Mereka bertiga speechless dan memandang ke arah Mingyu tajam,sekarang fans dari Kim Jaejoong menatap kearah mereka

"kenapa kau tanyakan itu" ucap Hoshi kesal

"karena kalian terus bertengkar dan satu lagi aku itu hanya menanyakan cinta pertamanya bukan malam pertamanya "

PLAKK

Dokyeom memukul kepala Mingyu

"ah...appo,wae?"

"dia belum menikah bodoh"

'ah aku lupa'

Jaejoong agak kaget dengan pertanyaan itu tapi dia harus tetap menjawabnya bukan

"ah...pertanyaan bagus,apa kau mengalaminya sekarang?" jaejoong bertanya balik kepada Mingyu

Mingyu menganggukan kepalanya

'kenapa jadi aku yang curhat' pikir Mingyu

Setelah mendapat jawaban,Jaejoong tersenyum lalu mulai mengingat kembali kisahnya

"aku juga mengalami cinta pertama saat memasuki sekolah menengah atas sama sepertimu...aku..."

==0604==

"sial aku telat "

aku berlari ke gerbang hari ini adalah hari pertama aku masuk dan sudah telat saja karena aku salah naik angkutan sehingga, harus putar balik dan memakan waktu cukup lama,baru saja melangkah,guru piket sudah meneriaki ku dan berakhirlah sudah,aku dijemur dilapangan yang panas ini,kalo akhirnya seperti ini aku berjalan santai saja tidak usah berlari,tenaga ku sudah terkuras habis

Kriuk...

"ah sial sekarang aku lapar"

BRUKK

Sial sial,sudah salah naek angkutan,dijemur,sekarang apa lagi ini kepalaku terkena bola

"YAK SIAPA PEMILIK BOLA INI" teriak ku murka

"santai saja nona,bola ini kecil kok"

Muka ku langsung merah menahan marah,aku tahu itu tidak besar seperti bola basket,tapi bola itu kecil dan keras teman-teman itu bola kasti,kepala ku sakit juga terkena itu

"YAK AKU TAHU ITU KECIL TAPI ITU KERAS BODOH,KAU KIRA KEPALA KU INI SEKUAT BAJA HAH"

Semua teman-temannya memandang ku takjub aniya lebih tepatnya takut,dan pria yang ku teriaki tadi menghampiri ku,dia mendekatkan wajahnya ke wajahku membuatku mundur

"kalau begitu aku minta maaf" ucapnya sambil tersenyum

Ah sial senyum nya sangat manis,dia sangat tampan dari jarak sedekat ini,jantungku kenapa berdegub kencang sekali sih

"ah...ternyata kau cantik juga" pujinya

Sial jantungku makin berdetak tak karuan,dia makin mendekatkan wajahnya,aku memejamkan mataku

"dan satu lagi jika kau mau pamer wajah cantik mu jangan ditengah lapangan kau mengganggu" ucap nya sambil menyeringai

Setelah itu aku mendengar gelak tawa dari dia dan teman-temannya,aku yang awalnya sudah terbang kelangit ketujuh seperti dijatuhkan kebumi

"YAK AKU DIHUKUM BUKAN PAMER"

Jaejoong mengakhiri ceritanya,dan mendapat tepuk tangan dari penggemarnya

"wah cinta pertama mu ku kira akan romantis tapi ternyata sangat lucu" ucap MC itu

Setelah itu acara ditutup dan seperti janji sebelumnya,kepada 3 penanya tadi diperbolehkan untuk berfoto dengan Jaejoong. Mereka diajak ke backstage acara fansign

==0604==

"hyung,mana janjimu?"ucap Mingyu kearah Hoshi

"aish...ingat saja lagi" lalu Hoshi mengirimkan contact Wonwoo ke Mingyu

Tak lama Jaejoong muncul dan juga managernya,mereka agak kaget karena jumlah nya yang tidak 3,tapi karena waktu singkat mereka langsung mulai saja

"ayo kalian bertiga berkumpul,dan Jae-ssi kau ditengah mereka ingat jangan menyentuh nya" ucap fotografer

"aku ingin nya satu-satu"

"tapi..."

"cepat jepret saja" ucap Jaejoong mutlak

Jaejoong memperbolehkan fansnya untuk skinship dengan nya,Jaejoong sama sekali tidak mendengarkan managernya,saat giliran Mingyu tiba,Manager Jaejoong melihat seram kearah nya karena mereka ber 4

"ah,mereka temanku,sebenarnya aku diwakilkan oleh salah satu temanku saja,soalnya dia sangat menggilai mu,tadi aku membantu nya saja" ucap Mingyu

Manager Jaejoong yang mendengarnya marah karena dia melanggar peraturan

"Yak mana bisa begitu bocah" bentak Manager Jaejoong ke Mingyu,membuat ke 4 anak itu ketakutan

"kalian semua boleh berfoto dengan ku" perintah Jaejoong

Hoshi membentuk love sign dengan tangan,Dokyeom berpegangan tangan,Vernon dirangkul Jaejoong dan terakhir Mingyu,putranya hanya berdiri tanpa melakukan skinship tapi Jaejoong merangkul dan bersender di badan Mingyu,anak nya tidak akan marah karena ini didepan public

"gamsahamnida Noona,aku akan datang lagi hehe"ucap Hoshi

Mereka semua membungkuk,lalu Jaejoong pergi duluan karena buru-buru disuruh oleh Manager nya

"kya...dia sangat baik,aku makin ngefans dengannya,aku akan pamer dengan wanita-wanita itu haha" ucap Dokyeom

"ya aku juga haha"ucap Hoshi

==0604==

Di backstage,Jaejoong mencari fotografer tadi dia ingin meminta fotonya dengan Mingyu,sudah lama sekali mereka tak foto bersama

"Hyuk-Oppa,aku minta foto yang tadi"

"tumben sekali kau meminta nya biasanya dibiarkan"

"hehe lagi ingin saja,mana kameramu cepat"

Jaejoong melihat hasil jepretan tadi dia langsung mencari foto terakhir,dia memandangi foto itu,ah...Mingyu tersenyum disini,dia buru-buru memindahkannya ke handphone nya tak lupa juga meminta foto ke 3 sahabat putranya,siapa tahu dia bisa bertemu lagi.

'aku sangat senang Yun-ie'

'lihat ini'

'sayang tidak ada kau '

Jaejoong mengirim pesan Whatsapp ke Yunho,dia sangat senang sehingga langsung mengirimkan gambar tadi. Yunho yang baru membaca saat makan siang langsung tersedak melihat putranya datang ke acara Jaejoong.

==0604==

Mingyu berjalan menuju halte,dia baru pulang dari rumah Hoshi setelah lelah menajadi fanboy dadakan dan bermain games seharian,dia teringat tadi dia tersenyum konyol demi sebuah no ponsel dia harus menjadi fanboy dadakan untung itu ibu nya sendiri,sambil menunggu bis dia mencoba no yang diberikan Hoshi tadi

'hai'

Tak lama ponsel Mingyu berbunyi dan mendapat pesan balasan

'ini siapa?'

Mingyu tersenyum mendapat balasan dari Wonwoo

'aku Mingyu,teman sekelasmu'

Mingyu agak resah setelah membuka identitasnya karena dia tak kunjung mendapatkan balasan

TING

Mingyu buru-buru membuka ponselnya

'ah Jung Mingyu'

Mingyu tersenyum saat tau wanita incaran nya mengenalnya

'nde,bisakah kita menjadi teman Wonwoo-ssi?'

5 menit kemudian ada pesan balasan lagi

'kerjakan PR mu dulu Jung,kau saja masih dapat nilai 4 di ulangan mata pelajaranku,dan kau sudah benerani untuk menyatakan cinta'

"KWON SOONYOUNG SIALAN"

Hoshi yang sedang minum tiba-tiba tersedak,ah..sepertinya ada yang membicarakannya,lalu dia membuka ponsel nya dan melihat grup chat mereka ber 4 yang ramai lalu dia tertawa terpingkal-pingkal saat melihat Mingyu yang memaki dirinya. Karena yang Hoshi berikan adalah nomer ponsel guru Matematika kelas mereka yang terkenal killernya bukan nomer Wonwoo karena Hoshi sendiri juga tidak tahu.

Setelah lelah memaki Hoshi,dia menengok kejalan,karena bis yang dia tunggu tidak datang hingga sekarang padahal sudah setengah jam lebih,karena malas menunggu dia berniat berjalan ke stasiun untuk naik kereta saja,saat menunggu lampu merah untuk menyebrang,dia melihat ke papan iklan televisi besar yang berada digedung itu,karena yang sedang terpampang sekarang adalah wajah ayahnya,Mingyu mendengar beberapa wanita yang membicarakan tentang Jung Yunho

'ah dia tampan sekali yak'

'kau belum tau saja wajahnya saat bangun tidur' balas mingyu dalam hati

'ah..pasti nanti anaknya akan tampan dan cantik'

'yah ku akui yang ini,eh tidak tidak ' balas mingyu dalam hati

'aku mau menjadi istrinya'

'dia sudah beristri bodoh' balas mingyu dalam hati

'dia sangat kalem dan bijaksana'

'oh ya?dia bahkan sangat berisik ketika mengomeli ku' balas mingyu dalam hati

Tak terasa aksi menggerutunya berakhir setelah lampu berubah menjadi warna hijau

"kenapa selalu Jung Yunho dan Kim Jaejoong" ucap Mingyu malas

Mingyu sedang kesal dengan ayahnya,belum kelar kesal nya karena mobilnya disita,padahal dia baru memakai itu 3 bulan tapi sudah disita saja gara-gara dia pulang pukul 2 pagi,kuncinya ada tapi ban mobilnya hilang entah kemana,dan hari ini kesalnya bertambah lagi gara-gara ditampar.

Yunho selesai mandi setelah pulang kerja,dia beristirahat di kasur empuknya dan mengambil ponsel nya yang berada di meja,saat dia pulang tadi dia tak melihat mobil istrinya terparkir,sehingga dia langsung mencari ponselnya itu,dia tersenyum saat melihat 1 pesan dari istrinya

'maaf Yun,aku harus menginap di busan untuk fansign besok,jaga Mingyu jangan lupa buatkan sarapannya dan juga pasang alarm biar tak kesiangan'

Ah...ya Yunho jadi mengingat tadi pagi saat dia menampar putranya,dia bingung dengan dirinya,dia tak suka Mingyu berbuat seperti itu dan sebagai ayah dia ingin menegurnya,tapi saat menamparnya itu juga menyakiti putranya,dia jadi bingung bagaimana menegur anak itu,soalnya dia sudah lelah berteriak yang hanya berakhir dengan anak itu mengabaikannya. Ingin sekali dia menjelaskan semua nya,tapi selalu saja istrinya menahannya dan membiarkan Mingyu menyalahkan mereka berdua atas semua ini.

TUK

TUK

TUK

Lamunan Yunho buyar saat mendengar suara dari tangga,dia langsung keluar kamar karena penasaran,Yunho tak melihat ada orang di tangga,tapi lampu dapur menyala dan ada suara orang melakukan sesuatu,Yunho melambatkan langkahnya ancang-ancang takut itu adalah maling,saat sudah berjarak 5 meter dia mengambil nafas lega,ternyata itu adalah Mingyu,anak itu sedang memasak ramen.

"apa kau lapar?"tanya Yunho,Mingyu terlonjak kaget dan menengok ke samping,Mingyu kaget akan kehadiran Yunho dan sebagai jawaban nya anak itu hanya mengangguk

"kau bisa pesan delivery" pernyataan Yunho tidak dibalas lagi oleh Mingyu,dan membuat dia menarik nafas panjang,anak itu sibuk dengan ramennya.

"aku duluan" ucap Mingyu meninggalkan Yunho setelah selesai masak,lagi dan lagi Yunho harus mengelus dada,rasanya dia berbicara dengan tembok jika dengan putranya,dia jadi irit bicara sekali.

==0604==

Hari ini adalah hari sabtu,Mingyu hanya ada kegiatan ekstrakulikuler saja,dia dan teman-temannya sudah memilih eskul apa yang mereka ambil,walaupun mereka sahabat tapi untuk masalah eskul tidak sama. Vernon dia lebih memilih sepakbola,Hoshi memilih dance,Dokyeom memilih paduan suara dan Mingyu sendiri memilih basket. Sehingga mereka berpisah setiap sabtu.

Mingyu POV

Aku bangun dengan malas,aku tidak bisa tidur semalam karena masih lapar,ah bodohnya aku menolak tawaran Appa. Sebenernya aku ingin dikasur seharian tapi mengingat ada tes pertama ku untuk tim basket mau tak mau aku harus bangun. Aku berjalan ke kamar mandi dengan malas,tak butuh waktu lama aku sudah selesai dengan acara mandiku,lalu aku mengecek ponsel dan melihat obrolan sahabatku. Mereka sedang merayakan keberhasilan tes eskul mereka,Dokyeom terpilih sebagai Vocal utama dan Vernon terpilih masuk tim inti,tinggal aku yang tes hari ini. Untuk Hoshi hyung dia sudah tidak di tes lagi karena saat hari terakhir masa orientasi dia menjadi perwakilan dari kelas ku untuk menampilkan sesuatu sebagai penutup masa orientasi kami,dan karena tariannya yang WOW dia secara khusus diundang oleh ketua eskul tari langsung.

Setelah selesai aku langsung pergi menuju sekolah,saat lewat ruang makan,di meja makan tidak ada makanan apapun karena Umma tidak pulang,Appa ku mana bisa masak,dia hanya bisa menghancurkan dapur saja,padahal aku lapar. Aku hanya meminum susu ku saja lalu tancap gas ah...lebih tepatnya tancap kaki karena aku harus berjalan kaki dulu ke halte bus,hah derita anak terbuang memang seperti ini.

Pukul 10 aku tiba disekolah,aku melihat sudah banyak anak baru seperti ku berkumpul. Aku melirik ke pinggir lapangan dan ternyata ada seleksi juga seperti nya seleksi untuk Cheerleader,awalnya aku tak tertarik melihat kesitu,tapi saat sosok itu datang aku malah jadi tidak fokus mendengarkan arahan. Ah senangnya dia memilih eskul itu,saat aku main dia yang akan menyemangati,pokoknya aku harus masuk tim inti.

"Jung Mingyu" teriak seniorku entah siapa namanya kalo tidak salah sih Seungcheol

"apa kau sudah mengerti apa yang ku katakan?" tanya nya,aku tidak tahu dia memberi arahan apa,daripada salah dan tambah panjang aku mengangguk

"bagus,ayo kita mulai tesnya,nanti akan ku panggil 3 orang-3 orang sisanya bisa duduk di pinggir"

Aku mengangguk dan berjalan ke pinggir lapangan,aku berkenalan dengan beberapa anak ada BamBam,Junhui dan Yugyeom. Nama kami ber 4 belum juga dipanggil,padahal kita sudah lelah menunggu,aku bosan karena wanita-wanita tadi pindah entah kemana,jadinya kan aku tidak bisa cuci mata,sampai akhirnya jam istirahat makan siang.

"nanti kumpul lagi jam 1"

Kami semua mengangguk dan pergi untuk mengisi perut,aku dan ke 3 teman baru ku langsung menuju kantin,tapi karena Yugyeom ada keperluan dengan temannya dulu sehingga kita mengantarkan dia dulu ke ruang tari,aku ber 3 berbincang-bincang sambil menatap ke arah lapangan,lalu pandangan ku langsung mengarah ke pinggir lapangan sebrangku,lebih tepatnya kearah dua orang manusia,mataku langsung membulat lebar dan tak mendengar kan omongan temanku.

Didepan sana aku melihat Wonwoo sedang berbincang dengan Seungcheol hyung,dan yang membuatku sakit hati adalah tangan Seungcheol hyung yang mengusap rambut Wonwoo kemudian pergi sambil menggandeng tangannya.

TBC

==0604==

Thanks to ohshyn76,kyulkulator,priaanisa88 dan Park RinHyun-Uchiha

ditunggu saran dan kritiknya ^^