My Famous Husband Jung
By Lady_Sinner25
.
.
.
"Selamat pagi istriku yang cantik!" Dengan cepat Yunho memberikan istri cantiknya Jaejoong sebuah morning kiss, dimana Jaejoong menerimanya dengan senang hati dengan pelukan hangat dan senyuman yang selalu bisa membuat pagi Yunho lebih bersinar.
"Selamat pagi Yunnie!" Jaejoong senang karena dia terbangun dengan Yunho yang tidak pernah meninggalkan paginya tanpa ciuman dan pelukan. Yunho pasti serius saat dia mengatakan akan melayaninya setiap hari. Pikir Jaejoong.
"Aku akan mengantarmu pergi ke sekolah sayang!"
"Hmmmm dan membuat sekolah menjadi kacau lagi?"
"Kenapa? Apakah salah menjadi terkenal? Aku hanya ingin memastikan kau aman dan selain itu aku memberi izin Mr. Lee untuk mengambil liburannya karena aku akan libur selama seminggu!" Wajah Jaejoong bersinar mendengar pengumuman dari suaminya.
"Benarkah Yunnie? Kenapa kau tidak mengatakannya padaku?"
"Kau pikir aku bisa mengatakannya padamu kemarin saat kau menangis tiada henti?" Jaejoong mencibilkan bibirnya tetapi sebenarnya hatinya tersenyum akan berita bagus yang dibawa oleh suaminya yang keren dan tampan.
"Aku berencana membawamu ke Jeju, jadi kita bisa mempunyai waktu seminggu untuk berlibur sebagai ganti saat-saat dimana aku melewatkan makan malam bersamamu, bagun di pagi hari tanpa memandikanmu. Tapi aku pikir kabar baik yang kita dapat kemarin sudah cukup kan sayang?"
"Aku juga ingin pergi ke Jeju Yunnie. Tapi aku takut aku akan droup-out karena terlalu sering absen. Aku tidak ingin orang-orang berpikir kalau aku menggunakanmu sebagai alasanku untuk absen."
Yunho menunduk untuk mencium kening Jaejoong yang masih berbaring di tempat tidur dengan Yunho duduk disampingnya.
"Tidak apa-apa sayang. Kalau kau tidak bisa menyelesaikannya tahun ini, aku akan mendaftarkanmu untuk sekolah secara online jadi kau hanya akan tinggal di rumah sambil belajar. Selain itu dalam beberapa bulan lagi perutmu akan membesar dan kau butuh istirahat yang cukup."
"Tapi aku ingin menyelesaikannya Yunnie. Seluruh waktu dan kerja kerasku selama ini di sekolah akan terbuang percuma. Itu tidak baik!"
"Jika kau sudah bicara seperti itu, siapa diriku bisa berdebat dengan istri cantiku? Hmm?"
"Berhenti bersikap cheesy Jung! Ini masih terlalu pagi!" Jaejoong terkikik saat dia melihat suaminya yang mempoutkan bibir hatinya.
"Memang ada pengaruhnya jika masih terlalu pagi? Aku hanya ingin menyenangkan istriku, itu saja!" Jaejoong bangun dari tempat tidur dan duduk di pangkuan Yunho seraya memutar bokongnya di selangkangan Yunho yang menyebabkan namja manly itu mendesah nikmat.
"Ummmm!"
"Kau ingin menyenangkanku Jung? Kalau begitu mulai dari sekarang dan bawa aku ke kamar mandi. Aku butuh mandi air hangat dengan Jung tampanku!" Yunho menyeringai dan mengangkat Jaejoong ke kedua lengannya. Membawanya ke bathtub yang telah suaminya persiapkan beberapa saat yang lalu ketika namja cantik itu masih tidur.
Well. . . terima kasih untuk kebaikan suami Jungnya. Jaejoong dijamu seperti ratu sungguhan hari ini dan berpikir bahwa yang menjadi budaknya adalah Jung Yunho yang terkenal itu, Jung Jaejoong sangat beruntung bukan?
:::::
"Hati-hati di sekolah ok?" Yunho menatap istrinya dengan penuh perhatian. Meskipun tonjolan di perut Jaejoong belum begitu terlihat namun dia masih ingin memastikan kalau Jaejoong akan selalu aman dan dalam keadaan sehat.
"Aku akan berhati-hati Yunnie!" Jaejoong mencium suaminya sekali lagi dan hendak keluar dari mobil ketika Yunho memegang lengannya, mencegahnya membuka pintu mobil.
"Ada apa Yunnie?"
"Aku akan mengantarmu masuk ke dalam sayang!" Yunho mengambil blazer miliknya dan memakainya.
"Tapi. . .-" Jaejoong ingin protes tetapi Yunho sudah keluar dari mobil terlebih dahulu, berjalan ke sisi pintu penumpang. Membuka pintu mobil, membantu Jaejoong keluar dan menggeretnya masuk ke dalam sekolah.
Seperti yang telah diduga oleh Jaejoong, semua siswa-siswi menghentikan apapun kesibukan yang tengah mereka lakukan dan menatap pasangan hot itu. Beberapa yeoja saling berteriak, meneteskan air liur mereka dan bahkan ada yang pingsan melihat ketampanan Jung Yunho. Tak ketinggalan beberapa namja nampak terpesona akan kecantikan seorang malaikat bernama Jung Jaejoong.
Yunho merasa bangga berjalan berdampingan dengan istrinya menuju kelasnya, sementara Jaejoong berjalan dengan kepala tertunduk malu. Dia tidak terlalu suka menjadi pusat perhatian karena hal itu membuatnya tidak nyaman. Namun memang sudah begitu jalannya, menjadi cantik bukanlah sebuah kejahatan melainkan sebuah berkah. Jadi, Jaejoong terus berjalan dengan suaminya yang tengah tersenyum padanya. Matanya bersinar penuh cinta dan dia tidak bisa menahan dirinya sendiri melainkan ikut tersenyum, merasa bangga mempunyai suami yang selalu berada di sampingnya.
Ketika mereka semakin dekat dengan kelas Jaejoong, suara teriakan mulai terdengar lagi dari pintu kelasnya. Jaejoong mengangkat kepalanya untuk melihat Tiffany dan gengnya melompat bahagia saat mereka melihat Yunho. Kemudian dia mendapati Tiffany yang memutar kepalanya, menatap dirinya. Yeoja itu tersenyum malu dan menundukkan kepalanya. Yuri dan Taeyeon melakukan hal yang sama. Apa yang telah terjadi pada mereka? Batin Jaejoong.
"Jaejoong-ssi. . . Aku hanya ingin meminta maaf karena sudah berbuat jahat padamu selama ini." Jaejoong terkejut melihat Tiffany merendahkan kepalanya dan dia seakan tak percaya kalau yeoja itu sebenarnya tengah meminta maaf padanya. Dia hanya menganggukkan kepalanya dan mengalihkan pandangannya pada suaminya yang mengerutkan dahinya melihat Tiffany.
"Kau sudah berbuat jahat pada istriku?" Yunho bertanya pada Tiffany. Sedangkan Taeyeon dan Yuri seolah mendapat peringatan ketika mereka melihat untuk pertama kalinya Jung Yunho yang sedang merasa tidak senang.
Tiffany menganggukan kepalanya dan membiarkannya terus menunduk, takut jika harus bertemu pandang dengan Jung Yunho. Dilain pihak, Jaejoong memegang lengan Yunho seolah ingin menyampaikan bahwa semuanya baik-baik saja.
"Aku sungguh minta maaf Jaejoong-ssi. Aku sungguh jahat padamu sebelumnya karena aku pikir kau itu kutu buku sungguhan. Kutu buku jelek yang selalu menjauhkan diri dari siswa lain dan hanya suka membaca buku. Aku sungguh minta maaf mengenai hal itu. Aku seharusnya malu atas apa yang aku lakukan karena sudah menilaimu dari penampilan luarmu. Meskipun faktanya kau jauh dari kata jelek karena kau sungguh cantik. Aku sungguh minta maaf!" Jaejoong tidak mengalihkan matanya dari Tiffany dan dia melihat setetes air mata jatuh dari mata yeoja itu. Mungkin dia benar-benar menyesali perbuatannya.
"Semuanya baik-baik saja Tiffany, kita bisa menjadi teman jika kau mau. Lupakan semua yang terjadi di masa lalu." Jaejoong mengulurkan tangannya pada Tiffany dan yeoja itu mengangkat kepalanya untuk bertemu pandang dengan mata doe cantik milik Jaejoong. Tiffany menyambut tangan Jaejoong dan menjabatnya.
"Kau sangat cantik!" puji Tiffany.
Jaejoong tersenyum, membuat semua meleleh melihat senyuman indah yang dia berikan. Dia melihat Taeyeon dan Yuri berjalan mendekat dan menundukkan kepala mereka padanya dan mengatakan kalau mereka juga meminta maaf.
"Jaejoong-ssi aku berharap kita semua bisa berteman juga!" Malu-malu Yuri melihat ke arah Jaejoong dan Yunho.
Jaejoong memberikan senyum hangat lain miliknya dan Taeyeon melakukan hal yang sama. "Aku berharap kau memaafkan kami Jaejoong-ssi!"
Jaejoong menganggukkan kepalanya dan dengan tiba-tiba Taeyeon menarik lengannya dan memeluknya di depan Yunho yang sekarang menaikkan kedua alisnya. Yuri melihat Yunho yang sedang menatap -kurang suka- mereka segera menyenggol Taeyeon. Dengan cepat Taeyeon menarik tubuhnya dari pelukan Jaejoong dan menundukkan kepalanya berulang-ulang.
"Aku minta maaf. Aku minta maaf Yunho-ssi. Aku hanya terlalu bahagia." Yunho tertawa melihat kepanikan Taeyeon.
"Tidak apa-apa! Aku harap kau tidak lagi membully istriku. Dia adalah orang yang sangat spesial untukku dan tidak akan membiarkan orang lain menyakitinya. Dia seperti perhiasan berharga bagiku dan aku berharap kalian bisa ikut menjaga Jaejoong disaat aku jauh. Bukan karena dia istri seorang selebritis tapi perlakukanlah dia seperti seorang teman." Jaejoong tersenyum pada Yunho dan suaminya itu meremas lembut tangannya.
Semua menganggukkan kepala mereka mendengar pernyataan dari Yunho karena seluruh siswa-siswi yang mengelilingi mereka mendengar Yunho dengan keras dan jelas. Sebelum mereka terganggu dengan kedatangan Changmin.
"Apa ada shooting di sini?"
Para siswa-siswi memutar kepala menerak ke arah Changmin dan pada saat itulah Changmin sadar bahwa sepupu selebritisnya ada di sana.
"Tidak!" Yunho menatap tajam Changmin.
"Ohhh hyung! Kau di sini!" Changmin tersenyum kaku pada sepupunya.
"Iya! Kau tidak buta kan?" Yunho menembakkan tatapan mematikan ketika dia ingat bagaimana Changmin menolak membantunya untuk mencari Jaejoong, dimana sebenarnya istrinya tinggal sementara di kediaman keluarga Shim.
"Hehehehe!"
"Kalian berdua dekat?" Tiffany bertanya pada mereka setelah melihat bagaimana Changmin dan Yunho mengobrol satu sama lain seperti mereka sudah biasa melakukannya. Sesangkan Jaejoong hanya tertawa kecil melihat gurauan kedua sepupu itu.
"Yes!" kata Changmin.
"Tidak!" sanggah Yunho.
"Hyung. . . Kau jahat!" Changmin mempoutkan bibirnya dan Yunho memberi Jaejoong kecupan ringan di bibir yang membuat setiap siswa terkesiap melihat aksi tanpa duga Jung Yunho. Namun tak ayal tersenyum juga karena menjadi saksi kemesraan pasangan manis yang pernah ada, sepenuhnya melupakan Changmin.
Setelah mengecup bibir istrinya, Yunho mulai berjalan kembali menuju gerbang sekolah.
"Hyung! Kita dekat kan?" kata Changmin sedikit berteriak pada Yunho.
"Tidak!"
"Kita sepupu kan?" Changmin terus berteriak agar semua siswa yang di sana bisa mendengarnya termasuk Yunho yang tidak mau repot-repot untuk berbalik arah.
"Siapa kau?" Yunho terus berjalan dan beberapa siswa terkekeh melihat bagaimana Yunho yabg sepenuhnya tak menghiraukan Changmin.
"Aku akan membongkar rahasiamu hyung! Aku bersumpah!" Changmin berteriak lebih keras saat dia melihat Yunho yang masih terus berjalan.
"Tidak ada uang jajan untukmu!" Changmin menyengir ketika dia mendengar balasan Yunho dan Jaejoong hanya menggelengkan kepalanya.
"Aku sudah mengatakan padamu aku akan menyimpan rahasiamu!" Yunho menggerakkan kedua tangannya dan berbalik menghadap ke arah mereka; mengedipkan mata ke istrinya dan mengepalkan tinjunya untuk mengancan Changmin.
Seluruh siswa baru saja menjadi saksi betapa menggemaskannya Jung Yunho. Ketika Yunho sudah tidak ada lagi disana, Changmin memperhatikan sekitarnya dimana teman-temanya mulai membubarkan diri.
"Itu tadi sepupuku," ujar Changmin, memberi tahu teman-temannya.
"Aku pikir kau tidak mau dikenal sebagai sepupu Yunho?" Jaejoong mulai berjalan kembali menuju ke dalam kelasnya dengan tiga yeoja yang mengikutinya dari belakang. Melihat hal ini, Jaejoong hanya bisa tersenyum diam-diam.
"Itu benar!"
"Terus?"
"Itu karena uang jajanku hyung, kau tahu!"
"Kau jahat!"
"Tidak apa-apa, Yunho hyung punya banyak uang. Jadi bukan suatu masalah untuknya!"
"Aku juga berpikir seperti itu. Tapi dia harus menabung untuk anak perempuan kami kelak Minnie!"
"Apa?"
Jaejoong mendekat ke telinga Changmin dan berbisik. "Aku hamil tiga minggu!"
Changmin terkesiap kaget saat dia mendengar kabar dari istri sepupunya itu. Dia hanya bisa membuka mulutnya dan matanya tidak berkedip seraya menatap Jaejoong tidak percaya.
"Yah! Minnie?"
"Kau bercanda kan?"
"Kenapa aku harus bercanda?"
"Apakah itu mungkin?" Tanya Changmin, masih belum percaya. Jaejoong mendekat lagi dan berbisik pada Changmin.
"Hanya dengan sex yang menggairahkan bisa membuatku hamil!"
"Mweo?" Changmin merasa pusing dan dia memegang lengan Jaejoong karena dia merasa seperti akan jatuh. "Hyung!"
BUUUUUUGGGG
Changmin yang malang jatuh pingsan di lantai.
.
.
.
tbc
.
.
.
Editor's note :
Tidak sesuai dengan EYD yang berlaku, terselip typo dan maaf jika ada kata yang tidak berkenan.
Kasihan bener si Changmin.. sapa tuh yg mau nolong dia? Saya patah hati liat tulisan di t-shirt dia hari ini. hiks.. #lahkokjadicurhat
Saya kembali update. Cukup fast kaaaannn? Review dari chingu semua nie yang buat saya jadi semangat :)
Hmmm... chingudeul yang follow saya di IG comment ya bt follback. Kalau ada yg follow juga sih haha
Anyway thanks buat semua yang udah mereview, memfavoritin dan memfollow MFHJ. Selamat datang juga buat new reader. Ada sider juga yang kasih review. Senangnya... Smoochies for all :*****
Hope you all enjoy the lastest update, review lagi ya? :)
.
YunJae Love is Real ~~~
.
.
.
YunJaeddiction
