Title : Uchi-Haru [ Time Travel ]

Pair : SasuSaku.

Genre : Drama, Romance, Adventure Action And Fantasy

Naruto Masashi Kishimoto.

Author : Hn U.

Rate : T mungkin jadi M

Warning : [ Time Travel ]

SIFAT KARAKTER BEDA!

Chapter 04

(Sifat yang berbeda)

Wanita yang bersurai merah muda, memperhatikan kediaman yang sangat luas banyak pelayan yang menyiapkan sajian untuk makan malam. "Dia penyuruh sekali" kata batin Sakura.

"Apa-apaan ini?! Apa perlu aku memecatmu? Hah?!" Sasuke terlihat kesal karena para pelayannya sangat lambat untuk menyajikan makan malam. "Tuan muda, sabarlah kenapa anda terlihat kesal?"

"Aku lapar. Tapi pelayan di rumah ini semakin hari semakin lambat!" Sasuke menjawab tegas membuat para pelayan yang ada disana merasa tidak enak hati bercampur kesal, menghadapai tuan muda mereka yang terkadang menjadi pemarah saat di meja makan.

"Aneh sekali tingkahmu!"

Ucapan Sakura yang tiba-tiba membuat semua menoleh ke arahnya.

"Nona, Haruno silahkan duduk."

Kakashi mulai menunjukkan sikap formalnya sebagai pelayan senior disana sekaligus kepercayaan Sasuke dan Itachi.

"Heh! Jangan panggil aku, nona panggil saja Sakura. Aku kurang nyaman dengan sikap formal" ucap ketus Sakura. Saat dia mulai duduk didekat meja makan yang cukup panjang. "Gara-gara Sasuke bodoh ini aku, jadi ingin marah" kata batin Sakura.

"Pantas aku mendengar suara wanita, asing ternyata ada tamu istimewah malam ini."

Semua menoleh ke arah laki-laki yang terlihat sangat dewasa dari sikap dan tutur kata yang tertata bisa menunjukkan sifatnya. Sakura sedikit terkejut dalam diamnya karena yang dia lihat sekarang adalah Itachi yang dulunya adalah salah satu anggota Akatsuki. Walaupun Itachi adalah anggota Akatsuki sebenarnya menjadi anggota itu hanyalah penyamarannya saat menjadi mata-mata.

"Nona, siapa namamu?"

Itachi duduk disebelah Sakura.

"Sa-sakura"

Itachi mencium punggung telapak tangan kanan Sakura sangat lembut, membuat Sakura hanya bisa menerimanya, di'ikuti rona merah dikedua pipinya.

"Nama yang cantik seperti orangnya" ucap Itachi di'iringi senyum yang sangat ramah membuat pelayan wanita dan Sakura seakan meleleh.

"Cih! Apa-apaan sikapmu itu Itachi!!"

"Hnn..?"

Itachi menoleh ke arah kanan merespon malas ucapan Sasuke.

"Ekspresi macam apa itu? Datar seperti papan" gumam Sasuke, lalu dia melahap rakus potongan daging kalkun panggang yang tersajikan diatas piring.

Itachi kembali bersikap manis kepada Sakura sampai menanyakan tempat tinggal, warna favorit, benda yang disuka, makanan yang disuka dan sebaliknya.

Sasuke hanya mengerucutkan bibirnya, dia sangat kesal karena rasa cemburu. Saat Itachi mengecup punggung tangan Sakura beberapa kali, Sasuke sampai-sempai berpikir ingin melepar piring ke arah wajah Itachi.

"Dimensi lain?"

Itachi sedikit terkejut saat Kakashi dan Sakura menjelaskan semuanya saat di meja makan. Kakashi yang berdiri didekat Itachi dan Sakura. Kini sedang terlihat memikirkan sesuatu.

"Begini saja, aku menugaskanmu untuk mencari orang yang bisa mengembalikan, nona Haruno ini kembali kemasanya" ucap Itachi.

"Itachi, aku sudah membuktikannya padamu. Aku minta pengakuanmu!"

"Hnn..? Pengakuan apa?" Itachi bertanya dengan nada suara yang datar.

"Cih! Pengakuan karena aku bisa sepertimu! Mendaki seperti orang bodoh!"

"Hnn.."

Sasuke hanya sweatdrop mendengar ucapan Itachi yang lebih fokus kepada Sakura.

Naruto dan Sai ditugaskan untuk mencari Sasuke. Walau belum menemukan cara agar bisa menjemput Sakura kembali ke Konoha paling tidak Sasuke harus tahu kejadian yang menimpa Sakura yang terlempar kedimesi lain.

"Kurama? Apa kau yakin Sasuke ada di hutan ini?"

"Apa kau meragukanku? Bocah! Lebih baik kau terus mencarinya."

"Mm.. Baiklah maaf aku merepotkanmu lagi"

Kurama hanya menyungingkan senyum saat bermeditasi.

"Naruto, aku rasa Sasuke tidak ada di hutan ini"

Sai berhenti disalah satu batang pohong besar.

"Mmm.. Kita cari saja dulu" sahut Naruto saat berhenti didekat Sai.

Sasuke yang Naruto dan Sai cari kini sedang mengejar pria berjubah hitam tapi terhadang 4 orang berjubah hitam yang sama.

"Hnn?"

Sinar laser yang biasanya digunakan untuk senapan laras panjang dan laras pendek kini mengarah ke arah jubah Sasuke.

Dar!! Dar!!

Naruto merasakan aliran chakra milik Sasuke tanpa pikir panjang, dia langsung berlari ke arah barat ke arah dalam hutan.

"Naruto!"

Sai berteriak memanggil Naruto, lantas Sai membeberkan gulungan ke tanah.

Pria surai pirang pendek itu berlari sangat cepat meninggalkan Sai.

"Naruto, awas kirimu!"

Suara Kurama tiba-tiba.

DUARKKKHH!!

Naruto menghindar sangat cepat dan melompat ke atas pohon.

"Apa itu tadi?"

Naruto memicingkan mata, terlihat seseorang yang memakai jubah hitam menghantam pohon.

Tudung dari seseorang berjubah hitam itu terbuka. Kepala tengkorak yang berbahan baja seperti robot itu menatap lurus dengan kedua mata merahnya.

Wushhh..

Fuuton! Rasenshuriken berwarna orange kemerahan yang tadinya muncul ditelapak tangan kanan Naruto, langsung melesat dan membelah dua sosok berjubah hitam itu.

DUAAARRR!!!

Suara ledakan yang sangat nyaring membuat Naruto sadar dari lamunannya saat melihat sosok semacam robot yang mengenakan jubah hitam.

Wuuuhhhhsshh...

Darr!!

Pelindung berwarna ungu yang diciptakan Sasuke. Sempurna membuat pertahanan yang kokoh melindungi dirinya.

"Hnn.."

Aura berwarna ungu wujud Susano'o yang belum sempurna itu seakan tidak bisa tertebus oleh ledakan apapun.

Roket, granat sampai puluhan peluru yang melesat ke arah Sasuke, seakan terbuang sia-sia.

Wushhh..

Duar!!

Rasenshuriken melesat sangat cepat menghantam robot yang menyerupai wujud manusia itu sampai hancur menjadi kepingan logam.

"Kenapa kau bisa ada disini?" Sasuke bertanya tiba-tiba.

"Tentu saja aku mencarimu" jawab Naruto.

Burung berwarna putih yang diciptakan oleh Sai, kini mendarat didekat Naruto. "

Sai, kau kemana saja?"

"Aku menonton diatas" jawab Sai yang terdengar santai langsung membuat Naruto sweatdrop.

Sasuke menatap tegas ke arah Naruto dan Sai. Mereka berdua pun menjelaskan semuanya kepada Sasuke. Sai memberi saran lebih baik kembali ke Konoha dulu mencari cara bagaimana menjemput Sakura kembali ke Konoha.

Sakura membaringkan diri ditempat tidur yang sangat empuk dan nyaman setelah membersihkan diri.

"Aku ingin kembali ke Konoha, semoga Naruto dan yanglain bisa menjemputku untuk kembali" kata batin Sakura.

Perlahan Sakura, mulai memejamkan matanya.

BERSAMBUNG

NEXT

Chapter 05

(Konoha City)

SASUKE ADA DUA :v

Fufufu.. Maaf gaje :v