PART 5

Keesokan harinya Jaebum dan istrinya serta anaknya datang kerumah sakit membawa beberapa parcel buah untuk menjenguk Lirio

"Tuan Jaebum, anda datang kesini diwaktu sibuk anda?" Yugyeom menyambutnya dengan setengah agak tidak percaya

"Kami belum sempat meminta maaf atas kejadian kemarin, apakah bos anda didalam?"

"Tentu, saya antar anda masuk.." Yugyeom tengah membawa bubur dan masuk ke ruangan VIP, dimana terlihat seorang wanita itu tengah menggenggam erat sang anak dan terdengar tengah melantunkan sebuah irama lagu yang begitu menenangkan sang anak.

"Nyonya Felicia, anda belum makan dari semalam, kubawakan bubur untuk anda."

"Sudah kukatakan untuk tidak memanggilku Nyonya Yugyeom… dan Ah kau membawa tamu rupanya." Felicia menengok kearah suara Yugyeom dan menatap Jaebum, mata mereka bertemu.

"Maafkan aku, aku akan membasuh mukaku terlebih dahulu." Felicia melangkah menuju kamar mandi, tak lama kemudian Felicia melangkah keluar menuju sepasang keluarga yang menunggunya, dengan rambut bergelombangnya yang ia gerai dan dengan anggunnya melangkah.

Dia tetap cantik, dan jantungku tetap berdebar untuknya….

"Perkenalkan aku Im Jaebum, dan ini istriku Im Yoora dan anak lelakiku Im Felix." Jaebum mengulurkan tangannya

"Felicia Wang.. dan itu anakku Im Lirio Yujinxiang Tuan!" Felicia menekan nada pada dua marga itu

"Nama yang cukup unik, Nyonya Felicia.." Yoora tersenyum dan dibalas senyum oleh Felicia

Dengan bangganya kau memarken istri dan anakmu!

"Tentu saja, Daddy yang mengingkan nama itu karena dia seorang Chinese dan aku menyukai hal-hal yang berbau latin.." Ungkap Felicia dengan sombongnya membuat rahang Jaebum agak mengeras.

"Maaf tengah mengganggumu Nyonya Felicia, maksud kedatanganku adalah aku ingin meminta maaf atas kejadian kemarin…."

"Moommmyyyyy hiks…" ucapan Jaebum terpotong oleh Suara tangisan Lirio,

"Oh My baby.. Mommy mengganggumu? Come on, Mommy gendong Lirio.." Felicia melangkah menuju ranjang tidur Lirio tanpa memperdulikan kata-kata Jaebum tadi, Felicia mencium kening Lirio yang masih terlihat pucat dan lemas, Lirio dengan lemah dan manjanya meringsek ke leher jenjang Felicia, dan Felicia melangkah menuju tempat duduknya

"Ku dengar anda mendonorkan darah anda untuk anakku. Terimakasih tuan Jaebum.." Felicia tersenyum tipis sambil mengelus rambut sang anak nya yang terisak

"Jika boleh kutanya dimana Daddynya?" Yoora membuat Felicia menghentikan gerakan tangannya

"Daddy nya, entah kemana. Dia menikah dengan wanita lain.. aku hanya berdua dengan anakku." Yoora terkejut dan Jaebum mengepalkan tangannya

"Maafkan aku Nyonya.."

"Panggil aku Felicia saja, Yugyeom, bisakah kau ambilkan minum, sepertinya Lirio haus." Yugyeom mengangguk

"Lirio mau minum?"

"No… I want Uncle gyeom Mommy… Can I?" Lirio berkaca-kaca mungkin masih terasa sakit di kepalanya

"Gyeeoomm uncle, Yujin miss uncle…" Yugyeom tersenyum melihat wajah mungilnya, dengan hati-hati Yugyeom menggendong Lirio, Jaebum terlihat tidak suka dengan keadaan itu

"Maafkan kelancanganku untuk bertanya tentang hal itu Felicia,"

"Tak apa, aku sudah bahagia ada Lirio dihidupku dan aku sudah merasa cukup." Felicia menyesap tehnya

"Sebagai permohonan maaf kami, bisakah anda datang makan malam bersama kami? Tentu saja kami ingin kenal dekat dengan anda dan putri kecil cantik anda Lirio.." Jaebum menatap Felicia

"Akan aku pertimbangkan Tuan Jaebum,"

"Felix tidak mau bilang sesuatu? Come on Jagoan Daddy tidak boleh seperti ini.." Felicia tersenyum kecut mendengar suara Jaebum memanggila anak itu jagoannya

"Mommy Lirio, Felix minta maaf, sungguh Felix tidak sengaja mendorongnya begitu keras dan dia terjatuh, kumohon maafkan Felix, Felix janji setelah ini akan berteman baik dengan Lirio dan menjaga Lirio.." Felicia dan Yugyeom tertawa pelan mendengar ucapan Felix

"Yujinie~ Felix sudah minta maaf.." Bisik Yugyeom ke Lirio yang tengah bermain jari di dada bidang Yugyeom

"Terimakasih Felix sudah mau dengan gentle nya meminta maaf… Come on Lirio, Uncle Gyeom capek.." Felicia membuat Lirio menatap Yugyeom

"Apakah Uncle gyeom lelah? Lets take a sit uncle. There, beside Mommy…" Lirio menunjuk kearah kursi kosong disamping Felicia

"Wow.. Lirio sangat pintar berbahasa Inggris.." Yoora tampak terkejut

"Yah karena sejak lahir dia di London bersamaku…" Lirio duduk dipangkuan Felicia

"Anyeonghaseyo, Lirio Yujinxiang imnida …" dengan malu-malu Lirio memperkenalkannya.

"Baiklah, kita berpamitan terlebih dahulu. Terimakasih Felicia dan Lirio, Yugyeom terimakasih sudah memperbolehkan kami menengoknya.." Jaebum dan keluarganya berpamitan.

"Kau liat dia Yugyeom hah! Dengan sombongnya memamerkan kemesraan itu!" Felicia tertawa remeh.