."

"Kakak baik deh. Semoga fans-nya nambah banyak." Hikari menggoda. Taichi tertawa kecil lalu mengacak-acak rambut Hikari.

[SELESAI]