.

The Interstellar Nation Army Become a Mercenary

Side Story 4 (By World Invaders)

Suara Dari Bintang yang Jauh (Bagian 1)

.

.

.

Sistem Bintang Tidak Dikenal, Federasi Mars, Starship 65.

"Kapten, kami masih belum menerima adanya sinyal itu lagi."

"Apa kalian sudah melakukan cek ulang? Tidak mungkin sinyal itu hilang begitu saja"

Kapten mulai terlihat sedikit curiga tentang lokasi sinyal yang mereka dapatkan, mengingat tentang energi hitam yang membuat setiap galaksi menjauh dari satu sama lain maka sangat tidak masuk akal jika sinyal itu datang dari susunan galaksi yang cukup jauh dengan waktu yang sangat singkat.

Kecurigaannya tentang adanya penyadap atau hanya sekedar gangguan sinyal dari bitang neutron cukup masuk akal. Walau begitu ia masih tidak bisa mengatakan kalau semua itu adalah kebenaran mengingat begitu sedikitnya bukti yang mereka temukan sejauh ini.

"Chief, kirimkan transmisi ke pusat tentang apa yang kita temukan sejauh ini, kita tidak akan mengirimkan regu observasi kecuali adanya perintah dari pusat."

Setelah ia memberikan komando pada salah satu perwira yang bertanggung jawab dalam hal komunikasi dan informasi mengenai kapal ini.

Tak lama informasi berhasil di kirimkan via deep space network yang telah di kembangkan selama 50 tahun belakangan ini.

...

Federasi Mars, Markas Pusat ISF Kota Heaguard.

Sebuah gedung pencakar langit yang ada di tengah kota gurun pasir tandus di planet Mars, seorang pria terlihat berjalan dengan cukup santai masuk kedalam gedung.

Setelah melakukan identifikasi singkat di pintu masuk, ia mulai berjalan ke elevator dimana lift akan membawanya ke lantai yang sedang ia tuju

Sesampainya di dalam ruangan yang ia tuju yang terletak di lantai 4 gedung ini, ia disambut oleh seorang pria dengan pakaian militer dengan pangkat Admiral.

"Admiral, maaf atas kedatangan saya yang tiba-tiba."

"Tidak masalah, duduklah dulu."

"Jadi, apa yang membawamu ke sini?"

Pria itu kemudian menyerahkan laporan yang ia bawa sejak tadi ke meja Admiral.

"…"

Tak butuh waktu lama untuk admiral membaca seluruh laporan itu, ia langsung menatap tajam kearah perwira yang membawa laporan ini yang sekarang duduk di depannya.

"Dari mana laporan ini kalian dapatkan?"

Tanya dengan tajam Admiral pada perwira itu.

"Kami menemukan bukti ini setelah melakukan analisa terhadap sinyal yang terakhir ISF 77 kirimkan pada kita, Transmisi itu terlihat sangat tidak normal dan setelah kami melakukan konfirmasi ulang pada divisi intelijen Federasi Mars, mereka juga menemukan keanehan yang sama."

Admiral mulai menatap layar monitor komputernya sebelum ia menyalakan perintah lockdown ruangan pada AI demi menjaga informasi yang tengah ia terima ini.

"Admiral, saya tahu jika anda meragukan tentang informasi ini tapi kecurigaan Federasi Mars nampaknya tepat sasaran untuk saat ini. Ini masuk akal kenapa mereka menentang tentang penerjunan armada ISF ke susunan tata surya yang kita yakini dimana Arachne berada, dan jika semua bukti ini terbukti benar maka UNSA lah yang harus kita waspadai, bukan Arachne."

"Aku tahu maksudmu, tapi ini masih berupa asumsi belaka, kita tidak bisa mengatakan apapun sampai informasi ini terbukti solid, sampai waktu itu tiba, aku percayakan padamu tentang investigasi lebih lanjut, apa kau mengerti Perwira Kelas Pertama John?"

"Sangat di mengerti, Admiral."

"Bagus, aku akan andalkanmu mulai sekarang, kadet."

Sesaat setelah ruangan itu kembali kekondisi semula, perwira itu lantas pergi meninggalkan Admiral sendirian di ruangannya dengan berkas paling berbahaya yang pernah dia pegang seumur hidupnya.

'Ini berbahaya, jika UNSA tahu, aku pasti akan dibunuh oleh mereka.'

Ia tak pernah menduga bahwa semua akan berakhir seperti ini.

Semuanya menjadi masuk akal; kenapa saat pengiriman ISF 77 ke tatanan kluster galaksi terjauh hanya satu kapal yang di kirimkan dan tanpa adanya kru professional dan sangat berpengalaman di dalam kapal itu.

'Dasar kurang ajar, mereka sengaja memanfaatkan situasi demi menaikkan citra mereka! Beraninya mereka menjadikan keluargaku sebagai tumbal!'

Ia masih tidak bisa memaafkan tentang insiden ISF 79 York Town yang dulu ia yakini sebagai ulah Arachne, siapa yang menduga kalau musuh mereka ada di balik selimut mereka selama ini.

...

[System Initative.]

[All Weapon Green.]

[Starship 65 ready to fire.]

Suara AI mulai menggema di anjungan kapal Starship

Kapten yang melihat adanya kontak yang kemungkinan tidak bersahabat mulai mendekat ke wilayah mereka namun saat mereka bersiap akan serangan justru tak ada apapun yang datang ke arah mereka seolah-olah keberadaan objek di radar itu menghilang tanpa sebab.

"Chief, berikan status!"

"Pak! Kehadiran aneh itu hilang begitu saja!"

"Ada laporan tentang kenapa benda itu menghilang begitu saja?"

"Tidak ada, sepertinya benda itu bergerak kearah lain."

"Bisa kau lacak kemana benda itu pergi?"

"Aye-aye captain!"

Chief kemudian melakukan analisa terhadap pergerakan benda misterius yang muncul di radar itu, dengan bantuan dari AI ia berhasil mendapatkan lokasi akurat arah dari benda itu.

"Pak, sepertinya benda itu mengarah ke sebuah sistem bintang yang berada di sisi lain dari galaksi ini."

"Ikuti benda itu, kita tidak bisa membiarkan benda itu pergi begitu saja, mungkin kita akan menemukan sesuatu dari benda aneh itu, katakan juga pada personel yang tengah di terjunkan untuk patroli untuk segera kembali ke spaceship, kita akan berangkat setelah mereka kembali""

"Roger Captain!"

49 Jam setelah intercept yang tak terduga itu terjadi, Starship 65 yang telah siap untuk berangkat setelah semua unit kembali ke kapal mulai menyalakan hyperdrive dimana mereka akan melakukan intercept ke objek tak di kenali itu dengan harapan mereka akan menemukan sesuatu dari objek itu.

Di sepanjang perjalanan Kapten masih mengawasi dengan sangat teliti ke monitor yang menampilkan beragam informasi tentang perjalanan mereka hingga

"Kapten, kami berhasil mengidentifikasi objek itu."

Perwira itu kemudian menyerahkan laporannya ke dalam bentuk file yang kemudian di buka melalui computer tablet milik Kapten kapal.

'Escape pods?'

"Apa kau yakin kalau objek itu adalah escape pods?"

"Saya yakin tentang itu, Kapten."

Kapten yang mulai berpikir keras tentang temuan salah satu perwira itu hanya bisa terdiam sejenak.

"Katakan padaku, apa kita menemukan sinyal suar lainnya?"

"Belum, tapi Radar AI berhasil menangkap sinyal lemah yang datang tak jauh dari lokasi kita saat ini."

'…'

Melihat adanya temuan baru, Kapten mulai memerintahkan kru untuk bersiap akan kemungkinan terburuk yang akan mereka hadapi setelah ini.

...

Planet Tidak Dikenal, Orbit Rendah Exoplanet, ISF 77 Kaguya Roosevelt.

[…aneh, kenapa sinyal suarku seolah-olah ada yang menjawab?]

Kaguya, kecerdasan buatan yang bertanggung jawab atas kapal bintang itu, memiliki sedikit kecurigaan akan sinyal yang ia tangkap beberapa waktu yang lalu dan memutuskan untuk menghentikan sinyal SOS sejak hari kemarin; sinyal anonim itu justru semakin kuat dan Kaguya mau tidak mau harus mengakui bahwa bisa saja sinyal itu berasal dari kapal bintang yang berafiliasi dengan ISF.

[Apakah mungkin...?]

Setitik harapan mulai muncul di dalam sistemnya ketika memikirkan tentang kemungkinan adanya regu penyelamat yang sedang menuju ke lokasinya, terjebak di orbit medium planet ini sendirian tanpa ada yang menjawabnya terkadang membuat ia menjadi sedikit bosan, kalau bukan berkat drone-drone mekanik itu, Kaguya mungkin akan memiliki untuk masuk ke mode deep sleep atau sekedar hibernasi system demi mengurangi rasa bosannya.

[Terlebih lagi, Escape pods yang ku temukan itu…]

Escape pods misterius yang menuju ke ISF Kaguya Roosevelt beberapa waktu lalu membuat ia bertanya-tanya darimana datangnya benda itu.

[Mungkin aku harus mencobanya lagi…]

Kaguya mulai menyalakan sinyal suar itu kembali, namun kali ini sinyal yang ia pancarkan berisi sinyal transmisi dengan harapan siapapun itu yang mendengarkan bisa setidaknya menjawabnya.

[…disini AI, ISF Kaguya 77 dari UNSA. Kepada penerima transmisi ini, siapapun kalian apakah kalian datang dari ISF maupun bukan, ini adalah sinyal darurat.]

[Meminta dukungan medis dan dukungan darurat segera, ini adalah kapal yang kehilangan hampir semua dukungan persenjataannya dan kami di sini terdampar setelah ditembak jatuh oleh entitas tidak dikenal ketika kami berada di dalam hyperspace, saya ulangi...]

...