Mingyu menarik nafas panjang,beruntung sekali jam pertama hari ini tidak ada guru,teman-temannya pada bergosip ini itu,kelas sudah sangat berisik seperti pasar,dia sendiri hanya diam dan memperhatikan ke 2 sahabatnya yang bermain UNO dengan beberapa teman kelas nya kadang Mingyu tersenyum ketika temannya kalah ataupun bermain curang agar bisa menang. Saat ditawari ikutan Mingyu hanya menggeleng mood nya sedang buruk pagi ini,dia kembali bertengkar dengan kedua orang tua nya.

"gyu-ah,Umma sudah buatkan sarapan,ayo kita makan" ucap Jaejoong saat melihat Mingyu keluar dari kamar nya lengkap dengan seragam.

anak itu hanya diam seperti biasa dan pergi,tapi Umma nya terus mengejar hingga lantai 1,Jaejoong memegang tangan Mingyu,tapi anak itu malah menghempaskan tangan Jaejoong kasar hingga Umma nya jatuh terdorong kebelakang.

"akh..."ringis Jaejoong karena tubuh nya membentur lemari

PLAKK

Saat berbalik Mingyu kaget ada Yunho berdiri di belakangnya,ayah nya tanpa berkata langsung melayang kan tamparan ke pipi nya.

"apa yang kau lakukan hah?" bentak jaejoong pada Yunho

"kau tak apa Min..." sebelum tangan Jaejoong menempel pada pipi Mingyu,anak itu lebih dulu mengelak

"lihat lah kelakuan nya makin kurang ajar,Boo" Ucap Yunho membela dirinya

"tapi tetap saja..."

"aku berangkat" tanpa banyak kata,Mingyu memotong perkataan ibunya dan melesat pergi

"dia makin marah padaku " lirih Jaejoong

"kau terlalu memanjakan anak itu,dia harus dewasa,seharusnya dia harus tau..."

"CUKUP,kau kira masalah kita segampang itu,ini terlalu rumit untuknya Yun,mengertilah"

Yunho hanya menarik nafas,jika berdebat seperti ini dia akan selalu kalah dari Jaejoong,kadang Yunho muak dengan perlakuan Mingyu ke dirinya dan Jaejoong,mereka sama sekali tidak dihormati sebagai orang tua. Padahal Yunho merasa mereka sudah berusaha sebaik mungkin untuk anak itu. Rasanya dia ingin sekali memberi anak itu pelajaran tapi selalu lagi dan lagi Jaejoong menahan nya,Yunho akan kalah dengan wajah memelas Jaejoong dan juga air mata dari wanita itu.

Di dalam bus,Mingyu menyenderkan kepala nya ke kaca,dia memegangi pipi nya,walaupun sekarang sudah tak sakit,tapi itu masih meninggalkan bekas untuknya,ini adalah pertama kalinya ayah nya melayangkan pukulan untuknya setelah sekian lama hanya memarahinya kali ini dia merasakan kemarahan lelaki itu,setetes air mata jatuh di pipinya.

==0406==

Mingyu mendengar suara teman cewe nya sangat berisik,karena membicarakan drama dan pemainnya,padahal dia tidak diganggu sih tapi temannya membicarakan drama ibu nya,berkali kali teman temannya itu berteriak dan memuji muji Kim Jaejoong,kuping Mingyu panas mendengar nama itu dan sekarang merembet ke sahabatnya Hoshi. Tadi saat Vernon dan Dokyeom bermain UNO,Hoshi lebih memilih berkumpul dengan para wanita,si hamster itu sedang mengincar seseorang.

"lihat apa yang aku download"ucap Hoshi bangga

"mwoya"ucap Hansol

"drama yang sedang hits sekarang haha"

"sejak kapan kau menonton itu Hamster"tanya Mingyu

"sejak wanita kecil yang duduk dengan Rubah mu itu merekomendasikan nya hehe"

"jangan-jangan kau..." ucap Dokyeom histeris

"yeah ini salah satu trik untuk dekat dengannya haha"

"boleh juga idemu"Ucap Hansol

Mereka yang biasanya bermain games saat jam kosong seperti ini,sekarang beralih menjadi melihat drama karena ingin mendekati sang pujaan hati,yah agar mereka punya bahan omongan saat dekat dengan wanita wanita itu hehe

"ternyata benar Jaejoong Noona sangat cantik" ucap Hoshi saat melihat drama Jaejoong sekarang

"pantas saja wanita-wanita itu nge fans dengan nya,aktingnya bagus dan juga tak lupa body nya WOW " ucap Dokyem sambil membentuk huruf S dengan tangannya

"AKH..."ringis Dokyeom saat tangan Mingyu yang berada dipunggung nya itu meremas bahu nya dengan tenaga besar

"ah mian dokyeom ah hehe,aku hanya refleks melihat adegan actionnya" aku Mingyu berbohong padahal dia kesal karena temannya itu membicarakan keseksian ibu nya didepan anak nya sendiri. Dokyeom lalu memandang Mingyu malas.

"ah setelah ini sepertinya aku akan menjadi fanboy nya"ucap Hoshi menggebu-gebu

"nde nde aku juga Hoshi hyung haha" Ucap Dokyeom

"aku hanya menyukai akting nya saja" ucap Vernon

"biasa saja,aku tidak menyukainya" ucap Mingyu,walaupun dia mengakui akting Umma nya sangat bagus di drama maupun di kehidupan aslinya

"ya ya Mingyu-ya kita mengerti seleramu hanya si rubah itu saja,tapi asal kau tahu rubah mu adalah fans garis keras Kim Jaejoong "

'ah sial' rutuk Mingyu dalam hati

==0406==

Yunho sedang membaca berbagai laporan mengenai perusahaan yang dipimpin nya sekarang,dia memegang beberapa perusahaan ada perusahaan dari ayahnya dan juga ada yang memang dia bangun sendiri dari 0. Bisa dibilang Yunho adalah pengusaha dengan kekayaan yang fantastis di usia nya yang belum genap 40 tahun. Jika diluar rumah mereka hanya mengenal Jung Yunho pengusaha tampan mapan dan lajang. Banyak sekali wanita baik kalangan pebisnis,bawahannya maupun model mendekati nya tapi mereka selalu berakhir mengenaskan karena selalu ditolak mentah-mentah oleh Yunho,sampai ada yang membuat fitnah jika Yunho tidak menyukai wanita.

Sebagai pimpinan,Yunho dikenal sangat ramah dan baik pada pegawainya,tapi sikapnya itu diiringi dengan sikap disiplin dan juga tegas. Dia mau dihukum jika dia datang terlambat sama seperti pegawainya sesuai peraturan,sehingga dia sangat disegani dan dihormati sebagai pimpinan.

"permisi tuan"ucap sekertaris Yunho

"masuklah"

"ini ada proposal mengenai pembukaan casting untuk pencarian model brand kita selanjutnya"

"apa kriteria untuk modelnya?"

"pertama dia harus remaja"

"ya ya yang itu tidak usah disebutkan ini kan produk skincare untuk remaja,masa iya model nya sudah tua"

Sekertaris nya hanya tertawa menanggapi guyonan atasannya itu

"yasudah sini proposalnya,kuserahkan ini pada mu,jika nanti sudah terpilih suruh menghadap ku dulu,aku ingin mengetahui model pilihan kalian,jika tak cocok aku akan memilihnya sendiri "

"baik tuan,aku permisi dulu"

Ponsel Yunho berbunyi,dia tersenyum membaca nama yang menghubunginya itu dia menamai kontak istrinya dengan tulisan 'the real boss',sehingga jika sekertaris atau yang lain lihat akan mengira itu telfon dari ayah atau ibu nya.

"Wae?"

'aku gugup sekali'

"kau kan sudah biasa"

'iya tapi aku takut tidak bisa menghibur mereka'

"kau saja bisa menghiburku di ranjang"

'JUNG YUNHO AKU SERIUS'

Yunho menjauhkan ponselnya setelah mendapat teriakan indah dari istrinya

"tarik nafas lalu hembuskan perlahan untuk menghilangkan gugup mu"

'huuu...haaa huuu...haaaa huuu...haaa sudah lalu apa lagi'

"pikirkan permainan kita semalam"

'SIALAN KAU ...'

Sebelum telinga nya berdenging Yunho mematikan ponsel nya terlebih dahulu,dia tertawa bisa mengelabui kepolosan istrinya itu.

==0406==

Jaejoong keluar dari persembunyian nya setelah menelpon suami nya untuk menghilangkan gugup nya sebelum mengadakan fansign dengan fans nya,dia masih menggerutu dalam hati,selalu saja dia dibodohi oleh musang itu,tapi suami nya menjadi moodboosternya untuk hari ini,setelah tadi pagi dia merasa sedih karena putranya.

"Jae Noona apa kau sudah selesai?oh gosh kenapa lama sekali ke kamar mandi nya"

"hehe mianhae,perut ku agak bermasalah karena kemarin makan pedas"

"yasudah,kajja kita lanjutkan make up nya"

Setelah selesai make up,Jaejoong bermain ponsel sambil menunggu open registrasi untuk fans nya selesai,sesekali wanita itu keluar dari backstage dan melambai ke arah fans nya,dia sudah di tegur oleh crew namun tetap saja dia melakukannya. Hari ini dia melakukan fansign di sebuah pusat pemberlanjaan yang masih terletak di Seoul. Setelah drama nya mendapat rating yang bagus,setelah selesai dia langsung mengadakan Fansign di beberapa kota di Korea dan juga berencana untuk mengadakan Fanmeeting di berbagai negara. Dia selalu mencetak rating yang memuaskan untuk drama yang dimainkannya makanya tak heran jika dia selalu langganan untuk membintangi brand besar.

"Min-ssi hari ini ada berapa orang yang datang?apa semua nya terjual habis?apa mereka..."

"ya stop pertanyaan mu itu Eonni-ya,tiket mu terjual dalam hitungan 1 menit dan langsung habis bahkan karena masih banyak permintaan kita sampai menambahkan kuota lagi,jangan ditanya berapa yang datang pokoknya 2x lipat dari sebelumya"

Jaejoong tersenyum puas,kerja kerasnya seperti terbayar kan jika melihat fans-fans nya.

Hari ini karena ada rapat mengenai pergantian Kepala Sekolah,semua murid dipulangkan lebih awal,Mingyu dan ketiga sahabatnya memilih untuk membeli kaset games dan juga bermain main sebentar di Mall yang jaraknya tak jauh dari sekolah nya. Mereka berempat sudah mencopot seragam atas mereka,karena ini masih jam sekolah berjaga-jaga agar tidak disuruh pulang oleh security.

"ada apa ini mengapa rasanya ramai sekali seperti pasar" ucap Mingyu

"lihatlah antrian sampai keluar begini,pasti ada artis didalam" ucap Dokyeom menambahkan

"jadi tidak?"tanya vernon memastikan

"harus,kaset games itu harga mati" ucap Hoshi

Mereka ber 4 meneruskan untuk masuk kedalam Mall yang hari ini di penuhi oleh banyak orang

"eh...itu baca banner mereka" ucap Hoshi serius

"KIM JAEJOONG" ucap Dokyeom dan Hoshi senang

"Wuah...aku ingin melihatnya"ucap Hoshi senang,diikuti anggukan oleh Dokyeom

"hei...itu bayar tidak gratis" Hoshi langsung merengut setelah mendengar penjelasan Mingyu

'anyeonghaseo...Kim Jaejoong Imnida'

Setelah mendengar suara itu,semua pengunjung dan fans Jaejoong langsung berlari menuju asal suara yang berada di panggung tengah mall,mereka ber 4 sempat tersenggol karena fans yang berlari terburu-buru,Hoshi dan Dokyeom pun ikutan mereka berdua menarik Vernon dan Mingyu yang masih diam saja terdorong-dorong.

"Mingyu gunakan tubuh besarmu untuk mendorong orang-orang ini,aku tak kelihatan,kaki mungilku lelah berjinjit"cicit Hoshi,mereka ber 4 mendapat spot lumayan jauh dari panggung

Mingyu mendengus kesal,tapi dia tetap melakukan yang diperintahkan Hoshi,sehingga mereka ber 4 berada di tengah sekarang

"kya..dia lebih cantik jika langsung begini"

"kau benar,pantas saja wanita kelas kita menggilai nya"

Mingyu mendengus sebal mendengar ocehan Dokyeom dan Hoshi yang dari tadi memuji ibu nya itu

Jaejoong melakukan interview singkat dan menyapa beberapa fans nya sebelum melakukan fansign di dalam hall,dia ingin menyapa fans nya yang tak bisa ke fansign nya karena kehabisan tiket ataupun tidak punya uang.

"sekarang kita membuka pertanyaan untuk tiga fans beruntung setelah itu mereka bisa foto bersama setelah acara ini selesai" ucap MC

"Mingyu-ya ayo acungkan tanganmu,manfaatkan kaki jerapah mu itu"ucap dokyeom

"tidak mau,kau saja,aku kan tidak ngefans dengan nya"

"cepat lakukan Mingyu-ya,akan ku berikan kau nomor ponsel si rubah" tawar Hoshi

"kau licik hyung" ucap Vernon menertawai Mingyu

"tapi kau yang menyiapkan pertanyaan nya,aku tidak mengerti" ucap Mingyu dan Hoshi hanya mengangguk-anggukan kepala

Dengan terpaksa Mingyu mengacungkan tangannya

"aku yang akan memilih,pemuda yang di sebelah kiri yang memakai baju biru,lalu wanita yang memakai bando merah,dan terakhir pemuda tampan yang bertaring itu"

"woah Mingyu kau terpilih" ucap Hoshi dan Dokyeom senang

"ingat janjimu hyung"

Mingyu mendapat giliran terakhir untuk bertanya,Jaejoong tadi mengahadap kebelakang jadi dia tidak tahu fans mana saja yang beruntung,Mingyu mendapat giliran terakhir untuk bertanya

"dan pertanyaan terakhir dari pemuda tampan " ucap MC wanita itu,dan Jaejoong terkejut melihat putranya lah yang dipilih,sial MC ahjumma itu dari tadi memanggil putranya tampan dan menggodanya,tidak tahukah jika dia menggoda didepan ibu nya sendiri

"hmmm apa...kau..."Mingyu tergagap karena dia dibisikkan oleh sahabatnya yang dari tadi beradu argumen,mereka membisikkan pertanyaan yang berbeda jadi dia bingung sendiri

"Bagaimana cinta pertama mu?" ucap Mingyu spontan,karena kesal teman nya masih saja berdebat padahal dia sudah keringat dingin bingung mau tanya yang mana,dan pertanyaan dia itu sukses bikin sahabat nya speechless.

'Mingyu bodoh'

TBC

==0406==

Thanks To Jung Minwoo96,ichinisan1-3,kwon luna,Moniqjen,LittleOoh

ditunggu kritik dan sarannya ^^