.

The Interstellar Nation Army Become a Mercenary

Chapter 13

Catatan Penelitian dari 30 Hari yang Lalu

.

.

.

Kaguya POV

Hari ke-3 setelah dimulainya rekonstruksi spaceship.

Kapal telah memasuki orbit yang agak stabil. Untuk saat ini, tidak ada hal serius yang perlu aku khawatirkan. Kalo pun ada, itu hanya beberapa penyesuaian lintasan lagi untuk memastikan agar jalur orbit kapal ini tetap pada tempatnya.

Perbaikan dan pemeliharaan spaceship dilakukan oleh para robot pemeliharaan. Integritas struktural dan kedap udara kapal sebagian besar telah dipulihkan. Tetapi masih banyak tempat yang perlu diperbaiki, dan jumlah robot pemeliharaan pun dinilai masih terlalu sedikit. Perlu waktu setidaknya tiga hari untuk dapat memulihkan seluruh fungsionalitas yang ada di setiap bagian kapal.

Dasar prioritas perbaikan sudah sesuai dengan perintah Kapten. Meskipun bagian kapal yang mengangkut komponen seperti baterai internal dan sekunder tak dapat digunakan lagi. Tapi komponen lainnya seperti [Photon Torpedo] masih bisa ditembakkan, serta masih ada sekitar lima puluh varian [Beam Cannon] dan tiga puluh varian [Projectile Cannon], semuanya masih dalam keadaan utuh.

Disamping itu, perisai kapal ini juga masih dalam keadaan aktif, walaupun hanya bisa diaktifkan dalam waktu yang singkat.

Jika semua [Sublight Propeller] dapat dioperasikan kembali, maka sangat dimungkinkan bagi kapal ini untuk memerangi lima kapal penjelajah 'Arachne' sekaligus.

...

Hari ke-5 setelah dimulainya rekonstruksi spaceship.

Masih belum ada kontak dari [Escape Pod] yang digunakan oleh Kapten untuk melarikan diri. Aku mengira itu disebabkan oleh kerusakan kecil pada alat komunikasi yang terpasang di dalam wahana itu. Bahkan jika itu benar, harusnya Kapten tak memiliki alasan untuk tidak segera memperbaikinya setelah dia mendarat di sana. Sesuatu pasti telah terjadi kepada Kapten.

Dan yang anehnya lagi, aku tidak menemukan satupun sinyal suar yang memungkinkanku untuk melacak keberadaan dari [Escape Pod] itu.

Mungkinkah terjadi kesalahan teknis pada wahana itu? Tapi aku sudah memeriksa spesifikasinya melalui database kapal dan menurutku itu sudah sesuai dengan standar militer Federasi.

Ketika aku melihat label dari [Escape Pod] ini, alihku sedikit terangkat dengan logo yang tertera di atasnya.

Mikayev Heavy Industries.

Itu merupakan nama dari salah satu produsen dan sekaligus pemasok senjata berat yang dipenuhi oleh kontroversi karena sering ditemukan berbagai kecacatan di setiap produk yang mereka pasarkan.

Saya segera menghubungi AI dari [Escape Pod] yang dimaksud dan menemukan statusnya yang mengerikan. Itu benar-benar tidak terlihat seperti AI yang cocok untuk digunakan pada peralatan militer. Entah apa yang dipikirkan oleh para pengembang kapal ini sehingga mereka menempatkan produk cacat ke dalam kapal.

Setelah diselidiki, aku menemukan fakta bahwa di tiga tahun sebelumnya, Mikayev Heavy Industries merilis model [Escape Pod] baru, dan sebagian dari produk itu akhirnya dipasang ke Kaguya Roosevelt. Sekarang aku cukup yakin mengapa kami mengabaikan hal ini hingga sekarang.

Sepertinya aku juga perlu menyelidiki tentang integritas dari model ini, terlepas dari AI-nya yang dinilai cacat olehku.

Aku memerintahkan salah satu robot pemeliharaan dan menyuruhnya untuk membongkar bagian dari [Escape Pod]. Setelah dibongkar, aku lalu menemukan banyak sekali ketidaksesuaian dengan apa yang ditulis di lembar spesifikasi resmi.

Aku terkejut, sampah ini bahkan berhasil melewati uji kelayakan mesin dan kemudian dipasang ke dalam kapal.

Apa-apaan ini? Kenapa mereka membiarkan produk cacat seperti ini masuk ke dalam layanan militer? Mungkinkah ada persekongkolan di antara pertinggi dan mereka dengan segaja menggelapkan anggaran militer untuk tujuan yang tidak terpuji?

Tapi untungnya, parasut dan roda pendaratan semuanya dibuat dengan memuaskan, jadi seharusnya tidak ada masalah dengan pendaratan itu sendiri.

...

Hari ke-6 setelah dimulainya rekonstruksi spaceship.

Karena aku tidak memiliki koordinat yang tepat dari titik pendaratan Kapten, jadi aku akan melakukannya dengan simulasi berdasarkan posisi terakhir yang dikonfirmasi dari pod. Sayangnya, aku masih belum bisa mendapatkan data cuaca terbaru.

Perbedaan kecepatan angin akan sangat memengaruhi perkiraan titik pendaratan, sehingga radius pencarian menjadi lebih lebar dari yang diharapkan.

Saat ini aku memiliki 90% drone yang secara aktif mencari keberadaan Kapten. Totalnya ada tujuh puluh tiga drone yang diinvestasikan dalam upaya tersebut.

Aku terus memeriksa mereka sepanjang hari, tapi hasilnya tetap saja sama. Ketika aku mengumpulkan berbagai data yang berhasil diambil oleh para drone, sebuah pertanyaan besar muncul dibenakku.

Bukankah ini adalah manusia?

Ada lebih dari seratus gambar yang berhasil diabadikan oleh para drone. Beberapa dari gambar itu memperlihatkan beberapa makhluk hidup asing yang tidak hanya mirip manusia, tapi juga memiliki penampilan luar yang tidak ada bedanya dengan homo sapies.

Mungkinkah mereka benar-benar manusia?

Salah satu drone kemudian melakukan perjalanan melalui semacam jalan raya dan berhasil menemukan satu mayat 'manusia' yang terlihat masih segar.

Waktu yang tepat. Aku akan memeriksa pola DNA-nya.

Setelah drone mendarat di samping mayat itu, dia lantas menusuk mayat itu dengan sensor biokimia dan kemudian mulai mempelajari material organik yang tersimpan di dalam tubuh yang mulai membusuk itu.

Aku meminta drone untuk menyelidiki barang-barang milik korban, tapi tidak menemukan satupun catatan di sana. Hanya ada beberapa pakaian, makanan, uang koin, dan pedang. Dia mungkin diserang oleh hewan buas sebelum mati di tempat ini.

Aku berhasil memperkirakan perkembangan teknologi planet ini berdasarkan barang-barang korban, tetapi belum mendapatkan hal lain yang perlu diperhatikan dari mereka.

Aku meminta drone lepas landas dan mengendalikannya secara pribadi untuk melanjutkan penyelidikan.

...

Hari ke-13 setelah dimulainya rekonstruksi spaceship.

Aku masih belum berhasil menemukan Kapten. Berdasarkan ukuran [Escape Pod] dan perkiraan jatuhnya, seharusnya tidak sulit bagiku untuk menemukannya dalam waktu satu minggu. Tapi sayangnya, pencarianku masih belum menunjukkan hasil.

Aku memutuskan untuk memperluas jangkauan pencarianku sekali lagi.

Anehnya, aku berhasil menemukan makhluk berakal berbentuk manusia lainnya di planet ini selain 'manusia'. Ini belum pernah terjadi di semua planet yang ditemukan oleh Federasi sejauh ini. Tingkat kecerdasan mereka bervariasi, mulai dari yang setara dengan manusia hingga lebih rendah daripada manusia, tetapi mereka jelas masih merupakan objek penelitian yang sangat menarik untuk dipelajari. Begitu aku berhasil menemukan Kapten, aku ingin membedah mereka untuk mempelajari isi tubuh mereka, kalo memungkinkan.

Investigasi di kota-kota yang dibangun oleh manusia lokal di planet ini berlangsung dengan lambat tapi stabil. Aku meminta drone mengumpulkan data sebanyak yang mereka bisa dari atas ketinggian dua ribu meter.

Aku ingin melakukan penyelidikan yang lebih menyeluruh mulai sekarang, jika memungkinkan. Aku ingin mengumpulkan data tentang bahasa yang digunakan di planet ini, membiasakan diri dengan budayanya, dan melakukan kegiatan pengumpulan informasi yang lebih rinci. Ini bahkan mungkin menuntunku untuk menemukan Kapten.

Setelah drone mengamati jalanan yang ramai dari atas, aku mengamati sejumlah orang memasuki satu gedung dan keluar setelah beberapa saat. Bangunan itu mungkin berfungsi sebagai semacam restoran atau pub.

Ketika malam tiba, drone yang aku kendalikan ini terus memantau gedung menggunakan sensor night vision pada drone dan melihat orang-orang keluar dari sana sambil sempoyongan. Ini pasti sebuah pub.

Ini tempat yang bagus. Sebuah pub akan menjadi sumber percakapan yang bagus karena orang-orang akan mengendurkan bibir mereka setelah minum-minum dan mengatakan apa yang biasanya mereka simpan sendiri. Ini adalah kasus di semua planet yang dihuni oleh manusia.

...

Aku menentukan jam tutupnya dan memutuskan untuk mengirim beberapa robot kecil ke dalam pub.

Robot ini disebut [Spy Bug], ini memiliki kegunaan untuk memata-matai objek apapun yang tersembunyi di dalam sebuah fasilitas atau ruangan yang tidak dapat diakses secara langsung oleh pengguna. [Spy Bug] dilengkapi oleh sebuah kamera berdiameter 5 mm, sebuah mikropon kecil, dan perangkat pemancar untuk memberikan informasi secara real time kepada drone induknya.

Setiap drone dilengkapi oleh dua ratus [Spy Bug]. Karena jumlahnya yang terbatas, aku perlu menjadi bijak dalam memilih setiap tempat yang ingin aku selidiki.

Aku akan mulai mengumpulkan informasi yang lebih detail besok malam. Sekarang sudah mendekati jam tutup. Aku akan meluncurkannya sedikit sebelum mereka tutup untuk malam ini. Di jalan masih ada orang yang berjalan, tapi saat ini tidak ada orang yang berada di sekitar pub. Aku mulai menurunkan ketinggian drone.

Aku harus bergerak cepat.

Aku menyuruh drone itu turun dengan kecepatan yang biasanya tidak dicapai dengan melakukan manuver semacam ini dan mengarahkannya ke jalan.

Terdapat satu manusia di sini. Sepertinya dia menyadari ketidaknormalan dan keluar untuk memeriksanya, namun dia tidak menyadari keberadaan drone dan buru-buru masuk kembali ke dalam pub.

Pub ini hanya memiliki satu pintu, dan interiornya pun cukup terbuka untuk dapat dilihat dari sini. Ini bagus. Aku dapat menanamkan [Spy Bug] pada balok penyangga yang ada di langit-langit pub.

Drone lalu melepaskan sedikit [Spy Bug] ke langit-langit. Setelah mereka mendarat di sana, robot-robot berukuran kecil ini lalu mengebor diri mereka ke dalam balok kayu hingga menyisakan ujung kepala mereka yang dilengkapi oleh sensor gambar. Dengan cara ini, aku dapat memastikan bahwa tidak ada yang bisa menyadari keberadaan mereka, kecuali aku.

Setelah berhasil menyelesaikan misi, aku lalu menarik drone yang sedang aku kendalikan ini kembali ke titik awal penerbangan. Beberapa saat kemudian, rekaman real time dari interior pub segera dikirim ke dalam drone induk.

...

Hari ke-20 setelah rekonstruksi spaceship dimulai.

Ada banyak data baru yang masuk dari hari ke hari. Karena ada banyak sampel yang direkam, dekripsi dan penerjemahan bahasa lokal segera diselesaikan. Untungnya, mereka memiliki semacam bahasa standar antar-negara, seperti Bahasa Inggris. Sehingga menjadi lebih mudah bagiku untuk mempelajarinya.

Berbagai informasi seperti cara hidup masyarakat setempat, nama negara dan kota, serta lembaga politik sudah dikumpulkan selama berhari-hari. Sejumlah besar data terus terkumpul di dalam database-ku.

Jika Kapten berhasil mendapatkan kuda atau semacamnya, dia mungkin sudah menjelajahi banyak tempat di benua ini. Aku akan memperluas jangkauan pencarian sekali lagi.

Bisa jadi Kapten sampai pada kesimpulan bahwa spaceship gagal diselamat setelah dia melarikan diri ke planet ini.

Ada sejumlah besar puing yang diluncurkan ke permukaan selama proses rekonstruksi, jadi dia mungkin mengira itu adalah reruntuhan kapal. Meluncurkan puing-puing di permukaan planet yang menampung kehidupan cerdas adalah pelanggaran militer yang berat. Tidaklah aneh jika Kapten mengira aku tidak akan melakukan hal seperti itu dan salah paham bahwa seluruh kapal telah jatuh.

Hipotesis ini didasarkan pada premis Kapten melupakan hal-hal khusus dari situasi darurat tingkat satu.

Militer menekankan pada pembuangan antarmuka yang tidak berguna demi menjaga keamanan informasi.

Tentu saja, ini hanya berlaku untuk situasi di mana seseorang diperlukan untuk mencegah keluarnya informasi sensitif.

Kapten sangat khusus dalam hal ini karena dia sebelumnya adalah seorang petugas informasi, yang merupakan pekerjaan yang menekankan kendali ketat pada kontrol informasi di dalam media penyimpanan. Jika dia menyimpulkan bahwa kapalnya telah hancur, dia akan menonaktifkan antarmuka kapal jarak jauhnya—itu akan menjadi tindakan yang logis.

Jika ini masalahnya, bahkan jika drone mendekati lokasinya dan mengeluarkan sinyal, Kapten tidak akan dapat mengambilnya sama sekali—kecuali dia berhasil melihat drone secara langsung.

Melihat secara langsung, huh?

Tampaknya, aku perlu merevisi kembali soal metode pencarianku.

Drone terus beroperasi dalam mode siluman hingga sekarang, tetapi karena Kapten perlu menyaksikan kehadiran drone secara langsung, aku akan meminta mereka menonaktifkan mode siluman dan menunjukkan diri secara terbuka.

Namun, tindakan ini dapat menyebabkan beberapa bentuk pengaruh yang tidak perlu dalam perkembangan dunia ini. Kapten pasti ingin menghindari hal semacam itu terjadi. Aku harus membatasi penampakan drone seminimal mungkin.

...

Hari ke-27 setelah rekonstruksi spaceship dimulai.

Aku sekali lagi berhasil menemukan sekelompok manusia yang diserang oleh kawanan binatang buas selama pengintaian rutin. Meskipun aku memiliki kebijakan non-interferensi yang tertanam di dalam programku, tetapi hari ini aku akan meminjamkan mereka sedikit bantuan tempur.

'KABOOM!'

'KABOOM!"

Dua rudal ke permukaan sudah lebih dari cukup untuk membantu para 'manusia'. Sisanya tergantung pada keberuntungan mereka masing-masing.

...

Hari ke-30 setelah rekonstruksi spaceship dimulai.

Aku berhasil menyebarkan rumor soal penampakan drone di berbagai kota besar di benua ini. Gunjingan-gunjingan itu menyebar dengan sangat cepat melalui mulut ke mulut. Entah itu pedagang, prajurit, maupun warga biasa. Mereka akhir-akhir ini sering menyuarakan pendapat mereka soal penampakan objek berulang di atas langit.

Ini bagus.

Akan lebih bagus lagi jika rumor itu dapat sampai ke telinga Kapten sesegera mungkin. Kapten pasti akan mencapai kesimpulan bahwa yang muncul itu adalah drone dan akan segera menghubungiku melalui perangkat serupa GPS yang terpasang di dalam tubuhnya.

Aku akan meminta drone untuk muncul di setiap kota besar yang aku temui. Jika drone muncul, keributan besar pasti akan dimulai, dan jika Kapten ada di sana, dia pasti akan segera memeriksanya.

...

Di hari yang sama.

Perbaikan kapal berjalan dengan cukup lancar. Semua [Sublight Propeller] sudah kami perbaiki, dan semua fungsi penting telah diaktifkan kembali seperti semula.

Kemampuan pertempuran kapal juga telah dikembalikan ke level yang dapat diterima. Karena kami saat ini berada dalam keadaan darurat tingkat satu, tidak akan menjadi masalah bagiku untuk menerapkan tindakan yang agak terburu-buru dalam jumlah sedang.

'Yang tersisa sekarang adalah kedua manusia ini.'

Tepat dihadapanku sekarang adalah dua kapsul medis yang berisi cairan obat berwarna hijau yang masing-masing dari mereka diisi oleh sepasang manusia kembar yang sedang tertidur pulas di dalam kapsul-kapsul tersebut.

...