Naruto Masashi Kishimoto.

Title : Uchi-Haru [ Time Travel ]

Pair : SasuSaku.

#Drama

#Romance

#Adventure

#Action

#Fantasy

Author : Hn U.

Rate : T mungkin jadi M.

Warning : [ Time Travel ]

SIFAT KARAKTER BEDA! OOC

Chapter 07

(Pencarian)

"Brengsek!"

Brakk!

Sasuke menendak pintu kamarnya dengan hentakan kaki yang keras, sambil memaki dan mengutuk kakaknya sendiri.

"Sial! Kenapa dia selalu egois!" teriak Sasuke terdengar frustasi dibalut emosi yang tidak dapat dia bendung lagi.

Duduk bersandar di pintu, menatap lurus kedepan sambil mengatur nafas untuk menenangkan dirinya. Sasuke sudah menolak berkali-kali dan tidak ingin membahas masalah perjodohan antara dia dan Hinata.

Sasuke meraih handphone yang ada di saku kemeja putihnya. Dan memilih nomer kontak yang mungkin bisa membantunya.

Tuuth...

Tuuth...

Tuuth...

Tuuth...

"Lama sekali, cepat angkat telphone mu!"

"Halo?"

"Hinata kau dimana sekarang?" tanya Sasuke langsung ingin pada intinya.

"Aku sedang bersama temanku. Di apartemenku."

"Apa kau menyetujui perjodohan yang Itachi dan ayahmu buat?"

"Tidak Sasuke. Aku tidak menyetujuinya tapi Ayah memintaku harus menyetujuinya."

"Cih! Pokoknya kau harus menolak perjodohan ini!"

"Sa-Sasuke, apa kau sedang marah lagi?"

"Hnn, seperti biasa" jawab Sasuke.

Sasuke sudah mengenal baik Hinata walaupun Sasuke kurang suka dengan Hinata yang selalu saja menurut dan lemah. Memang alasan yang sangat aneh karena hal semacam itu Sasuke langsung tidak menyukai Hinata ditambah lagi perjodohan yang membuatnya semakin kesal dengan Hinata.

"Sasuke, apa kau bisa membantuku kali ini?"

"Bantu apa?" tanya Sasuke.

Sasuke mendengarkan semua penjelasan Hinata. Saat Hinata menyebut nama Sakura Haruno, Sasuke hanya diam tidak ingin melanjutkan pembicaraan.

"Halo? Sasuke? Apa kau dengar aku? Apa kau bisa bantu karena temanku mencarinya?"

"Apa benar dia dari dunia yang berbeda?" tanya Sasuke.

"Iya, kau percayakan? Aku sudah menceritakan semua tadi pasti kau percayakan?"

"Hnn.." jawab singkat Sasuke.

"Jadi teman Sakura menyusulnya.." kata batin Sasuke.

"Aku akan membantumu mencari Sakura Haruno itu. Sebagai gantinya kau harus selalu menolak perjodohan kita." ujar Sasuke.

"Iya, pasti aku tolak perjodohan itu. Kau benar-benar mau membantuku kan kali ini?"

"Tech! Iya aku bantu, aku segera kesana tunggu saja."

Tith

Sasuke langsung menutup telphone nya dan berpikir apakah sebaiknya dia memberitahu Sakura bahwa temannya sedang mencari keberadaannya.

"Lebih baik aku diam dulu." gumam Sasuke, saat dia menuju kamar mandi.

15 menit kemudian. Sasuke keluar dari kamar mandi dan lekas ke lemari baju mengenakan kemeja biru tua, jas hitam, celana jeans senada dengan kemejanya dan sepatu berwarna putih.

"Hnn.. Anggap saja keren." gumam Sasuke, melihat penampilannya di cermin. Saat Sasuke membuka pintu keluar kamarnya. Sakura terlihat berdiri dihadapan Sasuke.

"Sakura!" gumam Sasuke.

"Kau mau kemana?" tanya Sakura.

"Ingin menemui temanku" jawab Sasuke.

"Sasuke, kira-kira Kakashi sudah menemukan cara agar aku bisa kembali ketempat asalku?"

"Tenang saja, pasti Kakakku akan memberitahu kita." ujar Sasuke.

"Jadi begitu ya.."

"Aku pergi dulu.." ucap Sasuke saat menutup pintu dan melangkah melewati Sakura.

"Dia aneh? Kenapa ada yang berbeda?" gumam Sakura, saat dia melihat Sasuke pergi.

"Andai dia ramah padaku seperti caramu" kata batin Sakura.

"Aku tidak ingin Sakura kembali terlalu cepat dan bertemu orang bodoh yang dia cinta, ini sudah jadi keputusanku walau temannya dan si bodoh itu menjemputnya untuk pulang" kata batin Sasuke.

"Waah! Mirip sekali!"

Naruto melihat foto yang ada di handphone Hinata. Foto seseorang yang tidak asing bagi Naruto. Shion hanya bermain game yang ada di handphone nya.

"Sudah hampir sore" gumam Shion.

"Apa kau mau pulang sekarang Shion?" tanya Hinata.

"Nanti kita pulang bersama" sahut Shion dengan nada tegas. Shion melihat ke arah Naruto yang masih mengotak-atik handphone.

"Muka kucing, apa di tempatmu tidak ada handphone?" ucap Shion tertuju pada Naruto.

"Tidak ada.." jawab Naruto.

Mereka bertiga duduk di lantai kamar yang di tengahnya ada meja bundar, berbagai camilan dan minuman jus jeruk diatas meja itu.

"Hinata, apa Sasuke itu sifatnya dingin mengesalkan?" ucap Naruto.

"Biasa saja dia cukup ramah kadang cerewet dan suka marah tidak jelas" jawab Hinata, Naruto menganga lebar saat mendengarkan kata-kata Hinata.

"Muka kucing tutup mulutmu nanti ada lalat masuk. Tidak lucu kalau kau tersedak karena lalat" gumam Shion.

"Huph.. Sudah.." jawab Naruto.

Ting!

Nung!

Ting!

Nung!

Naruto langsung bergegas bangun keluar kamar disusul Hinata dan Shion. "Buru-buru sekali" gumam Hinata.

"Mmm... Hinata kau suka si muka kucing itu?" tanya Shion tiba-tiba.

"Eh? Kenapa kau bicara seperti itu?" tanya Hinata.

"Lihat wajahmu di cermin, rona merah di pipimu kelihatan sangat jelas sekali. Memalukan" ujar Shion.

"A-apa iya kelihatan, ya?" tanya Hinata, sambil menyetuh pipinya sendiri dengan kedua tangan.

"Semoga kau tidak mencintainya di akhir dan akhirnya kau menangis saat si muka kucing itu pergi" ujar Shion, Hinata langsung diam.

"Tapi tidak mungkin kau mencintai si muka kucing itu dalam sehari." gumam Shion, saat dia melewati Hinata yang langsung berbalik mengikuti Shion.

"Kenapa perasaanku tidak suka dengan ucapan Shion tadi?" gumam batin Hinata.

Naruto dan Sasuke saling berhadapan dengan tatap yang tegas dari keduanya. Hinata dan Shion hanya saling melihat merasa heran dengan sikap dari kedua pria yang berdiri di ambang pintu apartemen.

"Kenapa kau melihatku seperti itu? Kalau minta tanda tanganku nanti saja" ujar Sasuke.

"Ini sama seperti dulu. Sasuke yang aneh, ini teme jadi-jadian" pikir Naruto.

"Untuk apa juga aku harus minta tanda tanganmu" gumam polos Naruto.

"Jangan bilang kau adalah orang homo yang jatuh cinta padaku" ujar Sasuke.

"Hah! Homo! Aku masih normal! Dasar aneh!" ucap Naruto.

"Sasuke, ini orang yang sempat aku bicarakan" ucap Hinata saat mendekati keduanya.

"Jadi si homo ini yang namanya Naruto?"

"Iya, ini dia" jawab Hinata.

"Sial, habis muka kucing sekarang dibilang homo. Dunia yang aneh sama seperti si aneh didepan ku sekarang" gumam batin Naruto.

"Aku Sasuke Uchiha, yang tidak lama lagi menendang Itachi dari posisinya" ucap Sasuke bersamaan mengulurkan tangan.

"Eh? O'ya. Aku Naruto Uzumaki yang akan menjadi Hokage setelah Kakashi-sensei" ujar Naruto bersamaan menyambut uluran tangan.

"Mereka bicara hal bodoh" gumam batin shion.

"Nah, sekarang kita akan membahas pencarian Sakura Haruno. Sasuke mohon bantuannya ya?" tanya Hinata.

"Hnn... Mudah" sahut Sasuke.

"Sok mereka mirip" kata batin Naruto, sambil memperhatikan Sasuke.

BERSAMBUNG

NEXT

Chapter 08

(Misi Pencarian)