Chanyeol lebih dulu masuk ke kamar, di susul Baekhyun. Namja tinggi itu mencari sesuatu entah apa.
Sebuah lakban hitam berhasil Chanyeol dapatkan. Ia membuat sebuah garis pada beberapa tempat. Dari tempat tidur, pintu, bahkan hingga kamar mandi, Chanyeol seperti membuat sebuah pembatas dengan lakban tersebut.
"Ini adalah garis pembatas. Kau tidak boleh masuk pada areaku." Jelas Chanyeol selesai dengan pembatas-pembatas itu.
"Mwo? Ini tidak adil! Lihatlah areamu lebih besar dariku." Baekhyun mulai protes.
"Itu sesuai dengan tubuhmu yang kecil itu."
"Mwo-ya?! Aisshh...anak ini!--"
"Ingat! Tetap pada areamu." Chanyeol memperingati Baekhyun yang selangkah lagi akan masuk pada perbatasannya.
"Terserah padamu saja! Awas saja jika kau yang melanggar sendiri."
Baekhyun terlihat kesal namun tak memperdulikan tingkah aneh namja yang lebih tinggi darinya. Lalu ia melangkah menuju kamar mandi.
Tak lama kemudian, Chanyeol mengambil handuk untuk mandi.
Dug dug dug!
"Cepatlah! Aku pun ingin mandi..." Chanyeol mengetuk-ngetuk pintu kamar mandi cukup keras. Bahkan Baekhyun baru saja masuk beberapa menit lalu.
"Yak! Aku baru saja masuk! Tunggulah..." Terdengar balasan dari Baekhyun di dalam sana.
Chanyeol menunggu dan terus mengetuk pintu membuat Baekhyun sangat jengah.
Klek~
"Kenapa kau terus saja mendobrak pintu?!" Timpal Baekhyun keluar dari kamar mandi dengan handuk yang hanya menutupi tubuh bawahnya.
Dapat Chanyeol lihat tubuh mulus itu yang bertelanjang dada. Dan rambut basah Baekhyun membuatnya terkesan sexy.
Dengan segera Chanyeol menyadarkan dirinya dari semua pikirannya.
"K-kenapa kau tidak memakai baju di dalam sana?" Tanya Chanyeol mencoba untuk tidak mengalihkan pandangannya ke tubuh Baekhyun lainnya.
"Aku lupa membawanya. Dan aku bisa memakaikan di kamar. Wae?"
"Ckck kau mau pamer tubuhmu di hadapanku? Tetap saja kau tidak bisa mengalahkan otot-otoku."
Baekhyun sangat tak mengerti dengan jalan pikiran namja di hadapannya ini. Tak mau berdebat lama, ia kembali menuju kamar.
Sedangkan Chanyeol langsung masuk ke kamar mandi.
Namun beberapa detik kemudian, Chanyeol kembali keluar dari kamar mandi untuk mengambil boxer yang tertinggal di kamar.
Fuck!
Langkah Chanyeol terhenti dan tubuhnya mematung saat mendapati pemandangan yang cukup membuatnya meneguk salivanya sendiri.
Ya, tak sengaja ia melihat Baekhyun sedang mengganti baju dengan handuk yang terlepas begitu saja dari tubuhnya. Namja mungil itu tak tau keberadaan Chanyeol karena ia membelakangi.
Dengan sangat jelas, Chanyeol melihat lekuk tubuh Baekhyun. Bokong berisi itu, pahanya, punggungnya.
Deg!
Baekhyun terkejut saat menoleh ke belakang, mendapati Chanyeol yang berdiri beberapa meter darinya.
"Yak!" Gertak Baekhyun menutupi area privasinya dengan baju yang ia pegang.
"A-apa? Aku hanya ingin mengambil boxer." Chanyeol mencoba tetap tenang, lalu mengambil boxernya tanpa menoleh pada Baekhyun.
Selesai mandi, Chanyeol berhati-hati untuk masuk ke kamar. Ya, ia takut mendapati pemandangan memukau seperti sebelumnya.
Dirinya cukup lega saat mendapati Baekhyun sudah berbaring di tempat tidurnya dan bersantai.
Sekilas keduanya saling melirik. Dapat Baekhyun lihat otot-oto perut Chanyeol yang membuat namja itu terlihat sexy. Sedangkan Chanyeol menahan rasa gemasnya ketika memperhatikan Baekhyun yang mengenakan piayama besar hingga menenggelami tubuh mungil itu.
Baekhyun mengubah posisi tidurnya membelakangi Chanyeol.
'Shit! Otakku terus merekam tubuhnya itu.' Umpat Chanyeol masih terbayang tubuh naked Baekhyun.
Bahkan hanya memandang punggung kecil itu, Chanyeol membayangkan jika ia memeluknya.
'Argh aku mulai gila!'
"Kenapa kau tidak bisa diam eoh?" Baekhyun mulai protes saat terus saja mendengar pergerakan tempat tidur Chanyeol.
"Jangan menghadapku! Kembalilah ke posisi awal."
"Wae? Aku merasa tidak melakukan kesalahan!"
"Diamlah!" Kali ini Chanyeol yang membelakangi Baekhyun.
Chanyeol merasakan sesuatu menyentuh punggungnya. Dengan cepat namja ini berbalik arah dan betapa terkejutnya ia mendapati Baekhyun tidur di balik punggungnya.
"A-apa yang kau lakukan di tempat tidurku? Jangan melewati garis batas!"
"Lalu apa yang akan terjadi jika aku melewati garis batas?" Tatapan Baekhyun terlihat menantang.
Tubuh Chanyeol mematung saat Baekhyun terus mendekatinya. Bahkan tubuh mereka saling menempel. Dan dapat Chanyeol rasakan milik Baekhyun menyentuh miliknya di bawah sana.
Entah ada apa dengan namja mungil ini, ia terlihat sengaja menggerakan pinggulnya dengan menyeringai.
"Shit! Kau mau mempermainkanku hmm?" Chanyeol masih menahan hasratnya untuk tidak menerkam Baekhyun.
"Bermain denganmu? Sepertinya menarik." Kekeh Baekhyun semakin mengikis kesabara Chanyeol.
Bugh!
Kini tubuh mungil itu sudah berada di atas tubuh besar milik Chanyeol yang sepertinya sudah tak bisa menahan hasratnya lagi.
"Kau yang menantangku, jadi jangan salahkan aku jika terjadi sesuatu padamu Byun Baekhyun!"
"--eumpphh~" Chanyeol berhasil meraup bibir tipis itu dengan agresif.
"Arrgghh!" Ciuman itu terlepas saat Chanyeol merasakan miliknya di remas oleh tangan nakal Baekhyun.
Chanyeol menatap tajam Baekhyun yang hanya terkekeh dengan wajah lugunya.
"Fuck you Byun Baekhyun!"
Kesabaran Chanyeol telah hilang, hingga ia berhasil membuat tubuh Baekhyun naked.
Ya, tubuh mungil ini yang telah membuatnya seperti orang gila karena terus terekam di otaknya.
Semua pakaian sudah berserakan di lantai. Dari pantulan dinding tergambar siluet tubuh mereka yang bertemu dengan manis.
"Arrghh nggghh asshh~"
Mendengar suara desahan Baekhyun membuat rangsangan sendiri untuk Chanyeol. Ia semakin ingin berbuat lebih pada namja mungil di bawahnya ini.
"Aaahh~aaaahhh~mmphh..." Baekhyun terus mendesah menikmati pergerakan Chanyeol.
"Inilah hukuman untukmu yang nakal aaahh~" Chanyeol menghentakkan miliknya di dalam sana.
"Yeolhhh aaahh~ngghhh~"
Pergerakan Chanyeol semakin cepat membuat tubuh Baekhyun sedikit tersentak.
"Ouhhh Yeolhh ini nikmat mphhh~"
Bugh!
"Argh pinggangku!" Chanyeol mengerang saat tubuhnya terjatuh dari tempat tidur begitu saja.
Baekhyun pun ikut terbangun ketika mendengar rintihan Chanyeol.
"Ah ku pikir gempa!" Namja mungil itu menoleh pada Chanyeol yang mencoba berdiri.
Kedua mata sipit itu menangkap pemandangan yang tak biasa dari Chanyeol.
"Kau mengompol?" Tanya Baekhyun ketika melihat celana Chanyeol terlihat basah.
"Mwo?" Chanyeol segera beralih pada celananya yang memang basah.
'Shit! Bagaimana bisa aku mimpi bercinta dengannya?' Umpat Chanyeol dalam hati.
"Kau..." Baekhyun mencoba menebak sesuatu pada Chanyeol.
"Diamlah! Kenapa kau berisik sekali yang masih pagi ini." Gertak Chanyeol langsung melangkah menuju kamar mandi.
"Ckck ada apa dengan manusia itu?" Umpat Baekhyun kesal.
TBC~
