Kegelapan yang mendominasi sebuah ruangan tersembunyi di sebuah istana Kerajaan yang terabaikan. Terlihat seseorang yang berada dalam sebuah lingkaran sirih tertidur nyenyak sambil memeluk lututnya. Sebuah hiasan mahkota Kerajaan berada di kepalanya, dan juga baju Kerajaan melekat di badan rampingnya. Terapung di dalam sebuah lingkaran sihir yang berisi sebuah cairan asing yang melindungi badannya.
Terlihat seseorang dengan pakaian serba hitam berdiri di hadapan lingkaran sihir tersebut. Memperhatikan dengan seksama seseorang yang sedang tertidur dalam sana dengan senyuman yang tidak lepas dari wajahnya.
"Tidaklah Pangeran, dan saat waktunya tiba kau akan bangun untuk membantuku menghancurkan dunia ini" ucapnya..
oOo oOo
Fallen Angel 09 – Kiseki no Sedai
Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadatoshi
Pairing : AkaKuro
Rating : T
Genre : Drama, Romance, Friendship
Warning : Typo dimana-dimana XD
oOo oOo
Aura yang mencekam begitu terasa di dalam sebuah kamar, terlihat beberapa orang hanya bisa berdiam diri saat melihat sebuah sayap merah darah terbentang di hadapan mereka. Sebagian orang dengan pakaian khas prajurit kerajaan hanya bisa memandang sosok di hadapannya sebagai orang yang mereka hormati sekaligus mereka takuti, dan sebagian nya lagi memamdang sebagai seorang kapten yang berubah menjadi malaikat pencabut nyawa.
Walau sosok yang berada di hadapan mereka adalah orang yang berbeda, tetapi mereka sama-sama menyeramkan. Siapa lagi jika bukan Pangeran Seijuuro yang berada dalam tubuh Akashi Seijuurou.
Memang membingungkan tapi itulah yang terjadi. Pangeran Seijuurou meminjam tubuh Akashi Seijuurou. Berhubung mana mereka sama jadi panggil saja Seijuurou.
Dan tepat di sinilah mereka, terdiam dengan perasaan takut karena sosok di hadapan mereka yang sedang mengeluarkan aura yang begitu mencekam. Dan ini semua ada hubungannya dengan ketiadaan sang tunangan yaitu Tetsuya. Dan di sini lah mereka, meratapi nasib nya yang mungkin akan berakir mengenaskan.
"Jika kalian ada di sana, pasti Tetsuya masih terselamatkan!" teriaknya sambil menodongkan pedang cahaya pada ksatria Seirin.
"Tunggu! Ini bukan salah kami! Kau juga salah di sini, harusnya kau bisa menjaga Tetsuya-sama!" bentak Kagami yang langsung dihadiahi gunting melayang pada pipinya.
"Kau menyalahkanku hah? Taiga?" ucap Seijuurou masih dengan aura yang sama.
"Hentikan itu Akashi, jika kau melukai mereka kita akan kehilangan bala bantuan untuk menyelamatkan Kuroko" sanggah Midorima mencoba menenangkan Pangeran Rakuzan.
"Tanpa mereka aku bisa menyelamatkan Tetsuya sendirian" balas Seijuuro dengan suara meremehkan.
"Apa katamu?! Jika memang kau bisa menyelamatkan Tetsuya-sama harusnya dia berada di sini sekarang! Dan seharusnya kejadian itu tidak terjadi!" teriak Kagami yang kesal dengan sikap pria berambut merah di hadapannya.
Dan seketika aura yang begitu mencekam datang menghampiri, siapapun yang kenal dengan sosok berrambut merah yang ada di hadapannya tidak mungkin akan menentang perkataannya. Dan sayang sekali Kagami baru saja membentaknya. Dan semua yang ada di sana hanya bisa terdiam saat Seijuuro memberikan pelajaran pada Kagami.
oOo oOo
Cahaya biru terang menyelimuti sebuah ruangan gelap yang tersembunyi, satu eksistensi yang menjadi sosok terpenting di situ hanya tertidur di dalam sebuah lingkaran sihir, terlihat begitu nyenyak tidunya sampai dia tidak menyadari apa yang terjadi pada dirinya. Dan di sana berdirilah satu sosok yang tersenyum senang memperhatikan sosok yang berada di dalam lingkaran sihir yang telah ia buat.
"Kau terlihat begitu senang sekali Hanamiya" ucap seseorang yang sedari tadi memperhatikan orang di hadapannya.
"Tentu saja kau sudah tahu kan berapa lama kita menyamar menjadi seorang malaikat hanya untuk mendapatkan kekuatan dari Kristal Abadi yang ada di tubuh anak ini" balas Hamaniya masih memperhatian makhluk biru di dalam lingkaran sihirnya.
"Dan sekarang kita sudah mendapatkannya, walau masih dalam proses"
"Haizaki, kita harus mempersiapkan semuanya. Dan saat semua sudah selesai malaikat kecil ini akan membantu kita untuk menghancurkan Kisedai dan Pangeran Seijuuro" balasnya dengan senyuman khas nya.
"Bukannya mereka sudah mati saat penyerangan di Kerajaan Seirin?" Tanya Haizaki
"Tubuh mereka memang sudah hancur, tapi jiwa mereka masih ada" balas Hanamiya masih focus pada sosok yang ada di hadapannya.
"Apa maksudmu dengan jiwa mereka masih ada?" binggung Haizaki.
"Mereka adalah malaikat terpilih sama seperti pangeran Tetsuya, jadi jiwa mereka dapat berubah menjadi Kristal abadi tapi berbeda dengan Kristal abadi yang berada dalam tubuh Pangeran Tetsuya" jelas Hamaniya yang masih memfokuskan sihirnya pada tubuh Kuroko.
"Tunggu setauku Kristal Abadi itu hanya miliki oleh Pangeran Tetsuya, karena inti jiwa dari para keluhur ada dalam dirinya"
"Tidak, Kristal abadi itu merupakan kekuatan Pangeran Seijuurou dan Pangeran Tetsuya dan di tambah dengan kekuatan dari pengawal Pangeran Seijuuro dan orang yang bisa mengendalikan kekuatan sepenuhnya adalah Pangeran Tetsuya"
"Malaikat satu ini terlihat begitu lemah tetapi mempunyai kekuatan yang begitu besar" cibir Haizaki yang hanya diam saja.
"Daripada kau hanya diam dan tidak membantuku, sebaiknya kau persiapkan semuanya sementara aku mengurus si malaikat kecil ini, dan ingat penyerangan akan di mulai saat bulan purnama" ucap Hanamiya dengan suara tegas.
Dan tanpa menunggu lama lagi Haizaki segera pergi dari tempat dia berada untuk mempersiakpan semua hal yang di perlukan untuk memulai peperangan, jika mereka para iblis sudah menguasai dunia malaikat maka serangan selanjutnya adalah dunia manusia, dan dengan adanya Pangeran Tetsuya di tangan mereka semua itu akan berjalan dengan lancer dan katakan selamat tinggal pada kedamaian.
oOo oOo
Langit malam yang indah berhiaskan taburan bintang dan bulan sabit menjadi objek yang memperindah pemandangan langit pada malam itu. Di bawah langit malam tersebut terlihat empat orang yang terbaring di atas sebuah lingkaran sihir yang bersinar terang. Satu orang yang bersuari merah tersenyum puas saat melihat bahwa rencanya berhasil, sementara empat orang lainnya hanya bisa terdiam karena kelalahan yang melanda mereka.
"Sampai kapan kalian akan tidur terus" ucap si surai merah dengan suara khasnya. Seketika keempat orang yang tadi tidak sadarkan diri itu terbangun.
"Are? Kenapa kita masih hidup-ssu?"
"Kau ini bodoh atau bagaimana Ryouta? Sudah jelas-jelas kita mati waktu itu tidak mungkin hita hidup lagi!"
"Tapi kita memang kembali hidup-ssu yo!"
"Hentikan ocehan kalian beruda nodayo!"
"Dai-chin, Ryo-chin dan Tarou-chin kalian bersik"
"Sudah selesai kalian berdebatnya hah?' ucap seseorang yang kesal dengan kelakuan absurd para pengawalnya.
"Tu…tunggu suara itu kan" ucap si surai navy blue dengan gugup. Dan serentak mereka berempat memalingkah hadapannnya ke arah suara tadi dan betapa kagetnya mereka begitu mengehatui siapa yang ada di hapannya.
"Se…seijuurou-sama" ucap mereka serempak.
"Jika kalian sudah terbiasa dengan tubuh mereka, maka kita akan pergi saat ini juga" ucap Seijuurou dengan tegas.
"Apa maksud anda Seijuurou-sama? Memangnya tubuh siapa yang kita pakai?" Tanya Shintarou
"Tubuh yang kalian pakai adalah orang yang sama dengan kalian"
"Apa akan baik-baik saja jika kita menggunakan tubuh merek Seijuurou-sama?" Tanya Ryouta yang merasa khawatir.
"Tenang saja sebelum aku mengembalikan jiwa kalian tadi mereka sudah setuju dengan keputusan ini"
"Tapi kenapa kita kembali di hidupkan Seijuurou-sama? Apa ada masalah?" Tanya Daiki
"Ya memang ada masalah, dan akan ku jelaskan nanti saat kita kembali ke Kerajaan Rakuzan. Jadi, kalian sudah siap? Kita akan pergi kembali ke Kerajaan Rakuzan dengan bantuan dari Ksatrian Seirin"
"Apapun itu Sei-chin-sama, asalkan ada makanan aku akan ikut" balas Atsushi dengan nada malasnya.
"Baiklah kalau begitu apa kalian kekuatan kalian sudah pulih Ksatria Seirin?" Tanya Seijuurou memastikan.
"Jangan remehkan kekuatan kami Pangeran Seijuurou!" balas Kagami agak bertetiak.
"Baik jika semua sudah siap, kita akan segera pergi menuju Kerajaan Rakuzan" ucap Seijuurou dan di jawab dengan anggukan oleh semua yang ada di sana.
'Tunggu aku Tetsuya, aku pasti akan menyelamatkanmu'
TBC
