Title:Broke Up
Author:Han Hyoran Soo (Lumi)
Genre:Romance, Hurt/Comfort, GS, Humor
Rated:T
Cast:-Kai (19 th)
-Dio (18 th)
Support Cast:-Sehun (18 th)
-Luhan (17 th)
-Baekhyun (16 th)
-Chanyeol (20 th)
-Mark SM Rookies (16 th)
-Jo Eun Hee as Kim Jong Hee (18 th)
Disclaimer:FF nya punya Rim tapi all cast nya punya allah ^o^
warning! typo(s) is everywhere
Happy Reading ^o^
Summary:Kau tau, aku mengira setelah 1 tahun putusnya dengan Kyungsoo secara baik-baik tidak akan seperti ini. Merindukan semua yang pernah dilalui dengan nya, tingkah lakunya, sikap merajuknya, dan betapa kerasnya dia berjuang, membuatku merindukan nya. Gilanya aku menyimpan fotonya di dalam dompetku, setelah kami putus –ditahun 2015- 6 bulan secara diam-diam.
Chaps 2
Author POV
Seorang namja bertelinga peri, dengan kecamata hitam bartender manis di hidung nya, Chanyeol –namja itu- melirik jam rolex mahalnya lalu meneliti setiap bandara mencari seseorang yang akan menjemputnya.
"Oppa!"Chanyeol tersenyum kecil, melihat sosok yang ia ingin temui.
"Kyungsoo"Kyungsoo mendekat, dan meneliti Chanyeol dari ujung kepala hingga ujung kaki.
"Ck! Kau sungguh berniat sekali kemari"Chanyeol hanya tersenyum kecil.
"Kau tampak kurus, tapi pipimu itu tambah chubby saja"ucap Chanyeol, sambil mencubit pipi chubby. Kyungsoo langsung menepis tangan besar Chanyeol dari pipinya.
"Aigoo, bagaimana jika Baekhyun tau kau kesini menemuiku"Chanyeol mengidikkan bahu nya acuh.
"Aku putus dengan nya"mata Kyungsoo membelak kaget.
"Mwo? Putus? Bagaimana bisa, padahal sebentar lagi kalian bertunangan"Chanyeol menyeret lengan Kyungsoo meninggalkan bandara.
"Nanti aku ceritakan"
At Sehun home
Berbeda dengan suasana Kyungsoo, suasana HunHan begitu hening. Luhan terus sibuk dengan novel, sedangkan Sehun sibuk memandangi Luhan. Jika di pikir, Kyungsoo benar. Sampai kapan ia memendam perasaan nya, dulu mereka sangat dekat namun tidak mempunyai perasaan –kecuali Luhan-. Sehun tidak tau bagaimana perasaan Luhan padanya, karena yeoja itu lebih terbuka pada Kyungsoo di bandingkan dirinya. Kyungsoo dan Luhan adalah sepasang soulmate bagaikan permen karet, kemanapun, dimanapun, kapanpun mereka selalu berdua. Kadang Sehun iri kedekatan mereka berdua, padahal mereka terhitung 1 tahun saling mengenal.
"Lu"Luhan melirik sedikit Sehun dari ujung matanya.
"Wae, Hun"
"Aku meyukaimu"Luhan menghentikan membacanya, dan menatap Sehun tidak percaya.
"Kau? Menyukaiku?"Sehun mengangguk kecil.
"Bagaimana denganmu?"Luhan menatap dengan dalam mata pria yang dulu ia suka.
"Aku menyukaimu"jawab Luhan, membuat Sehun mengembangkan senyumnya.
"Benar.."ucapan Sehun teputus, dan mendengar yang membuat ia sedikit nyeri pada hatinya.
"Tapi itu dulu, aku suka dengan sekarang. Lagian aku ingin sendiri dulu"Luhan menutup novelnya, lalu memasukkan ke dalam tas nya. Dia berdiri dari sofa, dan menyelempang tasnya.
"Aku pergi dulu Hun, sebentar lagi ada jam kuliah masuk"Luhan melambaikan tangan nya, meninggalkan Sehun yang masih diam berada di tempatnya. Ia mengeluarkan hpnya lalu menelopon Kyungsoo.
'Yeobseo'
"Yak, eodie?"
'Aku sedang perjalanan, aku mengantarkan Yeol ke apartemen nya"Sehun menyirit kening nya bingung.
"Chanyeol kemari?"Kyungsoo mengangguk disebrang sana walau ia tak tau.
'Eoh'
"Bukankah Jong In akan kemari hari ini juga?"Kyungsoo menepuk kening nya pelan.
'Aish! Aku lupa! Untung saja kau mengingatkanku, tapi dia akan sampai jam 20.00 pm'
"Arra, nanti temui aku sebentar. Aku ingin berbicara sesuatu"
'Tentang Luhan?'
"Kau sudah tau kan jawaban nya, datanglah jika kau sudah beres mengantarkan Chanyeol"
'Arra kita bertemu di kedai ramen ya, kau harus mentraktirku tomyam ramyeon!'Sehun terkekeh kecil.
"Ok, tenang saja Kyung"Sehun memutuskan hubungan telepon nya, ia menyandarkan tubuhnya pada sofa sambil memijit pelipis nya pelan.
Sesampainya mereka di apartemen, kamar bernomber 61 itu memperlihatkan kedua manusia berbeda jenis sedang membereskan barangnya. Jika dilihat dari dekat mereka tampak seperti sepasang kekasih, sayangnya bukan hahaha*digeplakreaders.
"Huff beres juga"Kyungsoo bernafas lega, lalu mengusap peluh keringatnya.
"Gomawo Soo, kau ingin makan dulu atau minum mungkin"Kyungsoo merapihkan sedikit rambut pendeknya. Mengikat rambutnya namun menggeraikan beberapa rambut.
"Kedengaran nya milk tea enak"Chanyeol tersenyum kecil, lalu melangkahkan kaki nya menuju dapur dengan Kyungsoo mengikutinya dari belakang.
"Aku tidak menyangka kau benar-benar memotong rambutmu sependek itu"Kyungsoo hanya bergumam, menahan setiap gejolak masa lalu yang ah ia lupakan. Alasan dibalik rambuk pendeknya, itu karena ada dua orang yang mengusik hatinya, dan juga pikiran nya itu Chanyeol dan Jong In.
Flashback 1 Jul 2015
Musim gugur ini menurut Kyungsoo adalah musim yang ah meyusahkan baginya. Entah angin apa yang sedang menerpanya, Jong In mengirim sebuah email sialnya isi email berisi membuat ia ingin menangis atas kebodohan nya. Email itu di kirim sejak bulan maret lalu namun, ia baru membukanya sekarang.
From: Kim Jong In
To: Do Kyungsoo (Kady Do)
Sub: Miss You
Nan bogoshippo
Kyungsoo mengedipkan beberapa kali matanya, menyadarkan dirinya.
From: Kim Jong In
To: Do Kyungsoo (Kady Do)
Sub: Kady
Aku masih sayang padamu, Dy :(
Tubuh Kyungsoo terporosok lemah, mata nya mulai berembun dan mulai terisak pelan. Jari mungilnya bergerak cepat menekan tombol yang ia hapal di luar kepala, menghubungi orang yang ingin ia tanyakan tentang email itu.
'Yeobseo, oh Kyung?'Kyungsoo menghirup nafas nya dalam-dalam.
"Apa maksudmu mengirim email yang berisi hal bodoh macam itu!"
'Huh, email? Setauku aku tidak mengirim email'
"Geotjimal! Bukankah bulan maret kau mengirim sebuah email padaku? Kau mengatakan merindukanku dan masih sayang padaku"
'Oh email yang itu'
"Katakan padaku, apa perasaanmu padaku"
'Kita teman kan'tetesan air mata itu semakin deras pada sudut matanya.
"Geure, uri chingu"Kyungsoo menutup sambungan nya, air matanya tidak kunjung berhenti. Ia menutup mulutnya agar tidak ada yang tau ia menangis.
"Luhan-ah, Sehun-ah. Kenapa ini begitu sakit, perasaan ini sungguh menyiksaku hiks hiks"Kyungsoo menepuk pelan dadanya pelan, dia berharap rasa sakit ini cepat menghilang.
14 Jul 2015
Ia tidak menyangka jika Chanyeol masih menyimpan nomer telepon nya, bahkan mereka terus bertukar sms selama 2 hari. Pada tanggal 15 Jul 2014, Chanyeol meminta Kyungsoo kembali menjadi kekasihnya. Hanya saja Kyungsoo hanya menganggap Chanyeol sebagai kakaknya. Ketika Chanyeol akan mengatakan tidak akan menganggunya, Kyungsoo langsung menerima yang Chanyeol minta. Menjadi kekasihnya yang sangat singkat itu.
'Hei kau sedang apa?'tanya Chanyeol lewat sambungan telepon.
"Hanya berbaring"
'Kenapa hanya berbaring kerjaanmu huh?'
"Entah hanya aku senang seperti ini"
'Ah, aku ingin mendengar kau menyangiku'hening lama, entah mengapa Kyungsoo mengingat hubungan nya dengan Jong In.
'Soo?'
"Oh, mianhe"
'Palli, kau sayang padaku kan. Katakan padaku jika kau menyayangiku'lagi-lagi pikiran Kyungsoo melayang.
'Atau kau masih menyukai Jong In'
"Ani, aku sudah tidak ada perasaan padanya"
'Jika kau memang masih menyukainya tak apa, aku ingin lihat kau bahagia'
"Hiks tapi dia juga mengatakan begitu, bahkan prinsip kalian itu sama. Percuma saja jika aku mengatakan nya, dia hanya mengagapku teman. Hiks mianhe"
'Gwenchana, mungkin kita memang lebih cocok menjadi kakak beradik. Kau jangan menangis terus, aku tidak suka. Aku tutup dulu ne, pye'sejak saat itu Kyungsoo memotong rambut nya hingga ia tampak seperti seorang namja, bahkan Luhan dan Sehun kaget ketika melihat Kyungsoo berpenampilan seperti itu.
"Aigoo, kau memotong rambutmu. Ck, segitunya galau dengan masalahmu huh"ucap Sehun sambil menyeruput dikit chocho buble teanya.
"Aku lebih menyukai kau rambut panjang, aish mengapa harus di potong sih"Kyungsoo hanya tersenyum miris mendengar perkataan Luhan yang terkadang polos itu.
"Bisa di bilang, memotong rambut itu membuang kesialan"Luhan berdecak kecil, menatap Kyungsoo dengan lembut.
"Tak usah di pikirkan lah, toh jika terus berfikir seperti itu juga akan menyiksamu kan eonnie? Kau masih belum move on ya dengan Jong In?"
"Anio, aku sudah kok"entahlah Kyungsoo tak tau apa ia sudah move on atau belum.
"Nah jika begitu kau harus mencari yang lebih baik dari nya!"ucap Sehun dengan semangatnya.
"Aku menyukaimu Sehun-ah, bagaimana jika kau menggantikan posisi Jong In hm"senyum Sehun perlahan luntur bahkan ia tidak segan menatap sebal sahabatnya itu.
"Aish shireo! Kau tau kan jika aku menyukai seseorang"ucap Sehun, sambil melirik Luhan dari ujung matanya.
"Ckckckck, kau sama saja dengan namja lain terlalu banyak kode"Sehun semakin menatap tajam Kyungsoo.
"Enak saja! Aku hanya mencari waktu yang tepat saja. Dasar menyebalkan"Kyungsoo berdecak kesal dengan mata yang bulat yang semakin bulat.
"Kau juga, menyebalkan"
"Hahahaha"sedangkan Luhan hanya bisa tertawa melihat kedekatan Kyungsoo dan Sehun, walau sering kali mereka berantem hal yang konyol. Saat itu Kyungsoo menyadari, dia sering memimpikan Jong In, kadang suka merenung masa indah mereka atau jika saja ia bisa memutar waktu, ia tidak ingin mengenal Jong In ataupun Seohyun –orang yang telah menghasut Kyungsoo-. Di dalam hati nya yang kecil, ia masih merasakan perasaan yang harusnya ia lupakan.
Flasback end
"Kyungsoo?"suara Chanyeol mengintrupsi Kyungsoo yang sedang melamun akan masa lalu nya.
"Oh mianhe"Chanyeol meletakan milk tea buatan dirinya di atas meja, ia juga membuat satu gelas milk tea untuk dirinya.
"Kau terlihat sedang ada pikiran"Kyungsoo hanya menyahut dengan sedikit malas, sungguh hal yang sangat menganggu nya adalah Jong In.
"Apa terjadi sesuatu?"Tanya nya khawatir.
"Anio"jawabnya singkat.
"Kau sedang memikirkan Jong In?"tanya Chanyeol kembali membuat Kyungsoo berhenti bergerak.
"Hum"
"Wae?"
"Dia akan datang kemari"Chanyeol menatap mata bulat itu yang kini masih ia puja.
"Untuk apa?"
"Menemuiku, dia bilang merindukanku"Chanyeol melihat gurat wajah Kyungsoo, seperti sangat tersiksa dengan keadaan saat ini.
"Lalu bagaimana dengan perasaan nya?"
"Hanya teman, ah oppa ceritakan padaku kenapa kalian putus?"gantian Kyungsoo menanyakan perihal putusnya Chanyeol dengan Baekhyun.
"Aku lelah dengan sikap cemburu nya, dia juga belum berfikir dewasa sepertimu"Kyungsoo terkikik geli ketika Chanyeol memujinya.
"Dia kan baru berumur 16 th oppa, dia baru mengijak high school"Chanyeol tampak acuh dan lebih memilih meminum milk tea nya. Kyungsoo melirik jam tangan nya yang ia kenakan di tangan kirinya.
"Ah aku pulang dulu oppa, hari ini aku aku ada janji dengan Sehun"
"Sehun?"Chanyeol mengenal Sehun walau sebatas mengenal saja, jika tidak salah ia teman terdekat Kyungsoo hingga saat ini.
"Hum, dia sahabatku yang dulu pernah aku ceritakan"Chanyeol mengangguk kecil, lalu beranjak dari kursinya untuk mengantar Kyungsoo pulang.
"Hati-hati di jalan Soo"Kyungsoo mengembangkan senyumnya, Chanyeol terpaku dengan senyum itu sudah lama sekali ia melihat Kyungsoo tersenyum.
"Tidak usah khawatir, aku cukup baik menjaga diriku. Kanda, pye"ucap nya dengan riang sambil melambaikan tangan nya, Chanyeol menatap punggung Kyungsoo yang mulai semakin menjauh.
"Hnn, kau tidak berubah Soo. Jika aku mengatakan aku menyukaimu, pasti kau akan menjawab seperti tahun lalu kan?"tanya nya entah pada siapa, jadi ia memutuskan menutup pintu apartemen nya.
Sehun meneguk ice green tea nya pelan, sambil menunggu Kyungsoo datang. Sudah hampir 3 tahun ia menyimpan rasa pada Luhan, dulu mereka menghabiskan waktu berdua yang sangat panjang. Dan banyak yang bilang mereka itu cocok, sampai akhirnya mereka mengenal Kyungsoo yang di kenalkan oleh teman mereka. Kekonyolan Kyungsoo membuat mereka menjadi dekat, terlebih Sehun sering menjahili teman nya itu jika mereka bertemu. Sehun hanya tertawa kecil menigngat pertemanan mereka dulu, walau mereka sering berantem hal yang konyol itu membuat mereka semakin dekat.
"Kau sangat menyeramkan jika seperti itu, Hun"Sehun mengelus dada nya, dia begitu kaget mendapatkan Kyungsoo sudah berada di depan nya.
"Aigoo, kau membuatku kaget saja Kyung"Kyungsoo hanya tertawa renyah, bahkan Sehun berfikir ia ingin sekali melihat Kyungsoo tertawa ceria seperti ini.
"Jadi kau ingin bercerita apa?"tanya Kyungsoo sambil mencatat pesanan untuknya dan juga Sehun.
"Apa Luhan pernah mengatakan sesuatu padamu tentangku"Kyungsoo tampak berfikir sejenak setelah ia sudah memesan pesanan nya.
"Hum waeyo?"Sehun menghela nafasnya pelan.
"Aku sudah mengatakan padanya aku menyukainya"Kyungsoo berdecak kagum, akhirnya Sehun mengungkapkan perasaan nya.
"Jinja, lalu Luhan jawab apa?"
"Dia bilang ia menyukaiku, tapi itu dulu"Kyungsoo nampak santai, hingga tomyam ramyeon yang ia inginkan sejak tadi akhirnya datang juga.
"Dia pernah bercerita padaku, dia menyukaimu sebelum kau menyukainya. Hanya saja kau tidak tau, dia menunjukan perasaan nya padamu secara tak langsung tapi kau tak peka"Sehun mendengus seikit kesal, melihat Kyungsoo tampak mengejek dirinya.
"Kau juga tidak peka pada Jong In dulu"Kyungsoo hanya mencibir kecil, dan mulai menyuapkan ramen kesukaan nya.
"Karena dia itu terlalu banyak kode, selamat makan~"Sehun hanya terkekeh kecil melihat tingkah laku sahabatnya itu.
"Jika saja aku mengenalmu lebih dulu, mungkin aku mau menjadikan kau jadi pacarku"ucapan Sehun dengan santainya, membuat Kyungsoo tersedak.
"Uhuk uhuk, sialan kau tuan Oh!"dan Kyungsoo semakin kesal ketika melihat Sehun hanya menanggapinya seperti yang tidak mempunyai kesalahan.
"Oh untuk apa Chanyeol kemari?"
"Awalnya dia kemari ingin melamar tunangan nya, tapi dia dan Baekhyun sudah putus. Yah, dia bilang nya ingin berlibur sekalian saja bertemu denganku"
"Wow, bahkan kau bilang saat kalian balikan ia sudah pacaran kan dengan Baekhyun?"Kyungsoo hanya mengangguk dengan malas.
"Sehun, belakangan ini aku terkadang bermimpi Jong In. Kami bermimpi balikkan lagi"
"itu kan hanya mimpi Kyung, jangan di pikirkan. Aku lebih setuju kau dengan yang baru lagi, bukankah ada kakak tingkat yang kau taksir hum?"ucap Sehun, membuat Kyungsoo mulai salah tingkah.
"Aish dasar menyebalkan!"Sehun hanya tertawa kencang, mereka pun melanjutkan makan ramen dengan di selingi canda dan tawa.
Jong In terus mengelus foto itu berulang kali, sebentar lagi ia akan bertemu Kyungsoo. Dulu saat ia masih berpacaran dengan Kyungsoo ia masih belum siap bertemu dengan gadis pujaan nya, kesibukkan dia di kampusnya membuat waktu bersama Kyungsoo hanya sedikit. Bahkan ia pernah kecelakaan jatuh dari motor karena mellhat entahlah seperti mahluk tak kasat mata, dia sampai tidak menghubungi Kyungsoo selama 3 hari. Tentu saja Kyungsoo panic bukan main, seorang teman nya –Kris- sampai bilang kepada Kyungsoo ia demam. Walau pada akhirnya Kyungsoo tau dari teman nya –Seohyun- jika Jong In kecelakaan, yah kalian tau Kyungsoo menceramahi Jong In terus menerus agar berhati-hati dan mengingatkan untuk berdo'a terlebih dahulu. Kadang Jong In kesal ketika Kyungsoo jatuh sakit pasti yeoja mungil itu selalu berkata 'aku baik-baik saja' bedanya Jong In pasti menasehatinya dengan lembut, jika Kyungsoo pernah marah padanya dia tidak bisa marah pada yeoja itu, dia mengerti mengapa Kyungsoo terkadang cuek, bahkan dingin, ataupun galak, Kyungsoo pernah menceritakan tentang hubungan nya dulu sebelum dirinya, merasakan sakitnya di permainkan oleh namja. Saat itu Jong In mengutamakan perasaan Kyungsoo, Kyungsoo adalah segalanya. Mereka telah berjuang bersama, melewati semua cobaan, suatu saat Jong In mulai menghindar Kyungsoo langsung menghubunginya berkata dia bermimpi mereka putus, itu benar Jong In memikirkan hal ini matang-matang walau ia sudah sangat menyayangi Kyungsoo, ia paling tidak suka jika Kyungsoo menangis karenanya. Mereka pernah bertengkar hebat itu juga karena Seohyun terus menghasut Kyungsoo, teman yang selama Kyungsoo percaya. Jong Hee adiknya sampai turun tangan dan mencaci Seohyun agar tidak menganggu hubungan mereka, sampai akhirnya Jong In menggantungkan hubungan nya dengan Kyungsoo. Dan pada tangal 19 february 2015 mereka putus.
Jong In menyeret kopernya dengan santai, sambil melihat apa Kyungsoo sudah menunggunya lama? Ia sangat merindukan yeoja itu, ingin sekali ia merengkuh kembali wanita yang telah mengambil hatinya itu. Mata tajam itu menangkap seorang yeoja berbalut coat coklat persis yang ia pakai, dengan syal bewarna biru, sepatu boot warna hitam, celana jin dan rambut yang ia ikat hingga memperlihatkan kening nya yang indah. Mata bulat itu tidak berubah, masih indah ketika ia melihat Kyungsoo di line saat mereka video call. Sekelebat masa lalu mereka muncul di benak masing-masing, mereka akhirnya bertemu setelah putus.
"Kapan kita bisa bertemu?"- Jong In
"Entah, tapi kita pasti bertemu kok suatu saat nanti!"-Kyungsoo
"Tapi waktu itu, kapan?"- Jong In
"Percayalah pada tuhan kita pasti bertemu kok"
Kyungsoo menghirup nafas nya pelan, mengusir masa lalu yang tiba-tiba saja di pikiran nya. Lalu ia menatap mata itu dengan tatapan biasa.
"Hai, lama tidak bertemu. Jong In"ucap Kyungsoo dengan dinginmya, membuat Jong In sedikit kecewa perubahan Kyungsoo.
"Hai, lama tidak bertemu juga. Dy"jawab Jong In dengan senyum terpaksanya.
TBC
Hello back with me again
Gue kira liburan 3 minggu ini cukup biat nyelesaiin ff yang hiatus
sialnya hapalan gue menghambat updet ff yang hiatus
Nah gue gak tau di semester 2 gue bakal sempet atau gak nya
Mudah-mudah aja gitu sempet
Gue gak enak banget sama yang udah nunggu seabad*digeplakreaders
Jadi gue sekali lagi minta maaf yang sebesar-besarnya
Um ff ini sebenarnya di angkat dari cerita masa lalu gue sama doi hahaha
Maaf saja jika tidak memuaskan kalian
Makasih buat yang riview, maap gue belum sempet bales hehe
Makasih juga yang udah fav, dan follow ff ini
Ripiew ea
Gamsahamida ^o^
