Title : Uchi-Haru-Time Travel
Pair : SasuSaku.
Genre : DramaRomance, Action And Fantasy
Naruto Masashi Kishimoto.
Author : Hn U.
Rate : T
Warning : (Time Travel)
SIFAT KARAKTER BEDA!
Chapter 02
(Mengerikan)
-- Sasuke Pov --
Mendaki sampai puncak itulah yang aku pikirkan saat ini. Wanita bersurai merah muda yang kini sedang bersama Kakashi, pelayan setiaku yang serba bisa dan sok tau. Mereka berdua membicarakan tentang asal-muasal, Sakura Haruno yang sangat mengerikan itu. Dia bisa berlari sangat cepat, menaiki tebing curam dengan cara berlari itu sangat mustahil tapi inilah kenyataannya.
"Tuan muda, apa anda sudah lelah?"
Tanya Kakashi dengan tatapan aneh dari Sakura itu sambil menggelengkan kepala.
"Hosh.. Hosh.. Aku masih kuat cuma sedikit haus" jawabku, lalu aku meneguk air mineral yang aku bawa.
"Payah sekali hehh.. Padahal kau mirip dengannya..." gumam, Sakura lalu ia menghela nafas berat terlihat kecewa padaku.
"Cih! Aku ini tidak payah. Hanya haus!" Protesku.
Aku buat tegas!, agar dia tau siapa aku ini. Sasuke Uchiha yang akan menjadi pengusaha sukses mengantikan Itachi Kakakku, yang selalu dianggap sempurna.
Langkahku semakin berat, nafasku pun seakan terputus-putus kehabisan nafas.
Aku memperhatikan, Kakashi dan Sakura yang terlihat biasa saja padahal ini sangat melelahkan. Sinar matahari mulai terik membuatku semakin lelah. Tas ransel ini rasanya ingin sekali aku buang semakin lama benar-benar berat. Padahal aku membawa sedikit barang hanya, air mineral saja yang aku bawa lebih banyak dan yang penting di pendakian jelas Kakashi yang membawa semua peralatannya tapi dia terlihat santai. Kenapa hanya aku yang kelelahan di sini?
Sedangkan mereka berdua terlihat serius saat mengobrol dan tak terlihat lelah sedikitpun.
Jembatan gantung terlihat sudah lumayan termakan usia. Kakashi dan Sakura menatap ke arahku sangat tegas.
"Hey!, jangan bilang kalian bedua, menyuruh duluan! Lihat baik-baik jembatan gantung ini berbahaya apa lagi dibawah sangat terjal!"
Begitu jauh terlihat sungai begitu kecil jika aku jatuh pasti langsung tinggal nama!
"Tuan muda kalau begitu saya, saja yang duluan. Maaf nona Sakura mungkin saran anda susah untuk tuan muda Sasuke."
"Hehh terserahlah..." gumam Sakura.
"Kakashi apa kau yakin?!" tanyaku dibalas anggukan oleh Kakashi yang kini berjalan di jembatan gantung kayu bertali tambang berwarna coklat entah apa bahan dari tali tambang ini.
Seakan bergerak kekiri dan kanan begitu mengerikan padahal, aku hanya melihatnya. Jarak jembatan ini kesebrang tebing kira-kira, 50 meter menurut perkiraanku.
"Aku duluan ya!"
Sakura membuatku melihatnya dan aku hanya bisa menutup mulutku. Dia berlari yang benar saja!
Aku terdiam melihat Kakashi dan Sakura sudah sampai di sebrang terbing. Sakura dan Kakashi melambai menyuruhku agar cepat menyusul mereka berdua.
Kedua kaki ini melangkah pasti seakan yakin tapi semakin lama kedua kakiku seakan berat saat hampir pertengahan jembatan. Kekiri dan kanan terombang-ambing tak pasti, kedua kaki ini gemetar keringat dingin mulai aku rasakan jelas. Saat angin menerpa tubuhku.
"Sial bergeraklah payah!" Caciku, untuk kedua kakiku yang terus gemetar.
Aku paksa kedua kaki ini untuk melangkah di'iringin nafasku yang tak setabil. Aku hanya mengeretakan gigiku, untuk menahan amarahku karena kepayahku ini. Aku tidak payah, mereka berdua bisa melewati ini aku juga bisa!
Aku mulai melangkah cepat. jembatan gantung ini terus bergoyang kekiri dan kanan.
Aku melawan arah goyangan jembatan ini, senyum mulai aku, bentuk pikirku, pasti aku bisa melewati ini semua.
"Ayo.. Tuan muda sedikit lagi!"
Pelayan sialan dia pikir aku anak kecil belajar berjalan?!
Aku melihat Sakura yang memperlihatkan senyumnya walau dia lebih tua dariku tapi senyumnya lumayan juga. Brengsek apa yang aku pikirkan barusan?
Aku menenangkan diriku menghirup oksigen sepuasku. "Ayo kita lanjutkan perjalannya!" ucapku, penuh semangat sambil menyamankan posisi ranselku yang berat ini.
Akhirnya aku sampai juga di tujuanku. Lapangan yang cukup luas terbentang cukup jauh. sejauh, aku memandang semua hanya rumput hijau yang terlihat memukau beberapa bunga juga terlihat.
Angin menerpa tubuhku.
"Sejuk.."
Angin menyisiri, rambutku.
Aku melihat Kakashi yang kelihatan bangga padaku. "Kakashi, foto aku, agar Itachi tau aku juga bisa sepertinya.
"Baik. Tuan muda"
"Hah?" gumam Sakura tak aku pedulikan.
Aku mulai berpose sekeren mungkin. Memasukan kedua tangan kesaku celana dan menatap tegas ke arah kamera handphone Kakashi.
Ckreth..
"Cepat kirim kepada Itachi.
Aku ingin tau apa responnya nanti." Perintahku.
Kakashi mengangguk lalu menatap layar handphonenya. Sakura hanya diam sambil memperhatikan apa yang sedang di lakukan Kakashi.
"Tuan muda Sasuke, ini balasan tuan Itachi." ucap Kakashi.
Aku pun mendekat ke arah Kakashi langsung aku mendecih kesal. Hanya tulisan,'bagus' yang terlihat dari layar handphone Kakashi.
"Sial apa dia tidak punya bangga padaku sedikitpun!" ucapku, lalu Sakura memberikan senyumnya sambil menepuk bahuku.
"Sasuke, teruslah berusaha." ucap Sakura.
Entah kenapa senyumnya berdampak aneh padaku?
"Tuan muda kita kembali, tujuan kita sudah selesai." ucap Kakashi.
"Baiklah," jawabku.
"Hey! Sakura kau tidak mau ikut pulang?!" tanyaku.
Sakura terlihat sedih ketika aku mengucapkan kata pulang.
"Nona Sakura ikutlah dengan ku nanti aku akan membantumu mencari cara agar kau, bisa kembali kemasamu." ucap Kakashi.
"Masalah tempat tinggal serahkan saja padaku, kau bisa tinggal ditempatku." ucapku.
"Tuan muda apa anda yakin?" tanya Kakashi.
"Iya, aku yakin" jawabku.
"Kalian berdua tidak usah repot, aku bisa tinggal di hutan, aku sudah terlatih dengan situasi ini" ucap Sakura.
"Walau kau terlatih, tempat ini hutan bukan rumah. Ikut saja nanti Kakashi akan menemui mu lebih mudah jika tinggal di kediamanku.
"Iya, nona Sakura saran tuan muda benar."
"Heh.. Baiklah" gumam Sakura.
Kami bertiga kembali untuk keluar dari hutan memang ini hanya pendakian ringan hanya setengah hari tapi, sangat melelahkan.
Sore menjelang malam, aku, Kakashi dan Sakura. Masuk kedalam mobil walau awalnya tadi Sakura gugup saat akan memasuki mobil.
Apa dimasanya, tidak ada mobil? Aneh..
-- Sasuke Pov End --
BERSAMBUNG
NEXT
Chapter 03
(Senyuman)
