pengintaian asahina bersaudara oleh tania a.k.a author
.
.
.
.
.
chapter 6 : mengintai yuusuke
karena hari ini hari ulang tahunnya, aku mengintai dengan catatan :
1. memberikanya hadiah
2. mengetahui apa yang diinginkannya untuk ulang tahunnya
dan aku mengikutinya selagi dia berjalan jalan dekat pusat perbelanjaan. dia masuk ke arcade dan berbicara dengan seseorang. saat kulihat wajah orang tersebut, aku mengenalnya. dia adalah sasakura, teman sekelas yuusuke yang sering pulang bersama yuusuke. aku pun menguping pembicaraan mereka.
"hey, kenapa kamu murung?" tanya sasakura
"aku hanya tidak senang" jawab yuusuke
"bukankah ini hari ulang tahunmu. cerialah" kata sasakura
"bukan urusanmu" kata yuusuke memberikan death glare
"bagaimana kalau kamu mentraktirku?" ajak sasakura
"aku tidak punya uang" jawab yuusuke
"ayolah" kata sasakura
"kalau kamu memaksa, aku pergi" kata yuusuke pergi meninggalkan sasakura
"tunggu" kata sasakura mengikuti yuusuke
aku mengikuti mereka juga. saat berjan jalan tiba tiba aku menyadari bahwa kami berada di jalan sepi. Entah hari ini adalah hari sial yuusuke atau selalu seperti ini, karena yuusuke dan sasaura diserang oleh preman jalanan.
"mengyingkirlah" kata yuusuke marah
"eeh? Mengyingkir? Memangnya kau siapa bisa memerinthku" kata pereman itu meremehkan
"yuusuke sebaiknya kita kabur sekarang" bisik sasakura yang belum sadar bahwa tidak ada jalan keluar
Aku yang melihat hal itu berjalan mundur untuk menjauh. Tapi, keberuntungan tidak memihakku. Karena aku ditangkap dari belakang. Tiba tiba muncul satu preman lagi dan berkata
"hei bos, sepertinya kamu mendapatkan seorang gadis" kata pereman itu
"(ternyata dia bosnya, padahal dia terlihat lemah)" kataku dalam hati
Kata kata preman tadi membuat yuusuke dan sasakura melihat ke belakang. Dan aku menggerutu
"belum lama berurusan dengan pencuri, sekarang dengan preman. Menyebalkan sekali" kataku dengan suara berbisik
"apa katamu, sayangku?" kata bos preman itu dengan menggoda
Preman yang berada di depan yuusuke, memukul yuusuke hingga jatuh yang membuatku dan sasakura tersentak
"urusan kita belum selesai, jangan coba coba melihat ke arah lain" kata preman itu
"aku tak punya urusan denganmu" kata yuusuke
"APA!" kata preman itu mulai menendang yuusuke
"y..ya...-" kata sasakura melihat preman preman itu menyiksa yuusuke dan aku pun berteriak
"yamete!" teriakku
Teriakanku sukses membuat semuanya berhenti dan melihat kearahku
"yamete kudasai" kataku memohon
"apa kau mengenalnya,sayangku?" kata sang bos bertanya kepadaku
"Anata o koroshimasu" kataku dengan suara pelan dan menuduk
"apa katamu, sayangku ?" kata bos preman itu mendekatkan wajahnya ke wajahku
Aku pun mendekatan mulutku ke telinganya dan berkata
"Anata o koroshimasu" kataku, lalu mencakar wajahnya
Sang bos pun berteriak dan melepas pegangannya terhadapku. Tetapi, hal yang ulakukan membuat semua preman yang ada di situ berbalik menyerangku.
"KISAMA!" kata semua preman itu sambil berlari ke arahku
Saat semua preman itu mendekat, tiba tiba yuusuke memukul beberapa preman itu.
"kalian tidak boleh menggangunya" kata yuusuke sambil memukul
Aku yang sempat terdiam melihat hal itu langsung ikut menyerang dengan jurus kucingku lagi. Saat semua premannya sedang terduduk, sasakura yang dari tadi terdiam pun menarik kami lari dari sana. Sesudah kami tiba di pusat kota, aku memisahkan diri dari mereka. Aku begitu kasihan terhadap yuusuke yang bernasib sial di hari ulang tahunya. Aku pun teringat akan tujuan awalku. Aku pergi mencari hadiah yang ingin ku berikan untuk hadiahnya saat ini. Sesudah hadiahnya kubungkus, ku letakkan di depan rumahnya dan kembali ke rumahku dan langsung mandi.
Bagian yuusuke dan sasakura saat berpisah
"nee yuusuke, apa kamu tidak apa apa?" tanya sasakura melihat yuusuke yang kotor dan banyak luka
"aku tidak apa apa" jawab yuusuke tanpa melihat kearah sasakura
"maafkan aku, karena membuatmu dalam masalah di hari ulang tahunmu" kata sasakura meminta maaf
"daijoubu, itu bukan salahmu" kata yuusuke tersenyum ke arah sasakra
"demo-" kata sasakura, tetapi dia menghentikan kata katanya karena dia yakin yuusuke akan menjawab jawaban yang sama
Yuusuke menyuruh sasakura untuk kerumahnya, dan Akhirnya mereka tiba di sunrise resident. Yuusuke dan sasakura pun masuk dan pergi ke lantai 5. Ukyo yang baru selesai masak pun melihat yuusuke yang kotor dan penuh luka dengan kaget pun bertanya
"yuusuke, apa yang terjadi padamu? Apa kamu berkelahi?" tanya ukyo kaget
"maaf, ini salahku, karena diriku dia melewati jalan yang penuh dengan preman" kata sasakura meminta maaf kepada ukyo
"jangan salahkan dirimu" kata ukyo
"baiklah" jawab sasakura
"boleh kutanya siapa dirimu?" tanya ukyo
"aku sasakura, teman sekelah yuusuke" jawab sasakura memperkenalkan diri
"begitu" kata ukyo
"aku akan pulang sekarang" kata sasakura
"jika kamu pulang sekarang, kamu akan ketinggalan pesta" kata hikaru tiba tiba muncul
"pesta?" kata yuusuke tidak tahu akan pesta yang dibicarakan
"hikaru, kapan kamu pulang?" tanya ukyo
"beberapa menit sebelum yuusuke" jawab hikaru
"kami merayakan ulang tahunmu" kata masaomi tiba tiba muncul
"ulang tahunku!" kata yuusuke semangat
"sebaiknya kalian berdua mandi, dan untukmu sasakura pinjamlah baju yuusuke" kata ukyo
"ayo kita pergi mandi!" ajak yuusuke yang senyumnya sudah kembali
"hai" jawab sasakura
Mereka berdua pun mandi. Dan sesudah mereka mandi, mereka berkumpul di meja makan.
"tanjoubi omedetou!" kata semua saudaranya termasuk sasakura dan kecuali fuuto dan natsume yang tidak tinggal disitu
"aku dan azusa melihatmu belajar sangat keras, dan azusa menyarankan hal ini" kata tsubaki
"arigatou, azu-nii!" kata yuusuke senang
"kamu harus lebih berterima kasih kepada ukyo yang telah membuat kue dan makanan" kata azusa
"arigatou, kyo-nii" kata yuusuke
"maaf, yuusuke-kun, kami tidak memberikan hadiah apa pun" kata rui
"tidak apa apa rui-nii, aku tidak terlalu menginginkanya" jawab yuusuke
"oh ya, ada satu hadiah dari seseorang" kata hikaru meletakkan satu kado di atas meja
"hikaru-nii-san, ini hadiah dari siapa" tanya iori. Hikaru pun berbisik
"pasti dia, karena tulisan ini sama dengan tulisan saat wataru diculik" kata hikaru dengan berbisik
"itu benar" kata iori
"aku ingin tahu apa yang kalian bicarakan" kata ukyo
" hi~mit~su" jawab hikaru
"nee,nee, yuukkun, buka kadonya!" kata hikaru menyuruh yuusuke membuka kado yang kuberikan
Yuusuke pun membuka kado yang kuberikan tersebut. Kado yang kuberikan adalah baju yang hampir mirip dengan yang biasa dia kenakan di rumah dan sebuah kalung yang memiliki 2 mainan yang memiliki tulisan. Salah satu kalung bertulisan "keberuntungan" dan "tanjoubi omedetou" dan mainan satunya lagi bertulisan "yuusuke-san" dan "arigatou".
"ada sebuah surat" kata kaname
Dia pun membacanya
"terima kasih atas bantuan yang engkau lakukan. Aku mungkin tidak bisa melawan mereka sekaligus dengan tanganku sendiri. Dan satu hal lagi, maukah engkau ikut acara ulang tahunku tanggal 3 april, ok"
"yuusuke, kenapa wajahmu memerah?" kata hikaru bertanya bercampur menggoda
"a-aku tidak memerah" jawab yuusuke
"are? Kenapa mainan yang ku berikan kepada one-chan ada di sini?" kata wataru heran
"mungkinkah, orang yang mengirim kado adalah orang yang disebut wataru one-chan, karena itu kamu memerah, apa dia imut" kata tsubaki juga agak menggoda
"aku tahu seperti apa orang yang mengirim kado" kata rui tiba tiba berbicara
"apa kamu mengenalanya?" tanya ukyo
"dia sering datang ke salonku, tetapi dia tidak pernah memberitahukan namanya. Dan juga dia mengatakan "jangan pernah beritahukan apa pun tentangku" itu katanya" kata rui
"berarti dia tidak ingin kita tahu tentang dirinya" kata masaomi
Disisi tania
"kemana mainan yang diberikan wataru kepadaku? Ya sudahlah, hilang ya hilang" kataku sebelum pergi ke tempat tidur
Next: spesial author birthday
