.

The Interstellar Nation Army Become a Mercenary

Side Story 2 (By World Invaders)

Lingkaran Iblis (Bagian 3)

.

.

.

Dewan Keamanan Aliansi Luar Angkasa PBB.

Di dalam ruangan yang terdapat 48 Anggota dewan perwakilan dari 45 Planet, mereka saat ini mulai membicarakan tentang keterlibatan Arachne dan apa yang harus UNSA lakukan.

Wakil ketua Dewan, Smith L. Brown adalah perwakilan dari planet Proximia Klosal Alpha yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua di Dewan Keamanan.

"Tuan-tuan, saat ini kita akan membahas mengenai anggaran untuk Pasukan Koalisi yang akan di jadwalkan akan berangkat ke teritorial terjauh di NNJ77 dimana di yakini sebagai basis Arachne."

"Sebagai pengingat bagi kita semua, Arachne merupakan ras yang telah berperang dengan kita saat insiden di planet Trappist."

"Dan insiden yang baru-baru ini terjadi yang sayangnya menewaskan lebih dari ribuan anggota UNSA yang gagah berani, kita menyatakan perang dengan mereka."

"Sayangnya beberapa dari kita tidak sependapat mengenai ekspedisi perang ini."

Wakil ketua, menatap kearah beberapa anggota dewan yang masih memberikan tatapan ketidak setujuan akan perang ini.

"Federasi Mars, Rakyat Demokratis Penduduk Centauri B dan Republik Planet Kerbin adalah planet yang masih menentang keputusan ini."

"Tuan-tuan, saya mengerti mengenai kekhawatiran anda akan perang yang akan menelan korban jiwa yang jauh lebih banyak dan adanya kemungkinan bahwa itu hanyalah jebakan lain untuk pasukan kita."

"Namun saya berharap anda mempertimbangkan kembali keputusan anda mengenai situasi kritis ini. Kita baru saja kehilangan banyak sekali pasukan gagah berani, banyak keluarga masih menangisi kematian mereka dan saat ini kita mendapat tekanan penuh dari Publik dan dari Pers. Ku harap anda sekalian mempertimbangkan lagi untuk setuju pengiriman pasukan ekspedisi tempur."

Sesaat setelah Wakil ketua selesai berbicara dia membiarkan anggota dewan untuk berbicara.

"Saya dari perwakilan Federasi Mars, kami masih tetap mempertahankan keputusan penolakan terhadap ekspedisi tempur. Kami berpendapat bahwa pengiriman skala besar ini justru dapat membahayakan keselamatan anggota UNSA terutama planet Erasol."

"Apa yang membuat gagasan anda mengenai hal itu, Tuan? Apa anda meremehkan pertahanan mutlak Planet Kami?" Bantah wakil dewan dari Planet Erasol.

"Bukan meremehkan, tapi lebih tepatnya kami lebih mengkhawatirkan mengenai invasi skala besar. Pertahanan kalian harus aku akui sangatlah luar biasa, namun jika semua pasukan tempur dari UNSA yang saat ini berlabuh di Orbit Erasol bergerak secara bersamaan, saya takut jika pertahanan tempur garis depan akan menjadi lemah"."

"Hah... Anda masih tidak mengerti betapa lucunya argumen anda, kalian makhluk Mars memang sangat paranoid."

"Dengan penuh Hormat, kami tidak bisa mentolerir sindiran anda. Kami sudah jelas menyatakan kekhawatiran kami mengingat apa yang terjadi pada dua Kapal Ekspedisi ISF yang telah di nyatakan musnah di tangan musuh. Tapi..."

"Anggota Dewan Bill. Saya harapkan anda tahan diri anda . Anda sudah jelas terlalu meremehkan Planet Erasol."

Kali ini yang menyudutkan Bill, adalah salah satu Anggota dewan dari Planet Bumi.

"Apa maksud anda, kami jelas lebih mementingkan keselamatan pasukan ketimbang membiarkan mereka jatuh dalam perangkap yang mungkin disiapkah oleh Arachne."

"Jangan lupakan bahwa Ras Arachne juga merupakan ras yang bertanggung jawab atas insiden planet Vulcan! Apa anda semua berusaha mengabaikan bahwa mereka bukanlah peradaban yang bisa dianggap remeh!"

Perdebatan semakin memanas di kalangan para anggota dewan hingga ke titik dimana Dewan Bill terpaksa di perintahkan keluar dari ruangan setelah dianggap melawan kode etik dari Dewan PBB.

...

Sementara itu di lain sisi Galaksi Andromeda, Planet Erasol masih dalam keadaan siaga pasca gagal berangkatnya Armada Intergalactic Space Federation setelah beberapa anggota dewan UNSA menentang tindakan tersebut.

ISF 88 Super Carrier Raven Murky, adalah salah satu Space Carrier yang paling siaga di Orbit Erasol sementara yang lainnya masih berlabuh di pelabuhan spaceship.

"Captain di anjungan."

Seisi ruangan komando anjungan kapal langsung berdiri menghadap ke Kapten Kapal.

"Lanjutkan tuan-tuan."

Kapten Raven T. Murky, usia 57 Tahun dan telah aktif di UNSC selama 38 Tahun, menjabat sebagai Kapten kapal dengan pangkat sebelumnya di UNSC Kolonel of Marines.

"Kapten, senang anda kembali."

Ucap perwira wanita yang menyambutnya dengan iPad di genggaman tangan.

"Apa ada hal yang ingin Anda sampaikan Letnan Kolonel Rassel?"

"Untuk saat ini kita hanya menerima laporan singkat dari ISF mengenai status siaga, ISF menyatakan bahwa kita memiliki kewenangan untuk melakukan patroli ekspedisi di sekitaran Andromeda dan melakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai sistem planet."

"Bagus, laporkan padaku nanti. Apa ada tugas mengenai penerjunan Group ekspedisi tempur?"

"Sejauh ini tidak ada. ISF meyakini bahwa Armada tidak bisa di terjunkan dalam waktu dekat ini, juga mengenai ISF 77 Kaguya.."

"Apa ada kabar mengenai kapal yang hilang itu? bukankah UNSA telah mengaggap bahwa ISF 77 telah hancur?"

"Erm... Mengenai itu, Markas ISF sendiri menyatakan bahwa mereka menerima transmisi sinyal yang sangat lemah dari Cluster Galaksi yang berada sangat jauh."

"Transmisi? Apa mereka yakin itu bukan sebuah kesalahan?"

"Saya tidak tahu, Kapten. Itulah yang diberikan dari ISF mengenai sinyal itu, beberapa petinggi ISF meyakini bahwa itu kemungkinan datang dari sinyal ISF Kaguya mengingat gelombang transmisinya hampir mirip dengan apa yang dimiliki oleh ISF."

Kapten mulai melihat kearah iPad yang di serahkan oleh Perwira wanita itu 'dari kemungkinan konsentrasi sinyal itu, sangat tidak mungkin jika sinyal itu adalah sinyal random. Apa mungkin...'

'... tidak mungkin, bahkan jika itu pun benar maka butuh waktu lebih dari dua bulan untuk bisa sampai ke Tata Cluster itu dan bahkan bisa lebih lama lagi dari estimasi waktu yang ada mengingat Energi Gravitasi membuat luar angkasa melebar sangat cepat setiap detiknya.'

"Letnan Kolonel Rassel, kapan transmisi ini di tangkap oleh ISF?"

"Sekitar 2 jam yang lalu."

'Dua jam... ada yang aneh.'

'Katakan jika transmisi itu benar datang dari cluster Promia X yang jaraknya semakin menjauh setiap detiknya. Sinyal setidaknya membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai kesini bahkan jika itupun benar, sinyal itu kemungkinan akan rusak karena banyaknya gelombang radiasi dari Bintang Neutron.'

Sebenarnya apa yang terjadi pada ISF 77 Kaguya?

Kenapa ISF 77 Kaguya di nyatakan hilang oleh UNSA, tanpa menunggu jawaban dari UNSC atau ISF?

Apa yang sebenarnya UNSA ketahui?

Beragam pertanyaan mulai memasuki kepala Kapten ketika memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.

UNSA adalah badan Antariksa antar Planet yang bertujuan membentuk hubungan diplomatik.

UNSC adalah badan Antariksa yang memiliki tugas ekslusif dalam hal ekspedisi militer dan menjaga perdamaian antar planet.

ISF sendiri merupakan Badan Pusat yang bertujuan untuk melakukan operasi Militer secara penuh dan memiliki hak dalam menggunakan semua aset militer yang ada demi kepentingan Anggota Aliansi dibawah bendera PBB.

Tapi disini malah ada yang aneh

Kenapa justru yang mengeluarkan statement hilangnya ISF 77 Kaguya malah UNSA? kenapa bukan ISF langsung ataupun UNSC?

Kenapa juga saat ISF 79 York Town berangkat, misi ekspedisi mereka justru di berikan langsung dari UNSC bukan dari ISF?

'Ada yang aneh disini.'

"LetKol Rassel, ambil alih komando. Saya akan kembali ke Erasol."

"Roger."

Kapten langsung berdiri dari tempat duduknya dan berjalan keluar dari anjungan kapal dimana dia bergerak kearah Hangar tempat pesawat kargo dan penumpang personil berada.

'Jika benar UNSC ataupun UNSA entah bagaimana mengetahui mengenai insiden itu tepat sebelum terjadi, maka UNSA pastinya memiliki alasan kenapa mereka melakukan itu. Tapi alasan apa?'

'Lagipula, apa untungnya bagi UNSA jika itu memang bagian dari rencana mereka?'

Pikir Kapten saat memasuki Kapal penumpang di Dek Hangar ISF 88 Raven.

Kapal penumpang kemudian keluar dari Air Lock dan terbang kembali ke permukaan setelah berada di dalam ISF 88 yang terparkir di orbit planet Erasol.

'... Kecuali...'

Sedikit kemungkinan memasuki kepalanya ketika membuat hipotesis apa yang sebenarnya terjadi.

'Sebaiknya aku membicarakan ini pada orang yang ahli.'

Tak butuh lama, kapal penumpang itu kemudian mendarat di bandara internasional luar angkasa ISF Rudolf.

(kriiing)

PDA miliknya mulai berbunyi dan saat dia lihat siapa yang menelpon itu, alis matanya terangkat sedikit.

"Ada apa?"

("Kapten, kami memiliki kabar buruk")

"Apa yang terjadi?"

("Armada tempur ISF yang berada di Orbit Bumi, mereka bergerak.")

"Bagaimana bisa? bukankah ISF masih belum mengeluarkan perintah apapun?"

("Mengenai itu, tampaknya dewan perwakilan UNSA sepakat untuk mengirimkan Armada ke tatanan bintang yang diyakini sebagai basis Arachne.")

"Bagaimana bisa mereka seyakin itu soal intelijen yang dimiliki UNSA?"

("Soal itu, saya kurang tahu. Kemungkinan UNSA memiliki badan intelijen terpisah yang menyelidiki atas insiden itu")

"..."

("Kapten?")

'My god.'

["Breaking News! Kami menerima laporan resmi dari UNSC!"]

["UNSA bersama dengan UNSC resmi mengirimkan Armada tempur terbesar ke basis Arachane. Petinggi UNSC telah mengkonfirmasi akan hal itu dan Presiden dari UNSA juga telah memberikan laporan lengkap akan operasi ini! Ini merupakan pengiriman Armada tempur terbesar pertama dalam sejarah UNSA, setidaknya ada lebih dari 8 Kapal ISF yang di terjunkan dan 3 diantaranya adalah kapal induk kelas super terbaru yang baru saja di luncurkan oleh ISF!]

["Pemirsa! Seperti yang anda lihat, regu Armada ISF sudah mulai terlihat melepaskan diri dari Space Port dan seperti yang anda lihat di layar anda bahwa banyak regu tempur juga terlihat bersiap untuk masuk ke masing-masing space Craft mereka...]

'Tidak mungkin.'

Kapten Raven melebarkan mata ketika melihat apa yang di lakukan oleh UNSA & UNSC.

("Kapten! darurat!")

"Apa lagi?!"

("ISF, Baru saja mengeluarkan pernyataan perang secara nyata ke tatanan bintang tempat di yakini Arachne berada!")

"Bagaimana bisa? bukankah ISF sendiri sudah tahu kalau disana sangat kecil kemungkinannya Arachane berada."

("Mengenai itu... ISF justru mengirimkan transmisi ke seluruh kapal untuk melakukan tindakan agresif dan serangan cepat ke planet itu")

"Maksudmu?"

("ISF mengijinkan UNSA dan UNSC untuk menghancurkan dan menyapu bersih planet itu")

Kali ini wajah Kapten Raven mulai mengeras 'Bagaimana bisa mereka sembrono macam itu?!'

"Ok, katakan pada mereka aku akan ke markas ISF, ETA 3 Menit"

Kapten langsung berlari kearah parkiran mobil dimana dia parkirkan.

'Apa yang sebenarnya UNSA pikirkan? Bagaimana bisa mereka meyakinkan ISF?'

...